I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Jadwal Ujian Sekolah Kenzo dan Bella


__ADS_3

Setengah jam kemudian, Caca dan Jack sampai di mansion. Mereka berdua masuk ke kamar dengan segera. Caca mengambilkan pakaian kantor Jack dari lemari pakaian sedangkan Jack sedang membuka bajunya.


Jack mengganti pakaian yang di ambilkan oleh Caca kemudian Caca membantu Jack memasang dasi. Caca menggunakan kursi rias sebagai tumpukkan badannya agar bisa mencapai ketinggian tubuh Jack dalam memasangkan dasi.


"My husband yang super tinggi." Ucap Caca yang tidak mencapai ketinggian tubuh Jack.


"Naik ke sini." Ucap Jack yang mengangkat tubuh Caca ke atas kursi rias.


"Hehe, ini baru seimbang." Ucap Caca tertawa dan memulai membalutkan dasi ke leher Jack.


Jack tersenyum melihat tawa Caca dan memperhatikan Caca yang sedang serius membantunya memasangkan dasi.


"Beres." Ucap Caca yang telah menyelesaikan pemasangan dasinya.


"Terimakasih mylotus." Ucap Jack dengan mencium pipi Caca.


"Kau ingin ke kantor jangan melanjutkannya." Ucap Caca.


"Hmmm. Baiklah." Jawab Jack kemudian menurunkan badan Caca dari kursi kemudian berjalan tempat sepatu untuk menggunakannya.


"Bagaimana jika melanjutkan yang tadi malam lagi setelah pulang kantor nanti." Goda Jack setelah selesai menggunakan sepatunya.


"Baiklah. Tapi sekarang kita sarapan dulu. Bukankah kau akan benar-benar terlambat jika terus menggodaku di sini." Jawab Caca yang menarik tangan Jack keluar dari kamar menuju meja makan.


"Benarkah kau menerima permintaanku?" tanya Jack sekali lagi.


"Iya iya." Jawab Caca yang masih memegang tangan Jack dan berjalan menuju meja makan.


"Hahaha, aku nantikan saat itu." Ucap Jack.


Caca yang sedang mengolesi selai sebagai toping roti kemudian memasukkan langsung ke mulut Jack untuk membuatnya diam.


"Makanlah." Ucap Caca yang memasukkan roti itu ke mulut Jack yang terus menggodanya.


"Aku sudah tidak sabar menantikannya." Ucap Jack setelah mengkunyah roti yang ada di mulutnya.


Selly yang datang menghampiri Jack dan Caca.


"Tuan, Nyoya apakah tidak perlu saya ambilkan sarapannya?" tanya Selly.


"Tidak usah bi. Apakah anak-anak sudah pergi?" tanya Caca.


"Sudah nyoya sepuluh menit yang lalu." Jawab Selly.


"Baiklah Bi, terimakasih." Jawab Caca sambil mengambilkan gelas Susu kepada Jack.


"Saya permisi tuan, nyoya." Ucap Selly meninggalkan meja makan.


"Minumlah." Ucap Caca memberikan satu gelas Susu kepada Jack.

__ADS_1


"Aku bukan anak kecil lagi." Ucap Jack.


"Terus yang minum susu itu apakah hanya anak kecil? Tidakkan? Sudahlah diminum." Jawab Caca.


"Baiklah." Jack menghabiskan satu gelas susu yang di ambilkan oleh Caca.


Caca mengantarkan Jack ke depan mansion. Sebelum Jack masuk ke dalam mobilnya untuk ke kantor, Caca mencium tangan Jack.


"Hati-hati di jalan. Dan jangan lupa kabarin setelah sampai di kantor." Ucap Caca.


"Oke mylotus." Jawab Jack kemudian mencium kening Caca dan berjalan memasuki mobil yang sudah menunggunya di depan pintu mansion.


Jack berangkat menuju kantor dan melaksanakan aktifitasnya seperti biasanya. Dan Caca kembali ke kamar untuk beristirahat.


"Pinggangku seperti ingin patah." Ucap Caca yang memegang pinggangnya dengan kedua tangan.


"Entah di sebabkan oleh Jack aktifitas tadi malam entah juga karena mengendarai sepeda motor yang terlalu jauh perjalanan." Jawab Caca dalam hatinya yang sedang membuka pintu kamar mandi.


Caca menyiapkan air hangat dan di campur dengan aroma mawar untuk merendamkan dirinya di bak mandi.


Selesai merendamkan dirinya Caca menggunakan handuk sambil melihat tubuhnya di cermin.


"Dia terlalu ganas." Ucap Caca yang memegang salah satu dari beberapa bekas yang ada di sekujur tubuh karena Jack.


Caca meninggalkan kamar mandi, memakai baju piama dan mengeringkan rambutnya.


"Masih pukul sembilan pagi. Nanti saja deh tidurnya." Ucap Caca.


Caca memegang ponselnya, ternyata ada pesan masuk dari Jack.


"Semangat bekerja my husband." Ketik Caca dalam balasannya padahal pesan itu sudah masuk sejak satu jam yang lalu.


Setelah membalasnya Caca membuka kalender di ponselnya.


"Seharusnya aku sudah menstruasi untuk bulan ini." Ucap Caca yang melihat tanggal kemudian menghitungnya.


"Sudah seminggu aku telatnya, apa aku hamil ya?" Tanya Caca pada dirinya.


"Sudahlah Jack pulang nanti aku akan memintanya menemaniku membeli testpack." Ucap Caca dalam hatinya.


Setelah banyak menebak dirinya membaringkan tubuhnya ke atas kasur dan tertidur.


Waktu berjalan terus sehingga sudah menunjukkan sudah siang hari. Kenzo dan Bella sudah sampai di mansion dari pulang sekolah.


Kenzo dan Bella segera masuk kedalam kamarnya masing-masing untuk membersihkan diri dan mengganti pakaiannya.


Kenzo dan Bella secara diam-diam memasuki kamar Caca yang tidak terkunci itu. Menaiki tempat tidur untuk mengejutkan Caca.


"1, 2, 3... Bunda!" Panggil Bella kepada Caca.

__ADS_1


"Hy sayang, kalian sedang apa?" tanya Caca kepada Bella dan Kenzo yang berada di atas tempat tidur bersama dengannya.


"Bunda dari mana saja dengan daddy tadi malam. Hayo?" Tanya Bella.


"Bunda dan Daddy kejebak hujan lebat dan tidak dapat pulang. Jadi kami memutuskan untuk menginap di villa daddy yang ada di tepi sungai itu." Jawab Caca yang menjelaskan kebenarannya kepada Kenzo dan Bella.


"Meninggalkan kami di mansion sendiri." Jawab Bella.


"Hahaha. Ayolah sayang jangan cemberut." Jawab Jack.


"Emangnya Bunda dan Daddy pergi ke mana?" tanya Kenzo.


"Hmmmm, kasih tau gak ya?" Ucap Caca kemudian mengelus kedua kepala mereka.


"Sudahlah ayo kita keluar kamar. Kalian belum makan siangkan?" Tanya Caca yang mengahlikan pembicaraan.


"Belum Bunda. Kami sangat lapar." Jawab Bella.


"Duluan ke Meja makan. Bunda akan cuci muka dulu. Nanti Bunda akan menyusul kalian." Jawab Caca.


Kenzo Dan Bella menganggukan kepalanya kemudian turun dari tempat tidur menuju meja makan. Sedangkan Caca mencuci mukanya terlebih dahulu setelah itu menyusul Kenzo dan Bella.


"Kenapa belum ada yang mengambil makanan." Ucap Caca yang sampai di meja makan.


"Nunggu Bunda. "Jawab Bella.


"Bunda ambilkan." Ucap Kenzo.


"Baiklah. Anak-anak Bunda sanngat manja ya keduanya." Jawab Caca.


Caca mengambilkan makanan yang Kenzo dan Bella inginkan dari semua makanan yang sudah di sediakan oleh Selly.


"Bagaimana dengan sekolah kalian?" Tanya Caca.


"Besok kami sudah mulai ujian bun," jawab Kenzo.


"Berarti kalian ujian kenaikan Kelas?" tanya Caca.


"Iya Bunda." Jawab Bella sambil mengkunyah makanannya.


"Berapa lama kalian akan ujian?" tanya Caca.


"Seminggu." Jawab Kenzo.


"Dan seperti biasa setelah selesai ujian. Sekolah kami akan mengadakan perlombaan untuk anak-anak dan orangtua. Event ini berguna untuk mengenal orangtua murid dengan guru. Dan mempererat hubungan anak-anak dengan orangtua." Jawab Bella.


"Jadi bisakah Bunda bujuk daddy untuk mengikuti event tahun ini bersama dengan kami?" tanya Kenzo.


'Karena kami sangat ingin mengikutinya sejak dulu. "Jawab Bella lagi.

__ADS_1


"Tentu." Jawab Caca yang tersenyum ke arah Kenzo dan Bella.


__ADS_2