I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Honeymoon Part 5


__ADS_3

Tepat pukul delapan malam, supir sudah menjemput Caca dan Jack. Mereka berdua juga sudah siap dengan penampilannya akan pergi menuju festival musim semi di pulau Jeju. Jack menggunakan baju musim semi yang cukup tebal berwarna coklat. Begitu juga dengan Caca yang menggunakan warna yang sama dengan Jack. Dan mereka menggunakan topi rajut bersama.


Saat ini mereka datang ke Korea Selatan saat mulai musim semi. Dan Saat musim semi tiba, suhu sangat dingin. Sekitar 18°C hingga 10°C suhu yang terjadi di negara itu. Selain factor suhu, kondisi cuaca di musim semi juga tergolong berangin. Apalagi pulau Jeju dekat dengan laut.


Beberapa jenis festival musim semi yaitu Taean Tulip Festival, Boseong Green Tea Festival serta Seoulland Character Fesitval. Namun karena saat ini Jack dan Caca tiba setelah festival itu semua maka mereka hanya tinggal menikmati festival kembang api yang akan terjadi malam ini.


Supir itu melajukan mobilnya menuju festival kembang api. Sampai di sana, Jack dan Caca langsung mencari tempat untuk menikmati hal itu. Festival itu di adakan di pinggir pantai, sudah banyak orang datang. Ada yang duduk di pasir pantai, ada pula yang duduk di  kain yang mereka bawa untuk tempat duduk piknik dan ada pula yang duduk menggunakan kursi pantai.


Supir sudah membawakan sebuah kain tempat duduk Jack dan Caca. Dia juga membawakan makanan yang bisa di santap oleh Caca dan Jack sebagai cemilan malam sambil menikmati acara kembang api.


“Tuan, Nyoya!” panggilnya.


“Ada apa?” tanya Jack.


“Tunggu sebentar di sini. Saya akan mengambilkan perlengkapan.” Jawab supir lalu pergi mengambil di bagasi mobil.


Supir itu membentangkan kain di atas pasir pantai dan menyediakan satu buah keranjang yang sudah berisi makanan.


“Tuan, Nyoya silahkan di nikmati. Ini adalah pelayan tambahan dari hotel kami.” Jawabnya.


Jack memberikan uang tip kepadanya sebagai ucapan terimakasih.


“Ambila!” Ucap Jack yang memberi uang.


“Terimakasih tuan.” Jawab Supir kemudian membungkukkan diri dan pamit undur diri dari tempat tersebut.


“Jemput kami dua jam lagi.” Jawab Jack.


“Hubungi saya tuan, karena saya akan tetap berada di sini. Saya sebenarnya membawa istri dan anak saya di tempat ini. Di arah sana tuan.” Jawab Supir yang menunjukkan arah utara.


“Baiklah. Kau antarkan istri dan anakmu setelah acara festival ini berakhir baru jemput kami.” Jawab Jack.


“Tidak apa-apa tuan, istri saya memang penduduk sini. Rumah kami sewa kami yang di dapat dari pekerjaan tidak jauh dari sini.” Jawabnya.


“Berikan ini kepada putrimu sebagai hadiah perkenalan dari ku.” Ucap Caca yang memberikan uang juga.


“Tapi..” tolak supir.


“Tidak apa-apa tuan. Aku jadi teringat dengan anak-anakku, Kenzo dan Bella.” Jawab Caca tersenyum.


“Terimakasih nyoya, tuan. Semoga kalian bahagia selalu.” Jawab supir.


Supir itu meninggalkan mereka dan pergi menjumpai istrinya. Jack dan Caca menikmati festival yang sudah di mulai. Tembakan demi tembakkan penyalaan kembang api di atas langit terlihat.

__ADS_1


“Indahnya.” Ucap Caca.


“Sebenarnya tidak baik melakukan hal itu karena akan membuat lapisan ozon menipis.” Jawab Jack.


“Benarkah?” tanya Caca.


“Begitulah. Lihat, kembang api itu hanya terlihat indah sebentar namun sudah memberikan kebahagian kepada orang yang melihatnya. Memberikan keindahan lalu meninggalkan kenangan. Kenangan di mata dank au simpan di hati.” Ucap Jack yang meraih tangan Caca dan meletakkannya di dada Caca.


“Hmmm..” Caca yang belum bisa mencerna apa maksud dari perkataan Jack.


“Sudahlah lupakan yang aku katakana, buka mulut mu.” Jawab Jack yang mengambil buah anggur dari keranjang dan memasukkan ke mulut Caca.


“Manis.” Jawab Caca.


“Semanis senyummu saat ini.” Jawab Jack.


“Menggombal saja.” Jawab Caca kemudian menyandarkan dirinya di bahu Jack.


Malam itu mereka menikmati malam yang indah dengan kembang api dan suasana pantai. Dan kembali ke villa dengan cepat setelah supir itu menjemput mereka.


Pagi hari, seperti biasanya mereka berdua sudah bangun dan melaksanakan kewajiban kepada tuhan. Setelah itu, Caca bergegas ke dapur dan mulai memotong-motong bahan makanan. Jack yang datang langsung memeluk Caca dari belakang dengan mesrah.


“Jadk berhentilah menggodaku di saat aku sedang masak.” Ucap Caca.


“Benarkah?” tanya Caca.


“Iya.” Jawab Jack.


Jack mulai memainkan perannya sebagai chef professional. Caca yang menyaksikan suaminya ini melakukan pekerjaan di dapur dalam hal memasak membuatnya menjadi sangat menawan. Caca tersihir dengan ketampanan Jack saat sedang memasak.


“Suamiku paling sempurna.” Jawab Caca dalam hati yang sedang memperhatikan Jack dari meja makan sambil menyanggah wajahnya itu dengan kedua tangan dan senyum-senyum sendiri.


Jack selesai memasak sarapan pagi untuk Caca dan masakkan itu benar-benar enak. Caca benar-benar suka masakkan Jack dan Jack sangat puas dengan kemampuannya yang membuat dirinya semakin di cintai Caca.


“Pelan-pelan makannya.” Ucap Jack yang membersihkan bekas makanan yang ada di ujung bibir Caca menggunakan tangannya.


Caca hanya tersenyum kemudian minum setelah menghabiskan hidangannya.


“Setelah ini akan ke mana?” tanya Jack.


“Melihat bunga Canola.” Jawab Caca.


“Baiklah, pergilah mandi dan bersiap. Biar aku yang membereskan ini.” Jawab Jack.

__ADS_1


“Benarkah?” tanya Caca.


“Iya mylotus.” Jawab Jack yang mengelus kepala Caca dengan lembut.


 “Tundukkan badanmu sikit ada sesuatu di rambutmu.” Ucap Caca.


“Ada apa?” tanya Jack yang mengikuti perintah Caca.


Caca turun dari kursi dan menghampiri Jack. Ia memeluk tubuh Jack dan mencium bibirnya kemudian lari meninggalkannya.


“Mencoba menggodaku, lihat saja nanti setelah membereskan ini.” Ucap Jack yang tertawa melihat tingkat istrinya seprti anak-anak.


Akhirnya mereka bersiap untuk menikmati hamparan bunga Calona yang sedang mekar di pulau Jeju tersebut. Tepatnya memenuhi ladang di gunung Sanbangsan serta di Seongsan Ilchulbong sehingga memberikan pemandangan yang sangat indah.


Tiba di tempat Caca langsung berlari kesana kemari menikmati pemandangan yang cantik ini. Jack mengeluarkan ponselnya lagi dan mengabadikan momen setiap Caca tersenyum bahagia di setiap perjalanan honeymoonnya.


“Sedang apa?” tanya Caca merebut ponsel Jack.


Caca memeriksa ponsel Jack dan menemukan layarnya terbuka pada aplikasi kamera. Caca melihat semua isi photo itu adalah photo dirinya saja.


“Kenapa tidak ada satupun photomu?” tanya Caca.


“Untuk apa menyimpan photoku?” tanya Jack.


“Hmm pria ini. Kemarilah.” Jawab Caca memeluk Jack dan memberikan ponselnya.


“Kenapa?” tanya Jack.


“Ayo berphoto bersama. Ambilah potretnya karena kau yang tinggi.” Jawab Caca.


“Sini ponselmu!” perintah Caca.


Caca mengubah peraturan wallpaper ponsel Jack dengan photo mereka berdua.


“Yah.” Jawab Caca.


Jack melihat apa yang sebenarnya di lakukan istrinya. Jack tersenyum dan melihat Caca.


“Ingat jangan di ganti kecuali dengan kita bersama.” Jawab Caca.


“Baik nyoya besar.” Jawab Jack.


Mereka tertawa bersama dan bermain di hamparan bunga itu. Tidak lupa juga melakukan adegan kiss dengan suasana yang romantis.

__ADS_1


__ADS_2