
Sarapan pagi seperti biasanya, namun kali ini lebih ramai dari sebelumnya. Lauren dan Kazumi sekarang menjadi bagian dari penghuni tetap mansion di kediaman keluarga Sandreas. Meja panjang berukuran sekitar 5 meter dengan jajaran kursi dua belas. Samping kanan kiri masing-masing 5 buah kursi dan di ujung dengan satu kursi.
Jack duduk di kursi pertama dan Caca berada di sebelah kanan Jack bersama dengan jajaran Kenzo, Bella dan Deni. Sementara di sebelah kanan Jack yaitu Billy, Lauren, Kazumi, Max, Jimmy dan Siska. Posisi duduk yang sudah berubah karena kehadiran masing-masing pasangannya.
Hari ini, Billy dan Max pergi ke markas untuk mempersiapakan segala hal yang ingin diberitahukan kepada Jack. Jack dan Jimmy seperti biasanya beraktifitas di kantor. Deni seperti biasanya mengantar Kenzo dan Bella kesekolah. Sedangkan Kazumi, Lauren, Caca dan Siska tetap di rumah.
Lauren sudah mencari orang yang dia percaya untuk mengurus barnya dan juga usaha perhiasannya di Italia. Dia tetap bekerja di mansion untuk merancang perhiasan bagi costumer yang bersifat VIP. Oleh karena itu, Lauren sudah dapat meninggalkan semua pekerjaannya disana dengan tenang saat di mansion. Hanya melihat beberapa pekerjaan yang bisa di tanganinya lewat daring.
Kazumi sudah membuat surat pengunduran dirinya setelah mengetahui neneknya sakit. Dia sudah tidak bekerja lagi disana. Max juga sudah menjanjikan Kazumi jika ingin bekerja maka akan bekerja di rumah sakit miliknya. Namun Max menyarankan untuk tetap di mansion dan tidak bekerja selamanya. Awalnya Kazumi tidak setuju, tapi Max memberikan pilihan kepada Kazumi untuk memikirkan lebih dulu apa yang dia katakan. Dan memohon kepada Kazumi untuk 3 bulan ini tidak bekerja dulu.
Sedangkan Siska, dia sudah meminta izin kepada Jimmy untuk tetap meneruskan pekerjaannya sebagai manajer di restoran Italia. Namun, saat ini dalam keadaan hamil Jimmy tidak mengizinkan Siska untuk bekerja. Jimmy menganjurkan untuk tetap di dalam mansion bersama dengan Caca. Dia tidak ingin mengambil resiko pada keadaan calon bayi dan istrinya.
Mereka berlima memanglah tipe laki-laki yang tidak menginginkan wanitanya bekerja keras untuk mendapakan uang. Karena tugas mendapatkan uang adalah seorang laki-laki dan yang menghabiskan uang adalah tugas wanita. Tapi mereka tidak akan memaksa kehendak dan keinginan mereka terhadap istrinya.
Itulah yang terjadi sekarang kepada setiap aktivitas yang sudah berubah pada diri mereka masing-masing. Meninggalkan pekerjaan lama untuk memenuhi tanggung jawab saat ini sebagai istri maupun calon ibu. Dan menjadi seorang pemimpin pada keluarga kecilnya. Ego yang selama ini harus bisa diturunkan untuk memenuhi kesepakatan bersama dengan keluarga.
Keluar dari pintu gerbang mansion, Billy dan Max memberhentikan mobilnya untuk menunggu Jack dan Jimmy tiba. Mereka tidak berani untuk membicarakan hal ini di meja makan tadi sehingga membuat janji di luar mansion agar tidak di ketahui oleh istri mereka.
“Tuan, sepertinya tuan Max dan Billy sedang menyuruh kita berhenti.” Ucap Riki yang memberhentikan mobilnya kemudian Jimmy keluar dari mobil.
__ADS_1
“Ada apa dengan kalian?” tanya Jimmy yang keluar dari mobilnya.
“Kami ingin memberitahukan hal penting. Percepatlah urusan di kantor. Kita akan berkumpul di markas untuk membahasnya.” Jawab Billy.
“Apa yang ingin kalian bahas?” tanya Jack yang juga keluar dari mobilnya.
“Ini sangat penting. Kami harus memberitahukan kepadamu secara menyeluruh. Karena ini adalah hal yang semalam ini ingin kau ketahui.” Jawab Billy.
“Baiklah. Kami akan segera ke markas setelah menyelesaikan pekerjaan di kantor.” Jawab Jack yang kemudian masuk kembali ke mobil.
“Kalian sudah menemukan titik terangnya?” tanya Jimmy.
“Baiklah. Aku akan lebih memeprcepat urusan kantor. Aku sudah tidak sabar dengan apa yang akan kalian katakan kepada kami.” Jawab Jimmy yang mengetahui apa yang ingin dikatakan oleh Billy dan Max.
Mereka berpisah dan berjalan menuju tujuannya masing-masing. Setelah beberapa waktu berjalan, akhirnya mereka berlima sudah berkumpul di markas di ruangan khusus Jack yang tidak sembarangan orang memasukinnya kecuali dari keempat sahabat sekaligus suadaranya itu.
“Katakan apa yang ingin kau jelaskan kepada kami?” tanya Jack.
Max memberikan beberapa kertas dan gambar di atas meja Jack dan Jimmy. Sedangkan Billy menayangkan beberapa video singkat tentang hal-hal penting yang di dapatnya setelah mengintai Jenni di Tiongko.
__ADS_1
“Dia?” tanya Jack yang menunjukkan tangannya arah layar.
“Iya. Perempuan yang hampir saja mencelakai Caca.” Jawab Billy.
“Aku menemukan sebuah petunjuk symbol kalajengking tidak di sengaja di Jepang. Kau ingat dengan Richard? Adik senior di pelatihan kita?” tanya Billy.
“Iya.” Jawab Jack yang mengingat sosok Richard.
“Dia hampir saja di bunuh dengan orang-orang yang memiliki symbol itu…..” Ucap Max menjelaskan semuanya secara rinci hingga memakan waktu yang lama.
Max dan Billy menceritakan hal itu kepada Jack dengan beberapa bukti yang sudah ada di tangan mereka yang berupa video dan dokumentasi lainnya. Jack mendengarkan dan segara nalar atas apa yang sudah di ceritakan oleh mereka berdua. Begitupula dengan Deni dan Jimmy. Mereka bertiga yang mendengar semua apa yang terjadi beberapa bulan ini membuat mereka juga emosi.
Mereka langsung membuat rencana dengan berbagai taktik yang akan di buat dari plan A-Z. Mereka akan mempersiapkan aksinya untuk datang ke Tiongkok bersama-sama dengan identitas mereka yang selama ini sudah tidak lagi di pakai selama tujuh tahun lamanya.
Untuk urusan tiket untuk masuk kedalam kapal pesiar mewah milik Akira nanti akan di urus oleh Billy yang dibantu oleh Andrew. Mereka juga sudah menyiapkan kapal selam yang akan mengikuti kapal pesiar itu saat di tengah lautan lepas. Yang akan memimpin hal itu adalah Deni. Sedangkan Jack, Billy, Jimmy dan Max akan masuk menjadi tamu di dalam kapal pesiar mewah tersebut.
Semua peralatan medis virus akan diurus oleh Max, malasah tentang jaringan hacker akan diurus oleh Billy dan soal bisnis akan diurus oleh Billy. Sedangkan soal pemimpin duni gelap akan di pimpin oleh Jack. Mereka akan memikirkan maisng-masing strategi yang akan digunakan saat disana nanti. Dan mereka akan kembali merapatkan semua ini tiga hari lagi.
Pembicaraan itu sampai disana, awalnya Jack sudah memukul meja yang ada didepan mereka hingga pecah. Tangan Jack sudah berdarah akibat hantaman tinju tangannya ke atas meja tersebut. Emosi dirinya hampir tidak terkendali namun di ingatkan oleh mereka tentang Caca. Sehingga diri menahan emosinya dan terkendali.
__ADS_1
Jika saja yang lainnya tidak mengingatkan hal itu mungkin saja Jack sudah akan berangkat mencari keberadaan Akira segera mungkin. Dia akan mengusahan terus menerus mecari keberadaan Akira. Namun Billy dan Max sudah menjelaskan hal dengan detail sehingga Jack sudah berfikir jernih juga. Bahwa tidak akan bisa mencari Akira dengan mudah.