
**Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah membaca.
Tempat, waktu dan kejadian hanyalah sebuah karya fiksi author**
“Apalagi jadwal kita setelah di sini?” tanya Jack pada Selly.
“Kita akan mencari cincin pernikahan tuan,” jawab Selly.
“Baiklah, sekarang kita pergi.” Jawab Jack.
“Cincin?” tanya Caca.
“Iya, karena kita tidak ada acara pertunangan jadi aku ingin setelah akad kita akan memasangkan cincin di jari masing-masing. Dan juga mencari mahar untuk mu.” Jawab Jack.
“Baiklah,” ucap Caca.
“Aku tidak ingin berdebat lagi, lebih baik mengikuti saja apa kemauannya.” Jawab Caca.
“Kirimkan semuanya ketika sudah selesai. Aku beri waktu 1 hari 1 malam. Jadi hari rabu sudah kamu antarkan ke mansion.” Ucap Selly.
“Mansion tuan Jimmy?” tanya Bos butik.
“Iya,” jawab Selly.
“Oke,” ucap Bos butik.
Setelah Selly mengucapkan hal tersebut, Selly mengajak Jack dan lainnya ke toko perhiasan yang juga berada di mall tersebut. Dan setelah kepergian mereka Bos butik itu menggosip pada karyawannya.
“Bos kenapa memecat mereka?” tanya karyawannya.
“Kalian kenal Jimmy Sandreas?” tanya Bos butik.
“Tentu, bukankah dia adalah pemilik seluruh mall ini?” tanya karyawannya.
“Mereka yang datang barusan adalah orang penting Jimmy. Tapi aku tidak mengetahui siapa mereka sebenarnya yang dapat membuat bos terkaya di Negara ini tunduk pada mereka. Mungkin saja dia adalah orang yang ada di belakang Jimmy seperti rumor yang beredar.” Ucap Bos butik.
“Maksudnya bos,” tanya karyawannya.
“Sudahlah kalian juga tidak akan mengerti jika di jelaskan. Karena hanya orang-orang elit yang mengerti rumor ini.” Ucap Bos butik itu.
“Baiklah,” jawab para karyawannya.
“Sudah jangan bergosip lagi, sekarang kita harus selesaikan semua pakaian pesanan mereka segera mungkin. Ayo kembali bekerja!” ucap Bos butik pada seluruh karyawannya.
__ADS_1
“Baik bos,” ucap para karyawan.
Selly dan lainnya tiba di toko perhiasan tersebut. Toko perhiasan nomor satu di Negara tersebut yang berada di mall milik Jack yang mengatas namakan Jimmy sebagai pemiliknya. Gaya klasik namun modern menjadi perpaduan toko perhiasan ini.
Saat Caca pertama kali memasukinya, Caca sangat takjub dengan apa yang dilihatnya. Lagi-lagi mereka di sambut oleh karyawan toko perhiasan itu. Semua sudah di persiapkan oleh Selly atas perintah Jimmy.
“Selamat datang tuan dan nyoya sekalian. Silahkan di lihat-lihat seluruh perhiasan toko kami.” Ucap Pemilik toko perhiasan sambil berjalan.
Yang melayani mereka juga langsung sang pemiliki yang di bantu beberapa karyawannya. Jack dan Caca mengikuti langkah sang pemilik toko perhiasan untuk melihat-lihat. Kemudian sang pemilik toko perhiasan memberikan beberapa perhiasan yang mahal dan elimited edition.
“Tuan dan nyoya ini adalah beberapa perhiasan yang hanya ada 1 di dunia. Semua bahan terbuat dari bahan-bahan yang langka dan sangat mahal.” Ucapnya.
“Semua berkilau Daddy, Bunda.” Ucap Bella yang polos.
“Namanya juga perhiasan,” ucap Kenzo yang sebal melihat sang adik.
“Kenzo,” ucap Caca yang melirik Kenzo.
“Iya bunda maaf,” ucap Kenzo.
“Bella pilih yang mana?” tanya Caca sambil menggendong Bella.
“Bunda saja yang memilih, perhiasan ini kan untuk pernikahan bunda. Benarkan daddy?” tanya Bella.
“Jadi bunda tidak boleh meminta saran pada Bella?” tanya Caca.
“Anak daddy paling pintar sini turun, duduklah bersama Kenzo di kursi itu. Selly temani mereka.” Ucap Jack.
“Baik daddy,” ucap Bella.
“Baik tuan, ayo nona muda dan tuan muda.” Jawab Selly.
“Kenapa mereka tidak boleh di sini?” tanya Caca.
“Agar kau dan aku bisa memilih perhiasan pernikahan dengan baik.” Jawab Jack tersenyum.
“Menyebalkan,” jawab Caca.
“Sudahlah, izinkan aku untuk menjadikan mu wanita yang paling bahagia di dunia ini karena diriku. Salah satunya memberikan mahar terbaik buatmu,” ucap Jack.
“Sudah aku katakan semuanya tidak di nilai dengan uang dan materi,” ucap Caca.
“Aku mengetahui itu, tapi yang aku punya adalah uang jadi itulah yang bisa aku berikan selain dari ketulusan dan cinta.” Ucap Jack dengan senyuman nakalnya.
__ADS_1
“Baiklah kau menang,” ucap Caca.
“Hahaha, sudahlah lihat perhiasan yang ada di depan mu dan silahkan di pilih sesuai yang kau sukai.” Ucap Jack.
Tidak ada hal yang tidak di perdebatkan terlebih dahulu oleh Caca dan Jack saat melakukan sesuatu. Dan lagi-lagi Caca mengalah setiap perdebatan tersebut walaupun hal yang kecil. Pemilih toko dan karyawan toko perhiasan itu menggelengkan kepala dan tersenyum melihat pemadangan tersebut.
“Kenapa dia tidak mau menerima kebaikan lelaki itu, sudah tampan dan juga mapan bisa memberikan perhiasan mahal ini?” bisik karyawan.
“Iya, kalau jadi aku pasti sudah aku pilih
semuanya.” Jawab temannnya.
“Diam, konsentrasi pada pekerjaan kalian dan berhentikan bergosip.” Ucap bos mereka.
“Kau dengar apa yang di katakana mereka?” tanya Jack sambil berbisik di telinga Caca.
“Iya ya, kau menang. Puas!” ucap Caca.
“Hahaha, kau terlihat imut ketika kesal.” Ucap Jack.
“Berhenti menggodaku,” ucap Caca sambil mencubit perut Jack.
“Au, oke! Oke! Sekarang sudah mendapatkan pilihan yang mana kau sukai?” tanya Jack kembali.
“Boleh perlihatkan itu pada ku?” ucap Caca pada karyawan yang memegang salah satu perhiasan.
Caca menunjukan sebuah perhiasan yang sangat cantik dengan perpaduan giok berwarna emas dan intan yang mengelilinginya.
“Selerah nyoya sangat bagus. Ini adalah kualitas giok emas yang menurut cerita memiliki makna yang sangat mendalam.” Ucap sang pemilik toko perhiasan.
“Apa itu?” tanya Caca.
“Menurut cerita, giok ini di temukan di pulau Z di mana pulau itu adalah pulau yang tak berpenghuni.” Jawab sang pemilik toko perhiasan.
“Kenapa tidak berpenghuni?” tanya Caca yang penasaran sambil memegang satu set perhiasan tersebut.
“Pulau itu adalah sarang semua jenis ular. Tidak mengetahui kenapa ada seseorang yang bisa mendapatkan barang langka ini dan di lelang 6 tahun yang lalu. Seseorang yang menemukan giok ini juga sangat misterius dan tidak ada yang mengetahuinya.” Ucap sang pemilik toko perhiasan.
“Benarkah? Jika memang giok ini sangat langka dan berharga mengapa tidak ada yang mau memilikinya hingga sekarang?” tanya Caca semakin penasaran.
Jack yang melihat Caca penasaran hanya tersenyum.
“Saya juga tidak mengetahuinya. Giok ini ada di toko kami 2 tahun yang lalu. Lalu kami ubah menjadi satu set perhiasan seperti yang nona lihat. Namun tidak ada orang yang mau membelinya bahkan tertarik padanya. Nona adalah orang pertama yang menyukai perhiasan ini.” Jawab sang pemilik toko perhiasan.
__ADS_1
“Lalu kenapa kamu bilang ini adalah perhiasan yang langka dan berharga? Dari mana kamu mengetahui tentang cerita bahan giok perhiasan ini?” tanya Caca.
Caca semakin penasaran dengan asal usul perhiasan yang di pilih olehnya.