
Karena teknik pengendali jiwa yang dikendalikan oleh Gao Ran, hampir setiap wilayah di Daratan Zhen Yang mengalami masalah yang sama. Binatang spiritual yang semula tenang di dalam hutan dan jauh dari pemukiman manusia, sekarang keluar menyerang dengan membabi buta.
Tidak ada yang dapat menghentikan binatang spiritual itu kecuali dengan langsung membunuh mereka. Namun, tidak semua orang memiliki kemampuan yang cukup untuk berhadapan dengan binatang spiritual abnormal. Terlebih ada terlalu banyak binatang spiritual tingkat ketujuh yang menjadi teror nyata untuk kelompok manusia.
Zhang Yu dalam perjalanan ke bukit terakhir yang merupakan pusat berkumpulnya binatang spiritual di wilayah pegunungan selatan. Meskipun dia melewati jalur yang aman, tapi invasi binatang spiritual abnormal sudah mencapai wilayah tersebut. Tiga atau bahkan empat binatang spiritual datang setiap beberapa belas meter, tidak ada pilihan lain Zhang Yu hanya bisa membunuh mereka semua tanpa menahan langkah kakinya.
"Lari! Lari!" Teriakan beberapa orang menggema dari wilayah lembah yang ada di sisi kanan jalur perjalanan.
Tak lama, terlihat sekitar tujuh orang lari tunggang langang berusaha kabur dari kejaran harimau api tingkat keenam.
"Lari! Cepat lari. Kita harus pulang ke desa!" teriak salah satu dari mereka.
Namun mungkin karena terlalu panik, satu pria setengah baya terjatuh setelah menginjak batu yang tak rata. Dia terjungkal dan kakinya berdarah.
Enam temannya tentu saja berhenti, kemudian berusaha menolongnya.
"Pergi! Kalian harus pergi, harimau itu sudah mendekat." Sang pria tak mau teman-temannya mati karena dirinya. Dia menepis tangan yang mencoba memapahnya dan meminta mereka segera kembali ke desa.
"Tidak. Kami tidak akan meninggalkanmu. Kita akan kembali bersama-sama."
Pada saat itu harimau api tingkat keenam sudah semakin dekat. Matanya kuning kemarahan dan tampak berkilau menakutkan. Ketujuh pria itu pun memasak wajah buruk secara bersamaan.
"Celaka! Kita tidak akan selamat!" gumam pria setengah baya.
Mereka hampir pasrah jika harus menjadi santapan harimau api tingkat keenam. Tetapi tepat pada saat itu, gelombang energi yang berbentuk seperti cakram tiba-tiba muncul dan menebas tubuh harimau api tingkat keenam.
__ADS_1
Slash!
Harimau api tingkat keenam itu pun mati. Ketujuh pria yang terkejut sontak berbalik dengan kompak mencari sosok yang sudah membantu mereka.
"Dari mana kalian berasal?"
Untuk beberapa saat ketujuh pria terhenyak setelah melihat Zhang Yu. Mereka seakan tidak percaya orang yang menyelamatkan mereka masih terlihat begitu muda.
"Ka-kami berasal dari Desa Hao. Kami sedang mencari tanaman herbal untuk dijual ke toko di pusat kota. Tapi entah dari mana, tiba-tiba datang harimau api itu yang segera mengejar kami seperti mangsa."
Zhang Yu menganggukkan kepala mendengar ucapan pria setengah baya. Dia mengeluarkan obat luka luar dan menuangkannya ke kaki pria setengah baya. Tak lupa juga Zhang Yu mengikat luka tersebut dengan kain.
"Terima kasih, Tuan!" ucap mereka.
"Sebaiknya setelah ini kalian langsung pergi saja ke pusat kota, tepatnya kediaman Keluarga Yi. Jika kalian kembali ke desa, kemungkinan besar kalian akan kembali berhadapan dengan binatang spiritual abnormal karena sekarang desa kalian masuk wilayah yang berbahaya."
Pria setengah baya berusaha berdiri meski kakinya benar-benar mati rasa. "Apa maksudmu? Apa serangan binatang spiritual juga terjadi di desa kami?"
"Bukan hanya desa kalian. Seluruh kota, seluruh Kekaisaran, bahkan seluruh daratan ini sedang menghadapi serangan binatang spiritual."
"Hampir Tidak ada tempat yang aman dalam situasi ini. Kalian harus pergi ke kediaman keluarga Yi," tegas Zhang Yu.
Wajah ketujuh pria tampak bingung. Mereka sungguh tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Desa yang sudah berpuluh-puluh tahun ditinggali selalu aman dari ancaman binatang spiritual. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Ada fenomena apa yang tidak mereka ketahui sebenarnya?
"Tuan, aku tak bisa pergi ke kediaman keluarga Yi begitu saja. Aku harus tetap kembali ke desa karena di sana ada anak dan istriku. Aku harus menjemput mereka sebelum pergi ke tempat yang aman."
__ADS_1
Zhang Yu menggertakkan gigi tanpa bisa membantah kalimat pria setengah baya. Dia sangat memahami apa yang dirasakannya. Sebagai seorang suami ataupun ayah, mustahil dapat diam di tempat yang aman sementara anak dan istri dalam bahaya.
Zhang Yu mengangkat tangannya menepuk pundak sang pria setengah baya. "Pergilah ke sana terlebih dahulu. Aku akan pergi ke desa kalian dan menyelamatkan istri, anak, atau keluarga kalian yang ada di sana."
"Kalian pergilah terlebih dahulu," pinta Zhang Yu sekali lagi.
Meskipun mendengar jaminan dari Zhang Yu, pria setengah baya masih tidak tenang. Dia ingin ikut secara langsung menjemput istri dan anaknya dari desa. Namun, di sisi lain dia sadar jika kekuatannya tidak akan cukup untuk membantu. Bahkan mungkin hanya akan menjadi beban.
"Tuan, aku benar-benar meminta tolong padamu. Tolong selamatkan anak, istri dan saudara-saudara kami di sana." Pria setengah baya mengusap sudut matanya yang basah. Dia dipapah oleh temannya, kemudian mengucapkan terima kasih bersama-sama.
"Bukankah merepotkan menjadi dirimu?" Long Shen naik ke pundak Zhang Yu lalu bertanya sambil menatap punggung ketujuh pria dari desa Hao.
"Kau bisa memilih untuk tidak peduli dengan mereka dan menyelesaikan tugasmu lebih cepat," tambah Long Shen.
Zhang Yu masih diam tanpa membalas ucapan Long Shen. Dia segera melihat ke langit yang berawan dan bergegas menuju bukit terakhir.
"Ini bukan tentang seberapa merepotkan, tapi tentang keberlangsungan hidup manusia di Daratan Zhen Yang."
Cih!
Long Shen mendengus mendengar ucapan Zhang Yu. "Aku benar-benar tidak mengerti apa yang kau bicarakan."
"Heh ... Kau tidak harus mengerti tentang hal itu. Yang pasti, aku tidak akan membiarkan Daratan Zhen Yang mengalami histori yang kelam untuk kedua kalinya."
Zhang Yu terus melesat ke arah barat. Bersama dengan matahari yang mulai tenggelam, dia menggenggam pedangnya sambil mengukir senyum di wajahnya.
__ADS_1
"Aku akan melindungi daratan ini!"