I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Janji Jack


__ADS_3

“Tidak apa-apa Bi,” jawab Caca


“Ya sudah saya tinggal ya Nona?” ucap Selly yang pergi meninggalkan Bella, Caca dan Kenzo.


Setelah Selly pergi meninggalkan Caca. Caca memberikan obat kepada Bella lalu membacakan dongeng kepada Bella dan Kenzo.


“Di manaBella?” tanya Caca dimana letak obatnya Bella yang di simpan.


“Di dalam laci itu Bunda,” jawab Bella yang menunjukkan laci kecil yang berada di samping tempat tidurnya.


“Bunda ambilkan ya Bel, mengapa terlalu banyak obat hanya untuk sakit demam?” tanya Caca.


“Bella gak suka minum obat Bun?” ucap Bella yang merengek tidak menyukai obat.


“Heheh, anggap saja sebuah peremen sayang. Tapi ini permen yang harus langsung di telan menggunakan air putih. Minum obat ya agar Bella segera sembuh. Bella paham?” bujuk Caca pada Bella.


“Baiklah Bun, Bella akan meminumnya.”


“Baca bismillah dulu ya sayang sebelum minum.” Ucap Caca sambil memberikan obat di tangan Bella dan secangkir air mineral.


“Iya Bun,” ucap Bella.


Sekitar ada 5 jenis kapsul obat yang di minum oleh Bella, terdiri dari vitamin, pracetamol yang menurunkan panas, obat flu dan batuk. Bella satu persatu kapsul obanya iya telan menggunakan bantua air putih. Caca pun memberikan satu per satu kapsulnya.


Setelah selesai


“Sayang minum obatnya dan tidur ya.”


Setelah Bella di beri minum obat, Caca membacakan dongeng.


“Bunda bacain dongen buat kami?” ucap Bella.


“Iya Bun, dongeng islami ya Bu.” Ucap Kenzo.


“Oke Bunda akan menceritakan sebuah kisah namun bukan sebuah cerita dongeng.” Jawab Caca kepada Kenzo dan Bella.


“Boleh Bun,” ucap Kenzo.


Caca pun menceritakan sebuah kisah Nabi Sulaiman kepada Kenzo dan Bella. Dengan asyiknya Caca menceritakan kisah itu membuat mereka saling bertanya satu lama lain. Bella pun tertidur begitupula dengan Kenzo yang ikut tidur di kamar Bella setelah mendengar kisah yang diceritakan oleh Caca.


“Cerita pun selesai, jadi sekarang waktunya kalian tidur ya. Jangan lupa baca sebelum tidur sayang seperti yang Bunda ajarkan.” Ucap Caca.


“Baik Bunda.”


Setelah Kenzo dan Bella tertidur, ternyata Caca juga kelelahan dan ia pun tertidur bersama Bella dan Kenzo.

__ADS_1


Di waktu bersama di ruang tamu Jimmy dan Dani pun sedang bergosip.


“Apa aku keterlalu berkata seperti itu?” tanya Jimmy.


“Sepertinya tidak! Kita hanya ingin yang terbaik buat Jack. Dan Kita juga sedang membantunya, mengatakan isi hatinya.” Jawab Deni pada Jimmy.


“Jack itu terlalu bodoh untuk mengakui perasaannya. Dan dia juga tidak memiliki pengalaman cinta sebelumnya.” Jawab Jimmy lagi.


“Hahahha, iya kau benar Jim.” Ucap Deni yang tertawa.


Mereka pun tertawa bersama-sama. Setelah itu, Jimmy pergi ke kantor untuk mengecek pekerjaan di sana karena Jack tidak ikut ke sana. Sedangkan Deni pergi ke manision sebelah untuk mengecek latihan para mafioso yang dilatihnya.


Dan di waktu bersamaan Selly datang ke ruang kerja Jack untuk memberitahukan Jack tentang Caca.


 “Tuan Jack, Nona Caca ingin segera pulang ke rumahnya setelah nona Bella dan tuan muda Kenzo tertidur.” Jawab Selly.


“Baiklah,” jawab Jack.


“Saya izin kembali Tuan.”  Ucap Selly.


“Iya Bi,” jawab Jack


Selly pun pergi meninggalkan ruang Jack. Jack segera membereskan pekerjaannya dan segera menuju kamar Bella untuk melihatnya.


Setelah sampai ternyata Jack melihat pemandangan yang membuat dirinya tersenyum sendiri. Jack melihat Bella, Kenzo yang memeluk Caca yang tertidur bersama mereka. Jack pun menghampiri mereka dan ikut tidur di sebelah Kenzo sambil menatap wajah Caca. Jack mengeluskan pipi Caca menggunakan tanganya membuat Caca bergeser memeluk Kenzo yang tangannya sampai ke badan Jack.


“Aku tidak tau bagaimana tentang perasaan ku untuk mu yang ku tau perasaan ini selalu nyaman dan merasa bahagia ketika di dekat mu. Jika itu memang sebuah perasaan cinta, aku berharap kau juga akan mencintaiku. Dan akan ku pastikan kau akan mencintai ku. Aku berjanji sebagai Jack Sandreas akan membuat Wika Chalista mencintai ku seorang. Akan akan mengejar mu mulai saat ini dengan cara apapun.”ucap Jack dalam hatinya.


Kemudian Jack mencium kening Caca tanpa sepengetahuan Caca.


“Beginikah rasanya mencium seorang wanita? Ini untuk pertama kalinya aku melakukannya, dan kenapa rasanya aku ingin sekali mencium bibir mungilnya itu?”


“Jack kau harus tahan hingga waktunya tiba, aduh!!!”


“Fikiran kotor apa ini? Ah!!!”


“Jack kau harus kendalikan diri mu!” ucap Jack yang terus-terusan ingin mencium bibir Caca dan sulit untuk mengendalikan dirinya.


Akhirnya Jack pun pergi meninggalkan kamar Bella menuju kamarnya sendiri untuk mengendalikan hasrat dirinya. Ia langsung masuk kedalam kamar mandi dan berendam di bak mandi menggunakan air dingin untuk mengontrol dirinya.


Jack membuang semua fikiran kotornya di dalam kamar mandi sambil bergumam pada dirinya sendiri terus menerus.


“Kenapa aku bisa seperti ini? Kenapa dirinya seperti obat perangsang yang membuat diriku ingin segera memakannya sekarang juga. Kenapa tubuh ku seperti ini terhadap dirinya. Padahal aku memiliki penyakit paranoid dan OCD parah pada perempuan. Tapi mengapa pada dirinya tidak menimbulkan tanda-tanda OCD akan terjadi pada diriku, bahkan malah kebalikkannya.”


“Aku sudah memutuskan bahwa kau akan ku jadikan milikku sepenuhnya secepatnya. Aku berjanji sebagai seorang Jack Sandreas.” Ucap Jack lagi sambil merendam dirinya di dalam air dingin.

__ADS_1


Sambil memikirkan itu Jack sampai tertidur di dalam kamar mandi selama 10 menit, dan kemudian terbangun mendengar suara telepon Jack berbunyi.


“Tut....Tut....Tut...” suara teleponnya.


Jack pun segera mengambil handuknya dan kemudian berjalan keluar dari kamar mandi mengambil gadget lalu mengangkatnya.


“Ada apa?” ucap Jack.


“Sepertinya kita harus ke Indonesia besok untuk mengurus kerja sama di sana.” Ucap Jimmy.


“Baiklah, atur semuannya.Besok kita berangkat!.” Jawab Jack.


Setelah menutup teleponnya Jack pun segera memakai pakaian lalu pergi keluar rumah untuk masuk kedalam ruang kerjannya. Mengecek beberapa berkas yang sudah di kirim Jimmy ke emailnya.


Son masuk kedalam ruang kerja Jack mengantarkan secangkir kopi pahit pada Jack.


“Tuan silahkan di minum,” ucap Son.


“Iya, Son tolong atur makan siang. Setelah Caca bangun, ajak mereka untuk makan siang. Dan kabarin aku jika dia sudah bangun. Lalu hubungin Max untuk segera datang memeriksa kondisi Bella lagi.” Ucap Jack pada Son.


“Baik Tuan,” jawab Son.


Setelah itu Son pergi dari ruangan Jack dan menemui Selly untuk mempersiapkan makan siang. Lalu menelpon Max.


“Hallo tuan Max?”


“Iya ada apa paman Son?” jawab Max.


“Tuan Jack menyuruh anda untuk mengecek kondisi nona Bella lagi.”


“Apakah kondisinya semakin buruk? Apa perempuan itu belum datang?”


“Tidak tuan sepertinya sudah mulai membaik. Dan Nona Caca sudah di mansion.”


“Baiklah satu jam lagi aku akan datang ke sana.”


“Ok.”


Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.🤗


Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah


membaca.🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Happy Reading guys ❤️

__ADS_1


Jangan lupa senyum Hari ini, Salam manis dari W


__ADS_2