
Caca yang baru saja mendapatkan beberapa perbaikan dan masukkan dari professor saat di dalam tadi langsung pergi keperpustakaan untuk merevisi penelitianya. Caca dengan konsen mencari beberapa buku rujukan sebagai referensi dan mengetik informasi yang di butuhkan oleh Caca.
Caca tidak memperdulikan David yang tetap tenang memperhatikan Caca dari tempat duduk Caca yang berhadapan dengannya. Karena terlalu fokus Caca dengan cepat sudah menyelesaikan setengah revisi. Namun dirinya merasa sangat risih dengan kehadiran David yang terus memperhatikannya.
Charles yang di perintahkan oleh Jack untuk menjaga Caca melaporkan seluruh kegiatan yang sudah di lakukan oleh Caca. Jack yang menerima laporan itu tidak sabar untuk mendatangi David dan menonjokkan wajahnya. Namun semua itu di cegah oleh Jimmy.
“Apa yang kau katakana itu benar?” tanya Jack.
“Iya tuan. Tapi Nona Caca seperti menghindari dari mereka berdua. Nona hanya berada setengah jam di dalam, dan saya tidak dapat mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan di dalam. Sedangkan dengan adiknya professor itu tuan David, nona Caca menghindarinya.” Jawab Charles.
“Kau perhatikan saja gerak-gerik mereka, jangan biarkan dia lebih dekat dengan Caca. Aku akan segera ke sana.” Ucap Jack.
“Baik tuan,” jawab Chareles,
Jack di tenangkan oleh Jimmy agar tidak overpropektif terhadap Caca. Jika hal itu terjadi akan membuat Caca lebih menjauh. Dan lagi Caca juga terlihat menghindari David. Hal itu menunjukan bahwa Caca menjaga kehormatanya dan menjaga hati Jack.
“Ada apa?” tanya Jimmy yang melihat Jack menyerakkan semua berkas di meja kantornya ke lantai.
“Laki-laki yang mendekati Caca itu,” jawab Jack.
“Maksudnya?” tanya Jimmy.
“Charles pernah memberikan informasi bahwa di kampus Caca ada yang menyukainya. Dan Caca juga mengakui itu, dan saat ini mereka sedang bersama.” Jawab Jack.
“Hahhahaa, kau cemburu?” tanya Jimmy yang tertawa melihat kelakuan Jack.
“Jim..”
“Oke,oke kau tenang dulu. Cemburumu lucu.” Ucap Jimmy.
“Aku akan kesana dan menghabisi mereka.” Jawab Jack yang berjalan keluar pintu.
“Tunggu! Jika kau seperti itu maka kau akan benar-benar kehilangan Caca.” Jawab Jimmy.
“Maksudmu?” tanya Jack.
“Jack, kau cemburu itu adalah hal yang wajar. Apalagi kalian suami istri, tapi apa kau lupa dengan keadaan mu sekarang dengan Caca?” tanya Jimmy.
“Lalu aku harus bagaimana Jim? Dadaku sesak, pikiranku mendidih.” Jawab Jack.
“Hahhaa, Jack kau harus membuat Caca mencintaimu bukan?” tanya Jimmy.
“Iya,” jawab Jack.
“Kau seharusnya bisa bersikap seperti biasanya, dingin, acuh dan tak acuh.” Jawab Jimmy.
“Jimmy apa kau gilak?” tanya Jack.
__ADS_1
“Tidak, aku berkata sebenarnya.” Jawab Jimmy.
“Sedingin atau secuek apapun manusia baik wanita atau pria, dia akan menjadi sangat overprotektif terhadap pasangannya.” Jawab
Jack.
“Iya kau paham, tapi kau juga harus bisa berfikir menggunakan logika dan kecerdasanmu.” Jawab Jimmy.
“Maksudmu? Jangan terbelit-belit to the point saja.” Jawab Jack.
“Jika kau mencintai benar-benar mencintainya maka berikan dia kebebesan kehidupannya. Pada akhirnya dia akan tetap menjaga dirinya dan tidak akan pernah berani mengkhianatimu.” Ucap Jimmy.
“Kau benar? Tadi Charles mengatakan bahwa Caca juga sudah menghindari mereka. Itu berarti dirinya mencintaiku?” Tanya Jack.
“Mungkin saja atau lebih tepatnya dia memahami identitasnya sebagai istrimu.” Jawab Jimmy.
“Benarkah? Baiklah aku akan melihat bagaimana istriku menyelesaikannya.” Jawab Jack.
“Nah, itu Jack yang aku kenal. Hahahahhaa,” jawab Jimmy.
“Tingkah Jack sangat lucu. Aku akan menceritakan ini nanti kepada Caca.” Ucap Jimmy dalam hatinya yang sedang memtertawakan Jack.
***Perpustakaan***
“Mau aku bantu?” tanya David.
“Jack? Siapa Jack?” tanya David.
Caca menoleh ke arah David.
“Maksudku tidak perlu David.” Jawab Caca.
“Kau yakin? Aku bisa membacakannya agar kau cepat mengetiknya.” Jawab David.
“Berhentilah menggangguku. Aku akan sangat terlambat jika terus mengajakku berbicara.” Jawab Caca untuk mengalihkan pertanyaan tadi dengan sangat ketus.
“Baiklah. Tapi izinkan aku tetap di sini menemanimu.” Jawab David.
“Terserah.” Jawab Caca.
David masih saja memperhatikan Caca yang sedang mengerjakan revisi tugasnya. Melihat Caca mencari buku kemudian duduk dan mulai mengetik. Seperti it uterus menerus siklusnya dan David hanya melihat tanpa berkata apapun. Sampai pada akhirnya Caca menyelesaikannya di siang hari.
“Ca ini sudah siang, apa tidak sebaiknya kita makan siang dulu?” tanya David.
“Tidak perlu, tinggal sedikit lagi. Tinggal beberapa lagi yang harus aku perbaiki.” Jawab Caca.
Kemudian Charles datang membawakan makanan yang di perintahkan oleh Jack. Perpustakaan kampus Caca memang di perbolehkan untuk membawa makan di ruang baca.
__ADS_1
“Nona ini makan siangmu,” ucap Charles.
Caca terkejut dengan kedatangan seseorang yang tidak di kenalnya. Karena memang Charles belum di perkenalkan oleh Jack. Dan Caca belum mengetahui bahwa Charles itu adalah suami Shinta tetangga dirumah lamanya.
“Kau siapa?” Caca dan David bersama bertanya melihat ke arah Charles.
“Perkenalkan saya Charles, di perintahkan tuan untuk mengantarkan burger dan minuman ini kepada nona untuk menyemangatin nona mengerjakan tugas anda.” Jawab Charles.
“Maksudmu tuan..” tanya Caca tidak menyebutkan nama Jack saat dirinya menerima pesan masuk dari Jack.
“Selamat makan siang mylotus, semangat mengerjakan tugas ❤️❤️❤️❤️❤️❤️.” Ucap Jack.
“Saya permisih dulu nona,” ucap Charles tanpa menerima jawaban Caca langsung meninggalkannya.
“Bagaimana kau mengetahui aku sedang berada disini?” tanya Caca membalas chat Jack.
“Siapa dia?” tanya David penasaran.
“Delevery, kau juga mau David. Ayo makan.” Jawab Caca untuk mengahlikan pembicaraan.
“Mata ku akan selalu bersamamu walaupun ragaku tidak bersama denganmu.” Jawab Jack lewat chat.
“Tapi kenapa dia sepertinya mengenalmu?” tanya David.
“Tidak, dia hanya memastikan bahwa orang yang memesan makanan adalah aku.” jawab Caca.
“Jawab pertanyaanku dengan benar Jack atau aku tidak akan memakan makanan yang kau berikan kepadaku.” Jawab Caca.
“Tadi itu adalah orang suruhanku untuk selalu menjagamu 24jam saat tidak bersama denganku.” Jawab Jack pada chat Caca.
“Pantas saja aku dari tadi merasa ada yang memperhatikan segala gerak gerikku.” Jawab Caca dalam hatinya.
“Kau perlu izinku untuk melakukan itu Jack.” Jawab Caca membalas chat Jack .
“Sudahlah jangan difikirkan itu dulu. Sekarang makanlah dulu makananku atau kau tidak di perbolehkan lagi ke kampus.” Jawab Jack mengancam pada chat Caca..
“Dasar pria ini selalu saja seenaknya mengatur.” Jawab Caca membalas chat Jack.
“Kenapa kau terlihat kesal sejak dari tadi melihat handphone?” tanya David.
“Tidak apa-apa. Ayo makan.” Jawab Caca pada David.
“Sebenarnya apa yang di sembunyikan oleh Caca? Dan mengapa dia sekarang berubah sikap? Seperti lebih tertutup lagi di bandingkan biasanya.” Tanya David dalam hatinya.
Mereka berdua makan bersama dengan sangat santai pada akhirnya Jack memberi chat lagi kepada Caca.
“Makan yang kenyang mylotus jangan sampai makanan yang aku berikan dimakan banyak oleh orang lain.
__ADS_1
“Sial dia mengetahui aku masih bersama dengan David.” Jawab Caca dalam hatinya sambil menundukan kepala saat makan burger setelah membaca chat Jack.