
Orang-orang yang tidak tahu siapa Xiao Mei hanya diam mematung dengan penasaran. Terlebih melihat Zhang Long yang begitu emosional. Pertanyaan demi pertanyaan berseliweran dalam kepala mereka.
Baru setelah Zhang Zhou menjelaskan sedikit tentang siapa Xiao Mei, bertahap mereka semua menganggukkan kepala.
Zhang Long seolah enggan melepas pelukannya. Tetapi tepat pada saat itu ada situasi tidak terduga yang memaksa mereka mengakhiri momen pertemuan tersebut.
"Tetua Kedua! Tetua Ketiga!" Tetua Kelima Zhang Lou berlari dari bagian belakang tempat persembunyian dengan wajah pucat.
Mereka yang ada di bagian depan pun penasaran apa yang terjadi. Zhang Long meminta Zhang Lou tenang sebelum memberitahu mereka apa yang terjadi.
Tetua Kelima menjadi lebih tenang setelah menarik nafas dalam. Tapi raut wajahnya masih terlihat cemas dan khawatir.
"Tetua Kedua, keadaan Patriark memburuk!"
Untuk beberapa saat semua orang menahan nafas karena hal itu. Zhang Long lebih cepat bereaksi, dia segera pergi ke tempat Patriark sebelum beberapa tetua mengikutinya.
Zhang Yu tak ingin ketinggalan. Rasa penasaran membuatnya mengejar ayahnya hingga sampai ke sebuah gubuk sederhana.
"Zhang Yu, aku merasakan energi yang kuat dari dalam. Sebaiknya kau berhati-hati," pesan Long Shen saat Zhang Yu akan melangkahkan kakinya memasuki gubuk.
Benar saja. Begitu kaki sudah melewati ambang pintu, energi gelap yang pekat terasa begitu nyata.
"Apa kau dapat merasakannya?" tanya Long Shen.
"Ya. Energi itu bersumber dari tubuh Patriark," jawab Zhang Yu sambil menelisik sosok pria tua yang saat ini terbaring di atas pembaringan.
"Ayah, bagaimana bisa Patriark jadi seperti ini?" tanya Zhang Yu pada ayahnya.
Pada saat itu tubuh Zhang Lei kejang-kejang seperti akan muntah. Zhang Long yang memegang sebuah ramuan segera meminumkan nya hingga kembali tenang.
"Patriark terkena racun," kata Zhang Long.
Zhang Lou yang berdiri di samping segera menambahkan dengan mata yang memancarkan dendam. "Ini semua ulah Wen Ou bajingan busuk itu! Karena tak bisa mengalahkan Klan Zhang, dia menggunakan racun untuk melumpuhkan Patriark dan Tetua Kedua."
Ketika mendengar ini Zhang Yu sontak menatap ayahnya.
Zhang Long segera melambaikan tangannya. "Aku tak kenapa-napa. Racun itu hanya mengenai ku sedikit dan tidak berefek."
__ADS_1
Namun Zhang Yu memiliki persepsi yang berbeda. Dia baru sadar ternyata energi gelap itu juga ada pada tubuh ayahnya. Meski sangat sedikit dibandingkan dengan Patriark, tapi sepertinya energi gelap itu dapat berkembang.
"Energi gelap bukanlah racun. Tapi sangat berbahaya. Jika tak segera menghilangkannya, nyawa ayahmu dan pria tua itu tidak akan tertolong."
Kalimat Long Shen semakin membuat Zhang Yu gelisah.
Long Shen kembali membuka mulutnya. "Aku tahu cara mengobati mereka. Apa kau ingin mencobanya?"
"..."
"Kau sungguh bisa melakukannya?" tanya Zhang Yu memastikan.
Long Shen keluar dari gelang naga dan bertengger di pundak Zhang Yu. "Tentu saja. Apa kau pikir dewa naga ini hidup ratusan tahun dengan sia-sia? Ada lebih banyak hal yang dapat aku lakukan dan kau tidak akan menduganya."
Mendengar Long Shen mulai berlagak, Zhang Yu tak tahan dan langsung menyelanya. "Lakukan dulu jika kau benar-benar mampu. Baru setelah itu aku akan mengakuinya."
Cih!
Long Shen berdecak. Tapi Zhang Yu hanya tersenyum tanpa mempedulikannya.
"Ayah, biarkan aku mengobati Patriark."
Pertanyaan itu bukan hanya dilontarkan Zhang Long. Tapi juga Tetua Ketiga, Tetua Keempat, Tetua Kelima dan Tetua Keenam.
"Aku pernah menyembuhkan seseorang yang terkena racun. Aku akan berusaha," ucap Zhang Yu.
Sejenak lima tetua itu terdiam. Mereka kemudian menganggukkan kepala dengan kompak.
"Tidak ada salahnya untuk mencoba. Itu lebih baik daripada tidak melakukan apapun," kata Tetua Kelima yang terdengar cukup bijak.
"Baiklah. Tetua Ketiga, tolong bantu aku mendudukkan Patriark di tempatnya." Setelah itu Zhang Yu berdiri di samping pembaringan dan meletakkan tangan kanannya di pundak Patriark sesuai arahan Long Shen.
"Ayah, kau juga duduklah," ucap Zhang Yu sembari menunjuk tempat di sebelah Patriark.
"Aku?" tunjuk Zhang Ling pada dirinya sendiri dengan bingung.
"Tetua Kedua, walau bagaimanapun kau juga terkena racun yang dilempar Wen Ou, lebih baik menetralkannya sekalian untuk berjaga-jaga."
__ADS_1
Mendengar kalimat Zhang Lou membuat Zhang Long dengan pasrah duduk di samping Patriark. Kemudian Zhang Yu segera meletakkan tangan kirinya di pundak ayahnya.
"Tetua, bolehkah kalian keluar terlebih dahulu? Aku membutuhkan waktu dan ketenangan untuk melakukannya."
Tetua Ketiga, Tetua Keempat, Tetua Kelima dan Tetua Keenam saling memandang. Mereka menganggukkan kepala lalu pergi meninggalkan gubuk tersebut.
"Zhang Yu, apa kau benar-benar dapat menetralkan racun?" tanya Zhang Long.
"Ayah tenang saja. Putramu ini lebih dapat diandalkan dari yang kau pikirkan."
Cih!
Long Shen mendengus mendengar kalimat Zhang Yu. "Kau bicara seolah kau yang dapat menghilangkan energi gelap itu. Padahal kau hanya perantara sedang aku yang melakukannya."
Zhang Yu tak menghiraukan Long Shen yang mendumal. Dia segera menyalurkan Qi ke Patriark dan ayahnya melalui telapak tangannya.
Detik berikutnya Long Shen menyerap energi gelap itu memanfaatkan perantara Zhang Yu.
Harus diketahui energi gelap adalah makanan ras naga. Jadi meski itu sangat berbahaya bagi makhluk lain, tapi bagi naga itu hanyalah makanan yang bernutrisi. Long Shen hanya membutuhkan Zhang Yu untuk menampung energi gelap dalam tubuhnya, lalu memanfaatkan koneksi yang terjalin dengan gelang naga untuk menyerap energi gelap itu dan memakannya.
Secara mengejutkan dalam waktu yang relatif singkat tubuh Patriark yang pucat kembali berseri seperti sedia kala. Di waktu yang sama Zhang Long juga merasakan tubuhnya menjadi lebih ringan dan bertenaga. Seolah beban berat di pundaknya yang membebani nya beberapa waktu ini terangkat sepenuhnya.
"Zhang Yu, apa sudah selesai?" tanya Zhang Long menyadari putrahya baru saja menarik tangannya dari pundaknya.
"Ayah, bantu aku membaringkan Patriark."
Zhang Ling segera melakukannya. Ketika dia melihat wajah Patriark yang tampak lebih segar, saat itu juga memastikan jika putranya benar-benar memiliki kemampuan untuk menetralkan racun.
Meski sebenarnya itu bukan racun, tapi bagi orang yang tidak menyadarinya, energi gelap memang memiliki sifat dan karakter yang mirip dengan racun.
"Tetua Kedua!"
Karena mendengar suara Zhang Long, empat tetua di luar segera masuk ke dalam. Tidak dipungkiri, mereka juga terkejut saat melihat perubahan pada kondisi Patriark.
"Kondisi Patriark seperti sudah membaik. Kalian tolong jaga Patriark, aku ingin bicara dengan Zhang Yu." Setelah mendengar jawaban empat tetua Zhang Long baru beranjak dari tempatnya. Tak lupa juga mengajak Zhang Yu keluar dari gubuk tersebut.
"Ayo Zhang Yu," serunya.
__ADS_1
Saat keluar mereka berdua di sambut beberapa orang termasuk Xiao Mei. Jadi Zhang Long mengajak sekalian istrinya itu untuk kembali ke gubuknya.