
Happy Reading guys
“Jadi kau datang ke sini untuk mengurus bisnismu juga untuk bertemu kami?” tanya Joko.
“Iya tuan, semoga niat baik saya bisa di terima.” Ucap Jack.
Joko berbisik pada anak dan istrinya.
“Ayah masih belum bisa mempercayai orang ini.” Ucap Joko.
“Aku juga,” jawab Bagas.
“Aku harus memastikan seluruhnya,” jawab Aisyah.
Lalu mereka pun sudah memikirkan pertanyaan masing-masing untuk menyakinkan hati mereka.
“Bagaimana dengan keyakinan mu? Bukan kah kau dan kami berbeda?” tanya Aisyah yang mengetahui bahwa Jack tidak percaya tentang tuhan.
“Itu jangan ibu permasalahkan. Karena saat ini saya telah memeluk agama islam.” Jawab Jack.
“Maksudmu kau satu keyakinan dengan kami?” tanya Aisyah lagi.
“Iya bu,....” Jack pun menceritakan bagaimana ia bisa memeluk agama islam dengan bahasa inggris dan di terjemahkan dengan translatornya. Jimmy hanya berdiam diri menyaksikan Jack untuk menyakinkan orangtua Caca.
***On FlashBack***
Sebelum kejadian kecelakaan Jack terjadi waktu itu, Jack beberapa kali bermimpi bertemu seseorang yang bersorban dan mengikuti dia sampai di kota di rumah orang tersebut. Saat itu Jack hanya berfikir mungkin itu adalah sebuah bunga mimpi saja walaupun sudah 3 kali bermimpi hal yang sama.
Jack bermimpi berjumpa dengan seseorang di padang pasir. Jack saat itu merasa kehausan lalu orang bersorban itu datang memberikan air minum kepadanya. Jack menaiki unta bersama dengan orang itu menuju kota. Saat Jack mengucapkan terimakasih, seorang lelaki bersorban itu mengucapkan kalimat yang tidak di mengerti oleh Jack.
Dan setelah kejadian kecelakaan tersebut Jack bermimpi lagi sampai yang ke enam kalinya. Jack pun melukiskan wajah seseorang itu dan menyuruh anak buahnya mencari orang tersebut. Jack berfikir tempat itu adalah arab saudi. Anak buahnya membutuhkan waktu sebulan untuk menemukan orang tersebut.
Ternyata benar bahwa orang yang di jumpai oleh Jack di mimpinya adalah orang yang sama yang ditemukan oleh anak buahnya di salah satu kota di sana. Lalu Jack mencari informasi lelaki itu dan mendapatkan informasi bahwa pekerjaan lelaki itu adalah salah satu imam sebuah mesjid di sana.
Saat itu Jack hanya penasaran tentang orang yang di jumpainnya dalam mimpinya saja. Namun semenjak bertemu lagi dengan Caca, Jack sering bermimpi hal yang sama hingga membuatnya hafal kalimat yang di ucapkan lelaki yang ada di mimpinya.
Jack memutuskan untuk mendatangi orang tersebut untuk menanyakan hal tentang mimpinya. Setelah ia bertemu dan bercerita prihal tentang mimpinya kepada lelaki tersebut ternyata itu adalah sebuah hidayah yang datang pada Jack. Dan lelaki tersebut pun memberikan arti dari mimpi tersebut dan dirinyalah yang membantu Jack masuk ke agama Islam.
__ADS_1
Dan Jack pun berlajar sedikit tentang islam dengan lelaki tersebut selama sebulan yang bertepatan ketika Caca sedang pulang ke Indonesia. Jadi selama sebulan itu Jack fokus untuk mempelajarin Islam. Hingga saat ini pun Jack masih bersilahturahmi dengan lelaki tersebut termasuk soal dirinya yang akan meminang Caca.
***OF FlashBack***
“Masyaallah sungguh indah hidayah Allah yang datang pada diri mu.” Ucap Joko.
“Jadi kau sudah memeluk agama islam bukan karena ingin menikahi Caca?” tanya Aisyah.
“Iya, bukan karena Caca. Mungkin Allah sudah memberikan ku hidayah sejak awal. Namun aku tidak mengerti, tapi setelah bertemu dengan Caca mimpi itu semakin sering muncul. Mungkin itu sudah jalanku.” Jawab Jack.
“Syukur alhamdulilah jika kau memeluk agama islam bukan karena anakku, tapi memang hidayah yang sudah datang padamu dari Allah.” Jawab Joko.
“Sungguh sebuah kisah yang dramatis tentang mu yang hadir di kehidupan Kak ku, apa ini takdir atau ada settingan di dalamnya?” tanya Bagas yang masih penasaran dengan kejadian-kejadian yang terjadi.
“Awalnya kami juga berfikir seperti itu. Berhubung Jack adalah pengusaha muda yang sukses pasti banyak musuh yang datang untuk mencelakainnya.” Jawab Jimmy.
“Kau siapa?” tanya Bagas.
“Aku adalah sahabat Jack dari kecil yang sudah menjadi bagian keluarga Sandreas.” Jawab Jimmy.
“Oh, jadi kau berfikir bahwa Kak Caca merupakan orang suruhan musuh perusahaan kalian.” Tanya Bagas lagi dengan sedikit emosi.
“Baguslah, kami dari keluarga baik-baik tidak mungkin seperti itu.” Jawab Bagas dengan sinis.
“Kau juga sudah dengar cerita dari Caca bahwa Caca pernah menyelamatkan nyawa Jack dan sebulan setelah itu Caca juga menyelamatkan Kenzo dari sebuah penculikan.” Ucap Jimmy.
“Jadi Kak Caca juga pernah menyelematkan Jack?” tanya Bagas.
“Iya,” jawab Jimmy.
“Pantas saja kalian curiga,” jawab Bagas.
“Lalu bagaimana dengan keluarga mu jika kau menikahi anak kami?” tanya Joko.
“Dari umur 7 tahun sudah tidak memiliki orangtua, saat ini hanya memiliki orangtua angkat. Dan soal mereka, pasti akan merestui hubungan ku dengan Caca. Mereka bukanlah seorang yang pemilih.” Jawab Jack.
“Lalu istrimu? Bukan kah kau sudah memiliki dua orang anak?” tanya Joko yang belum diberitahu oleh Aisyah tentang istrinya Jack.
__ADS_1
Joko hanya mengetahui jika Caca sedang dekat dengan kedua anak kembar dan pernah menolong salah satunya.
“Biniknya uwes tak eneng mas ( Istrinya sudah tidak ada),” jawab Aisyah dalam bahasa jawa yang sudah di transletkan oleh translator Jack.
“Sebenarnya saya belum pernah menikah,” jawab Jack.
“Maksudnya?” tanya Bagas, Joko dan Aisyah bersamaan.
Jack dan Jimmy yang kaget dengan kekompokkan keluarga ini bertanya. Bagas, Joko dan Aisyah tidak mengerti maksud Jack. Mereka memiliki pemikiran yang sama tentang maksud dengan jawab Jack. Bahwa sudah biasa bagi orang luar negeri tidak memiliki hubungan pernikahan namun punya anak.
Dilihat dari asal usul Jack juga sudah tidak heran jika ia sering bermain dengan para wanita. Tidak mungkin orang sekaya dan setampannya tidak suka bermain perempuan. Jadi memiliki Kenzo dan Bella sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka tanpa hubungan pernikahan.
Itulah yang menjadi asumsi Joko, Bagas dan Aisyah tentang Jack. Pemikiran-pemikiran buruk tentang Jack terus terfikirkan oleh mereka. Dan hal itu adalah hal yang wajar jika memikirkan hal tersebut.
“Bukan seperti pemikiran kalian saat ini,” ucap Jimmy pada keluarga Caca.
Jimmy sedikit mengerti bagaimana tradisi orang-orang Indonesia yang kuat tentang sebuah hubungan pernikahan. Dan Jimmy juga sudah belajar sedikit tentang budaya keluarga Caca.
“Lalu,” ucap Bagas.
“Kenzo dan Bella bukanlah anak kandung Jack.” Jawab Jimmy.
“Aku semakin tidak mengerti,” jawab Joko yang semangkin bingung tentang pernyataan Jimmy.
“Anak angkat?” tanya Aisyah.
“Bukan Bu, Bella dan Kenzo adalah anak dari almarhum John. John merupakan kembaran Jack.”
“Lalu istrinya John?” tanya Bagas.
“Istrinya John sudah meninggal semenjak melahirkan Kenzo dan Bella. Sedangkan John telah meninggal karena kecelakaan, sebulan setelah istrinya meninggal.”
“Maaf kami tidak bermaksud untuk mengingat kesedihan itu,” ucap Aisyah.
“Tidak apa-apa,” jawab Jack.
***Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.
__ADS_1
Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah
membaca***.