I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Jack Tiba


__ADS_3

 “Jadi seperti itu ceritanya,” jawab Shinta yang mendengarkan jawaban Charles tentang keadaan Caca saat itu.


“Iya,” jawab Charles.


“Apakah tuan Jack akan menyalahkan kita karena tidak baik menjaga nyoya Caca saat dirinya tidak ada?” tanya Shinta.


“Semoga tidak, aku yakin dia akan lebih emosi untuk bagaimana caranya membalaskan dendam kepada Kevin.” Jawab Charles.


“Aku sedikit takut jika dia akan menyalahkan kita karena membiarkan nyoya Caca seperti ini,” ucap Shinta yang khawatir tentang bagaimana reaksi Jack ketika kembali nanti dengan mereka.


“Jangan khawatir apapun kosenkuensinya kita harus menerimanya.” Jawab Charles dengan mengelus kepala istrinnya itu agar membuatnya lebih tenang.


“Baiklah kita tunggu tuan Jack kembali.” Jawab Shinta.


“Iya,” jawab Charles.


Mereka berdua yang baru sjaa selesai berbincang tiba-tiba suara helicopter di tanah lapang mansion terdengar. Ia adalah helicopter Jack dan Jimmy yang baru sampai. Dan saat itu masih pukul 10 pagi di mana Kenzo, Bella dan Deni masih di sekolah Kenzo dan Bella.


Jack dengan cepat turun dari helikopternya dan masuk kedalam mobil yang sudah menjemput mereka agar cepat tiba di depan mansion. Mereka menaiki mobil tersebut kemudian sampai di depan mansion Jack dengan cepat masuk kedalam.


“Di mana dia?” tanya Jack.


“Nyoya ada di dalam.” Jawab Shinta yang berdiri di depan sofa karena mengetahui kedatangan Jack.


Jack dengan cepat memasuki lift untuk segera masuk ke dalam kamarnya. Saat dirinya masuk ternyata Caca mengigau memanggil namanya.


“Jack!” panggil Caca sambil membolak balikkan kepalannya ke kanan dan ke kiri dalam tidurnya.


“Tuan, sejak tadi nyoya memangil tuan.” Jawab Selly yang menunggu Caca sejak tadi.


“Baiklah, terimakasih bi.” Jawab Jack.


“Baiklah saya akan keluar,” jawab Selly yang berpamitan untuk pergi meninggalkan kamar.


Jack berjalan mendekati Caca dan menaiki tempat tidur untuk mengelus wajah Caca dengan lembut. Caca yang terus memanggil dirinya membuat Jack membangunkan Caca.


“Aku disini mylotus. Bangunlah,” ucap Jack yang menepuk pelan pipi Caca.


Mereka terus menerus bersahut-sahutan hingga sahutan ke tujuh Caca terbangun.

__ADS_1


“Jack!” panggil Caca yang bangkit terduduk dari tidurnya.


“Mylotus aku di sini.” Jawab Jack yang berada di samping Caca dan memeluknya.


“Akhirnya kau pulang Jack,” ucap Caca yang menerima pelukkan Jack dengan erat.


“Aku sudah di sini, kau tenanglah. Ceritakan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi.” Ucap Jack untuk membuat Caca menceritakan secara detail kronologisnya.


“Aku hanya mengumpulkan revisi dokumen untuk pengujian terakhir. Namun setelah ia mentandatangani document itu dia………” Caca menceritakan dengan detail kronologisnya.


“Jadi dia hampir saja ingin melecehkanmu?” tanya Jack.


Caca menganggukkan kepalannya.


“Brengsek. Di sini dia menyentuhmu? Di sini dia ingin menciummu ketika membuka jilbabmu.” Jawab Jack yang mencium segala tempat yang sudah di sentuh oleh Kevin dan mencium kening Caca untuk menenangkannya.


“Aku sudah menghilangkan semua sentuhan dia dengan kasih sayangku padamu. Jadi sekarang jangan takut, aku bersamamu.” Ucap Jack.


Caca yang terbengong dengan perlakuan Jack yang menenangkan dirinya. Walaupun caranya aneh namun entah mengapa semua itu membuat Caca lebih tenang dan tidak takut lagi.


“Cara dia menenangkannya sangat aneh, namun semua itu aku menjadi lebih tenang.” Jawab Caca dalam hatinya kemudian memeluk Jack.


“Tapi pendaftaran untuk wisuda hari ini harus di kumpulkan,” ucap Caca.


“Biarkan Charles yang akan mengurus semua itu. Tunggu sebentar aku akan menelponnya.” Ucap Jack.


Jack menelpon Charles untuk mengurus semua keperluan Caca di kampus. Charles menerimannya dan kemudian pergi bersama dengan Shinta. Shinta yang baru saja ingin mengobrol dengan Jimmy tertunda. Mereka segera memenuhi permintaan Jack dan kembali.


“Sudah beres, sekarang tidurlah. Aku akan tetap di sini bersama mu.” Jawab Jack yang membaringkan tubuh Caca di atas tempat tidur dan membaringkan dirinya di samping Caca.


“Jack bagaimana Shinta itu bisa mengenalmu?” tanya Caca yang fikirannya sudah kembali tidak kacau gara-gara Kevin.


“Oh dia, ceritanya panjang.” Jawab Jack.


“Ceritakanlah, aku ingin mendengarkannya.” Jawab Caca.


“Sebelum aku mengetahui dirimu, Kenzo memerintahkan Charles untuk selalu mengikutimu kemanapun. Dan setelah aku mengetahui itu, aku memerintahkan Charles dengan Shinta untuk menyamar menjadi tetangga barumu. Mereka aku tugaskan untuk menjagamu di rumah lama mu itu.” Jawab Jack yang memberitahu dengan singkat.


“Jadi selama ini kalian memata-matai aku tanpa sepengetahuanku?’ tanya Caca.

__ADS_1


“Iya, tapi kau jangan marah. Bukan berarti kebebasanmu itu tidak ada. Hanya saja ini semua untuk keamanan mu saja.” Jawab Jack.


“Benarkah kalian melakukan itu hanya ingin menjagaku?” tanya Caca.


“Iya,” jawab Jack yang kemudian memeluk Caca dalam tidurnya.


“Jack!” panggil Caca.


“Iya,” jawab Jack.


“Rahasia apa lagi yang belum aku ketahui tentang dirimu?” tanya Caca tiba-tiba mempertanyakan bagaimana Kevin mengatakan suaminya adalah monster.


“Maksud dari pertanyaanmu?” tanya Jack yang tidak mengerti.


“Ehmm maksudku apakah kau ada merahasiakan sesuatu kepadaku? Mungkin siapa kau sebenarnya?” tanya Caca langsung to the point.


“Aku Jack Sandres suami dari Wika Chalista.” Jawab Jack sambil tersenyum.


“Hmmm, sudahlah.” Jawab Caca yang tidak ingin membahasnya dan memejamkan matanya.


“Aku akan mencari tahu sendiri apa maksud dari perkataan Kevin tentang dirimu itu.” jawab Caca dalam hatinya.


“Sebenarnya apa lagi yang di katakana oleh Kevin kepadanya?” tanya Jack dalam hatinya.


Mereka sama-sama mempertanyakan didalam diri mereka. Caca berusaha untuk istirahat, sedangkan Jack terus menunggu Caca untuk tertidur. Setelah Caca tertidur, Jack keluar dari kamar untuk bertemu dengan Jimmy.


Jimmy yang sudah mengumpulkan semua informasi tentang Kevin di ruang tamu utama itu segera menyimpannya dan akan diberitakukan oleh Jack nanti. Namun saat dirinya ingin berjalan menuju kamarnya, Jack keluar dari lift untuk menghentikannya.


“Kau sudah turun, baru saja aku ingin ke kamarku setelah bersih-bersih akan memberitahumu apa yang sudah aku temukan.” Ucap Jimmy.


“Duduklah aku ingin mendengarkannya sekarang.” Jawab Jack.


“Baiklah. Kevin adalah anak kandung dari geng mafia Black Blue yang merupakan salah satu mafia terbesar di negara ini. Mereka berjalan di usaha property barang-barang antic yang di ekspor di italia dan Jepang. Sedangkan David itu adalah saudara tirinya. Ayah dan Ibu mereka masing-masing membawa salah satu dari mereka.” Jawab


Jimmy.


“Oh, jadi dia adalah salah satu anak penerus geng Black Blue?” tanya Jack.


“Iya, mereka juga bekerja sama pada perusahaan Cabang kita di Jepang selama sepuluh tahun ini. Dan sebenarnya Kevin sudah keluar rumah dan hidup terpisah dari keluarganya sendiri sejak umur 17 tahun. Dia diam-diam mengambil ahli dunia bawah yang di miliki ayahnya sendiri, dan menjadi professor di kampus untuk menentang ayahnya.” Jawab Jimmy.

__ADS_1


__ADS_2