
Caca menarik tangannya dari genggaman Jack. Jack yang sudah bercerita sedikit kepada Caca dengan wajah yang sedih dan takut. Jack benar-benar takut bahwa dirinya tidak akan diterima oleh Caca tapi karena Caca sudah berjanji untuk tidak meninggalkannya maka Jack memberanikan diri untuk menceritakan semuannya.
“Aku akan menjawab pertanyaanmu beberapa malam ini mungkin kau melihatnya aku berubah. Tapi sebelum menjelaskan hal itu, aku akan menceritakan kisahku terlebih dulu. Tapi bisa kita pindah untuk duduk di sofa? Aku tidak ingin kau lelah mendengarkan penjelasanku yang panjang. Jika di sofa kau bisa merenggangkan badan dengan posisi tidur tanpa harus duduk berlama-lama.” Ucap
Jack.
“Dia masih saja melakukan hal-hal kecil yang menurutku romantis. Perhatiannya itu yang tidak bisa aku hilangkan.” Jawab Caca dalam
hatinnya.
“Mylotus? Kemari biar aku bantu.” Ucap Jack sedang berdiri di samping Caca untuk membantunya berjalan.
“Tidak perlu, aku masih bisa.” Jawab Caca yang keras kepala untuk tidak menerima bantuan Jack.
Jack hanya mengikuti perkataan Caca dan menjaganya dari belakang. Caca berjalan ke sofa dan Jack mengikutinya dari belakang. Jack menyusun bantal di sofa untuk Caca bisa berbaring. Dengan ekspresi datar, Caca duduk dan membaringkan tubuhnya di sofa. Jack duduk di lantai depan sofa Caca
membaringkan dirinya.
“Mulailah menjelaskannya, kau hanya memiliki waktu sejam. Aku tidak akan menjamin setelah itu.” Jawab Caca.
__ADS_1
“Baiklah mylotus. Setelah aku kehilangan Ibu dan Ayah. Aku selalu belajar semua bela diri untuk membuat diriku kuat dan tidak terkalahkan. Aku ingin melindungi apa yang harus aku lindungi di masa depan. Aku tidak ingin tergantung oleh siapapun. Hingga aku memutuskan membawa Billy dan Max ikut bersama denganku untuk mencapai tujuan kami.” Jack menceritakan pelan-pelan.
“Billy dan Max sudah bersama denganku di rumah bela diri sejak ayah ingin menikah kembali. Aku tidak ingin ikut dengannya dan hanya John yang ikut bersama dengannya. Dan setelah dia meninggal, harta yang ditinggalkannya untukku dan John. Kami memutuskan untuk menyuruh Andrew dan Katie mengahlikan harta itu untuk pendidikan kami. Aku, Jhon, Max dan Billy
berpisah untuk fokus ke pendidikan.”
“Beberapa tahuan setelah itu, aku bertemu dengan Deni dan Jimmy yang ternyata adalah anak asuh ayah juga di negara lain. Setelah kejadian di Jepang bersamamu itu, aku memutuskan untuk mengumpulkan semua orang untuk belajar bersama dan juga belajar bela diri bersama. Kami mengikuti Andrew ke camp pelatihan tentara. Sama seperti waktu aku dulu kecil yang selalu tinggal di tempat itu bersama dengan Ayah.”
“Kercedasan yang kami miliki adalah anugrah tersendiri bagi kami sehingga atasan di camp itu memutuskan untuk melatih kami menjadi seorang tentara bayangan yang tidak terkalahkan. Aku setuju dengan hal itu begitupula dengan Andrew. Dengan syarat kami akan mengabdi hanya sampai umur kami 20 tahun dan membiarkan Jimmy, Deni dan John tidak ikut dengan kami. Setelah itu kami ingin pergi ke tempat yang kami inginkan.”
“Sebenarnya kami memanfaatkan hal itu untuk melatih kami dan juga melatih diri kami di medan perang. Cara terbaik melatih beladiri yang sudah kami dapatkan adalah dengan membahayakan hidup kami. Misi demi misi kami lewati bersama. Kami juga sudah mempersiapakan masa depan sejak aku berumur 12 tahun.”
dengan di bantu oleh Jimmy dan Deni di sisinya.”
“Yang tinggal di camp hanyalah kami bertiga, aku, Max dan Billy. Karena kami bertiga yang memiliki potensi sebagai pembunuh dan juga kandidat yang paling cocok dengan hal bertarung. Aku sudah memperkirakan masa depan dengan detail. Mengkirim Deni dan Jimmy untuk selalu bersama dengan John
untuk urusan bisnis dan setelah kami selesai nanti dari masa perjanjian.”
“Aku, Billy dan Max juga diam-diam membuat sebuah gangster yang di sebut dengan Dragon Black. Kelompok mafia yang kami rintis dari nol hingga sampai saat ini. Sebenarnya kami membuat ini untuk tujuan membinasakan virus bumi dari muka bumi. Banyak penjahat yang dilindungi hukum karena kekuasaan dan kekayaan. Dunia ini terlalu kejam tanpa di ketahui banyak orang.”
__ADS_1
“Iya, akulah seorang mafia. Jack Sandreas seorang mafia yang sangat kejam dan berdarah dingin. Membunuh semua orang yang menurutnya bersalah. Membuat semua orang yang tidak ia sukai lenyap dari muka bumi ini. Itulah kebenaran tentang diriku mylotus. Aku adalah penjahat yang bersembunyi. Aku seolah-seolah menjadi tuhan yang dengan mudah merenggut nyawa manusia dengan mudah. Aku mempermainkan nyawa wanita di tanganku.”
“Aku takut mengatakan kebenarnya tentang hal itu, aku takut kau akan meninggalkan aku karena menjijikkan menjadi istri dari seorang mafia. Seseorang suami yang telah melakukan banyak dosa, seorang suami yang melakukan banyak kejahatan. Kau takut kau meninggalkanku. Aku mohon jangan tinggalkan aku mylotus.” Jawab Jack yang mengeluarkan air matanya dan menundukkan kepalanya yang langsung dihapusnya untuk tidak di lihat oleh Caca.
Ingin sekali Caca mengelus kepala Jack, namun dirinya belum bisa memaafkan apa yang barus saja dia dengarkan.
“Itulah kisah masa laluku. Menjadi pembunuh sudah mendarah daging padaku. Dan tentang beberapa hari ini aku pergi ke markas untuk merencanakan sesuatu. Aku tidak bisa menahan denda yang menyakitkan ini. Aku tidak bisa menerima bahwa pembunuh keluargaku masih hidup di dunia ini. Aku tidak akan membiarkan hal itu, sehingga aku dengan yang lainnya akan melakukan
pembalasan kepada mereka.”
“Aku baru mengetahui tentang kebenaran bahwa orang yang telah membunuh Ibuku menurunkan keburukan itu kepada anaknya. Aku tidak ingin membahayakan mu dan yang lainnya. Aku ingin segera membunuhnya. Aku juga ingin membelaskan dendamku tentang kematian John dan istrinya. Aku ingin membalaskan semua itu. Mereka sudah berani menyakiti keluarga Sandreas berkali-kali. Sudah waktunya pembalasan itu harus terjadi.” Jawab Jack.
“Dan waktunya akan terjadi besok. Malam ini aku harus pergi ke Tiongkok untuk mempersiapkan semuanya. Jadi apakah kau akan kembali bersama denganku ke mansion dulu?” tanya Jack.
“Tidak. Aku baru saja mendengarkan semua penjelasamu atas kebenaran yang sudah kau beritahu kepadaku. Tidak mudah untuk menerima hal itu. aku belum siap untuk kembali bersama denganmu. Rasa marah dan kecewa yang berujung sedih yang saat ini aku rasakan. Pergilah jika memang itu sudah
menjadi tujuanmu. Aku tidka bisa menghentikan dendam yang ada padamu.” Jawab Caca.
“Maaf untuk segala yang aku lakukan salah menurutmu, termasuk untuk tetap melakukan dendam ini dengan mereka. Tapi sesuai dengan janjimu, kau tidak akan pernah meninggalkanku. Aku akan menunggumu hingga kau bisa memaafkanku. Tapi aku berharap kau segera memaafkan segala kesalahanku karena aku ingin selalu bersama denganmu apalagi di bulan-bulan dimana anak kita akan segera lahir.” Jawab Jack.
__ADS_1