I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Kembali Ke Mansion


__ADS_3

Jack merasa lelah dengan hari ini, jadi setelah mandi ia tertidur. Namun dua jam setelah itu Jimmy mengetuk pintunya untuk masuk kedalam ruangan Jack. Jack pun terbangun dan membuka pintunya.


“Kenapa berisik sekali?” tanya Jack.


“Kau masih bisa tertidur?” tanya Jimmy balik.


“Aku lelah, kenapa?” tanya Jack.


“Apakah kau belum mengecek email yang di kirim oleh Billy?” tanya Jimmy.


“Belum, emangnya kenapa?” tanya Jack.


“Silahkan kau baca terlebih dahulu, aku akan kembali ke kamar ku.” Jawab Jimmy.


Jimmy pun kembali ke kamarnya sementara Jack mengambil ponselnya lalu membaca pesan email dari Billy.


“Aku sudah mengirimkan informasi itu 3 jam yang lalu namun belum ada reaksi dia. Tidak seperti tidak biasanya.” Tanya Billy yang tersambung telepon dengan Jimmy.


“Wajar saja sudah beberapa hari ini dia kekurangan tidur karena memikirkan soal percintaannya.” Jawab Jimmy.


“Maksudnya?” tanya Billy.


“Panjang ceritanya, intinya adalah Jack sudah mendapatkan restu dari orangtua Caca. Dan Jack akan segera melamar Caca lalu menikahinya.” Jawab Jimmy.


“Apa?” tanya Billy yang terkejut.


“Seperti itulah,” jawab Jimmy.


Mereka pun banyak berbicara lewat telepon dan berakhir ketika Jack masuk ke ruangan Jimmy.


“Apa maksdu Billy?” tanya Jack.


“Seperti apa yang di katakan oleh Billy bahwa orang-orang yang telah mencelakai mu saat itu adalah anggota Leon dari geng Lionsen. Namun dia bukanlah orang dibalik semua kejadian itu.” Jawab Jimmy.


“Lalu?” tanya Jack dengan mata yang melotot.


“Billy belum mengetahui siapa yang ada di balik semua ini, dia hanya menemukan sebuah lambang kalajengking sebagai simbol pengirim pesan email itu.” Jawab Jimmy sambil menunjukan isi pesan Billy yang memperlihatkan simbol tersebut.


“Aku seperti pernah melihat lambang ini tapi aku tidak ingat di mana?” tanya Jack pada dirinya sendiri.


“Kau yakin tidak asing dengan lambang ini?” tanya Jimmy.


“Seperti itulah. Lambang ini tidak asing bagiku. Tapi aku tidak ingat.” Jawab Jack.

__ADS_1


“Sudahlah lebih baik kita segera kembali ke mansion dan membahasnya bersama mereka nanti. Sekarang yang harus kita fikirkan rencana untuk mencari informasi ini.” Jawab Jimmy.


“Bahkan Billy yang tidak pernah gagal mencari informasi tentang sesuai bisa tidak mengetahui hal ini, berarti musuh ku saat ini memang benar-benar kuat.” Ucap Jack.


“Aku juga berfikir seperti itu Jack, dalang dari semua ini aku yakin bukan orang biasa atau kelompok biasa.” Ucap Jimmy dengan


asumsinya.


Jack pun bergegas kembali ke ruangannya kemudian menbaringkan dirinya memikirkan hal tersebut. Sedangkan Jimmy duduk di meja sambil menatap laptop dan berfikir sama tentang informasi yang telah dia


dapatkan dari Billy.


Sementara Billy juga sedang berada di helikopter memikirkan hal itu. Mereka semua tida sabar untuk segera sampai di mansion untuk berdiskusi mengenai hal ini. Billy juga sudah mengirim informasi ini kepada Max


dan juga Deni.


Mereka bertiga sedang berada di dalam helikopter menuju mansion dengan memikirkan dan bertanya-tanya siapakah dalang di balik semua ini?


***Mansion***


Caca yang sedang asyik mengajari Kenzo dan Bella tentang PR sekolah mereka. Sebenarnya Bella dan Kenzo bisa mengerjakan semua tugas sekolahnya tanpa bantuan Caca. Namun mereka berdua suka jail terhadap Caca, untuk membuat Caca selalu dengan mereka berpura-pura bodoh dan meminta bantuan Caca.


Caca yang sama sekali tidak mengetahui bahwa Kenzo dan Bella sebenarnya sudah memahami mata pelajaran matematika ini, Caca dengan sabar mengajarin mereka dengan baik.


“Sudah Bun, kalau saja guru kami seperti Bunda pasti kami gampang mengertinya.” Goda Bella.


“Betul,” ucap Kenzo yang setuju dengan pernyataan Bella.


“Kalian ada-ada saja, ya sudah di lanjut mengerjakannya. Bunda akan membawakan cemilan untuk kalian.” Ucap Caca.


“Bunda kan tidak di perbolehkan untuk ke dapur. Bagaimana Bunda akan membawakan cemilan buat kami?” tanya Kenzo.


“Hehe, Bunda mengambil beberapa bahan di dapur besar lalu membuatny di dapur sini ( dapur lantai 4 khusus lantai Jack dan anak-anaknya).” Jawab Caca sambil tertawa.


“Hahaha,” tawa mereka bertiga.


“Kalian jaga rahasia ini ya, jika ketauan oleh bibi Selly pasti dia akan menegur Bunda.” Ucap Caca.


“Asal Bunda mau berbagi makanan sama kami, rahasia Bunda tidak akan bocor.” Ucap Bella.


“Hahah dasar penjahat licik.” Ucap Caca sambil mencubit pipi Bella.


“Sakit Bunda,” ucap Bella yang di cubit oleh Caca. Padahal Caca mencubitnya tidak keras.

__ADS_1


“Bunda kenapa si seperti itu?” tanya Kenzo.


“Bunda kebiasaan lapar di malam hari, hehhe.” Jawab Caca.


“Kan di kulkas banyak makanan Bun, dan jika kurang bisa menyuruh pelayan untuk membuatnya atau menyuruh bibi Selly untuk membelinya di restoran atau toko makana.” Jawab Kenzo.


“Bunda terbiasa membuat semuanya sendiri. Lidah Bunda tidak terlalu suka dengan masakan orang lain.” Jawab Caca.


“Hmmm seperti itu, tapi memang ia sih! Masakan Bunda lebih enak di bandingkan dengan lainnya. Ada sesuatu yang beda dari yang lainnya saat di nikmati.” Jawab Bella.


“Iya betul Bel, aku juga menyukainnya.” Jawab Kenzo.


“Hahaha, kalian masih kecil saja sudah pandai menggombal. Ya sudah Bunda akan mengambilkan bolu pisang avokado yang sudah ada di kulkas.”nJawab Caca.


“Oke Bun,” jawab mereka berdua.


Caca pergi ke dapur kecil di lantai 4 itu dan membuka kulkas untuk mengambil bolu. Sementara Bella dan Kenzo dengan cepat mereka menyiapkan semua tugas sekolah.


“Akhirnya kembali ke mansion,” ucap Jack yang baru saja turun dari helikopter dan melihat mansionnya.


“Yang kau rindukan bukanlah mansionnya namun Caca.” Goda Jimmy.


“Itu sudah pasti,” jawab Jack.


“Hahaha manusia yang sedang jatuh cinta memang seperti itu ya? Biasaya jika pulang dari dinas di mana pun kembali ke mansion biasa itu tanpa senyum-senyum sok manis seperti itu.” Ucap Jimmy dalam hati.


“O ya Jim, malam ini kita bukan hanya berkumpul untuk membahas tentang hal itu tapi juga aku akan mengatakan akan mengejar Caca di hadapan kalian semua. Jadi siapkan semuanya. Buat saja pesta barbeque malam ini.” Ucap Jack.


“Oke,” jawab Jimmy.


Mereka pun menggunakan kendaraan kereta golf untuk menuju mansion dari bandara mansion.


“Selamat datang tuan Jack yang sudah kembali ke mansion.” sambut Son dan Selly.


“Di mana mereka?” tanya Jack tentang keberadaan Caca dan anak-anaknya.


“Di ruang santai di lantai 4,” jawab Selly.


“Baiklah aku akan langsung ke atas. Dan kalian Bantu Jimmy untuk menyiapkan pesta kecil malam ini.” Ucap Jack yang kemudian masuk ke mansion menuju lift untuk naik kelantai 4.


Billy yang kembali ke mansion setelah kedatangan Jack dan Jimmy.


Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.

__ADS_1


Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah membaca.


__ADS_2