I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Kedatangan Brian dan Lauren


__ADS_3

Suasana di dalam kamar Akira semakin memanas. Aura kemarahan yang di pancarkan oleh Jack, Jimmy, Billy, Deni dan Max membuat atmosfer yang ada di dalamnya benar-benar dalam keadaan yang panas dingin. Terutama orang yang disiksa mereka. Tembakan yang di buat oleh Jack pada kedua tangan Jenni di obati kembali oleh Max.


“Tenang saja, aku akan mengobati putrimu.” Ucap Max yang tersenyum membuka kotak p3k untuk mengobati Jenni.


“Ini adik tercintamu sekaligus ibu Jenni!” Jack mengeluarkan photo Jessi dengan melemparkan beberapa lembar ke hadapan Akira dan Jenni.


“Dan ini semua adalah orang yang sudah dibunuh oleh adik tercintamu dengan bantuanmu.” Jawab Jack yang melakukan hal yang sama melemparkan semua korban yang sudah dibunuh oleh Jessi.


“Kau yang telah membunuh ibu Jack,” ucap Deni mengambil photo di lantai dan menunjukkan photo Amanda pada Akira.


“Kau yang membunuh ayah kami,” ucap Billy melakukan hal yang sama seperti Deni.


“Dan kau wanita iblis, membunuh sahabatku sekaligus saudaraku.” Jimmy menunjukan photo John dengan istrinya.


“Apakah kami butuh alasan lagi untuk tidak membalaskan dendam kami?” tanya Jack bali kepada Akira.


“Jadi kalian semua adalah keluarga? Dan kalian adalah 5 orang pembunuh legendaris yang di sebut sebagai wanted dragon black?” tanya Akira.


“Usia tuamu ternyata encer. Aku tidak akan membuat putrimu dengan mudah kehilangan darah dan mati. Kami masih ingin bermain beberapa menit lagi.” Jawab Max yang sudah selesai menghentikan pendarahan yang dikeluarkan pada luka Jenni.


Max mengeluarkan peluru yang tertancap di tangan Jenni lalu menjahitnya tanpa bius. Menjahit luka pada Jenni tanpa obat bius juga. Jeritan yang dikeluarkan oleh Jenni untuk menahan rasa sakit menjadi irama music yang mengiringi mereka bercerita tentang siapa saja yang dibunuh oleh Akira, Jenni dan Jessi.


Di luar pintu, ada seseorang yang sedang mengintip apa yang terjadi. Orang yang sedang bersembunyi itu adalah Henry dan bawahannya. Mereka baru saja tiba menggunakan helicopter. Namun melihat keadaan yang sangat mencurigakan, Henry dan kaki tangannya pergi langsung untuk mengecek apa yang terjadi. Tidak di sangka Henry melihat hal itu, untuk mencari bantuan juga tidak bisa. Hanya tinggal mereka yang bisa menyelamatkan Jenni dan Akira.

__ADS_1


“Ambil pistol dengan peluru jarum obat bius.” Ucap Henry kepada bawahannya.


Dia mengambilkannya dan mereka berdua berinisiatif untuk melakukan penyerangan kembali kepada Dragon Black. Henry dan bawahannya berjumlah empat orang. Mereka bersiap-siap untuk melakukan pembalasan dengan membidik musuh masing-masing satu. Dan mereka berhasil menancapkan obat bius itu kepada Jack, Billy, Max, Jimmy dan Deni.


Waktu dengan singkat membalikkan keadaan, mereka tidak sadarkan diri dalam waktu singkat karena obat itu. Tapi Max, dengan cepat mensuntikkan dirinya denga obat yang sudah dia persiapkan. Obat ini akan melawan obat bius tersebut dan waktu bekerjannya membutuhkan waktu lima menit saja untuk membalikkan keadaan. Mereka berlima dengan mudah di lumpuhkan dengan cepat. Semua tidak di perkirakan oleh mereka.


Henry membuka ikatan pada Akira dan Jenni. Henry memerintah bawahannya untuk mengikat semua orang dan membawa Jenni pergi ke rumah sakit. Tapi tidak di sangka, Jenni dan bawahannya yang berada di helicopter di tembak mati Lauren. Lauren dan Brian datang pada waktu yang tepat. Setelah membunuh itu, mereka pergi mencari keberadaan Akira. Brian dan Lauren datang untuk membalaskan dendam kepada Akira. Mereka menginginkan nyawa Akira sudah sejak awal.


Saat mereka sampai, Henry membawa Akira ke dalam  kamar Jenni karena keadaan yang tidak terlalu parah seperti Jenni. Henry masih bisa mengobati apa yang sudah terjadi pada Akira. Saat Brian dan Lauren datang di kamar Akira melihat keadaan mereka yang tidak berdaya. Namun, saat itu Max sudah sadar.


“Apa yang kalian lakukan disini?” tanya Max.


“Kenapa kalian bisa seperti ini?” tanya Brian.


“Billy bangunlah!” tanya Lauren yang mengangkat kepala Billy untuk menyadarkannya.


Dengan cepat Lauren mengambilnya dan mensuntikkan kepada Billy. Brian dan bawahnnya membantu untuk mensuntikkan kepada Deni dan Jimmy sedangkan Max mensuntikkan kepada Jack.


“Dimana Akira?” tanya Brian.


“Mungkin dia sudah melarikan diri.” Jawab Max.


“Tidak, kami hanya melihat anaknnya saja yang keluar dan ingin menaiki helicopter di luar.” Jawab Brian.

__ADS_1


“Kenapa kalian ada disini?” tanya Max sekali lagi.


“Tidak ada waktu untuk menjelaskannya. Lebih baik sekarang mencari keberadaan Akira.” Jawab Brian.


“Kalian cari saja di sekitar kapal, mungkin masih ada. Aku akan menunggu mereka sadar untuk menyusul kalian.”


“Baiklah, ayo Lauren!” panggil Brian.


“Baik abang.” Jawab Lauren yang sebenarnya tidak tega untuk meninggalkan Billy yang belum sadar.


Mereka mengelilingi kapal namun tidak menemukan keberadaan Akira dan Henry. Ternyata mereka ada di kamar Jenni dengan lokasi yang berada lantai paling atas kapal. Di bawah kamar Akira, yang seharusnya bisa langsung ke atas. Suara tembakan membangunkan Jack dan lainnya. Mereka langsung pergi untuk mencari keberadaan asal suara tembakan.


Brian dan yang lainya berpisah untuk mencari keberadaan Akira. Brian yang mengetahui keberadaan Akira langsung masuk kedalam kamar itu dan menodongkan pistolnya ke arah Akira. Brian tidak mengetahui bahwa saat itu ada Henry, sehingga tembakan hampir saja berbidik pada jantung Brian. Saat itu ternyata Brian tertusuk perutnya oleh Akira saat mengelakkan peluru Henry.


Brian terjatuh, Jack datang dengan menembakkan pistolnya ke arah kepala Henry dan berlari ke arah Brian. Max dan Billy menembakkan ke arah  Henry yang ingin menembakkan kembali ke arah Jack. Jack menyelamatkan Brian yang ingin di tusuk jantungnya oleh Akira. Jack yang mendapatkan tusukkan itu di arah dada kiri Jack. Dengan cepat Brian mengangkat pistolnya lagi ke arah Akira.


“Abang!” panggil Lauren kepada Brian.


“Jack!” panggil Billy, Max, Deni dan Jimmy.


“Aku tidak apa-apa, tapi bereskan mayat mereka.” Ucap Jack.


“Aku tau maksudmu.” Jawab Max yang memangku tubuh Jack.

__ADS_1


Mereka langsung membawa Brian dan Jack kedalam helicopter. Yang ikut didalam itu hanya Max, Lauren , Brian dan Billy yang membawa helicopter itu. Mereka lebih mementingkan keselamatan Jack dan Brian daripada ingin tau alasan kedatangan Brian dan Lauren, terutama Billy. Sedangkan Jimmy dan Deni masih di dalam kapal. Sesuai perintah Jack, mereka mencincang tubuh Akira dan Henry kemudian membuang potongannya kedalam lautan agar dimakan ikan hiu.


Billy membawa ke rumah sakit miliki Sandreas yang berada di negara itu juga agar tidak menimbulkan kecurigaan. Max langsung turun tangan untuk mengobati Jack dan Brian di tangani oleh bawahan Max yang sudah di percayai di rumah sakit itu. Mereka melakukan operasi kecil untuk mencabut pisau yang menancap pada tubuh mereka berdua.


__ADS_2