
“Kenapa kami harus melakukan itu? Aku masih belum mengerti?” tanya Deni yang angkat bicara padahal dari tadi hanya diam dan mendengarkan mereka.
“Tersangka pertama adalah dia yang sudah mencelakai Caca. Saat ini bukti yang kuat sudah tertuju padanya. Dan saat ini aku akan mencari keterangan dari Caca setelah dia sudah membaik. Saat ini tugas kalian adalah mencari keberadaan wanita itu.” Ucap Jacob.
“Jadi yang kau maksud adalah Jessi menyangka jika kau adalah Jhon? Dan dia ingin balas dendam kepada istrimu yaitu Caca?” tanya Jimmy.
“Tepat sekali, sesuai dengan keterangan yang telah kau berikan kepada ku bahwa wanita itu tidak pernah mengetahui tentang aku. dan bukti lainnya.” jawab Jacob.
“Kau berfikir bahwa dia seorang wanita yang
psikopat?” tanya Max.
“Bisa jadi dia melukai Caca karena kecemburuaannya tidak mendapatkan John. Tapi seperti keterangan Jimmy bahwa dia mengetahui bahwa John menikah dengan Eva sahabatnnya sendiri?” tanya Billy.
“Aku berfikir bahwa Jessi mengetahui kematian Eva setelah Eva melahirkan Kenzo dan Bella. Dan John kemudian menikahi Caca. Seperti itulah kesimpulan yang ku miliki.” Jawab Jacob.
“Bisa jadi,” jawab Deni.
“Tebakkan yang paling masuk akal adalah kesimpulan Jacob.” Jawab Jimmy.
“Maka strategi pembalasan demdam kepada wanita itu adalah perlahan-lahan membuatnya hancur karena telah menyakiti wanitaku.” Ucap Jacob.
“Bagaimana caranya?” tanya Deni.
“Seperti yang aku katakan kepada Jimmy bahwa semua insvestasi perusahaan kita kepada perusahaannya harus kita tarik mulai detik ini.” Ucap Jacob.
“Dan aku mau Max untuk mencari informasi lebih detail lagi tentang perusahaan pusatnya di Jepang. Semua itu di lakukan untuk perlahan-lahan menghancurkan kehidupannya.” Ucap Jacob lagi.
“Ingat aku ingin membuatnya hidupnya seperti tidak ingin hidup.” Ucap Jacob kembali.
“Jadi maksudmu ingin membuat strategi pembalasan dendam dengan perlahan-lahan menghancurkan ekonominya lalu kepercayaan dirinya?” tanya Jimmy.
“Iya,” jawab Jacob.
“Dan kau Deni! Aku mau pertahanan keamanan Mansion di perketat dua kali lipat dari ini.” Ucap Jacob kembali.
“Baiklah, maaf jika kejadian ini mengakibatkan keselamatan Caca.” Ucap Deni.
“Tidak apa-apa dengan begitu aku bisa menjelaskan tentang diriku pada Caca. Selalu ada nikmat kebaikkan di setiap peristiwa kehidupan.” Jawab Jacob.
__ADS_1
“Baiklah jika seperti itu.” Jawab Billy.
“Baiklah kerjakan tugas yang sudah aku berikan kepada kalian.” Ucap Jacob.
Setelah perbincangan untuk membuat strategi pembalasan dendam kepada Jessi, mereka semua pergi untuk istirahat dan tidak membantah perintah Jacob. Mereka mengetahui bahwa Jacob lebih kejam di bandingkan dengan Jack. Namun saat ini sudah ada perubahan yang mengejutkan padanya.
Jacob yang lebih lembut dari biasanya dan sepertinya sudah memiliki perasaan empati dan simpati terhadap orang lain. Dan perasaan itu di tunjukan pada Caca. Selama ini yang dilihat mereka adalah perasaan dingin seperti bukan seorang manusia yang memiliki kepedulian terhadap orang lain.
Saat Jacob di dalam ruang kerja hanya tinggal sendiri tiba-tiba Bagas datang untuk masuk ke ruang kerja.
“Bisa kita bicara?” tanya Bagas tiba-tiba masuk.
“Ada apa?” tanya Jacob kembali.
“Aku ingin mengetahui kejadian masa lalu itu secara detail.” Jawab Bagas.
“Duduklah! Saat itu……” jawab Jacob dan menceritakan semuanya dengan detail.
“Lalu apa kejadian ini dengan kejadian masa lalu berkaitan?” tanya Bagas.
“Entahlah aku juga tidak mengetahui, mungkin dengan kejadian ini Caca bisa mengingatnya lagi.” Jawab Jacob.
“Seperti yang sudah kau ketahui bahwa aku memiliki kepribadian ganda namun kami masih di katagorikan akur. Karena masih bisa berbagi ingatan.” Jawab Jacob.
“Seharusnya kalian lebih akur lagi dan jangan berbagi lagi karena pada akhirnya dan sebenarnya kalian adalah satu.” Jawab Bagas.
“Jangan terlalu difikirkan. Aku dan Jack tidak akan menyakiti bahkan membahayakan Kak mu.” Jawab Jacob.
“Aku harap ini bukan hanya janji dan keterangan yang keluar dari mulutmu tapi juga sebuah tindakkan yang akan selalu kau lakukan dengan cara mu untuk selalu melindungi kakak Caca. Karena aku tidak ingin hal ini terjadi lagi,” jawab Bagas.
“Aku janji!” Jawab Jacob.
“Dan satu hal lagi yang ingin aku minta darimu? Tolong bahagiakan kak Caca dengan cara mu dan jangan biarkan dia bersedih karena baik aku atau kedua orangtua kami tidak pernah menyakiti hatinya.” Ucap Bagas.
“Akan aku lakukan.” Jawab Jacob.
“Aku adalah orang pertama yang akan menghantammu jika kau berani menyakitinya.”
“Hanya itu saja, terimakasi sudah mau mendengarkan permintaanku. Aku permisi.” Ucap Bagas lagi pada Jacob.
__ADS_1
Bagas keluar dari ruang kerja itu menuju tempat tidurnya. Sedangkan Jacob masih merenungkan kejadian ini dan mencoba berkomunikasi kepada Jack.
“Jack! Ini sudah waktunya kau memberikan seluruh waktu yang aku berikan kepadamu.” Ucap Jacob.
“Jadi kau mau mengambil semuannya? Tapi aku juga mencintainnya.” Ucap Jack.
“Karena kita sama.Aku sudah sering memberikanmu waktu jadi sudah saatnya saat ini kau yang memberikanku waktu.” Jawab Jacob.
“Tapi aku mencintainya,” jawab Jack.
“Dan aku mencintainnya lebih dari cinta yang kau miliki. Dan kau mencintainnya karena aku sudah mencintainnya sejak kecil.” Jawab Jacob.
“Kau salah, aku juga sudah mencintainnya saat pertemuan pertama waktu itu. Dan aku juga mencintainnya sejak kau sudah mencintainya.” Jawab Jack.
“Jadi kau juga mau mempertahankan dia?” tanya Jacob.
“Tentu walaupun aku harus mengalahkan kau terlebih dahulu.” Jawab Jack.
“Kau harus ingat bahwa kita satu dan tidak bisa di pisahkan dan tidak akan ada yang menghilang.” Jawab Jacob.
“Aku mengetahui kau muncul karena kelemahan ku yang tidak ingin melawan kenyataan. Dan aku mengetahui kau selalu melindungiku selama ini.” Jawab Jack.
“Karena jika kau mati maka aku juga akan mati.” Jawab Jacob.
“Baiklah. Sudah waktunya aku harus menghilang. Aku akan menyerahkan keluruhan ingatanku yang selama ini sudah aku kunci untuk mu.” Jawab Jack.
“Kenapa kau harus menghilang? Sudah aku katakana bahwa kita tidak akan pernah bisa di pisahkan atau salah satu harus menghilang!” Ucap Jacob.
“Bukan itu! Aku lelah selalu berbagi padamu, sudah dari awal aku seharusnya menghilang karena aku terlalu lemah.” Jawab Jack.
“Tidak Jack!” Jawab Jacob.
“Maaf jika aku sudah gagal melindungi orang yang sama-sama kita cintai. Yang aku minta darimu hanya satu, lindungi Caca dan cintai dia dengan tulus. Aku serahkan segala urusan padamu. Terimakasih atas segala tindakkanmu selama ini.” Jawab Jack.
“Aku akan melakukan apa yang kau katakana. Dan untuk mengingat dirimu aku akan menghapus identitasku dan menggantikan identitasmu mulai saat ini.” Jawab Jacob.
Jack yang mengalah untuk meninggalkan altarego dalam tubuh mereka dan menyerahkan semuanya pada Jacob. Jack menghilang begitu saja, dan Jacob menggantikan identitas Jack mulai detik ini.
Altarego yang sudah lama bersemayam selama ini pada diri mereka menghilang begitu saja karena cintanya kepada Caca. Dan pada dasarnya mereka adalah satu tubuh yang hidup pada 2 orang berbeda.
__ADS_1