I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Paket Luar Negeri


__ADS_3

Beberapa hari tinggal di mansion Jack, Bagas sudah hampir mengelilingi semua sudut kota dan jalanan bersama dengan Deni, Kenzo dan Bella. Dia benar-benar puas liburan kali ini. Benar-benar sebuah keberuntungan mendapatkan kakak ipar milioner. Semuanya bisa ia rasakan selama hidupnya.


Mereka mendatangi berbagai pusat perbelanjaan, kuliner makanan dan juga tempat liburan. Bagas benar-benar puas, apalagi di temani dengan Kenzo dan Bella bersama dengannya. Deni dan Bagas sudah seperti ayah tunggal yang membawa masing-masing satu orang anak di setiap perjalananya.


Kali ini mereka baru saja tiba di mansion dari sebuah taman bermain yang di miliki oleh perusahaan Sandreas. Mereka semua sangat lelah sehingga sampai langsung menyandarkan tubuhnya di ruang tamu.


“Ini benar-benar sangat menyenangkan Abang Deni. Seperti mimpi liburan tahun ini.” Ucap Bagas.


“Keberuntungan mendapatkan abang ipar kaya raya.” Jawab Deni.


“Kami juga sangat senang bermain dengan paman Bagas. Kami bisa menikmati semua wahana yang ada, karena selama ini hanya beberapa wahana favorite saja yang kami masukki.” Jawab Bella.


“Ada paket dari Seoul dan Jepang.” Jawab Selly yang memberitahu mereka.


“Jepang?”tanya Kenzo.


“Seoul?” tanya Bella.


“Mungkin itu oleh-oleh mereka dan soal yang dari Jepang mungkin janji abang Brian.” Jawab Bagas yang berfikir.


“Benarkah?” tanya Deni.


“Ayo kita segera membukanya.” Jawab Bella yang gembira.


Lelah mereka terobati untuk membuka paket apa yang sedang menghampiri mereka. Selly memerintahkan pelayan untuk mengambilnya ke ruangan tamu.


“Kita buka,” ucap Bella.


Mereka pertama kali membuka paket dari Jack dan Caca yaitu paket yang berasal dari Seoul itu. Bella adalah orang yang paling semangat mmbuka semua paket itu di antara Kenzo, Deni dan Bagas. Dia yang menjadi orang pertama yang membuka bungkusan besar itu.


Isi dari paket itu adalah mainan berupa boneka dan robot-robatan untu Kenzo dan Bella.Beberapa pasang baju musim dingin untuk Kenzo dan Bella. Beberapa pakaian untuk Bagas dan Deni. Dan beberapa barang lainnya untuk semua sahabat sekalgus keluarga Jack itu.


Mereka juga membungkuskan sebuah makanan yang sudah di bungkus rapi. Beberapa masakan korea yang terkenal, tidak terkecuali Kimchi.


“Bunda memang yang terbaik.” Ucap Bella yang memegang gaunnya dan di letakkan di depan badannya.


“Aku juga menyukainnya.” Jawab Kenzo yang memegang robotan keluaran terbaru itu.

__ADS_1


“Aku juga di ingat mereka?” tanya Deni yang memegang baju


musim dingin itu.


“Kakak memang yang terbaik.” Jawab Bagas yang juga melakukan hal yang sama dengan memegang bajunya.


Semua paket itu memiliki namanya untuk siapa. Karena di bungkus dengan kotak juga setelah di bungkus dengan plastic hitam dan perekat. Semua itu adalah pekerjaan Caca yang di bantu oleh Jack ketika malam hari.


“Lalu dengan paket yang satu lagi?” tanya Kenzo yang sebenarnya penasaran dengan pemberian Brian.


Sesuai dengan kesepakatan Kenzo, bahwa dirinya akan mengucapkan terimakasih kepadanya saat melihat paket pemberiannya. Untuk membuka paket dari Brian, Kenzo yang sangat bersemangat.


“Kenapa sangat berat?” tanya Kenzo.


“Pelan-pelan lah membukanya.” Ucap Deni yang membantunya.


Setelah mereka membukannya bersama ternyata sebuah hadia perlengkapan progaming atau khusus peralatan seorang computer. Bisa digunakan untuk progaming atau gamers. Satu set bangku yang dirancang khusus untuk ukuran duduk Kenzo yang akan memberikan efek nyaman jika berlamaan di depan computer.


Satu set computer dan perelengkapan lainnya dengan kecanggihan nomor satu di jepang. Dan merupakan produk terbaru. Sedangkan Bella mendapatakan sebuah kacamata  imajinasi yang dapat memberikan kehidupan virtual permainan anak perempuan. Dan kacamata itu merupakan keluaran terbaru juga.


“Kenapa?” tanya Bagas yang tidak paham dengan hal itu.


Brian hanya mengaggap itu hanya sebuah computer dengan CPU dan peralatan biasa. Dan kursi biasa, kacamata biasa. Tapi ternyata itu adalah semua alat tercanggih yang hanya di miliki beberapa orang saja di dunia ini.


“Dia benar-benar tidak mengkecewakan ekspetasiku.” Jawab Kenzo.


“Ada apa si dengan barang-barang ini?” tanya Bagas sekali lagi.


“Saat ini hanya ada tujuh orang yang memiliki semua ini. Dari sumber yang aku ketahui bahwa perusahaan itu hanya membuat sepuluh set. Dan aku juga memesannya namun kehabisan. Tapi aku tidak menyangka bahwa aku mendapatkannya dari paman Brian.” Jawab Kenzo.


“Tentu saja. Apakah kau tidak mengetahui bahwa dia adalah pemilik perusahaan yang membuat ini?” tanya Deni.


“Benarkah?” tanya Kenzo yang belum ada kesempatan untuk mencari informasi lebih dalam tentang Brian.


“Apakah sehebat itu Kakak Brian?” tanya Bagas.


“Tentu saja. Apakah kau sudah mengetahui identitas dia? Dia adalah seorang mafia sesuai dengan perkataan kami. Tapi dia juga merupakan pemuda terkaya di Asia.” Jawab Deni.

__ADS_1


“Jadi aku juga memiliki seorang keluarga yang kaya seperti kakak ipar?” tanya Bagas yang baru saja mengetahuinya.


“Iya. Bagaimana mungkin kau tidak mengetahui ini?” tanya Deni.


Kenzo dan Bella sibuk ingin mencoba hadiah mereka, jadi mereka meninggalkan Deni dan Bagas yang berada di ruang tamu. Mereka membawa hadiah mereka ke dalam ruang belajar dengan meminta bantuan pelayan. Kenzo langsung menyuruh pelayan untuk memasang semua peralatan itu agar bisa dia gunakan secepatnya.


“Aku sudah katakana bahwa kami sudah tidak pernah bertemu setelah kejadian adik dan ibunya meninggal. Bahkan aku tidak ingat pertama kali bertemu dengannya, baru kemarin itulah aku bertemu dengannya secara langsung.” Jawab Bagas.


“Jadi bagaimana kalian bisa berkomunikasi selama ini?” tanya Deni.


“Beberapa tahun ini mereka menghubungi kami, jadi kami hanya berkomunikasi lewat videocall saja.” Jawab Bagas.


“Pantas saja.” Jawab Deni.


“Begitulah. Tapi aku benar-benar tidak menyangka akan semua itu.” Jawab Bagas.


“Ini apa?” tanya Deni mendapatkan sebuah map cokelat yang tertulis untuk Billy Sandreas.


Mereka berdua yang penasaran akan map cokelat yang di dapatkan dari paket Jepang itu, mereka membukannya. Ternyata isinya adalah informasi yang di dapat oleh Brian tentang symbol dan informasi mengenai Jeni.


“Ada apa?” tanya Bagas.


“Ini adalah informasi yang kemarin kami inginkan dari perantaranmu.” Jawab Deni.


“Aku ingin lihat?” tanya Bagas.


Mereka yang melihat hal itu langsung memphotonya dan mengirimkan hal ini kepada Billy. Dan saat itu Kenzo tiba-tiba datang setelah mencoba hadiahnya..


“Paman Bagas , bisa hubungin paman Brian. Sesuai dengan janjiku aku ingin mengucapkan terimakasih kepadanya dan mengakui dirinya.” Jawab Kenzo dengan tegas.


Deni menghubungi Billy dan Bagas menelpon Brian sesuai dengan permintaan Kenzo.


“Ada apa Bagas?” tanya Brian yang sudah terhubung ke saluran ponsel.


“Paman ini aku Kenzo. Paketnya sudah aku terima dan aku menyukainya. Aku tidak menyangka bahwa kau adalah orang yang merancang itu dalam perusahaanmu. Jadi aku mengakui dirimu dan aku ucapkan terimakasih.” Jawab Kenzo.


“Hahahha. Baguslah jika kau menyukainya.” Jawab Bagas.

__ADS_1


__ADS_2