
Akhirnya hari yang di tunggu benar-benar datang, Daddy Div tidak bisa membiarkan Divia dan Kim berlama-lama menjalin hubungan tanpa status.
Keluarga besar pun sepakat untuk mengadakan acara pernikahan. Daddy Div memberi kesempatan pada Kim untuk mengundang keluarganya datang ke Indonesia untuk menyaksikan pernikahan mereka.
Kim pun akhirnya mengundang nenek, Dee dan ibunya juga Yura.
Acara akan di langsungkan dengan mewah di Indonesia dengan persiapan yang matang.
Kini Kim dan Divia berada di rumah terpisah, Lee menemani Kim di ruangannya sedangkan Yura membawa Dee ke kamar Divia.
"Hai Vi!"
"Yura, kapan kamu datang?" Divia dengan cepat memeluk sahabatnya itu.
"Aku benar-benar merindukanmu!"
"Kita baru satu bulan tidak ketemu Vi, jangan berlebihan!"
"Tapi sungguh aku merindukanmu!"
"Iya aku percaya, aku juga merindukanmu. Mau tahu aku bawa siapa?"
"Bawa siapa? Lee?"
"Kok Lee sih!?"
"Abis siapa lagi,"
"Kemarilah!"
Mereka sama-sama menatap ke arah pintu dan Dee muncul dari balik pintu itu, seketika mata Divia berkaca-kaca,
"Dee!"
"Eomma,, aku merindukanmu!"
__ADS_1
"Eomma juga. Kesinilah, peluk eomma!"
Dee pun segera berlari memeluk Vi, mereka saling merindukan.
"Kamu sekarang sudah besar!"
"Eomma Vi juga, eomma benar-benar akan menikah dengan Kim?"
"Hmmm, apa kamu senang?"
"Iya, Dee senang! Akhirnya Dee bisa sering ketemu sama eomma!"
"Maksudnya?"
"Mama aku tinggal di Korea sama nenek."
"Benarkah?"
"Hmmm!"
"Sudah-sudah, kangen-kangenan nya nanti lagi. Sekarang Dee pergi temui Kim, eomma Vi biar aku yang jaga!" Yura segera menghentikan percapakan mereka. Ia juga tidak sabar ingin bercerita banyak kepada Divia.
"Iya sayang!"
Akhirnya Dee pun benar-benar meninggalkan ruangan itu, kini tinggal Vi dan Yura di sana. Mereka duduk di tepi tempat tidur.
"Kamu mau cerita apa Yura?"
Yura pun segera menunjukkan jarinya, "Lihat ini!"
"Cincin? Jadi_?"
"Iya, Lee benar-benar melamarku dan kami menikah!"
"Bagaimana bisa? Secepat ini?" Divia benar-benar antusias mendengarkan cerita dari Yura.
__ADS_1
Flashback on.
Yura baru saja keluar dari kampus, seperti biasa ia akan mampir ke tempat kerjanya. Tapi kali ini bukan untuk bekerja, karena kinerjanya kemarin bagus di perusahaan tempatnya magang, ia pun di terima menjadi karyawan tetap meskipun hanya paruh waktu karena saat pagi ia masih harus ke kampus untuk menyelesaikan kuliahnya yang tinggal satu semester lagi.
Yura berencana ke tempat kerja lamanya untuk mengundurkan diri dan mengambil beberapa barangnya yang masih tertinggal di sana. Tapi langkahnya segera terhenti saat melihat sebuah mobil menghampirinya.
"Mr Lee!"
"Naiklah!"
"Tapi aku_!"
"Aku akan mengantarmu!"
Yura tidak bisa menolaknya, ia pun segera masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Lee.
"Kamu mau ke mana?"
"Aku akan ke tempat kerja lamaku!"
"Untuk?"
"Mengundurkan diri!"
"Baiklah!"
Lee segera memacu mobilnya dan membawanya ke sana. Kesebuah kedai rumah makan sederhana dengan beberapa karyawan.
Melihat Yura datang dengan mobil bagus tentu membuat beberapa rekan kerjanya bertanya-tanya apalagi pria yang ikut turun dengannya, siapa yang tidak kenal dengan Lee, orang kepercayaan Presdir Kim.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya
Follow akun Ig aku ya
__ADS_1
IG @tri.ani5249
...Happy Reading 🥰🥰🥰...