I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Rencana Kembali ke Indonesia


__ADS_3

Jack, Caca, Bella dan Kenzo yang telah sampai di mansion dengan keadaan yang lelah akibat sesi photo yang di atur oleh photographer di 3 tempat. Pertama di kampus Caca, kemudian di danau dan setelah itu di l studionya. Hal itu membuat mereka sangat kelelahan.


“Sayang kalian mandi dulu, setelah itu tidurlah. Bunda akan menyuruh bibi Selly untuk membuatkan susu coklat untuk kalian sebelum tidur.” Ucap Caca.


“Oke bunda,” jawab Kenzo dan Bella yang masuk ke kamar masing-masing.


“Kau lelah?” tanya Jack.


“Iya,” jawab Caca dengan muka yang lemas.


“Kita mandi dulu. Setelah itu kita akan istirahat juga.” Jawab Jack.


“Baiklah,” jawab Caca.


Jack yang duduk di atas kasur tempat tidur itu memegang sebuah kota biri langit yang ukurannya kecil.


“Kemarilah,” ucap Jack yang menepukkan tangannya di kasur memerintahkan Caca cepat naik ke atas kasur.


“Ada apa?” tanya Caca.


“Berbalik badanlah.” Ucap Jack kemudian diikuti oleh Caca.


Jack memasangkan sebuah kalung berlian dengan berlian kualitas tinggi namun dengan ukuran yang kecil. Karena Caca menyukai benda-benda yang kecil menurutnya itu adalah imut.


“Apa ini Jack?” tanya Caca.


“Hadiah untukmu.” Jawab Jack.


“Apakah ini tidak terlalu mahal?” tanya Caca.


“Tentu saja tidak. Semua ini untukmu. Bahkan selama kita menikah kau sama sekali tidak pernah memakai uangku sepersepun yang telah aku berikan kepadamu di dalam kartu ATM itu.” ucap Jack.


“Tentu saja aku sudah menggunakan uangmu Jack.” Jawab Caca.


“Maksudnya? Tapi terima saja hadiah ini sebagai hadiah kelulusanmu.” tanya Jack.


“Tentu saja sudah memakai uangmu. Aku makan di mansion ini, tinggal di sini, menggunakan semua baju yang ada di lemari itu. Dan semua itu adalah uangmu.” Jawab Caca.


“Hahahahaa, semua ini sudah menjadi kewajibanku memberikan mu tempat tinggal, pakaian yang bagus dan makanan yang enak dari harta yang halal pastinya. Namun kau sama sekali tidak seperti wanita lainnya yang aku lihat selama ini.” Jawab Jack yang tertawa dan mengelus kepala Caca.


“Maksudnya berhura-hura, poya-poya menggunakan uang suami?” tanya Caca.


“Tentu saja. Kau bisa gunakan kartu hitam itu untuk mu shopping, merawat diri atau sekedar liburan.” Jawab Jack.


“Tidak deh, aku sudah merasa cukup dengan kemewahan yang kau berikan selama ini kepadaku. Hingga aku bingung harus bersikap seperti apa. Karena kehidupan ini seperti tidak cocok padaku.” Jawab Caca.


“Beradaptasilah dengan hal-hal seperti ini karena kau adalah istri dari Jack Sandreas. Namun aku tidak akan pernah memasakmu melakukan hal-hal yang tidak kau sukai.” Jawab Jack.


“Maka dari itu aku membiasakan diri hidup dalam kemewahan. Dan untuk hal lain sepertinya itu tidak perlu, hal ini sudah lebih dari cukup.” Jawab Caca.


“Istriku memang yang terbaik.” Jawab Jack.

__ADS_1


“Sudahlah kita istrihat dulu. Kau pasti lelahkan? Dan jangan kau tolak kalung ini?” ucap Jack.


“Baiklah,” jawab Caca.


“Benar-benar romantis.” Ucap Caca dalam hatinya kemudian mereka tertidur dengan posisi Caca yang di peluk oleh Jack dalam tidur itu.


Malam begitu cepat berlalu dan pagi telah datang kembali. Hari ini Jack dan keluarganya memang berencana tetap di rumah karena


masih lelah. Dan setelah selesai sarapan mereka berencana untuk segera kembali ke Indonesia.


“Sudahkan menghubungi bunda?” tanya Jack kepada Caca.


“Astagfirullah, aku lupa.” Jawab Caca.


“Teleponlah sekarang.” Jawab Jack.


Mereka video call dengan Aisyah dan Joko menggunakan computer Jack yang di letakkan di meja ruang tamu utama. Caca, Jack, Kenzo dan Bella duduk si sofa menghadap kamera laptop.


“Asalamualaikum Bunda.” Ucap Caca dan Jack bersamaan.


“Waalaikumusalam sayang. Bagaimana acara wisudamu?” tanya Aisyah yang saat itu bersama dengan Joko.


“Alhamdulilah, lancar bunda.” Jawab Caca.


“Alhamdulilah.” Jawab Aisyah.


“Kakek, Nenek kalian apa kabar?” tanya Bella yang melambaikan tangannya.


“Uhh cucu nenek. Nenek dan Kakek alhamdulilah sehat. Bagaimana dengan kalian?” tanya Aisyah.


“Nenek kapan kami bisa ke sana?” tanya Kenzo kepada Aisyah.


“Kapanpun kalian mau bisa ke mari.” Ucap Aisyah.


“Benarkah? Ayolah bun, daddy kita ke Indonesia.” Jawab Kenzo.


“Hahahah, tentu saja kita akan ke sana. Kenapa kau ingin sekali ke sana?” tanya Caca.


“Aku ingin melihat pantai di desa bunda.” Jawab Kenzo yang pernah melihat photo Caca di pantai itu di ponsel miliknya.


“Seperti photo bunda kan Kakak?” tanya Bella.


“Iya.” Jawab Kenzo.


“Hahaha, kemarilah kalian cucu kakek.” Ucap Joko.


“Kami akan membujuk daddy dan bunda untuk segera ke sana kakek.” Jawab Kenzo.


“Hahaha tentu. Iya kalian kapan membawa mereka ke sini?” tanya Joko.


“Segera mungkin.” Jawab Jack dengan cepat.

__ADS_1


“Sebenarnya kami ingin bertanya tentang resepsi pernikah kami di sana Bun, Yah.” Ucap Caca.


“Jadi bagaimana dengan rencana kalian mengadakan resepsi di sini?” tanya Joko.


“Inilah yang ini kami bahas bunda, ayah.” Jawab Jack.


“Jadi kalian sudah berencana untuk kembali ke Indonesia?” tanya Aisyah dan Joko.


“Iya. Bun carikanlah waktu dan tanggal yang tepat untuk acara resepsi kami.” Ucap Caca.


“Baiklah bunda dan ayah akan mencari waktu yang pas. Ketika nanti sudah menemukan tanggal yang baik, kami akan segera menghubungin kalian.” Jawab Aisyah.


“Makasih bunda, ayah.” Ucap Jack.


“Jadi bagaimana dengan perkembangan perkuliahan Bagas di Jakarta bun?” tanya Caca tentang adik kandungnya itu.


“Alhamdulilah dia baik dan saat ini katanya dia sudah melaksanakan ujian semester 1 dan menunggu hasilnya. Kemungkinan minggu depan dia akan kembali ke sini.” Jawab Aisyah.


“Alhamdulilah jika seperti itu.” Jawab Caca.


“Nenek di sana kita bisa ke mana saja?” tanya Kenzo.


“Iya nenek di sana ada tempat wisata apa saja?” tanya Bella.


“Banyak dong sayang, apapun ada.” Jawab Aisyah sambil tertawa.


“Benarkah Nek?” tanya Kenzo.


“Tentu. Jika kalian nanti ke sini, kakek dan nenek akan mengajak kalian memancing ikan.” Jawab Aisyah.


“Memancing?” tanya Kenzo.


“Tentu, nanti akan kakek ajarkan bagaimana memancing ikan di laut dan ikan di kolam.” Jawab Joko.


“Benarkah kakek? Kenzo mau.” Jawab Kenzo.


“Segerlah kalian ke mari.” Jawab Joko.


“Lalu kalau Bella ke sana, Bella akan di ajak ke mana? Memancingkan untuk hobi laki-laki saja.” Jawab Bella.


“Tentu saja Bella akan bersama dengan Nenek untuk memasak hasil tangkapan kakekmu dan kakakmu.” Jawab Aisyah.


“Bella mau.Seperti bunda Caca yang mengajarin Bella membuat pudding.” Jawab Bella.


“Tentu saja sanyang.” Jawab Aisyah.


Mereka benar-benar bercerita banyak hal di dalam video call itu, hingga Jack dan Caca tersenyum bahagia melihat Kenzo dan Bella dekat dengan Aisyah dan Joko.


“Baiklah sayang bunda tutup dulu karena bunda mau mengangkat jemuran pakaian. Hari sudah mulai gelap.” Jawab Aisyah yang saat itu waktu sudah mau magrib di Indonesia.


“Oke bunda. Ayah. Asalahmualaikum.” Ucap Caca.

__ADS_1


“Waalaikumusalam.”


Panggilan itupun berakhir dan telah selesai berbicara untuk mencari tanggal yang baik kepada Joko dan Aisyah.


__ADS_2