Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu

Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu
Chapter... 188 : Mengobati Bibi


__ADS_3

Keesokan paginya Zhang Yu benar-benar bersiap melakukan pengobatan. Dengan Batu inti api yang sudah didapatkan, Long Shen menjamin kesembuhan kaki Zhang Bing setelah pengobatan. Tentu hal ini membuat Zhang Yu bersemangat karena tak sabar melihat bibinya berjalan dengan kedua kakinya.


"Zhang Yu, apa benar kaki Bibi bisa sembuh kembali?" tanya Zhang Bing. Meski dirinya sudah memagari diri agar tidak terlalu berharap mendapatkan kembali fungsi kakinya, tapi sebenarnya keinginan itu selalu ada dalam hatinya.


"Bibi tenang saja. Setelah pengobatan ini selesai, Bibi akan dapat berjalan."


Senyum Zhang Bing mengembang sempurna. Bahkan jika usaha ini gagal, biarkan dia berharap sejenak dan menikmati perasaan ini.


"Zhang Yu, taruh batu inti api dalam bak air." Long Shen memberitahu Zhang Yu apa yang harus dilakukannya. Dan Zhang Yu tanpa banyak bertanya segera memasukkan batu inti api ke dalam bak air yang sudah mereka siapkan sejak awal.


"Tunggu airnya mendidih dan minta bibimu masuk ke dalam."


Zhang Yu tidak mengatakan apapun. Kedua matanya hanya fokus pada batu inti api yang seperti terkelupas dalam tekanan air. Tapi seperti yang dikatakan Long Shen, bertahap suhu air dalam bak meningkat hingga kemudian mencapai titik didih tertinggi.


"Bibi, aku akan membantumu." Zhang Yu menggendong bibinya kemudian membuatnya duduk bersandar di tepi bak air sambil merendam kakinya di air yang mendidih.


Seharusnya itu cukup panas untuk memaksa seseorang keluar dari bak air. Tapi saraf kaki Zhang Bing sudah lama mati, bahkan ketika kulitnya melepuh karena panas, dia masih terlihat tenang dan tidak merasakan apapun.


Pada saat yang sama, Long Shen meminta Zhang Yu meletakkan tangannya di pundak bibinya. Segera setelah itu Zhang Yu langsung melakukannya.


Prosesnya pun hampir mirip dengan cara pengobatan energi gelap waktu itu. Hanya saja kali ini dalam prosesnya membutuhkan bantuan batu inti api untuk melebur racun yang telah membeku puluhan tahun.


"Bagaimana Bibi? Apa kau merasakan perubahan?"


Zhang Bing menunggu untuk beberapa waktu. Tapi tetap tidak ada yang berubah dari kondisi kakinya.


Kenyataan ini sontak membuat Zhang Bing kecewa. Dia juga hampir menyerah untuk terus melakukan pengobatan ini.


Namun pada satu momen, Zhang Bing tiba-tiba merasakan urat kakinya terjepit. Itu benar-benar sakit sehingga matanya berkaca-kaca. Anehnya bukan menjerit atau berteriak kesakitan, tapi Zhang Bing malah tersenyum lalu tertawa sambil memegang tangan Zhang Yu yang berada di pundaknya.

__ADS_1


"Bibi merasakannya! Bibi merasakannya!" Saking senangnya Zhang Bing bahkan meraba kakinya yang terasa sakit. Tangannya melepuh, tapi dia tak menghiraukannya sama sekali.


"Zhang Yu, tahap selanjutnya membutuhkan Qi lebih besar. Jadi bersiaplah," kata Long Shen memperingati Zhang Yu.


Zhang Yu pun mengikuti ucapan Long Shen. Mengikuti setiap petunjuknya tanpa berusaha membantahnya.


Atas usaha mereka berdua, proses pengobatan berjalan lancar. Zhang Bing perlahan menggerakkan kakinya, ketika dia benar-benar berdiri tanpa menggunakan alat bantu, matanya dipenuhi dengan air mata kebahagiaan.


Ketika dirinya sudah pasrah jika harus hidup selamanya di atas kursi roda, tapi datang keajaiban melalui keponakannya yang luar biasa.


Mungkin sekarang Zhang Bing hanya bisa menggerakkan perlahan. Tapi besok atau lusa, dia mungkin sudah dapat berlatih kembali seperti dua puluh empat tahun yang lalu.


"Bibi, beristirahat selama beberapa waktu. Ingat untuk tidak memaksakan diri." Zhang Yu seperti menasehati anak kecil. Tapi itu sungguh berguna karena melihat Zhang Bing yang cukup bersemangat.


"Baiklah baiklah, Bibi akan beristirahat," ucap Zhang Bing.


Zhang Yu keluar dari ruangan setelah melihat bibinya berbaring. Begitu dia keluar, ibu dan ayahnya sudah menunggu di sana menunggu hasilnya.


Wajah Zhang Yu yang tak bisa ditebak semakin membuat Zhang Long penasaran. Baru setelah melihat putranya ini mulai menganggukkan kepala, wajahnya berseri dan senyumnya mengembang sempurna.


"Jadi prosesnya berjalan lancar? Sekarang bagaimana keadaan bibimu?" tanyanya lagi.


"Bibi sekarang masih istirahat Ayah. Tapi dia sudah bisa berjalan dan perlu penyesuaian sebelum kembali mendapatkan kembali kakinya seperti sedia kala."


Zhang Long manggut-manggut. Meski dia tak sabar ingin melihat bagaimana keadaan Zhang Bing, tapi mendengar saat ini adiknya itu sedang beristirahat jadi biarkan dia menjadi lebih bugar.


Pada waktu itu Zhang Yu kembali ke ruangannya.


"Ingat untuk tidak mengganggu ku setelah ini karena aku perlu waktu untuk mengolah energi gelap."

__ADS_1


Zhang Yu hanya tersenyum canggung ketika mendengar kalimat Long Shen. Semua itu karena dia tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan untuk mengobati kaki bibinya. Jika tidak ada urusan darurat ini pastinya dia tidak akan mengganggu Long Shen dalam proses mengolah energi gelapnya.


"Baiklah. Aku mengerti," jawab Zhang Yu.


Long Shen mendengus. "Pokoknya jangan ganggu aku lagi. Jangan pernah memanggil, kau mengerti?"


Tanpa menunggu jawaban Zhang Yu, Long Shen dengan segera masuk ke dalam gelang naga. Hanya dalam beberapa detik suaranya yang berisik itu tidak lagi terdengar.


"Apa dia sudah memulainya?" gumam Zhang Yu. Melihat tidak adanya respon gelang naga ketika disentuh menandakan prosesnya benar-benar telah dimulai.


Zhang Yu mengedikkan bahu sekali lalu mengangkat tangannya melihat tanda hitam di telapak tangannya.


"Jika bukan karena teknik kultivasi budidaya tubuh, sudah dapat dipastikan aku akan terkena efek racunnya." Zhang Yu mengayunkan tangannya lalu tanda hitam itu perlahan menyebar.


Mau tak mau harus diakui proses pengobatan menguras sangat banyak tenaga. Sekarang tubuhnya lemas hingga ingin ambruk saat ini juga. Tapi Zhang Yu tidak benar-benar ambruk di sana. Dia pergi ke ruangannya untuk memulihkan kondisinya.


Di saat yang sama, ternyata berita kesembuhan kaki Zhang Bing sudah tersebar ke seluruh kediaman Klan Zhang.


Dimulai dari pelayan dan penjaga yang berada di kediaman tetua kedua, lalu tersebar ke seluruh penjuru kediaman klan hingga tak seorang pun yang melewatkannya.


Di kediaman Patriark.


"Zhang Yu ini terlalu mengerikan. Apa yang terlihat tidak mungkin tapi dia mampu melakukannya. Menakjubkan!" kata Patriark.


Di Kediaman Tetua Kelima.


"Dari seorang yang dianggap sampah sekarang sudah melakukan begitu banyak hal hebat. Dia berhasil memotivasi dirinya dengan cacian dan hinaan yang tertuju padanya," ucap Zhang Lou sambil menyeruput teh.


Di kediaman sementara Pangeran Pertama.

__ADS_1


"Bukan hanya memiliki kultivasi yang tinggi tapi juga kemampuan pengobatan. Entah berapa banyak lagi rahasia yang dia miliki."


Hampir semua orang saat ini sibuk memuji Zhang Yu. Entah itu kultivasi atau kemampuan pengobatan, pandangan mereka benar-benar berubah tentang sosok Zhang Yu. Dari dulu yang masih menghinanya, sekarang memuja dan mengaguminya.


__ADS_2