I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Penjelasan dan Strategi


__ADS_3

Semua kejadian malam itu membuka sebuah ingatan yang selama ini sudah Caca lupakan. Ada perasaan bahagia di dalam hati Caca dan juga Jacob. Malam itu Jacob tetap memeluk Caca hingga Caca tertidur. Sementara orang-orang yang menjenguk Caca masih berkumpul di ruang tamu dan bingun apa yang sebenarnya terjadi.


“Aku tinggal sebentar,” ucap Jacob lalu mencium kening Caca yang sedang tertidur.


Jacob keluar dari kamarnya menuju ruang tamu lantai dasar untuk menjelaskan semua yng sudah terjadi. Karena dia mengetahui bahwa mereka semua sedang memiliki banyak pertanyaan.


“Aku akan jelaskan semua yang kali ingin ketahui.” Ucap Jacob yang tiba-tiba muncul di ruang tamu itu.


“Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Andrew.


“Ayah masih ingat dengan kejadian delapan belas tahun yang lalu saat ayah ke Jepang dan tersesat ada seorang anak laki-laki yang menunjukkan arah kepadamu?” tanya Jacob pada Joko.


“Siapa yang kau maksud Ayah?” tanya Andrew.


“Aku. Iya aku masih ingat.” Jawab Joko yang menjawab pertanyaan Jacob dan juga Andrew.


“Maksdumu ketika kita kerumah Budi mas?” tanya Aisyah.


Joko menganggukkan kepalanya.


“Aku adalah laki-laki itu.” Jawab Jacob.


“Lalu hubungannya apa dengan kejadian hari ini?” tanya Andrew.


“Ingat tentang kejadian kau menemukan di sebuah rumah seperti vila kecil di tengah hutan ketika aku di Jepang?” tanya Jacob lagi.


“Iya aku sangat ingat kejadian itu.” Jawab Andrew.


“Perempuan yang selalu aku pertanyakan ketika kejadian itu adalah Caca. Caca adalah wanita yang selama ini aku cari dan karena dirikulah Caca mengalami semua ini.” Ucap Jacob.


“Maksudmu tentang traumanya? Dan kejadian hari hampir sama dengan kejadian delaan belas tahun?” tanya Joko.


“Iya Ayah, maaf jika aku meninggalkan dia di sana sendirian. Saat itu …………. Aku tidak ingat apa-apa lagi bahkan setelah aku sadar dari rumah sakit. Kalian pasti mengetahui bahwa aku adalah Jacob bukan John.” Ucap Jacob menceritakan masa lalu dengan singkat.


“Apa yang sebenarnya terjadi saat itu? Kenapa Caca bisa bersama mu dan kenapa kau harus membunuh mereka semua, bukankah kau saat itu masih anak kecil yang tidak mungkin membunuh mereka semua?” tanya Joko dengan terkejut.


“Jadi kau yang membunuhnya?” tanya Andrew yang juga terkejut.

__ADS_1


“John di culik oleh Jessi dan aku menggantikkannya. Saat aku tiba di rumah kecil seperti vila di tengah hutan itu aku sudah bertemu dengan Caca. Caca mengatakan dirinya tidak sengaja tiba bersembunyi di sana karena sedang bermain dengan sepupunya. Jika tidak salah nama sepupunya adalah Brian.


“Jadi itulah yang terjadi selama ini, dan selama ini Caca tidak memberitahukan kami.” Jawab Joko.


“Dia melakukannya untuk melindungiku dari polisi. Dan aku membunuh mereka untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan Caca dari mereka.” Jawab Jacob.


“Lalu bagaimana dengan keadaannya sekarang?” tanya Aisyah yang khawatir lagi.


“Dia tidak apa-apa, bunda jangan khawatir. Baik aku maupun Jack, kami sama-sama akan melindungi Caca mulai sekarang. Terimakasih ayah saat itu datang untuk menyelamatkan Caca dan sekali lagi aku mohon maaf karena meninggalkan Caca di sana.” jawab Jacob.


“Bukan kau yang salah, aku yang salah tidak


memeriksa Caca saat itu karena terlalu khawatir dengan mu” jawab Andrew.


“Sudahlah apa yang terjadi di masa lalu sudah terjadi sekarang aku berharap kau menepati janjimu.” Ucap Joko.


“Serahkan semuanya padaku, sekarang kalian


istirahatlah. Billy, Deni, Max dan Jimmy ikut aku ke ruang kerja.” Ucap Jacob.


Mereka semua yang berada di sana sangat heran dengan prilaku Jacob yang bisa selembut itu selama mereka mengenalnya. Dengan sifat Jacob yang tidak ingin banyak bicara dan tidak peduli dengan hal apapun membuat orang-orang yang memahaminya sangat terkejut.


“Aku mengumpulkan kalian untuk membuat strategi balas dendam.” Ucap Jacob.


“Ini baru Jacob yang aku kenal selama ini,” jawab Billy.


“Apa yang akan kita lakukan?” tanya Max.


“Informasi apa yang sudah kalian ketahui saat ini? Kita mulai dari petunjuk-petunjuk yang kalian dapatkan.


“Saat kita menyelamatkan Caca, Bagas mengatakan melihat seorang wanita berada di lokasi tersebut. Kemudian photo yang dia dapatkan sudah di kirim oleh Billy. Bagaimana dengan informasi wanita itu?” tanya Max.


“Aku sudah mendapatkannya saat ini kalian lihat ini,” ucap Billy yang menghidupkan layar intramerah di meja kerja Jack.


“CCTV yang aku perrlihat kan ini sama dengan wanita yang di photo Bagas. Sepertinya wanita inilah dalang dari semua ini.” Jawab Billy lagi.


“Tunggu!” ucap Jimmy.

__ADS_1


“Kenapa?” tanya Jacob.


“Sepertinya aku mengenalnya,” jawab Jimmy.


“Dia adalah Jeni anak pengusaha Jepang Akira Mattashi.” Jawab Billy yang memberikan informasi tentang wanita itu di layar monitor.


“Aku ingat, dia adalah wanita yang pernah mencintai John dan tergila-gila dengan John.” Jawab Jimmy.


“Apa?” tanya Jacob.


“Iya, detailnya dialah dulunya adalah sahabat istri John. Selama aku mengikuti usaha John di sini aku pernah berjumpa dengannya beberapa kali. Dan dia sangat agresif terhadap John.” Jawab Jimmy.


“Aku mulai mengerti saat ini. Jimmy, apakah wanita ini mengetahui bahwa John memiliki kembaran yaitu aku?” tanya Jacob.


“Sepertinya tidak, karena Jeni satu jurusan dengan istri John. Kalian juga sudah berpisah tempat sejah dulu, kau di markas sedangkan John selalu sekolah umum dan melihat dunia luar. Dan lagi kau tidak menyukai keramaian untuk bertemu dengan orang-orang bahkan perusahaan ini selalu aku yang menangani.” Jawab Jimmy.


“Seberapa cinta wanita itu terhadap John?” tanya Jacob.


“Entahlah, yang aku ketahui dia pernah datang ke perusahaan kita yang di Jepang saat John menggantikan mu. Dan seingatku John pernah berkata bahwa wanita itu pernah menjebaknya di hotel dan mengakibatkan kecemburuan terhadap istrinya saat masa kuliah. Dan saat itulah John dan istrinya memutuskan untuk pergi meninggalkan jejak darinya.” Jawab Jimmy.


“Kau tau kapan terakhir kalinya mereka bertemu?” tanya Jack.


“Sepertinya sebelum kejadian kebakaran itu.” jawab Jimmy.


“Maksudmu kecelakaan itu?” tanya Jacob.


“Iya, karena aku selalu mendamping John kemana-mana dan melihat dia bertemu dengan kami di Italia saat pertemuan seluruh rekan bisnis yang ada di berbagai negera saat itu.” Jawab Jimmy lagi.


Keadaan tiba-tiba hening, semua orang hanya


mendengarkan penjelasan Jimmy dan melihat ke arah Jacob.


“Aku sekarang mengerti.” Jawab Jacob.


“Maksudmu?” tanya Max.


“Kalian mulai besok cari informasi keberadaan wanita itu, dan kau Jimmy tarik semua investasi kita di perusahaan dia malam ini. Dan aku mau ada seseorang yang menyamar ke perusahaannya di Jepang.” Ucap Jacob.

__ADS_1


“Biar aku saja, karena aku juga akan ke sana.” Jawab Max.


“Kenapa kami harus melakukan itu? Aku masih belum mengerti?” tanya Deni yang angkat bicara padahal dari tadi hanya diam dan mendengarkan mereka.


__ADS_2