
“Wah kalian lihat itu? Bukankah itu si kembar?” tanya seorang guru.
“Iya, jadi itulah keluarga mereka?” tanya seorang guru lagi.
“Wah, pantas saja anak-anaknya bisa se tampan dan secantik itu ternyata bibitnya juga bagus.” Jawab seorang guru.
“Mereka baru pertama kali ikut event tahunan ini?” tanya seseorang guru yang pertama bertanya itu.
“Iya. Apakah mereka akan memberikan kejutan pada event di tahun ini?” tanya seseorang lagi.
“Si cerdas dari kelasku.” Jawab guru kelas Kenzo dan Bella.
“Oh ya. Dia dari kelasmu? Pantas saja.” Jawab mereka.
Semua orang yang menonton menikmati rode ketiga ini dengan sangat menegangkan karena persaingan antara keluarga Jack dengan salah satu keluarga yang sudah menang berturut-turut selama dua tahun terakhir belakangan. Guru-guru maupun orangtua murid yang sedang menonton sangat menikmati rode ketiga ini.
Akhir yang menegangkan telah berakhir dengan mendapatkan sang pemenang di tahun ini adalah keluarga Jack. Keluarga yang lainnya telah kalah dikarena jatuh, langkah yang di ambil mereka tidak seirama sehingga membuatnya terjatuh.
Semua penonton bersorak atas kemenangan Kenzo dan Bella. Kenzo dan Bella melirik seorang anak laki-laki yang tadi sedang menantang mereka. Kenzo memberikan senyuman liciknya terhadap anak laki-laki itu karena kemenangan.
“Bagaimana dengan kekuatan daddy?” tanya Jack kepada mereka.
“Terimakasih daddy,” ucap Bella.
“Sama-sama sayang.” Jawab Jack kemudian mengeluskan kepala Bella.
Mereka istirahat kembali sebelum melanjutkan ronde berikutnya untuk mendapatkan juara umum dari event hari ini.
“Baiklah. Kita telah mendapatkan sang juara dari setiap rondenya. Maka babak final akan segera di laksanakan. Untuk setiap juara pertama dari setiap ronde agar bersiap-siap.” Ucap MC kepada penonton.
“Kita juga harus memenangkannya.” Ucap Kenzo kepada Jack dengan memberikan kepalan tangannya.
“Oke.” Jawab Jack memberikan kepalannya.
Untuk ronde final ini di lakukan sebuah permainan menyambung. Di mana seorang anak dan ibunya membawa sebuah tongkat kayu batas yang sudah di tentukan. Dengan keadaan kaki di ikat seperti ronde awal. Di lanjut dengan sang ayah yang akan mengambil tongkat kayu ke finish. Begitulah cara tata tertibnya.
__ADS_1
Namun berhubung Kenzo dan Bell adalah keluarga maka Caca dengan Bella di awal permainan kemudian Kenzo dan Jack melanjutkannya. Dengan peraturan tata tertib Jack akan menggendong Kenzo hingga garis finish.
Semua tata tertib perlombaan sudah di jelaskan maka babak final akan di mulai. Semua orang bersiap untuk melaksanakannya. Semua posisi sudah di isi dengan orang-orang yang akan mengikuti perlombaanya. Caca dan Bella sudah di garis start, Kenzo dan Jack sudah di garis tengah untuk melanjutkan perjuangan hingga ke finish.
“Siap….” Bendera bercorak papan catur yaitu hitam putih di naikkan.
“Mulai…..” suara terompet menandakan perlombaan di mulai dan bendera mulai di naikkan.
Bukan hanya saja penonton yang bersorak untuk peserta, namun peserta yang mengikuti babak final itu juga menyemangati anak dan istrinya. Tidak terkecuali Jack dan Kenzo yang terus bersorak menyemangati Caca dan Bella.
“Princess daddy ayo!” ucap Jack.
“Bunda, ayo!” ucap Kenzo
Mereka berdua terus berteriak keras untuk menyemangati Caca dan Bella. Caca dan Bella dengan langkah yang sangat cepat dan kompak terus berjalan menuju ke arah Jack dan Kenzo yang sedang menunggu mereka. Saat ini Caca dan Bella berjarak sama dengan 3 pesaing lainnya. Dengan memegang tongkat kayu yang harus di berikan oleh peserta tim selanjutnya.
Caca dan Bella terus berusaha menambah kecepatan melangkahnya hingga semua peserta lainnya ketinggalan jarak dari mereka. Caca dan Bella sampai di tempat Kenzo dan Jack langsung memberikan tongkat kayu.
“Semangat daddy! Kak Ken!” ucap Bella.
“Serahkan kepada kami.” Jawab mereka berdua dengan posisi yang sudah siap berlari menuju garis finish.
Peserta lainnya ada yang jatuh karena tidak seirama langkahnya, ada yang kelelahan dan ada melanjutkan pertadingan sama seperti Kenzo dan Jack.
“Pemenangnya adalah keluarga Kenzo dan Bella.” Ucap sang MC.
Semua orang berteriak dengan sangat kencang dan bergembira. Terutama Caca dan Bella yang sangat bahagia karena berhasil memenangkan event perlombaan ini. Juara satu sudha di dapatkan. Kemudian juara dua, tiga dan seterusnya.
Semua peserta merasakan kemeriahan event ini. Mendapatkan kebahagian tersendiri dan kesedihan karena gagal memenangkan event ini. Namun mereka menerima hal seperti itu dan mendapatkan hikmah dari event ini untuk mendengkatkan diri dengan anak-anaknya masing-masing.
Keringat bercucuran dari wajah Jack yang menggendong Kenzo hingga ke garis finish dengan kaki panjangnya. Caca dan Bella berlari menuju tempat Kenzo dan Jack dengan membawa air mineral untuk mereka. Jack yang sudah terbiasa dengan hal seperti sehingga tidak tampak wajah yang kelelahan.
“Kalian berhasil.” Jawab Caca ketika sampai.
“Kakak ini untuk mu.” Ucap Bella.
__ADS_1
“Ini untuk mu,” ucap Caca.
“Terimakasih.” Jawab mereka.
“Sini!” ucap Caca yang mengeluarkan sapu tangannya dari saku bajunya.
Caca mendekati Jack dan mengeringkan keringat dengan sapu tanganya ke arah wajah Jack. Mereka saling tatapan dengan tersipu malu.
“So sweet banget mylotus. Sini lagi.” Ucap Jack yang menunjukkan lehernya juga berkeringat.
“Is dasar mesum. Apain sendiri saja.” Jawab Caca memberikan sapu tangannya ke tangan Jack.
“Aku lelah.” Ucap Jack dengan manja menyodorkan wajahnya yang ingin di keringkan lagi dengan sapu tangan Caca.
Caca mengambil botol minum yang masih di pegang tangan Jack lalu membuka tutup botolnya.
“Minumlah.” Ucap Caca yang memberikan botol minum yang sudah di buka tutupnya.
Mereka berempat duduk di tempat istirahat sambil minum air mineral. Caca memijat bahu Jack yang sudah mengendong Kenzo saat tadi pertandingan.
“Wow, istriku ternyata pandai memijat. Enak banget.” Ucap Jack yang merasa keenakan atas pijatan Caca.
“Apakah lelah?” tanya Caca.
“Tid… tentu. Di sini lagi.” Ucap Jack yang hampir keceplosan bahwa dirinya tidak kelelahan sambil menunjuk ke arah leher.
Jack yang tidak ingin memberitahu bahwa dirinya tidak lelah. Jack tetap ingin bermanja dengan Caca agar di perlakukan dengan baik olehnya. Setelah beberapa menit istirahat dari babak final, acara terakhir adalah pembagian hadiah bagi yang juara.
“Kepada juara harapan tiga jatuh kepada…. “ ucap sang MC.
“Kepada juara satu keluarga Kenzo dan Bella.” ucap sang terus membacakan yang mendapatkan juara dari harapan hingga juara satu maju ke podium.
Semua pemenang yang di panggil oleh MC berjalan menaiki podium yang sudah di sediakan. Anak-anak berserta orangtua naik ke podium untuk mendapatkan hadiahnya. Hadiah yang di dapat berupa uang dan hadiah lainnya.
Kepala sekolah dan ketua yayasan yang memberikan hadiah kepada para juara yang sudah memenangkan event ini.
__ADS_1
“Terimakasih kepada orangtua siswa yang telah meluangkan waktu dan usahannya untuk hadir mengikuti event tahunan ini. Semoga akan membawa dampak positif memberikan antara siswa dengan orangtua maupun antara orangtua siswa dengan para guru. Dan selamat untuk para pemenang.” Ucap MC di akhir acara..