I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Tara dan Tari


__ADS_3

Wanita kembar dengan gelar seorang wanita iblis. Begitulah sebutan yang diberikan oleh Jack kepada mereka berdua. Mereka adalah seorang pembunuh bayaran yang dikutahui oleh Jack secara diam-diam. Mereka memiliki kelicikan dan juga keahlian beladiri yang cukup baik untuk ukuran seorang wanita biasa. Tidak mengenal belakasih dan empati kepada orang lain. Semua keinginannya harus terpenuhi bagaimanapun caranya.


Tara sebagai kakak dan tari sebagai adik. Penampilan fisik seperti modeling dan cukup menarik untuk seorang wanita di mata lelaki. Dua wanita kembar yang memiliki ciri khas keturunan Amerika. Banyak laki-laki yang tergoda dengan kecantikan dan juga ke seksiannya. Namun tidak dengan anggota Sandreas.


Jack yang tidak pernah menyukai mereka berdua sejak awal bertemu ketika di New York. Saat itu sedang ada pertemuan perusahan-perusahaan besar untuk melakukan kerjasama antara satu dengan lainnya. Tara dan Tari merupakan seorang ahli waris dari seorang perusahaan travel tersebesar. Namun, mereka di besarkan tanpa ayah dan ibu hingga tidak ada cinta pada mereka yang ada hanyalah ambisi sejak kemarian kedua orangtuannya.


Mereka hanya melihat ambisi siapa laki-laki yang pantas mendampingi mereka berdua untuk masa depannya. Dan mereka menyukai lelaki dari anggota Sandreas yang salah satunya adalah Jimmy dan Billy. Tara menyukai Jimmy dan Tari menyukai Billy, mereka berdua beranggapan bahwa keduanya adalah pemilik ahli waris Sandreas. Padahal menurut rumor dalang di balik semua ini tidak pernah diketahui orang lain.


Jack yang tidak pernah terbuka dengan public bahkan untuk pertemuan-pertemuan lainnya saja dia jarang untuk memperlihatkan dirinya di depan umum. Jadi wajar saja tidak banya orang yang mengetahui hal ini, apalagi soal Bisnis. Penyakit OCD dan menyukai ketenangan adalah prihal latarbelakang Jack yang sudah di ketahui oleh keluarga Sandreas.


Jack selalu bertemu dengan orang lainnya dengan mengunakan topeng dan selalu mengakui dirinya sebagai Jimmy ketika di pertemuan bisnis dan mengakui dirinya sebagai Billy jika pertemuan dengan urusan dunia gelap. Begitulah cara kerja Jack selama ini. Tapi tidak jarang beberapa penguasa yang tidak bisa dibodohi selalu mengetahui siapa sebenarnya identitas Jack.


Jack sudah pernah memperingati Jimmy dan Billy untuk menghindari kedua wanita ini yaitu Tara dan Tari karena bertemu di beberapa tempat dengan mereka yang tidak mengetahui siapa yang ada di balik topeng selama ini. Mereka menyukai orang yang sama yaitu Jack, namun mereka tidak mengetahui kebenaran yang ada. Mereka hanya mengetahui bahwa itu adalah Billy dan Jimmy.


Tara mengajak Tari untuk datang ke acara pernikahan Jimmy secara diam-diam. Mereka berdua menyamar menjadi pelayan di acara itu dengan membunuh dua pelayan yang asli. Mereka berdua masuk ke acara pernikahan Jimmy dan Siska untuk mengagalkannya. Tapi selalu saja gagal, dari memperlama kedatangan Abdul (penghulu) hingga ingin menculik Siska dari kamar pengantin.


Semuanya gagal karena tidak ada sama sekali kesempatan yang bisa di lakukan. Mereka berdua sangat tidak menyukai apa yang sudah mereka saksikan ini. Kecemburuan dan luapan emosi karena tidak bisa memiliki seorang yang sudah di targetkan untuk menjadi calon laki-laki masa depannya hilang begitu saja.


“Tari! Bagaimana ini, semua rencana A sampai D sudah tidak bisa lagi digunakan karena tidak memiliki kesempatan.” Jawab Tara.


“Aku juga tidak mengerti Kakak. Uang tidak bisa kita gunakan disini. Bahkan kita sudah membunuh dua pelayan itu untuk kita menyusup kesini menjalankan rencana sendiri tapi tidak berhasil.” Jawab Tari.


“Aku sudah tidak tahan dengan kemesraan mereka berdansa.” Jawab Tari yang sedang membawa bir ke atas meja sedangkan Tari sedang menyusunya di atas meja.


“Kau sama sekali tidak ada cara lagi?” tanya Tara.

__ADS_1


“Bagaimana jika kita membuat kebakaran saja di restoran ini?” tanya Tari.


“Bagaimana caranya?” tanya Tara.


“Di mulai dari membakar tong sampah lalu menyiramkan bensin di beberapa tempat.” Jawab Tari.


Mereka yang sedang berbicara itu sedang di perhatikan oleh Jack yang berada di meja sebelah. Jack saat itu sedang mengambil beberapa makanan yang akan dibawa olehnya untuk Caca. Jack tidak sengaja mendengarkan percakapan mereka. Jack memiliki indra yang tajam salah satunya adalah mendengar suara yang pelan.


“Dari mana asal obrolan ini?” tanya Jack sambil melirik kesemua arah hingga melihat apa yang sedang dia lihat.


Tara dan Tari masih saja berdiskusi dengan suara music dansa yang menutupi diskusi mereka. Tapi tidak di sangka bahwa pembicaraan itu di dengar oleh Jack. Seorang yang dicintai oleh mereka selama ini namun tidak di ketahui oleh mereka.


“Dua wanita itu sepertinya aku mengenalnya.” Jawab Jack yang masih melihat kue apa yang akan di ambilnya untuk Caca sambil berfikir.


Suasana tempat itu masih saja dengan alunan music yang selow dari music dansa. Semua orang sedang berdansa dengan sangat romantis secara perlahan-lahan. Seperti Jimmy dengan Siska dan Billy dengan Lauren. Jack kembali memperhatikan wanita itu tanpa di sadari mereka hingga Jack memberikan makanan kepada Caca.


“Entahlah, agar tidak terlambat lebih baik kita juga harus menyingkirkan dia. Jadi hari ini kita memiliki tujuan yang sama yaitu menyingkirkan wanita-wanita yang akan merebut kekasih masa depan kita.” Jawab


Tari.


“Kenzo!” panggil Jack kepadanya.


“Bisa daddy meminta bantuanmu?” tanya Jack.


“Katakan kepada paman Max dan Deni untuk menjempai daddy segera di toilet.” Jawab Jack yang berbisik dengan Kenzo.

__ADS_1


“Oke.” Jawab Kenzo langsung mencari Max dan Deni.


“Apa yang sedang kalian bisikkan?” tanya Caca yang mulutnya bercelemotan cream kue.


Jack dengan lembut sambil tersenyum membersihkan mulut Caca dengan tisu.


“Urusan laki-laki.” Jawab Jack.


“Jadi dia mau kemana?” tanya Caca yang melihat Kenzo sudah pergi dari meja mereka.


“Memanggil para laki-laki.” Jawab Jack.


“Kau menyebalkan.” Jawab Caca yang merapatkan bibirnya dan mengeluarkan mata melototnya.


“Hahahhaa. Tidak apa-apa sayang, makanlah makananmu.” Jawab Jack


yang tersenyum.


“Bunda makan saja yang banyak, mungkin adik yang ingin memakan semua kue yang ada di pesta ini.” Jawab Bella.


Mereka bertiga menjadi tertawa dengan tingkahlaku Caca yang saat ini benar-benar comel. Jack yang tertawa terus memperhatikan kedua wanita itu yang sejak tadi mondar mandir mengantarkan makanan ke meja sambil melihat ke arah Jimmy dan Billy yang berdansa dengan pasangannya masing-masing. Jack langsung memphoto secara diam-diam lalu mengkirimkannya kepada Charles yang sedang menjaga CCTV.


“Periksa kedua wanita ini.” isi pesan yang dikirimkan oleh Jack dengan dua photo wanita itu.


Setelah Jack mengkirimkan pesan itu dia masih tetap santai dan bersikap biasa saja. Melihat Kenzo sudah berada datang dia kemudian membisikkan Kenzo kembali.

__ADS_1


“Jaga bunda dan bersiap-siap meminta bantuan oleh paman Billy yang berdansa.” Ucap Jack sebelum pergi kepada Kenzo.


Kenzo memberikan arahan kepada Bella untuk melaksanakannya. Caca tidak menyadari mereka sedang berbicara apa karena sibuk dengan makananya.


__ADS_2