Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu

Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu
Chapter... 135 : Mencari Kuota Peserta


__ADS_3

Sudah satu bulan Zhang Yu berada di Kota Dou Ha, ibukota Kekaisaran Yang. Dalam kurun waktu itu dia terus mengumpulkan informasi dan berhasil mendapatkan petunjuk tentang tempat akan diadakannya pertarungan surga.


Yakni Gunung Tiankong, yang berada di wilayah Kota Dou Xi sebelah selatan Kekaisaran Yang. Juga termasuk dalam jalur pegunungan selatan, titik perkiraan dunia klan Xiao tersembunyi.


"Hanya ada waktu satu bulan kurang sebelum pertarungan surga. Aku harus segera mendapatkan kuota peserta untuk ikut dalam pertarungan itu." Zhang Yu sudah mengumpulkan data kekuatan-kekuatan yang akan berpartisipasi. Namun di antara beberapa kekuatan itu, hampir semua sudah mengumumkan perwakilan mereka.


Jadi Zhang Yu semakin bingung bagaimana cara agar dirinya mendapat kuota peserta.


Pada saat ini seorang pria setengah baya mengenakan pakaian tertutup yang sedang berjalan di depannya tiba-tiba dihadang oleh dua pria berperawakan gemuk.


Zhang Yu yang melihat ini awalnya tidak ingin ikut campur. Tapi melihat kemampuan pria ini yang tidak begitu tinggi dan dikeroyok oleh dua orang membuat hati nuraninya bergetar.


Sebagai orang bersih yang suka menolong. Bagaimana mungkin membiarkan ketidakadilan semena-mena di hadapannya. Karena ingin bertarung dua orang, maka dirinya akan turun menggenapkan jumlah orang.


"Siapa kau! Jangan ikut campur urusan kami!" Dua pria gemuk menatap dengan mata memerah. Pancaran kemarahan sangat jelas dari perkataan mereka yang sengit.


Tapi Zhang Yu cukup tenang. Dia melirik pria setengah baya di sampingnya dan berkata kepadanya, "Paman, aku akan membantumu."


Dua pria gemuk mengamuk. "Dasar bocah busuk! Mati saja sana!"


Pria setengah baya itu hendak mengingatkan. Tapi sebelum sempat membuka mulutnya, golem tanah menghantam tepat di tempat Zhang Yu.


Blar!


Wajah pria setengah baya langsung pucat. Dia berusaha menyingkirkan golem raksasa itu karena berpikir Zhang Yu terlindas di bawahnya.


Sungguh tidak disangka pada waktu itu Zhang Yu muncul di sampingnya secara tiba-tiba. "Paman, apa yang kau lakukan?"


Eh...


Pria setengah baya terkejut. Dia bahkan tidak merasakan kehadiran Zhang Yu yang muncul seperti hantu.


Di sisi lain, kedua pria gemuk juga tidak menyangka Zhang Yu berhasil lolos dari serangan mereka.


"Kurang ajar! Kali ini kami tidak akan membiarkanmu lolos!" Dua pria gemuk melesat dan mendorong tinju yang sudah dilapisi energi berwarna jingga.

__ADS_1


Namun, kekuatan kultivator tingkat grand master bintang satu bagaimana mungkin dapat menyulitkannya. Zhang Yu hanya mengayunkan tangan, lalu seberkas cahaya menyapu tubuh dua pria gemuk hingga menghantam sisi samping kedai.


Pria setengah baya yang menyaksikan dibuat tercengang. "Di usianya yang masih muda dia sangat kuat," gumamnya tanpa sadar.


"Paman, bagaimana kau akan menangani mereka?"


Zhang Yu menunjuk dua pria gemuk yang sudah tak berdaya. Pria setengah baya mengeluarkan sebuah botol giok lalu meminumkan cairan di dalamnya.


Tidak ada yang tahu pasti apa cairan itu. Tapi setelah kedua pria gemuk menenggak nya, tubuh mereka langsung mengeluarkan bau seperti bangkai dan secara bertahap tubuh mereka terurai.


Tidak ada yang tersisa kecuali pakaian. Metode yang cukup kejam!


"Mereka berniat buruk padaku, jadi tidak salah bukan jika aku ingin mereka tiada?"


Zhang Yu masih diam tak berkomentar.


"Ini adalah racun paling mematikan. Siapapun yang meminumnya akan tiada dalam hitungan detik. Tidak ada yang menginginkan racun ini masuk ke tubuhnya, bahkan tingkat surgawi sekalipun."


Pria setengah baya itu begitu bangga dengan racun miliknya seolah tidak ada yang berani dengan racunnya. Sungguh dia tidak tahu apa yang ada dalam kepala Zhang Yu.


Ketika mengatakan racun itu sangat mematikan, Zhang Yu menjadi lebih bersemangat. "Paman, apa kau masih punya persediaan racun itu?"


"Memangnya kenapa? Kau ingin memilikinya juga sebagai kartu rahasia dalam pertarungan? Itu sangat bagus, tapi aku tidak menjualnya."


Zhang Yu hanya mengangguk dengan pasrah. Pria setengah baya itu tidak tahu apa yang dipikirkan Zhang Yu. Jika dia tahu niat sebenarnya Zhang Yu menginginkan racun itu, bisa jadi dia akan pingsan karena terkejut.


"Ini adalah kartu namaku, aku sangat berterima kasih padamu, jika kau punya waktu bisa datang menemuiku." Setelah mengatakan hal itu oria setengah baya berlari cepat meninggalkan tempat tersebut.


Zhang Yu melihat kartu nama itu yang hanya seukuran telapak tangan dan melihat namanya adalah Liu Cang. Matanya bergerak lebih ke bawah lalu menemukan identitas Liu Cang ini adalah penasehat Saturnus.


"Benar juga. Marganya adalah Liu, sama dengan Nona Liu. Apa mungkin masih punya ikatan kekerabatan?" Ketika memikirkan hal ini Zhang Yu mengingat jika hanya ada dua kelompok di Kita Dou Ha yang belum mengumumkan perwakilannya.


Satu adalah keluarga bangsawan Zhuge dan yang kedua adalah kelompok dagang Saturnus.


Sebelumnya memang Zhang Yu berniat pergi ke gedung pusat Saturnus untuk melihat peluangnya mendapatkan kuota dari mereka. Karena bagaimanapun sebagaimana keluarga bangsawan, pastinya keluarga Zhuge ingin keturunan langsung atau setidaknya yang memiliki darah garis keturunan yang mewakili mereka. Berbeda dengan Saturnus. Karena mereka adalah keluarga pebisnis, jadi tidak banyak yang bisa berpartisipasi dan mungkin ada tempat untuknya.

__ADS_1


Ak ak ak!


Sun turun dari puncak Zhang Yu mengambil sebuah gulungan sekitar beberapa langkah dari tempat pakaian dua pria gemuk.


Zhang Yu berpikir gulungan tersebut adalah milik dua pria gemuk. Tapi lambang Saturnus dengan bola dengan cincin yang melingkar ada pada tali pengikatnya.


"Ini bukan milik mereka, tapi milik paman tadi." Zhang Yu memegangnya dan dalam kepalanya saat ini muncul beberapa rencana yang dapat digunakan olehnya datang ke gedung Saturnus.


"Tidak buruk. Dengan ini aku punya alasan kuat untuk datang ke gedung utama."


Saturnus pusat terdiri dari gedung utama dan gedung umum. Berbeda dengan gerdung umum yang dapat dimasuki sembarang orang, gedung utama adalah tempat khusus yang hanya orang-orang tertentu yang memiliki hak memasukinya.


Sepuluh menit kemudian Zhang Yu sudah berada di depan gedung utama Saturnus. Tentu saja penjaga langsung menghadangnya karena wajahnya yang asing dan yakin bukan orang penting.


"Apa kau tidak tahu ini bukan tempat umum? Jika kau ingin mencari barang atau sumber daya, semua ada di gedung sebelah. Di sini tidak ada apa apa."


Namun Zhang Yu bergeming di sana membuat penjaga terpancing amarah. Baru setelah Zhang Yu menunjukkan gulungan dengan segel khusus Saturnus mereka langsung mengubah sikap terhadap Zhang Yu.


"Tuan, kenapa tidak bilang lebih awal jika Tuan adalah tamu. Jika menunjukkannya lebih awal, kami tidak akan bersikap seperti itu."


"Ada apa ini?" Suara wanita datang dari dalam gedung utama.


Zhang Yu merasa kenal, jadi dia spontan mengangkat wajahnya menatap sosoknya yang baru saja keluar dari gedung utama.


Tatapan mereka pun bertemu, diam dan tidak mengatakan apapun.


"Salam Nona Muda!" sapa dua penjaga.


Zhang Yu segera sadar dan menyatukan tangan menyapa. "Nona Liu, tidak disangka dapat bertemu di sini."


Liu Mengqi menyipitkan mata beberapa saat, lalu memperhatikan gulungan di tangan Zhang Yu. Dia pun bicara pada dua penjaga untuk membuka jalan.


"Biarkan dia masuk. Aku mengenalnya."


Bagaimana mungkin dua penjaga ini berani membantah kalimatnya, mereka segera melangkah ke samping dan mempersilakan Zhang Yu masuk. "Maaf, karena telah menghalangi jalanmu, Tuan."

__ADS_1


Heem…


Zhang Yu berdehem. Meski pertemuan ini tidak ada dalam rencananya, tapi selama dapat masuk ke gedung utama itu bukan masalah yang harus diperpanjang.


__ADS_2