Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu

Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu
Chapter 293 : Harus Pergi


__ADS_3

"Apa kau mengenalnya?"


Zhang Yu melihat Long Shen seperti memiliki ingatan khusus tentang sosok bernama Fang Shuai. Dia masih memperhatikannya dan tampak menyipitkan mata dalam beberapa kesempatan.


"Aku tidak yakin. Tapi sepertinya aku pernah mendengarnya."


"Benarkah?"


Long Shen menganggukkan kepala. "Ya, tentu saja. Tapi kenapa kau tiba-tiba membahas pria itu?"


Zhang Yu menunjuk beberapa nama dan garis keturunan dari darah Fang Shuai. "Ini berhubungan dengan kekacauan yang disebabkan kelompok pemberantas. Mereka membantai beberapa klan dan keluarga bangsawan, tapi sebenarnya yang mereka targetkan adalah keturunan Fang Shuai."


"Sejauh ini, hanya ada satu keturunannya yang belum tersentuh. Namun itu karena tidak ada informasi yang jelas tentang mereka."


"Namanya adalah Xiang He. Dia anak angkat yang dibesarkan langsung oleh Fang Shuai. Apa kau merasa tidak asing dengannya?" tanya Zhang Yu.


Sekali lagi hal itu membuat Long Shen menautkan kedua alisnya. Dia menatap dengan lekat dan berusaha mengingat suatu yang sebenarnya sudah lama terpendam.


"..."


Sepuluh menit sudah berlalu. Zhang Yu terus menunggu jawaban dari Long Shen meski pada akhirnya harus menyerah karena Long Shen tak mengatakan apapun sejak dirinya terdiam.


"Untuk mengetahui tujuan kelompok pemberantas, aku harus mengetahui apa yang sebenarnya mereka cari. Apa yang di miliki oleh keturunan Fang Shuai sehingga kelompok pemberantas tanpa segan membantai mereka."


"Aku ingat!"


Setelah diam cukup lama, Long Shen berseru sambil mengangkat tangannya. Zhang Yu yang sempat menyerah pun kembali berharap penuh padanya.


"Kau mengingatnya? Coba kau katakan apa yang kau ingat sekarang," pinta Zhang Yu.


Long Shen terlihat ragu untuk beberapa saat, dia mengelus dagunya yang lancip sambil memperhatikan kertas di tangan Zhang Yu. "Seperti yang kau ketahui, Fang Shuai ini memiliki lima anak. Dia orang yang berpengaruh dan sangat dihormati pada masa itu."

__ADS_1


"Jika kau bertanya tentang keturunan Xiang He, kemungkinan kau jauh lebih mengenal mereka dibandingkan dengan ku."


Kalimat terakhir Long Shen membuat Zhang Yu mengerutkan keningnya. "Kau bercanda? Bagaimana mungkin aku mengenal mereka? Aku bahkan tak pernah bertemu seseorang bermarga Xiang."


Long Shen menggelengkan kepala sambil berdecak pelan. "Sepertinya aku mulai mengerti apa tujuan mereka. Fang Shuai, istana roh, ... Ternyata mereka masih tidak menyerah untuk rencana itu."


"Kenapa kau bicara begitu misterius? Kau harus menceritakan semuanya dengan jelas. Apa maksudmu dengan rencana?" Zhang Yu semakin kesal karena Long Shen selalu bersikap misterius. Bahkan dalam situasi ini, dia masih menyampaikan informasi secara berkala.


Long Shen kembali berdecak. "Kau ini sangat tidak sabaran. Bukankah aku sudah mengatakannya, kau lebih mengenal keturunan Xiang He. Jika kau masih tidak mengerti, apa kau sungguh lupa dengan tujuan Istana Roh sebenarnya? Tujuan mereka datang ke Kekaisaran Xuan sebelum kau membunuh sebagian besar dari mereka."


Sempat beberapa saat Zhang Yu terhenyak sebelum matanya membulat sempurna. "Pengorbanan darah? Teknik pengendali jiwa? Keluarga He?"


"Benar," sahut Long Shen.


"Bukankah aku pernah cerita padamu tentang asal-usul keluarga He yang tidak sederhana? Fang Shuai adalah orang yang menciptakan teknik pengendali jiwa. Kelompok pemberantas pastinya berpikir jika teknik pengendali jiwa diwariskan ke salah satu keturunannya. Oleh karena itu mereka membantai seluruh keluarga atau klan yang masih memiliki hubungan dengan keturunan Fang Shuai."


Zhang Yu masih ragu terhadap beberapa informasi yang disampaikan Long Shen. Mengingat kelompok pemberantas adalah Istana Roh, seharusnya mereka sudah tahu jika yang menyimpan teknik pengendali jiwa adalah keturunan Xiang He.


"Tunggu!"


Zhang Yu yang sedang berpikir tiba-tiba mengingat sesuatu.


"Jika tujuan mereka adalah teknik pengendali jiwa, bukankah yang tersisa hanyalah keluarga He setelah mereka membantai seluruh keturunan Fang Shuai yang ada di Kekaisaran Long?"


"Itu benar."


Zhang Yu membasahi bibirnya dan sejenak menatap kembali kertas di tangannya. Saat itu juga dia mengingat apa yang disampaikan Liu Bei tentang target terakhir kelompok pemberantas di Kekaisaran Long adalah empat hari yang lalu. Besar kemungkinan jika sekarang mereka dalam perjalanan menuju Kekaisaran Xuan.


"Apa kau berniat pergi ke Kekaisaran Xuan?" tanya Long Shen.


Zhang Yu membenarkannya. Bahkan jika dia tidak ingin melakukannya, dia juga harus pergi untuk memastikan teknik pengendali jiwa itu tidak jatuh ke tangan kelompok pemberantas.

__ADS_1


Di ruangannya, Xuan Yin mulai menyadari jika sikapnya terhadap Zhang Yu sedikit keterlaluan. Dia menatap ke pintu ruangan yang masih tertutup rapat, dan berharap Zhang Yu datang kepadanya.


"Apa aku harus meminta maaf padanya saat dia datang?" gumamnya.


Harga dirinya masih terlalu tinggi untuk mengatakan maaf pada situasi ini. Tapi di sisi lain dia juga merasa bersalah karena tak mampu mengendalikan emosi.


Kebetulan pada saat itu Zhang Yu masuk ke dalam ruangan. Xuan Yin yang sebelumnya sudah mengumpulkan niat untuk meminta maaf pun seolah lupa dengan niatnya. Dia membalikkan badan membelakangi Zhang Yu tapi masih penasaran dengan niat kedatangan suaminya itu.


"Kenapa dia datang? Apa untuk meminta maaf?" Xuan Yin berpikir mungkin ini kesempatan yang bagus untuk menyelesaikan masalah ini. Jika Zhang Yu benar-benar meminta maaf, dirinya akan berbaik hati dan memaafkannya.


"Yin'er," panggil Zhang Yu.


Secara bertahap Xuan Yin memutar arah duduknya sedikit sering di depan Zhang Yu. Dia sedang menunggu permintaan maaf dari suaminya. Namun, bukannya permintaan maaf Zhang Yu malah mengungkapkan niat kepergiannya.


Tak ayal hal itu membuat Xuan Yin spontan berdiri dari posisinya.


"Pergi? Pergi ke mana?" tanyanya.


Xuan Yin seolah lupa dengan masalah yang terjadi di antara mereka berdua. Saat ini di wajahnya hanya dipenuhi dengan pertanyaan pertanyaan yang ingin dia sampaikan.


Zhang Yu memegang pundak sang istri dan menuntunnya kembali ke sisi tempat tidur. Dia menceritakan setahap demi setahap situasi tentang kelompok pemberantas yang mungkin sudah dalam perjalanan ke Kekaisaran Xuan. Mengincar teknik pengendali yang ada di tangan He Jiao dan ibunya.


Tidak ada yang tahu apa yang akan dilakukan kelompok pemberantas. Tapi melihat bagaimana mereka membantai klan dan keluarga dengan garis keturunan Fang Shuai, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan menghancurkan akademi.


Wajah Xuan Yin membeku mendengar cerita Zhang Yu. Meskipun sudah mendengar tentang kelompok pemberantas, tidak mengira jika kelompok pemberantas lebih kejam dari yang dirinya bayangkan.


"Apa aku benar-benar tidak bisa ikut denganmu?" tanya Xuan Yin.


Akademi memiliki terlalu banyak kenangan untuk dirinya. Selain itu ada beberapa saudaranya yang pastinya ada di sana. Juga dengan guru, tetua ataupun murid lainnya. Xuan Yin tak bisa membayangkan jika mereka semua akan menjadi korban.


"Maaf. Tapi aku akan pergi sendiri. Kau harus tetap di dalam domain."

__ADS_1


Teknik pengorbanan darah selain membutuhkan teknik pengendali jiwa juga membutuhkan tubuh fisik dewi bulan sebagai wadah. Kelompok pemberantas jelas juga sedang mencari pemilik tubuh fisik dewi bulan. Zhang Yu tidak mungkin membiarkan Xuan Yin dalam bahaya karena sudah berjanji akan selalu menjaga dan melindunginya.


__ADS_2