
Meriska menjadi malu dan menghentikan mulutnya berbicara. Dan memeluk Caca lagi untuk menghentikan tatapan orang lain yang sedang memperhatikannya.
“Apa yang harus aku lakukan.” Jawab Meriska membisikkan Caca.
“Hentikan ocehanmu saja dan bersikap normal seperti biasanya.” Jawab Caca.
“Maaf Caca aku terlalu senang. Sebentar lagi aku akan menjadi Cici untuk keponakanku.” Jawab Meriska.
“Tidak apa-apa. Jadi bagaimana perjalanmu kemari? Apakah kau senang di jemput oleh pangeranmu?” tanya Caca yang gentian menggoda Meriska.
“Caca hentikan itu memelukan di dengar semua orang.” Jawab Caca.
“Jadi ini adalah calon dari Deni? Wah, anak ibu semuanya sudah memiliki calonnya masing-masing. Aku fikir kalian tidak akan pernah menemukan wanita yang cocok dan menerima kalian.” Jawab Katie yang tertawa.
“Ibu perkenalkan dia Meriska, calon Deni.” Jawab Caca.
“Sahabatmu yang pernah bu lihat di acara pernikahanmu.” Jawab Katie.
“Iya ibu. Sebenarnya mereka sudah pernah bertemu disini saat Meriska ingin mengunjungiku. Dan Ibu tau? Pertemuan mereka seperti seorang pangeran yang sedang menyelamatkan putri.” Jawab Caca tertawa dan membuat Meriska dan juga Deni tersipu malu.
“Bagaimana cerita detailnya?” tanya Katie.
“Deni menyelamatkan Meriska dari jambret dan juga menyelamatkan Meriska semalam dari tindakan asusila pereman.” Jawab Cac.
“Jadi kau sudah mengetahui kejadian tadi malam?” tanya Deni dan Meriska bersamaan kemudian melihat Bagas.
“Aku tidak tahan menyimpan kebenaran kepada Kakakku.” Jawab Bagas yang langsung dekat dengan Jack agar mereka tidak berani.
“Abang ipar. Selamatkan aku dari mereka berdua.” Jawab Bagas yang memeluk Jack.
“Hentikan pelukkanmu. Aku akan menghalangi mereka. Tenang saja.” Jawab Jack yang tidak suka di sentuh orang lainnya namun tetap baik kepada Bagas.
__ADS_1
“Kau benar-benar anak daddy. Kau menyelamatkan wanita cantik dengan sangat baik.” Jawab Andrew.
“Beginikah keluarga Sandreas. Aku dengar dari informasi bahwa mereka sangatlah tidak harmonis dan tidak dekat satu sama lain. Namun, apa yang saat ini aku lihat malah sebaliknya.” Ucap Lauren dalam hatinya.
“Untuk pertama kalinya aku melihat kalian semua sedang bergurau dan tertawa bersama.” Jawab Jimmy yang baru saja tiba di ruang tamu dari kamarnya.
“Wah calon pengantin pria sudah siap-siap saja.” Jawab Katie yang melihat Jimmy sudah mempangkas rambutnya menjadi pendek dan rapi.
“Terimakasih Caca, setelah kau hadir di mansion dan berada di antara keluarga ini. Semuanya berubah menjadi 180°. Kau menjadi cahaya untuk kami semua dan menjadi warna untuk kami.” Jawab Jimmy yang mengkatakan kebenarnya.
“Kau benar sayang. Kita tidak pernah sekalipun bisa berkumpul seperti ini dan tertawa bersama.” Jawab Katie.
“Iya, kami beruntung memiliki kamu.” Jawab Andrew.
“Jack memilih pendamping yang memang pantas.” Jawab Max.
“Kakak ipar memang paling top.” Jawab Deni.
“Pilihan kami.” Jawab Bella.
“Kalian terlalu menyanjung dengan tinggi. Aku jadi malu.” Jawab Caca yang tidak bisa menyangkal pernyataan mereka.
Meriska dan Lauren yang masih menjadi bagian orang luar meresa apa yang dikatakan oleh mereka adalah kenyataan. Apalagi Lauren sudah mengetahui bagaimana keluarga Sandreas yang sebenarnya. Karena pernyataan yang dilihatnya itu kebenaran yang nyata dan sesuai dengan informasi yang didapatkannya.
“Ternyata karena wanita ini mereka semua berubah menjadi lebih hangat. Apakah dia adalah seseorang yang selama ini sudah di incar oleh semua orang? Diakah bos dari mereka semua?” tanya Lauren dalam hatinya yang memperhatikan Jack.
“Semua itu adalah kenyataan mylotus. Kami mengucapkan terimakasih kepadmu.” Jawab Jack yang tersenyum.
“Bagaimana jika sekarang kita bersiap-siap untuk pergi ke acara Jimmy karena tiga jam lagi akan dimulai.” Jawab Caca yang mengahlikan pembicaraan.
“Baiklah. Selly, Son antarkan semua tamu ke kamar mereka untuk bersiap. Ayo mylotus, Kenzo dan Bella.” Ucap Jack yang berdiri mengajak Caca untuk ke kamar dan bersiap.
__ADS_1
Semua orang bersiap-siap untuk menghadiri acara pernikahan Jimmy dan Siska. Mereka pergi bersama-sama dengan rombongan beberapa mobil menuju acara. Semua tamu sudah datang saat keluarga Sandreas tiba. Siska dan keluarganya sudah berada di restoran sejak tadi.
Semua persiapan sudah di siapkan. Jimmy mengucapkan ikrar janji pernikahan dihadapan semua orang hingga kata sah terucap dari para tamu. Akhirnya mereka berdua sudah menjadi suami istri yang sah. Acara selanjutnya pun dimulai dipandu oleh MC dalam acara tersebut.
Pengantin berdiri satu sama lain untuk memakai cincin pernikah dengan penggiring cincin oleh Bagas. Bagas berjalan membawa sepasang cincin untuk dipakai oleh kedua pengantin. Jimmy memasangkan cincin ke jari manis Siska lalu di lanjut dengan Siska yang memberikan cincin ke jari manis Jimmy. Semua tamu dan saudara memberikan tepuk tangan yang meriah.
Nenek dan Kakek Siska sudah bersalaman dan mengenal semua keluarga Jimmy di acara itu. Meriska menjadi translator pembicaraan silahturahmi mereka antara kedua keluarga. Sedangkan Caca di pernitahkan Jack untuk tidak terus menerus berdiri. Caca hanya disuruh untuk duduk diam dan menyaksikan semua acara.
Jack, Bella dan Kenzo benar-benar menjaga Caca di pesta itu. Mereka berada di meja yang sama dan selalu menemani Caca. Napsu makan Caca dimulai dari acara pernikahan Jimmy dan Siska. Caca melihat beberapa makanan yang sudah berjajar di meja dengan sangat menggoda selerahnya.
Caca yang ingin berdiri mengambil beberapa kue yang dilihatnya lezat itu di hentikan oleh Jack. Jack yang mengetahui hal itu langsung berjalan menuju meja untuk mengambil beberapa yang diinginkan oleh Caca di bantu oleh Bella. Sedangkan Kenzo di perintahkan untuk tetap mengawasi Caca.
“Aku benar-benar seperti pasien atau sebagai tahanan.” Jawab Caca yang menerima perlakuan itu.
“Tentu saja sebagai nyoya Jack Sandreas. Lihat apa yang hubby ambilkan untukmu dan anak-anak juga sangat menyayangimu.” Jawab Jack.
“Hahaha, terimakasih hubby, anak-anak bunda yang paling bunda sayangi.” Jawab Caca.
“Makanalah bunda. Jangan sungkan-sungkan.” Jawab Kenzo.
Caca mulai memakan beberapa potong dengan cepat dan membuat mereka yang melihat sangat heran.
“Pelan-pelan saja, jangan terburu-buru. Tidak ada yang akan mengambilnya darimu.” Jawab Jack.
Caca tersenyum dan merasa malu menjadi pelan-pelan. Jack mengelap mulut Caca denga tisu karena ada makanan yang tertinggal di sudut bibirnya. Kenzo berjalan mengambil minum untuk Caca. Mereka bertiga bekerjasama untuk merawat dan terus memperhatikan Caca dengan sangat teliti.
Acara pernikahan Jimmy dan Siska berjalan dengan lancar. Diawali dengan ikrar pernikahan hingga acara dansa dan menikmati hidangan. Tamu yang datang hanya beberapa saja karena Jimmy dan Siska tidak ingin terlalu banyak tamu yang hadir. Untuk menghindari beberapa masalah akan terjadi. Namun, walaupun sudah sangat hati-hati ternyata ada dua iblis wanita yang hadir saat itu dan mereka mengenali Lauren yang sangat dekat dengan Billy saat itu.
Author juga mau info sedikit kemungkinan dua hari gak up karena sibuk mau wisuda😂. Tapi di usahakan up palingan cuman 1 bab aja. Doakan lancar hari rabu jadwal yudisium dan kamis jadwal wisuda🙏🙏🙏❤️❤️❤️.
Mohon maaf ya readers.
__ADS_1
Doakan author terus menyempatkan waktu untuk up🙏🙏🙏