
Jangan lupa like terlebih dahulu sebelum baper pas Baca episode ini😁
Caca yang berada di dalam kamar dengan posisi di atas kasur dan sedang membaca sebuah buku pada posisi duduk. Caca sendirian di dalam kamar karena Jack masih berada di luar untuk mengantarkan Bella dan Kenzo tidur di kamar mereka masing-masing. Caca menunggu Jack dengan membaca sebuah buku novel. Dia ingin tidur namun masih belum mengantuk jadi berinisiatif menunggu Jack kembali ke kamar.
Jack pertama mengantarkan Bella masuk ke kamarnya kemudian mengantarkan Kenzo ke kamarnya. Jack memberikan kiss selamat malam kepada kedua anaknya dan mematikan lampu kamar sebelum menutup pintu kamar mereka masing-masing. Setelah itu, Jack pergi kedapur untuk membuatkan susu madu untuk diminum oleh Caca.
Jack membawa minuman hangat itu ke dalam kamar dan memberikannya kepada Nana. Dengan sangat hati-hati, Jack membawa segelas susu hangat itu kedalam kamar. Melihat Caca yang masih duduk dan membaca buku dengan posisi di atas kasur. Jack duduk di samping Caca dan memberikan gelas itu.
“Minumlah.” Ucap Jack dengan sangat pelan dan lembut memberikan gelas itu di hadapannya.
Caca mengiyakan dengan perlahan-lahan meminumnya hingga habis. Caca tersenyum dan memberikan gelas kosong itu di tangan Jack. Saat itu juga tangan Jack tetap memegang gelas dan membantu Caca menghabiskan minumnya.
“Berbaringlah.” Ucap Jack yang meminta Caca untuk membaringkan dirinya tertidur.
“Tidak Jack. Aku belum mengantuk.” Jawab Caca.
Jack meletakkan gelasnya lalu menyuruh Caca untuk bergeser. Jack yang duduk di samping Caca membuat Caca ingin tidur di pangkuan Jack. Caca membaringkan dirinya dalam pangkuan Jack kemudian Jack menepuk-tepuk punggung Caca. Caca membalikan badannya dan meluruskan diri dengan tidur menghadap ke atas sehingga bisa melihat wajah Jack.
Jack menundukkan kepalanya dan melihat wajah Caca dalam pangkuannya.
“Ada apa?” tanya Jack kepada Caca.
“Bolehkah aku bertanya?” tanya Caca.
“Apa itu?” tanya Jack.
“Selama ini hanya aku yang menceritakan tentang diriku lebih banyak kepadamu. Sedangkan dirimu? Aku hanya mengetahuinya sedikit. Aku ingin mengetahui bagaimana masa kecilmu?” tanya Caca dengan melingkarkan tangan kanannya di pinggang Jack seperti sedang memeluk.
__ADS_1
“Apa yang ingin kau ketahui?” tanya Jack yang bingung harus bercerita tentang apa di masa kecilnya.
Jack tidak memiliki cerita yang bagus pada masa kecilnya membuat dirinya sangat bingun harus bercerita seperti apa kepada Caca.
“Apapun tentang dirimu di masa kecil hingga dewasa. Aku ingin mengetahui semuanya tanpa melewatkan apapun.” Jawab Caca dengan merengek manja.
“Baiklah-baik.” Jawab Jack.
“Oke aku akan mendengarkannya.” Jawab Caca dengan bersemangat.
Jack mulai menceritakan sejak dia lahir hingga….
“Aku terlahir didunia dengan menghilangkan nyawa ibuku. Dia menyelamatkan kami dengan nyawannya. Ohnya seperti yang kau ketahui bahwa sebenarnya Jacob lahir tidak sempurna. Dia hanya terlahir dengan jantung, jantung yang dekat dengan tubuhku.” Jawab Jack memperlihatkan sebuah luka cacat yang berada di badan sebelah kanan.
“Ada apa dengan luka ini?” tanya Caca.
“Ini adalah luka pemisahaan jantungku dan jantung Jacob. Karena hal itu, aku memiliki kelainan dari yang lain yaitu memiliki jantung di sebelah kanan bukan di sebelah kiri oleh kebanyakkan orang.” Jawab Jack yang meraih tangan kiri Caca meletakkannya ke dada kanannya untuk memeriksa detak jantungnya.
“Kau benar. Dan ini lah luka akibat operasi pemisahan antara aku dan Jacob. Mungkin itu menjadi alasan utama mengapa altar ego dalam diriku itu adalah Jacob. Sedangkan John lahir dengan sempurna namun daya tahan tubuhnya lebih lemah di bandingkan denganku.” Jawab Jack.
“Apakah tubuhmu juga tidak lemah saat itu?” tanya Caca.
“Seperti yang kau lihat. Aku kuat bahkan saat aku sudah melaksanakan operasi pemisahan jantung itu. kami berdua hidup di incubator selama setahun penuh. Dengan ajaibnya kami baik-baik saja saat selama tiga bulan terakhir kami di satukan dalam incubator. Dokter sangat heran dengan kekekuatan fisik kami berdua saat kami di dalam incubator sama dan tidak terpisahkan itu dengan pesat membaik sehingga kami bisa keluar dari rumah sakit.” Jawab Jack.
“Jadi setelah itu, ibu Katie yang menjaga kalian?” tanya Caca.
“Tidak. Saat itu Katie hamil dua bulan sehingga tidak mungkin dirinya yang menjaga kami. Ayah kandungku yang membawa kami berdua ke barak. Tempat yang dipenuhi dengan suara tembakan dan meriam di sebuah hutan dan lapangan latihan di sebuah perbatasan.” Jawab Jack.
__ADS_1
“Jadi kalian sejak kecil sudah mendengar suara-suara yang tidak baik?” tanya Caca.
“Bukan seperti itu. Dengan begitu kami bisa kuat seperti ini.” Jawab Jack menunjukkan otot perutnya.
“Roti sobek kesukaanku.” Jawab Caca yang mencium perut Jack.
“Hahah jangan menggodaku mylotus.” Ucap Jack.
“Lagian kau tidak akan bisa melakukan itu dengan kondisiku saat ini.” Jawab Caca yang mencium kembali.
Jack membalasnya dengan mencium bibir Caca dan melanjutkan ceritanya.
“Oke hentikan. Lanjutkan ceritanya.” Jawab Caca.
“Lima tahun kami tumbuh di tempat itu. Kami sudah memegang pistol di umur satu tahun enam bulan. Dan bisa menggunakannya di umur lima tahun.” Jawab Jack.
“Jadi kalian belajar bagaimana caranya berperang?” tanya Caca.
“Tentu saja. Tapi saat itu ayah dekat dengan seorang wanita yang akhirnya akan menjaga kami berdua. Namun aku tidak menyetujuinya dan ikut dengan Andrew di markas lainnya. Ibu tiri kami hanya mengetahui bahwa Ayah hanya memiliki John seorang. Dan dia menyiksa John tanpa sepengetahuan ayah. Aku mengetahui itu ketika John bercerita denganku, sehingga aku menggantikan posisinya.” Jawab Jack.
“Lalu apa yang terjadi? Apakah John ketakutan dan kau mau menerima hal itu?” tanya Caca.
“Tentu saja John sedikit ketakutan tapi aku menggantikannya untuk membuktikan apakah pernyataan itu benar atau tidak. Dan aku membuat bukti jika perkataan John benar untuk memberikan kepada ayah. Aku berpura-pura diam saat di kurung kedalam sebuah ruang gelap bawah tanah yang ada di rumah kami selama seharian tanpa makan dan minum.”
“Aku memasang kamera pada saat itu sebagai bukti. Saat aku mendapatkannya, aku memberikannay kepada Ayah. Oleh karena itu, ayah langsung menceraikan istrinya alias ibu tiri kami. Aku berhasil menyelamatkan John. Setelah kejadian itu Ayah tidak pernah menikah lagi hingga ia meninggal di usia
kmai tujuh tahun.”
__ADS_1
“Saat kejadian itu juga, Katie meminta John untuk ikut bersama dengannya. Aku lebih memilih ikut dengan Andrew di lautan untuk belajar berenang. Dan John mau mengikuti Katie. Oleh karena itulah, John sudah dekat dengan anak Katie dan Andrew hingga mereka melahirkan Kenzo dan Bella. Sedangkan aku sibuk melatih diri dengan berbagai bela diri hingga bertemu denganmu di Jepang saat umur tujuh tahun itu.” Jawab Jack tersenyum dan melihat Caca yang sudah tertidur dalam pangkuannya.
“Hmmm malam yang panjang untuk bercerita panjang tentangku hingga dia tertidur saat aku belum menyelesaikan ceritanya.” Jawab Jack mengelus kepala Caca kemudian mengubah posisi tidur Caca dengan benar dan ikut membarikan dirinya untuk istirahat.