
Ketika di Indonesia Pagi maka di mansion masih malam hari. Caca yang tadi telah menemani Kenzo dan Bella di sekolah sekarang berada di mansion. Caca di larang oleh bi Selly untuk ke dapur karena perintah Jack. Mereka pun berkumpul di meja makan.
“Boleh aku bantu Bi?” ucap Caca pada Selly yang sedang menghidangkan makan malam.
“Tidak usah Nona, biarkan saya saja dan para pelayan.” Jawab Selly.
Caca pun duduk kembali di kursi makan seperti yang lainnya.
“Kenapa si Bi aku tidak boleh membantu?” tanya Caca.
“Ini sudah menjadi tugas kami Nona, dan perintah tuan Jack untuk tidak merepotkan Nona.” Jawab Selly.
“Kan dia tidak ada?” tegas Caca.
“Tapi tuan akan selalu tau gerak gerik kita di rumah ini Nona.” Jawab Selly.
“Apakah di dalam mansion ini banyak CCTV?” tanya Caca dalam hatinya.
“Ya sudahlah,”
Caca tidak ingin melanjutkan pertanyaannya. Seperti biasanya Caca mengambilkan makan malam untuk Kenzo dan Bella. Saat ini Kenzo dan Bella tidak ingin di suapi, mereka makan sendiri. Caca sudah menawarkan diri untuk menyuapi mereka. Namun Kenzo dan Bella berkata untuk menjadi anak yang mandiri tanpa harus meminta bantuan orang lain.
Hal itu membuat Caca tersenyum dan mengelus kepala Kenzo dan Bella. Kemudian mereka melanjutkan makan malamnya. Saat hampir selesai makan, Deni datang untuk mengikuti makan malam juga.
“Kenapa kalian tidak menungguku?” tanya Deni pada Kenzo dan Bella.
“Paman terlalu lama,” jawab Kenzo dengan tegas.
“Uncle sangat sedih karena telah di lupakan kalian. Semua ini karena ada Caca yang saat ini dengan kalian, huhu paman cemburu ni?” ucap Deni sambil mengambil makanan di meja makan untuk mengisi piring kosongnya.
“Hahahah, Uncle mulai deh jailnya?” ucap Bella.
“Kenapa kau harus bilang seperti itu?” tanya Caca.
“Yah karena kau sudah mengambil perhatian
malaikat-malaikat kecil ku.” Jawab Deni sambil memainkan matanya pada Bella.
“Apakah kehadiran ku di sini membuat kalian tidak suka?” tanya Caca yang kemudian menampakkan ekspresi murung.
“Hahahha, kenapa kau harus ambil hati si? Aku hanya bercanda.” Jawab Deni.
__ADS_1
“Bunda jangan sedih, Uncle Deni memang suka jail sama orang sekitar. Apalagi jika digabungkan dengan Uncle Billy. Dua orang terjail seabad ini.” Ucap Bella sambil tertawa kemudian di ikuti dengan senyuman Deni yang di dalam mulutnya terisi makanan.
“Bunda tenang aja, maksud perkataan Uncle Deni ini kebalikkannya. Dengan kehadiran Bunda di sini, rumah ini akan semakin berwarna. Benarkan Uncle Deni?” tanya Kenzo pada Deni.
“Tentu, maaf kalau aku jail pada mu. Lama-kelamaan kau akan terbiasa dengan orang-orang yang ada di sekitar Jack.” Jawab Deni.
“Membuat ku takut saja, aku kira...” ucap Caca tanpa menjelaskan apa-apa.
“Buatlah dirimu betah di mansion ini, jika memerlukan apa-apa tinggal katakan saja padaku.” Ucap Deni.
“Terimakasih,” jawab Caca.
Caca, Kenzo dan Bella sudah selesai makan namun Deni belum. Jadi mereka meninggalkan Deni di meja makan menuju ruang TV di lantai 4 dekat dengan kamar Kenzo, Bella dan Caca. Saat mereka menonton siaran TV memasak, Kenzo dan Bella menginginkan es cream yang di buat pada siaran itu.
“Bunda bisa buat itu?” tanya Bella sambil menunjukkan siaran yang ada di TV.
“Bisa,” jawab Caca.
“Benarkah?” tanya Kenzo.
“Iya,” jawab Caca.
“Buatkan untuk kami Bun?” ucap Bella sambil memeluk tangan kanan Caca.
“Benar kah?” tanya Bella.
“Iya,” jawab Caca.
“Bunda besok tidak perlu untuk menunggu kami di sekolah, Bunda cukup mengantar kami saja. Biar Bunda membuatkan Es cream kami,” ucap Kenzo.
“Hahahha, oke.”
Setelah perbincangan malam di depan TV itu, Caca menidurkan mereka. Mereka tidur di kamar Caca sesuai permintaan Kenzo dan Bella yang tidak mau tidur di kamar masing-masing. Mereka ingin menghabiskan waktu selama seminggu untuk tidur dengan Caca saja.
Seperti biasanya Caca menceritakan sebuah kisah-kisah islami kepada Kenzo dan Bella sebelum mereka tertidur. Caca juga mengajarkan Kenzo dan Bella mengaji, membaca dan menghafal beberapa surah pendek dan doa-doa sehari-hari.
Semua yang di lakukan Caca adalah permintaan Kenzo dan Bella yang ingin mengikuti kepercayaan yang dimiliki oleh Caca. Caca dengan senang hati memberikan beberapan ilmu yang dia ketahui tentang keyakinannya. Caca sangat bahagian untuk berbagi pengetahuan yang dimilikinya untuk orang yang ingin belajar.
Pagi pun di mulai lagi. Seperti biasanya mereka semua sarapan di meja makan. Kenzo, Bella, Caca dan Deni saja yang sarapan pagi. Setelah itu mereka langsung mengantarkan Kenzo dan Bella pergi kesekolah. Saat mereka sampai kesekolah Caca hanya mengantarkan mereka sampai depan kelas kemudian Caca pergi bersama Riki untuk berbelanja bahan pembuatan es cream.
Deni yang meminta Riki menemani Caca berjalan bahan sementara dirinya menunggu Kenzo dan Bella. Deni juga telah memberikan kartu ATM kepada Riki untuk pembayaran bahan-bahan yang akan di beli oleh Caca.
__ADS_1
Awalnya Cacabmenolak untuk menggunakan kartu ATM pemberian Deni itu, namun Riki memaksa Caca menerimanya jika tidak dia akan terkena masalah. Jadi Caca menerimanya untuk membayar tagihan pembayaran bahan-bahan yang ia beli.
Setelah berbelanja bahan, mereka pun kembali ke mansion lalu memulai pembuatan Es cream. Sementara di sekolah Emma sangat penasaran tentang Caca. Emma menanyakan hal itu kepada Kenzo untuk memastikan informasi yang akan memberikan jawaban atas rasan penasarannya.
“Kenzo!” panggil Emma pada Kenzo yang sedang bermain di taman sekolah.
“Saya bu, ada apa bu?” tanya Kenzo.
“Kemarilah,” ucap Emma yang menyuruh Kenzo duduk di kursi taman sekolah itu.
Kenzo dan Bella pun bergegas ke tempat bu Emma duduk.
“Bolehkah ibu bertanya?” tanya Emma.
“Boleh,”
“Siapakah perempuan yang mengantarkan kalian semalam? Yang kalian panggil dengan sebutan Bunda Caca?” tanya Emma.
“Ibu kami,” jawab Bella.
“Istri Daddy,” jawab Kenzo.
“Bukan kah selama ini kalian tidak memiliki Ibu?” tanya Emma yang dia ketahui.
“Bukan tidak ada hanya saja belum di perkenalkan,” jawab Kenzo.
Setelah memberikan jawaban itu Kenzo dan Bella pamit pergi untuk kembali bermain di taman sekolah. Sementara Emma yang mendengarkan hal itu sangat terpukul karena patah hati. Selama ini orang yan dia sukai ternyata masih memiliki istri. Padahal dirinya tidak jadi melanjutkan S3 untuk mendekati Jack dengan bekerja di sekolah ayahnya.
Caca yang sudah selesai membuat es cream cokelat dan kacang hijau sedang menunggu kepulangan Kenzo dan Bella dari sekolah. Setelah beberapa saat Kenzo dan Bella pun pulang kemudian di sambut oleh Caca.
Mereka di suruh Caca untuk mandi terlebih dahulu kemudian makan siang. Setelah makan siang baru Caca memberikan es cream kepada mereka sesuai dengan janjinya.
“Ini ec cream yang kalian minta?”
“Makasih Bun,”
Mereka pun melahapnya dengan cepat.
Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.
Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah
__ADS_1
membaca.
Happy Reading guys