I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Pertemuan Ke 3


__ADS_3

Senja matahari terbenam memberikan banyak kesan tersendiri dari sang penikmat. Sebuah awal yang baru atau sebuah akhir dari semua perjalanan. Senja yang membawa kisah sedih dan menawarkan kisah yang lebih baik di masa depan atau senja yang membawa segala kenangan indah yang ikut tenggelam bersama sang matahari kemudian membawa awal baru untuk membuat kenangan baru.


Sebuah pantai indah di italia itu terlihat memberikan suasana nyaman pada pengunjungnya. Desiran ombak yang tenang membasahi kedua kaki seorang yang berdiri di tepi pantai. Terlihat indah suasana senja tenggelamnya matahari dan akan munculnya bulan yang menandakan malam akan tiba.


Perempuan itu hanya seorang diri di tepi pantai yang memberikan suasana ketenangan. Tepi pantai yang hanya bisa di nikmati oleh beberapa orang saja yang memiliki asset villa di daerah itu. Villa orang-orang yang memiliki banyak uang dan kekuasaan.


Perempuan itu menggunakan pakaian pantai bercorak dedaunan berwarna hijau dan perpaduan warna putih. Perempuan itu adalah Lauren, seorang anak yang tidak di akui oleh ayah kandungnya sendiri. Anak dari seorang menteri keuangan yaitu Hanz.


Setelah mendengar kejadian saudaranya dan ayahnnya dirinya pergi berlibur di villa miliknya yang dekat dengan pantai untuk menenangkan dirinya.


“Masih ingatkah saat itu kalian ingin membunuhku di pantai ini dan kalian gagal?” Lauren yang berbicara sendiri di tepi pantai itu.


“Mungkin saja jika aku tidak bertemu dengan laki-laki itu aku tidak akan menjadi wanita kuat seperti ini.” Lauren yang mendudukkan dirinya dan membiarkan ombak membasahinnya sambil melihat senja lama-lama menghilang.


“Selamat tinggal ayah brengsek! Sekarang elo yang mati.” Teriak Lauren di pinggir pantai itu.


Lauren tertawa setelah berteriak dan berkata “Mati karena keserahakan elo selama ini. Selamat tinggal untuk selamanya ayah brengsek.”


Setelah melampiaskan segala amarahnya Lauren berdiri lalu berjalan menelusuri tepi pantai. Saat dirinya berjalan menelusuri pantai ia tersandung sesuatu dan terjatuh.


“Au,” ucap Lauren yang terjatuh.


“Siapa yang membangunkan tidurku?” tanya seseorang yang tertidur di bawah tumpukan pasir pantai.


Ternyata Lauren terjatuh karena tersandung oleh badan Billy yang sedang merendamkan dirinya di dalam pasir pantai. Pertemuan mereka yang tidak terduga-duga itu tanpa di sadari menjadi sebuah kebetulan.


“Kau!” ucap Lauren.


“Kau lagi?” ucap Billy bangkit keluar dari tumbukan pasir pantai.


“Kenapa kau bisa disini? Jangan bilang kau mengikutiku?” tanya Lauren.

__ADS_1


“Geer banget loe, elo yang ikutin gue kali.” Jawab Billy sambil membersihkan pasir pantai di tubuhnya.


“Enak aja loe bilang, elo yang ikutin gue.” Ucap Lauren tidak mau kalah.


“Elo!’ jawab Billy.


“Elo!” jawab Lauren.


Mereka terus menerus menuduh siapa yang mengikutin hingga akhirnya mereka berdua tertawa.


“Hahhahaha.”  Ucap mereka berdua setelah berhenti berdebat.


“Oke, katakan kenapa kau ada disini? Ini adalah pertemuan kita yang kedua.” tanya Lauren.


“Aku hanya ingin berlibur di villa ku sendiri setelah membereskan kecoak itu tapi kau salah, ini adalah pertemuan kita yang ke 3. Lalu kau?” jawab Billy.


“Membuang semua kenangan menyakitkan, mungkin sama seperti mu yang ingin berlibur. Pertemuan yang ketiga?” Jawab Lauren.


“Maksudmu?” tanya Lauren yang tidak mengetahui apa yang dikata oleh Billy.


“Kau pasti ingin melepaskan semua ikatanmu pada Bram kan?” tanya Billy.


“Kau mencari informasiku?” tanya Lauren balik.


“Iya aku mencari informasinya hingga aku mengetahui sebuah kebenaran yang tidak terduga.” Ucap Billy.


“Maksudnya?” tanya Lauren.


“Kau ingat saat kau masih remaja kau ingin menenggelamkan dirimu di pantai ini dan di selamatkan oleh seorang penyelam?” tanya Billy.


“Bagaimana kau mengetahui itu?” tanya Lauren.

__ADS_1


“Penyelam itu adalah aku. Akulah yang telah menyelamatkanmu dan juga yang telah mengirimu ke pantai asuahanku dulu kemudian memberikan sejumlah bantuan tanpa sepengetahuanmu.”


“Kau? Jadi kau yang sudah menyelamatkan aku malam itu dan kau juga yang telah menyuruh ibu panti asuhan untuk melatihku?” tanya Lauren.


“Iya itu aku. aku tidak menyangka bahwa orang yang aku tolong mengambil pilihan itu dan menjadi hebat saat ini.” Ucap Billy.


“Kenapa saat itu kau menolongku?” tanya Lauren.


“Aku mendengar semua ocehanmu di tengah laut itu. Apakah saat ini kau juga menggunakan sampan untuk ke tengah laut dan mengomel di sana?” Jawab Billy sambil bertanya bergurau.


“Tentu saja aku tidak ke tengah laut, tunggu apa yang kau katakana tadi sebelum itu? Kau mengetahui semua ocehanku?” tanya Lauren yang terkejut.


“Mungkin semuannya atau tidak semuannya. Hahaha, sudahlah kau juga sudah memilih jalanmu sendiri hingga kau berhasil seperti ini.” Jawab Billy.


“Mungkin saat itu jika kau tidak menyelamatku dari tindakkan bodoh ku aku tidak akan melihat kejadian hari ini. Dan bahkan jika aku tidak menerima uang 1juta dollarmu itu aku tidak akan menjadi seperti ini.” Jawab Lauren.


“Semuanya adalah pilihanmu sendiri. Aku hanya ingin membantumu saat itu, karena saat itu aku pernah mengalami hal yang sama. Tapi sudahlah jangan di bahas, yang terpenting kau sudah baik-baik saja.” Ucap Billy.


Mereka berdua duduk di tepi pantai dengan saling mengobrol masa lalu yang terjadi pada mereka sambil menikmati suasana pantai menjelang malam itu.


***Flashback 8tahun yang lalu****


Tengah malam yang sepi di tengah laut dengan ombak yang santai dan angin berhembus. Seorang perempuan yang mendayungkan sampannya sambil menangis di tengah laut itu.


“Tuhan kenapa kau memberikan kehidupan seperti ini kepadaku? Seorang ayah yang tidak menginginkan anaknya dan hanya ingin harta istrinya. Setelah dia mendapatkan itu aku dan ibu keluar dari rumah kami sendiri. Dan yang sangat parahnnya kau mengambil ibuku. Satu-staunya orang yang aku miliki di dunia ini.”


“Kenapa tuhan? Kenapa kau begitu kejam padaku.” Teriak Lauren di tengah laut itu.


“Aku harus bagaimana lagi? Aku harus hidup seperti apalagi setelah semua ini tuhan. Buat apa aku hidup, untuk apa? Lebih baik aku mati di tengah laut ini dan di makan ikan hiu, dengan begitu aku bisa bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya karena jika aku mati tidak aka nada satu manusiapun yang akan kehilangan diriku.” Ucap nya.


 Kemudian Lauren loncat kedalam laut itu untuk menenggelamkan dirinya. Dan saat itu Billy berada 10meter dari sampan Lauren mendengar semua ocehannya. Saat itu Billy sedang memakai seragam penyelam karena dari tugas. Ia keluar dari kapal selam dan memakai seragam selam untuk permukaan laut dan kembali ke villanya mengambil beberapa barang. Dan saat tiba di permukaan laut ia melihat Lauren.

__ADS_1


Saat itu Billy dengan cepat berenang untuk menyelamatkan Lauren yang telah tenggelam. Memberikan pertolongan pertama dan membawanya kerumah sakit, kemudian menyuruh ibu panti asuhan untuk mengurusnnya dan memberikannya uang 1juta dollar untuk kehidupanya. Karena Billy sangat sibuk ia tidak sempat menunggu Lauren sadar.


__ADS_2