
Malam hari ini Caca dan Jack bersama-sama melaksanakan adat pertama sebelum resepsi besok. Yaitu Bakasi, Batimung, dan Bapacar. Caca dan Jack harus melakukan tahap ini sebelum esok hari. Saat menghias kuku ini Bunda Aisyah menjelaskan kepada Jack, Kenzo dan Bella. Yang di dengar oleh Deni dan Jimmy juga.
Mereka mendengarkan penjelasan bunda Aisyah dengan sangat tenang dan senyap sambil beberapa orang sedang mengukir tangan Caca. Dan mewarnai jari-jari Jack. Caca berada di dalam kamar dengan saudara-saudaranya. Sedangkan Jack dan yang lainnya berada di ruang tamu mendengarkan penjalasan bunda Aisyah.
Bakasi dan Batimung
Inilah saat intensif melakukan perawatan dan membersihkan diri calon mempelai wanita agar terlihat cantik dan segar. Sesuai tradisi, ritual perawatan menggunakan ramuan khusus berupa ‘kasai’ yakni semacam cairan pembersih dari beras ketan yang telah
digoreng kering secara berulang-ulang. Selain itu calon pengantin melakukan ritual mandi uap air wewangian, dalam istilah Banjar disebut Batimung, agar pada hari pernikahan tubuh menjadi bersih dan tidak banyak mengeluarkan keringat.
Bapacar atau Bainai
Ritual menghias kuku dengan pacar atau inai yang ditumbuk halus, sehingga meninggalkan warna merah. Prosesi bainai semacam ini juga menjadi tradisi kelangan masyarakat Minang maupun Betawi.
“Jadi itu adalah adatnya nenek?” tanya Kenzo.
“Iya sayang.” Jawab Aisyah.
“Jadi jika tidak di laksanakan?” tanya Kenzo yang penuh dengan pertanyaan.
“Tentu saja boleh saja tidak di lakukan. Namun karena Indonesia ini penuh dengan suku dan budaya jadi adatnya perlu di lestarikan.” Jawab Joko yang tiba-tiba datang.
“Mas aku masuk ke kamar Caca.” Jawab Aisyah yang berdiri meninggalkan mereka di ruang tamu.
Joko menganggukan kepalanya kemudian menjelaskan kembali.
“Selagi budaya itu tidak melanggar aturan agama, boleh-boleh saja.” Jawab Joko.
“Jadi boleh kah Bella juga memakai itu?” tanya Bella yang menunjuk henna alami yang di pakai oleh Jack.
“Masuk sana di dalam kamar bunda, biar wanita dengan wanita.” Jawab Joko.
__ADS_1
“Oke kakek.” Jawab Bella yang berjalan masuk ke dalam kamar.
Joko membantu Jack meratakan lulur yang sudah di buat oleh Aisyah untuk di pakai di seluruh tubuh Jack.
Jack hanya menerima saja karena tidak bisa menolak. Begitu pula dengan Caca yang berada di dalam kamar. Setelah selesai dengan hal tersebut, Caca dan Jack di suruh seperti itu dalam semalam agar bahan alaminya meresap di tubuh mereka. Dan ke esokkan harinya akan melaksanakan tahap selanjutnya.
Suara ayam berkokok menjadi alarm pagi di desa itu setelah azan telah berkumandang. Keluarga Caca dan Jack selesai melaksanakan sholat subuh berjamaah di dalam rumah. Setelah itu mereka bersama-sama sarapan pagi. Dan setelahnya bersiap-siap untuk melaksanakan banyak kegiatan yang harus di laksanakan.
“Setelah ini kalian akan melaksanakan kegiatan adat selanjutnya yaitu badudus.” Ucap Joko.
Caca dan Jack hanya mengaggukkan kepalanya.
Badudus
Merupakan prosesi mandi untuk menyucikan diri calon pengantin. Menggunakan air dicampur bunga-bunga dan air jeruk, dilengkapi dengan mayang dan air kelapa gading. Prosesi badudus dilakukan selepas bapingit, dua atau tiga hari sebelum upacara perkawinan. Ritual tersebut bisa dijalankan serentak oleh kedua calon pengantin atau di
rumahnya masing-masing. Untuk memandikan dipilih lima atau tujuh orang wanita tua dari keluarga terdekat.
Acara adat badudus juga disertai oleh perlengkapan yang sarat akan makna. Antara lain tebu kuning melambangkan harapan agar kehidapan berumah tangga selalu manis dan teguh, daun beringin sebagai lambang pengayoman, daun kambat sebagai penolak bala, daun linjuang sebagai penolak setan, ketupat berbentuk burung agar calon mempelai bisa terbang tinggi mencapai harapan rumah tangga. Disertakan pula pagar mayang sebagai pembawa keberuntungan dan penangkal segala yang buruk. Acara badudus diakhiri dengan pembacaan doa selamat dan batamat Al Quran bagi calon mempelai wanita maupun pria.
“Iya sudah gantilah bersiap-siaplah.” Jawab Aisyah.
“Baik bunda.” Jawab Jack dan Caca.
Dekorasi yang sudah di siapkan oleh Bagas untuk melaksanakan acara adat banjar hingga selesai. Saat itu masih pagi dan sudah melaksanakan acara adatnya yang masih di hadiri oleh kerabat dekat saja. Dan pukul Sembilan pagi nanti mereka akan melaksanakan batamat Al-quran.
“Seberapa banyak adata yang harus di laksanakan?” bisik Jack ketika mereka ingin duduk di tempat yang akan melangsungkan adat.
“Terima saja dan nikmati. Suruh siapa menikah denganku.” Ucap Caca yang menggoda.
“Aku benar-benar lelah.” Jawab Jack yang memelas.
__ADS_1
“Tenang saja. Aku juga.” Jawab Caca.
“Baiklah kita lewati ini sama-sama.” Jawab Jack.
“Tentu.” Jawab Caca.
Caca dan Jack duduk di kursi yang sudah di sediakan. Semua orang mendoakan mereka kemudian menyiramkan mereka dengan air yang sudah di beri wewangian dan bunga-bunga. Kegiatan ini berlangsung hingga setengah jam. Setelah itu, Caca dan Jack di persilahkan untuk berganti pakaian.
Setelah berganti pakain menggunakan dress putih semuanya, mereka di persilahkan duduk di mimbar pelaminan yang sudah tersedia. Mereka berdua menghatamkan Al-quran yang di dengarkan oleh kerabat dan beberapa anak yatim piatu yang sudah di undang oleh Bagas dan beberapa ust yang ada di sekitar tersebut.
Acara ini berlangsung dengan sangat baik. Setelah melaksanakan kegiatan ini Caca dan Jack memberikan beberapa santunan kepada anak-anak yatim yang di undang untuk mendoakan pernikahan mereka. Hal ini adalah permintaan Jack dan Caca sendiri.
Keluarga Caca dan Jack semuanya berdiri di pelaminan untuk bersalaman dengan tamu yang sudh mereka undang sebelum mereka kembali ke tempatnya. Senyuman dan kebahagian terpancar di wajah mereka.
“Lelahku hilang ketika bisa berbagi.” Ucap Jack kepada Caca.
“Aku juga. Terimakasih atas rezekinya.” Jawab Caca.
“Jangan fikirkan itu mylotus.” Ucap Jack yang terus-menerus berbisik dengan Caca saat menyalami anak-anak yatim piatu.
Sesi adat awal sudah di laksanakan dengan baik hingga siang hari. Untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya mereka berdua beristarahat Dan membiarkan tuan rumah melayani tamu-tamu undangan yang mulai berdatangan.
Caca dan Jack melaksanakan sholat zuhur dulu sebelum berganti pakaian menggunakan baju banjar. Caca yang masih di dalam kamar dengan proses makeup. Sedangkan Jack masih di luar kamar bersama dengan Jimmy dan Deni.
“Semeriah ini ternyata pesta di Indonesia?” ucap Deni.
“Iya kau benar.” Jawab Jimmy.
“Begitulah.” Jawab Jack.
“Semangat bro. Satu hari saja kok?” ucap Deni.
__ADS_1
“Hahahaha, tentu. Kalian lihat senyuman yang keluarga Caca? Itu menjadi kekuatan tersendiri.” Jawab Jack.