
Sing...
Cahaya yang sangat terang memancar dari dalam hutan. Zhang Yu yang berada di dataran tinggi dapat melihatnya sangat jelas.
"Cahaya apa itu?" gumamnya.
Long Shen tampak menyipitkan mata. Tiba-tiba dia merasakan kepalanya seperti ditusuk dengan sebuah jarum, sangat sakit.
Arg...
Tentu Zhang Yu terkejut dengan hal itu. Dia segera melompat menjauh saat merasakan kekuatan petir di tubuh Long Shen menyambar kacau dan tak terkendali.
Beberapa saat kemudian, "Kau baik-baik saja?" tanya Zhang Yu.
Long Shen yang duduk bersimpuh perlahan bangkit berdiri. Dia mengusap wajahnya dan merasakan kekuatan yang lebih besar mengalir di tubuhnya.
"Sepertinya aku baru saja naik tingkat," ucapnya dengan senyum yang mengembang.
Naik tingkat? Di saat seperti ini?
Zhang Yu sungguh tak habis mengerti. Namun Zhang Yu mengingat jika Long Shen pernah berkata jika dia tidak perlu melewati proses yang sudah dialaminya dahulu untuk naik tingkat atau mencapai tingkatannya waktu itu. Dia hanya membutuhkan waktu, atau sesuatu yang dapat merangsang jiwanya agar mengingat kejadian masa lalu.
Jadi bisa dikatakan jika cahaya itu berhasil merangsang jiwa Long Shen untuk naik satu tingkat.
"Apa kau tahu cahaya apa itu?" tanya Zhang Yu.
Senyum di wajah Long Shen perlahan berubah jelek ketika akan menjawab pertanyaan Zhang Yu. Seketika Zhang Yu tahu jika cahaya itu bukan pertanda yang baik.
Groar!!
Gorila yang sangat besar muncul di tempat cahaya tersebut. Teriakannya mengandung energi kekuatan dan dapat menghancurkan gendang telinga bagi siapapun yang berada cukup dekat dengannya.
Zhang Yu menggenggam erat pedang semesta yang sudah menjadi pedang kelas atas yang langka. Dia membasahi bibirnya sekilas dan masih memperhatikan gorila hitam tersebut.
"Tingginya tiga puluh meter! Seharusnya dia lebih kuat dari tingkat ketujuh, kan?"
"Dia di tingkat setengah abadi!" sahut Long Shen.
Zhang Yu sungguh baru pertama kali melihat binatang spiritual yang berada di tingkat setengah abadi. Tidak disangka, auranya sangat kuat dan sangat mengintimidasi.
Brem...
Gorilla tingkat setengah abadi itu mulai melangkah dari tempatnya. Setiap langkah mampu membuat tanah bergetar dan pohon langsung tumbang hanya terkena hempasannya.
"Dia datang ke sini!"
"Dia pasti merasakan kekuatan petir yang keluar dari tubuh Long Shen sebelumnya," batin Zhang Yu.
__ADS_1
Tidak hanya sendiri, gorila besar setinggi tiga puluh meter itu datang bersama belasan binatang spiritual tingkat enam dan tujuh. Mereka semua bergerak ke tempat Zhang Yu berada saat ini.
"Serahkan binatang spiritual tingkat enam dan tujuh padaku. Kau hadapi saja gorila besar itu."
Zhang Yu mengangguk. "Berhati-hatilah," ucap Zhang Yu.
"Cih! Seharusnya aku yang berkata begitu. Berhati-hatilah." Long Shen melesat terlebih dahulu, kemudian menarik perhatian binatang spiritual tingkat enam dan tujuh agar menjauh dari sisi gorila besar.
Sun juga ikut dengannya. Sun berubah menjadi besar, meskipun tidak sebesar gorila, tapi juga tidak jauh berbeda dengan binatang spiritual tingkat tujuh yang sama sepertinya.
"Beruntung sekali wilayah ini sangat jauh dari pusat kota. Jika tidak ...."
Wuing...
Gorila besar itu tidak membiarkan Zhang Yu menyelesaikan kalimatnya. Dia menghancurkan tebing dan melempar bongkahan batu berukuran besar itu ke arahnya.
Blar!
Blar!
Walaupun jarak masih cukup jauh, tapi kekuatan tangan gorila besar sangat kuat. Batu yang dilempar pun langsung membabat pepohonan yang ada di dataran tinggi itu dan menciptakan kawah-kawah berukuran sedang di sana.
Zhang Yu berlindung di balik perisai Qi miliknya. Sangat mengejutkan karena perisai Qi miliknya hampir hancur karena serangan tersebut.
"Jika binatang spiritual sekuat ini menjangkau wilayah pusat, tidak tahu akan ada berapa banyak korban hanya karena lemparannya."
"Aku harus membunuhnya!"
"..."
Gorila besar kesulitan mengikuti gerakan Zhang Yu dengan matanya. Terlebih saat posisi Zhang Yu terhalang oleh beberapa pohon, dia menggeram dengan mengeluarkan dengusan. Tak lama setelah itu, gorilla besar menyatukan tangannya yang terkepal dan menghantam tanah dengan sangat keras.
BOOOM!!
Ledakan itu berpusat di tempatnya berdiri. Kerusakan sangat parah, hampir tidak ada yang berdiri dalam radius tiga ratus meter.
Zhang Yu hampir terhempas, tapi dia berhasil bertahan setelah menancapkan pedangnya ke tanah sambil menggunakan perisai Qi meski pada akhirnya hancur berkeping-keping.
Groar!
Teriakan itu membuat telinga Zhang Yu berdengung. Zhang Yu menarik pedangnya yang menancap di tanah, lalu menodongkan ke depan dengan matanya yang tajam.
"Teknik Pedang Pembunuh!"
Qi dalam tubuhnya mengalir keluar untuk membentuk bayangan cakar berukuran besar. Warna merah yang menyala itu memancarkan aura yang menakutkan.
Whut...
__ADS_1
BLARR!!
Sekali lagi terjadi ledakan yang sangat hebat. Tekanan udara menjadi sangat rendah dan asap putih menutup setiap bagian tempat pertarungan.
Tidak ada yang mengira jika gorila itu benar-benar mampu menahannya. Tapi memang begitulah kenyataannya. Gorila besar bertahan dengan menyilangkan tangan di depan tubuhnya. Memasang posisi agak menunduk dengan kaki sedikit ditekuk.
"Bukan hanya serangannya yang kuat. Tapi juga pertahanannya sangat kuat."
Sigh...
Andai saja binatang spiritual dapat di serang menggunakan teknik jarum jiwa penakluk. Mungkin itu adalah cara yang mungkin dapat dicoba. Tapi sayangnya hal itu tidak berguna. Sedang segel kuno, itu sepertinya terlalu gegabah untuk menggunakannya jika mengingat situasi saat ini.
"Teknik Pedang Utara!" Zhang Yu bergumam. Dia berpikir mungkin itu adalah satu cara yang dapat ia gunakan sekarang. Mengingat gorila besar sangat lambat, akan sangat menguntungkan jika melihat karakter teknik pedang utara yang mengandalkan ketangkasan dan kecepatan.
Zhang Yu melesat cepat ke arah gorila besar sambil mengalirkan Qi ke pedangnya. Seketika pedang semesta bercahaya dan mengeluarkan aura yang lebih kuat dari sebelumnya.
Gorila besar menangkap pergerakan Zhang Yu. Dia berusaha menangkapnya dengan kedua tangannya, tapi Zhang Yu lebih cepat dan berhasil berkelit darinya.
Karena tahu hal itu tidak akan berhasil, gorila besar kembali menyatukan tangannya berniat menghantam tanah untuk kedua kalinya. Zhang Yu memanfaatkan momen di mana gorila besar mengangkat kedua tangannya tinggi. Dia berpegangan pada lengan gorila itu dan melompat cukup tinggi.
"Gerakan pertama, teknik pedang utara."
"Rasakan ini!!"
Slash!
Groar!
Gorila meraung kesakitan saat Zhang Yu menebas cepat sambil melesat bagian dalam tangannya. Zhang Yu memanfaatkan posisi kedua tangan gorila besar itu yang masih di atas sehingga sangat leluasa.
Darah pun menetes dari sana setelah luka sayatan panjang membekas lebar.
"Seperti dugaanku. Tidak semua bagian tubuh gorila besar ini sangat keras. Hanya bagian yang di tumbuhi rambut berwarna perak yang memiliki pertahanan sangat kuat, sementara bagian yang lain masih dapat ditembus."
Karena titik lemah telah ditemukan, Zhang Yu mengincar titik lemah tersebut dan menggunakan teknik pedang utara untuk menyerang lebih cepat.
Slash!
Groar....
Satu teriakan kembali menggema saat pedang Zhang Yu kembali menggores tubuh gorila besar itu.
Tentu saja gorila besar tidak serta merta diam saat Zhang Yu terus menggempurnya dalam jarak dekat. Dia mencoba menangkis dengan tangannya, tapi sayang gerakan Zhang Yu jauh lebih cepat.
Tiga, empat, lima, bahkan sepuluh sayatan yang sangat lebar sudah tercipta di tubuh gorila besar itu. Karena sudah tak memiliki tenaga dan sudah terluka parah, gorila besar itu pun jatuh ke tanah.
Tubuhnya yang besar membuat tanah bergema. Zhang Yu berdiri di atasnya, sambil memegang pedang semesta bersiap menusuk leher bagian belakangnya.
__ADS_1
"Matilah!"
Jleb!