I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Taman Hiburan Part 1


__ADS_3

Alarm azan subuh berkumandangan di ponsel Caca. Caca membuka matanya kemudian membangunkan Jack untuk sholat bersama-sama dengan Kenzo dan Bella juga. Setelah selesai menunaikan ibadah sholat, mereka sarapan pagi.


Hidangan sarapan pagi yang sudah di siapkan oleh Selly di dapur lantai atas khusus untuk keluarga kecil Jack saja. Semua di lakukan sesuai dengan permintaan Jack kepada Selly tadi malam. Hal ini membuat Caca dan lainnya heran karena tidak seperti biasanya makan di dapur atas.


“Mengapa di sini?” tanya Caca.


“Tidak apa-apa sengaja, ingat apa yang kau katakan tadi malam?” tanya Jack.


“O iya, katakanlah.” Ucap Caca yang baru teringat dengan janjinya tadi malam.


“Ada apa si daddy, bunda?” tanya Bella yang juga ikut heran.


“Apakah kita akan liburan hari ini?” tanya Kenzo yang telah menebaknya.


“Anak bunda ini memang paling tau.” Ucap Caca sambil mengelus rambut kepala Kenzo.


“Daddy dan bunda berniat akan mengajak kalian untuk pergi bermain di taman hiburan.” Ucap Jack yang masih sedikit kesal karena harus berlibur dengan kedua anaknya itu padahal dirinya ingin berduaan saja dengan Caca.


“Benarkah? Kakak kita sudah lama tidak ke taman hiburan. Dan kali ini kita akan bersama daddy dan bunda.” Ucap Bella dengan sangat senang.


“Dan kau kesal karena kami ikut?” tanya Kenzo yang sudah mengetahui sifat Jack.


“Bagaimana jika kalian tidak ikut?” tanya Jack kembali menjawab pernyataan Kenzo.


“Bunda yang mengajak kami tentu saja kami tidak akan menolak. Benarkan Bella?” ucap Kenzo.


“Hahahahaha, kalian berdua ini selalu seperti ini. Jack tadi malam sudah kita diskusikan.” Jawab Caca sambil tertawa dan melirik Jack.


“Iya, iya. Tapi untuk kali ini saja.” Jawab Jack.


“Kami akan selalu ikut jika kalian pergi.” Ucap Kenzo yang ingin membuat Jack kesal.


“Sudah-sudah. Kita sarapan dulu, setelah itu kita bersiap-siap untuk pergi.” Ucap Caca.


“Daddy jangan membuat kesalahan seperti yang lalu.” Ucap Kenzo.


“Maksudnya?” tanya Caca.


“Seperti biasa, daddy akan memblokir pengunjung lain ketika kita bermain di taman bermain.” Jawab Kenzo dengan jujur.

__ADS_1


“Ha? Benarkah?” tanya Caca yang tidak percaya.


“Daddy yang memiliki tempat hiburan itu bunda.” Jawab Bella.


“Tapi kenapa harus di tutup untuk pengunjung lain?” tanya Caca.


“Kami pernah diculik ketika di taman bermain.” Jawab Kenzo.


“Apakah keluarga mereka seperti cerita-cerita di novel kehidupan orang kaya.” Jawab Caca dalam hatinya.


“Sudah jangan di bahas lagi. Kali ini tidak akan, kita akan menyamar menjadi orang biasa.” Jawab Jack.


“Sebenarnya sekaya apa kamu Jack?” tanya Caca yang penasaran sambil memberikan sarapan di piring Jack.


“Cukup untuk mencukupi semua kebutuhan mu seumur hidup.” Jawab Jack singkat menerima piring yang diberikan oleh Caca.


“Bunda jangan berfikir tentang uang dan hal lain. Karena daddy akan bisa mengkabulkan apapun yang di butuhkan bunda jika masih bisa di beli dengan uang.” Jawab Kenzo.


“Jangan sombong sayang. Sudahlah sekarang kita sarapan, Kenzo belajar pimpin doa sebelum makan.” Jawab Caca.


Mereka sarapan dengan di pimpin oleh Kenzo membaca doa sebelum makan. Setelah selesai makan mereka kembali ke kamar masing-masing untuk bersiap-siap pergi liburan. Caca mengurus pakaian Kenzo dan Bella di kamar mereka masing-masing. Sementara Jack merencanakan keamanan keluarganya di taman hiburan.


“Den, apakah sudah siap semua?” tanya Jack.


“Baguslah. Kami akan sampai sekitar jam 10 pagi ditempat.” Jawab Jack kemudian pergi meninggalkan tempat menuju kamar.


“Sayang gunakan pakaian ini,” ucap Caca kepada Kenzo dan Bella.


“Baik bun,” jawab mereka bersama.


Kenzo masuk kedalam kamarnya untuk berganti pakaian sementara Bella dan Caca masuk ke dalam kamar Bella. Bella berganti pakaian dan rambutnya di sisirin oleh Caca. Setelah selesai mereka di perintahkan untuk turun duluan menunggu di ruang tamu utama. Sementara Caca masuk kedalam kamarnya untuk ganti pakaian.


“Kau ingin ke taman hiburan dengan pakain formal ini Jack? Bagaimana mau jadi orang bisa jika penampilanmu seperti orang yang ingin pergi ke kantor?” ucap Caca melihat penampilan Jack yang menggunakan Jas.


“Benarkah?” tanya Jack.


“Tunggu,” ucap Caca kemudian masuk ke ruang pakaian untuk memilih baju Jack.


“Apa yang salah dengan kostumku?” tanya Jack yang sudah terbiasa ke mana-mana menggunakan styel Jas kemanapun kecuali di medan perang.

__ADS_1


“Gunakan ini.” Ucap Caca memberikan kaos panjang berwarna hitam.


“Hmmm baiklah,” jawab Jack membuka pakaiannya saja di depan Caca.


“Kebiasaan memamerkan badannya yang kotak-kotak itu.” ucap Caca dalam hati kemudian pergi meninggalkan Jack untuk mencari pakaiannya.


Caca berganti pakaian menggunakan baju berwarna cokelat susu dengan ukuran panjang sebetis kemudian menggunakan celana oblong berwarna hitam dan menggunakan kerudung berwarna hitam dan menggunakan topi berwarna coklat susu sebagai perpaduannya. Setelah itu memakai sepatu berwarna coksu dan tas berwarna hitam.


Mereka berdua sama-sama keluar dari ruang ganti dan saling menatap.


“Begini lebih bagus,” ucap Caca yang menujuk dengan jari tangannya ke arah Jack.


“Kau juga cantik sekali.” Ucap Jack berjalan menuju arah Caca dan tidak tahan untuk tidak menciumnya.


“Jack kau kebiasaan.” Ucap Caca.


“Untuk ini aku mohon jangan di larang.” Ucap Jack dengan senyuman liciknya.


“Ah, sudahalh ayo!” jawab Caca yang tidak ingin memperhitungkannya karena sudah terbiasa dengan kelakukan Jack yang tiba-tiba akan mencium bibirnya, pipinya atau kening kepalanya.


Mereka berdua turun menggunakan lift menuju ruang tamu utama dimana Kenzo dan Bella sudah menunggu. Mereka menggunakan mobil mewah dengan Riki yang menyetir seperti biasanya. Mereka sudah berada di dalam mobil, sambil menunggu sampai mereka mengobrol.


Perjalanan ke taman hiburan cukup jauh, sekitar dua jam perjalanan karena jauh dari mansion. Mereka harus ke pusat kota.


“Bunda kita akan menaiki semua wahana yang ada di taman hiburan ya?” tanya Bella.


“Tentu sayang.” Jawab Caca.


“Kau tidak takut ketinggian kan Ca?” tanya Jack yang khawatir kepada Caca.


“Tidak. Aku hanya takut darah dan tidak bisa berenang.” Jawab Caca polos.


“Akan aku ingat akan hal itu.” Jawab Jack.


“Tapi bunda akan tetap menolong kami jika kami terluka.” Ucap Kenzo.


“Tentu sayang, bunda harus meberanikan diri untuk tidak takut dan segera mengobatinya.” Jawab Caca.


Mereka sekeluarga bersenda gurau di dalam mobil hingga tidak terasa sampai di taman hiburan. Mereka turun dari mobil yang sudah dibukakan pintunya oleh Riki.

__ADS_1


“Wah, luas sekali?” ucap Caca yang melihat taman hiburan ini memiliki banyak wahana yang ada.


Saat mereka tiba sudah banyak pengunjung yang mengantri untuk pembelian tiket masuk dan beberapa pengunjung sudah masuk kedalam taman hiburan. Wahana taman bermain seluruhnya sudah di masuki beberapa pengujung.  Dan saat itu mereka hanya tinggal masuk tanpa mengantri membeli tiket masuk.


__ADS_2