Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu

Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu
Chapter... 56 : Misi Pertama


__ADS_3

Keesokan paginya Zhang Yu pergi dengan Wu Zetian ke pusat misi untuk mengambil hadiahnya.


Saat sampai di sana, hampir semua mata tertuju padanya. Tapi Zhang Yu bersikap tak acuh dan fokus pada langkah kakinya sampai seorang pria tua berpakaian coklat berdiri di depannya.


"Kau datang ingin mengambil hadiah?"


"Benar, Tetua Zhu!"


Zhang Yu mendengar dari Wu Zetian nama penjaga pusat misi adalah Tetua Zhu He. Tahi lalat di dekat bibirnya sudah cukup memastikan jika itu memang benar dirinya.


"Baiklah, ikut denganku ke ruangan."


Setelah mengatakan itu Tetua Zhu He berbalik dan menuju tangga ke lantai dua.


Zhang Yu melirik Wu Zetian, tapi bahkan sebelum mengatakan sesuatu pemuda bertubuh gemuk itu mengangkat tangan sambil menggelengkan kepala. "Tidak tidak. Kau pergi sendiri. Aku akan tetap di lantai satu sambil melihat-lihat daftar misi."


Owh...


Zhang Yu mengangguk samar, dia mengikuti Tetua Zhu He dengan Sun di pundak kanannya.


"Duduklah yang nyaman. Aku akan kembali." Setelah memasuki ruangan Tetua Zhu He menunjuk kursi panjang meminta Zhang Yu duduk di sana. Dia masuk ke ruangan lain yang hanya dipisahkan gorden tipis berwarna biru.


Sambil menunggu Zhang Yu melihat dekorasi ruangan yang sederhana tapi terkesan mewah. Satu lukisan menarik perhatiannya. Aksara yang rumit dan tak dimengerti membuatnya merasa lukisan ini memiliki makna yang dalam.


Tapi sungguh, aksara dalam lembaran kulit itu berbeda dari tulisan yang ia ketahui selama ini. Itu semacam bahasa lain, atau mungkin juga tulisan kuno.


"Maaf membuatmu menunggu." Tetua Zhu He keluar dari balik gorden dengan membawa kotak kayu berukuran sedang. Dia membawa kotak kayu itu ke hadapan Zhang Yu dan menunjukkan isinya sebuah token identitas tanpa nama dengan nominal lima ribu poin kontribusi.


"Itu adalah hadiah pemula karena kau bisa masuk dalam daftar peringkat dalam percobaan pertama. Sedang untuk hadiah peringkat akan diberikan setiap awal bulan selama kau dapat mempertahankan peringkat dalam daftar dua ratus besar."


Zhang Yu mengangguk paham. Kemarin Wu Zetian telah menjelaskan sedikit tentang hal itu. Peringkat satu akan mendapat lima puluh ribu poin kontribusi, peringkat dua dan tiga mendapat tiga puluh lima ribu poin kontribusi. Seratus besar mendapat dua puluh ribu poin kontribusi dan dua ratus besar mendapat sepuluh ribu poin kontribusi.


Itu jumlah yang cukup banyak mengingat perbandingan poin kontribusi dengan koin emas adalah satu banding sepuluh. Satu poin kontribusi setara dengan sepuluh koin emas. Jadi lima ribu poin kontribusi sama dengan lima puluh ribu koin emas. Itu bahkan tidak lebih sedikit dibandingkan pendapatan klan kecil di Kota Qian Gu.


Setelah mendapatkan hadiahnya, Zhang Yu meninggalkan ruangan turun ke lantai satu. Wu Zetian sedang duduk di sebuah kursi sambil melihat lembaran kertas berwarna coklat, wajahnya sangat serius seperti berhadapan dengan masalah.


Haih...

__ADS_1


Tuan muda bertubuh gemuk itu menghela nafas. Perlahan dia mengangkat wajahnya memandang ke arah tangga menunggu Zhang Yu. Dia tidak menyadari, orang yang ditunggu sekarang berada tepat di belakangnya. Melihat lembaran itu tanpa mengeluarkan suara.


Akan tetapi beberapa kalimat di lembaran itu terlalu menarik perhatian.


"Apa kau benar-benar akan mengambil misi?"


Suara Zhang Yu datang dari balik tengkuknya. Tubuh Wu Zetian merinding dan secepat kilat berdiri dari kursinya.


"Kau ...." Saat akan meluapkan kemarahan, mulutnya sontak terbungkam melihat orang itu adalah Zhang Yu.


Dia merenung untuk beberapa saat, berdehem dua kali dengan suara nyaring.


Ehem... Ehem...


"Benar, aku berniat mengambil misi untuk mengumpulkan poin kontribusi. Lihat, ini adalah daftar misi dari tingkat S-C." Wu Zetian menyerahkan lembaran kertas di tangannya kepada Zhang Yu.


Kembali melihatnya sekilas, Zhang Yu membentangkan lembaran kertas itu sambil melihat jenis misi yang tertera sesuai kelasnya.


Eh...


"Apa maksud tanda silang ini?" tanya Zhang Yu ketika melihat misi tingkat S, A dan beberapa tingkat B memiliki tanda silang di sampingnya.


Zhang Yu melihat hadiah dari setiap misi. Misi tingkat S dimulai dengan imbalan sepuluh ribu poin kontribusi. Misi tingkat A adalah tujuh ribu sampai sembilan ribu poin kontribusi. Misi tingkat B mendapatkan imbalan lima ribu sampai tujuh ribu dan misi tingkat C seribu sampai lima ribu poin kontribusi.


"Jadi kita hanya bisa mengambil misi tingkat C atau paling tidak tingkat B." Zhang Yu menggelengkan kepala tak berdaya. Dia berharap dapat mengambil misi dengan imbalan yang besar.


Namun jika dipikirkan kembali, mungkin bukan hal buruk untuk menyelesaikan beberapa misi tingkat B.


Lagi pula imbalan pastinya telah menyesuaikan dengan tingkat kesulitan. Karena lebih mudah harusnya dapat diselesaikan lebih cepat pula.


"Coba kau perhatian misi tingkat B yang ini." Wu Zetian mengarahkan telunjuknya pada misi tingkat B yang memiliki imbalan tujuh ribu poin kontribusi.


"Tidak buruk. Mungkin kita dapat menyelesaikannya." Tugas misi itu adalah menangkap komplotan bandit di Desa Sura, sebuah wilayah di ujung selatan Kota Xue He.


Setelah berunding sejenak mereka pergi ke meja pengurus untuk melakukan konfirmasi dan mengambil gulungan misi.


"Tetua Zhu He, kami ingin mengambil misi ini." Wu Zetian menyerahkan lembaran kertas itu sambil menunjuk misi yang dimaksud.

__ADS_1


Tetua Zhu He baru saja kembali ke tempatnya, dia melihat sekilas misi tingkat B itu dan menelisik dua pemuda di hadapannya.


"Di mana dua rekan kalian lainnya?"


Eh..


Zhang Tu dan Wu Zetian hanya saling memandang tanpa mengatakan sepatah kata pun.


Tetua Zhu He menghela nafas. "Jika kalian hanya dua orang sebaiknya mengambil misi lain. Misi yang kalian inginkan ini tidak dapat diambil kecuali oleh kelompok empat orang."


"Tetua, tidak bisakah memberi kami pengecualian?"


Tetua Zhu He menggelengkan kepala. Dengan menyesal mengembalikan lembaran itu. "Kalian bisa mencari dua murid terlebih dahulu jika benar-benar ingin mengambil misi ini."


Mencari dua murid? Bagaimana bisa semudah itu menemukan rekan?


"Tetua Zhu He, kami datang untuk mencari misi yang cocok. Kelompok kami terdiri dari dua orang."


Tiba-tiba dua gadis datang dan bertanya tentang misi.


Zhang Tu dan Wu Zetian merasa akrab dengan suara ini. Mereka perlahan menolehkan wajah ke samping.


"Tang Yue, He Jiao? Kalian datang untuk mengambil misi?" sapa Wu Zetian.


Tang Yue baru sadar jika dua orang di sampingnya adalah Wu Zetian dan Zhang Yu. Dia menyapa dengan ramah. "Iya, kami datang untuk mengambil misi. Bagaimana dengan kalian?"


"Yah, kami juga datang mengambil misi. Tapi masih kurang dua orang. Eh ... Bagaimana jika kalian berdua bergabung dengan kami?" tanya Wu Zetian.


Zhu He yang duduk di tempat menyahut. "Kebetulan sekali kalian saling mengenal. Akan lebih baik menjadi satu kelompok."


"Bagiku itu bukan masalah. Bagaimana denganmu He Jiao?"


He Jiao menyipitkan mata. Sesaat perhatiannya tertuju pada Zhang Yu dan kera di pundaknya. "Kenapa kita harus bergabung dengan mereka? Lebih baik mengambil misi untuk dua orang saja."


"Sayang sekali untuk saat ini misi dua orang hanya ada misi tingkat A. Kalian bisa menunggu satu bulan saat pembaharuan jika menginginkan misi untuk dua orang. Tapi juga tidak ada kepastian karena misi datang sesuai keadaan."


He Jiao memutar matanya ke atas dengan enggan. "Baiklah. Aku akan ikut kemana Tang Yue pergi."

__ADS_1


Wu Zetian dan Tang Yue bersorak gembira. Mereka lalu bertanya pada Zhang Yu.


"Itu bukan masalah."


__ADS_2