
Setelah menempuh perjalanan beberapa waktu tiga kereta kuda rombongan Keluarga Liu sampai di Gunung Tiankong.
Meski acara akan dilaksanakan lima hari kemudian, tapi puncak gunung Tiankong sudah sangat ramai seperti halnya sebuah pasar. Keluarga Liu bukan satu-satunya kelompok yang sudah datang, beberapa kekuatan sudah berada di tempat bahkan datang lebih awal.
Sebut saja Keluarga Dong dari Kota Dou Gu, lalu Keluarga Han dari Kota Dou Xi.
"Paman Liu Bei, aku ingin berkeliling di sekitar. Kalian dapat pergi ke penginapan terlebih dahulu."
"Aku akan menemanimu," ajukan Liu Mengqi tanpa diminta.
"Lebih baik Xiao Qi ikut menemanimu. Dia lebih tahu situasi puncak Gunung Tiankong."
Zhang Yu dengan segera menggelengkan kepala lalu dengan tegas menolak saran ini. "Maaf Paman. Tapi aku hanya berkeliling sebentar jadi tidak harus ditemani."
Liu Mengqi tertegun atas penolakan ini. Dia yang berinisiatif menjadi pemandu malah ditolak seperti ini.
"Huh! Jika begitu kau pergilah sendiri. Aku juga ingin beristirahat di penginapan," dengus gadis itu lalu meninggalkan barisan.
Zhang Yu hanya mengedikkan bahu melihat hal ini. Dia berkata lagi pada Liu Bei agar tak menunggunya. "Paman bisa titipkan kunci ruangan ku pada pelayan atau siapapun. Aku ingin berkeliling gunung ini dan tak kembali sebelum puas."
Liu Bei menghela nafas cukup kasar. "Jika begitu kau harus hati-hati. Beberapa titik di puncak gunung ini sangat berbahaya."
"Baik paman," jawab Zhang Yu.
__ADS_1
Melihat rombongan keluarga Liu sudah menjauh, Zhang Yu memberi sebutir kristal sumber daya pada Sun sambil mengelusnya. "Sun, kau pasti merasakannya juga bukan? Sekarang tunjukkan dari mana aura aneh ini berasal."
Ak ak..
Sun menunjuk ke arah kanan. Zhang Yu yang sudah menemukan jawaban segera bergegas ke sana.
Sejak memasuki wilayah puncak Gunung Tiankong dia merasakan keberadaan energi kekuatan yang memancar secara samar.
Zhang Yu awalnya mengabaikan hal ini karena berpikir akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun bahkan setelah berjalan ratusan meter energi kekuatan itu masih sangat terasa.
Anehnya lagi saat memancing beberapa orang termasuk Liu Bei, tidak ada satu pun yang merasakannya kecuali dirinya dan Sun.
Ak ak!
"Auranya memang berasal dari pohon ini. Tapi bagaimana mungkin hal ini dapat terjadi?"
Ketika memutuskan untuk mengitarinya Zhang Yu berhasil menemukan celah pada batang pohon besar tersebut. Layaknya sebuah pintu, Zhang Yu melewati celah itu lalu sampai di sebuah ruangan.
Akan tetapi ruangan ini cukup gelap dan berantakan. "Sun, apa kau menemukan sumber energi kekuatan itu?"
Sun terdiam. Tapi pada saat itu dewa naga yang berkultivasi dalam gelang naga membuka mulutnya. "Zhang Yu, aku merasakan sedikit sisa jiwaku di sini."
"Benarkah?"
__ADS_1
"Aku tidak mungkin salah. Ini adalah aura kekuatan dari pecahan jiwaku."
Zhang Yu mengerutkan keningnya. "Lantas kenapa aku bisa merasakan kehadirannya?"
"Itu karena kau sudah menerima jiwa murniku. Secara otomatis kau juga dapat merasakannya. Sedang untuk Sun, aku juga tidak tahu, tapi mungkin ini juga berhubungan dengan identitasnya sebagai ras langka."
Zhang Yu menatap ke sekeliling dan berusaha memikirkan cara untuk mendapatkan pecahan jiwa dewa naga yang ada di sini.
Tapi pada saat itu dewa naga secara tiba-tiba memberi saran yang tidak terduga.
"Zhang Yu, seraplah kekuatan jiwaku yang ada di pohon ini."
Mata Zhang Yu membulat. Dia mengorek telinganya merasa telah salah mendengarnya. Tapi setelah mendengar penjelasan dewa naga ia merasa itu masuk akal.
"Kau jangan terlalu percaya diri. Karena untuk menyatukan jiwa yang sudah terpisah membutuhkan banyak energi dan waktu, aku tidak akan bisa melakukannya, jadi dari pada ada orang lain yang menemukannya dan mengolahnya tanpa persetujuanku, lebih baik itu jatuh ke tanganmu."
"Lagi pula aku tidak memberimu secara gratis. Aku ingin kau membantuku membentuk tubuh fisikku," kata dewa naga.
Zhang Yu bahkan belum mengatakan jawabannya. Pada saat itu sesuatu yang cukup kuat menerobos masuk ke dalam kepalanya.
Dingin dan panas menjadi satu, tubuh merinding dan tangan gemetar. Meski menyiksa, tapi dia dapat merasakan jiwanya ditempa menjadi lebih kuat.
Apa ini?
__ADS_1
"Aku merasa lebih bebas dan luar biasa!"