
Zhang Yu mengikuti petunjuk pada peta untuk sampai di tempat tujuan. Dia pun menemukan gua yang sangat besar berada beberapa langkah di depannya.
"Ada aura gelap yang sangat menekan berasal dari dalam. Kau harus hati-hati."
Zhang Yu mendengar ucapan Long Shen sebelum masuk ke dalam dia menyelimuti tubuhnya dengan Qi agar tak terpengaruh dengan aura gelap tersebut.
Baru beberapa langkah dari pintu masuk gua Zhang Yu menemukan sobekan pakaian yang ada di bebatuan kasar dinding gua. Kain warna hitam sudah mengkonfirmasi jika dia datang ke tempat yang tepat.
Ketika akan masuk lebih ke dalam, sekelompok orang keluar membentuk barisan. Mereka mulai berkumpul dan mengepungnya.
Dari belasan orang ini hampir semua berada di tingkat surgawi. Tetapi tidak ada satu pun yang ada di tingkat lebih tinggi.
Zhang Yu mengeluarkan pedang semesta. Ketika mereka menyerang bersama-sama, ayunan pedang langsung menebas senjata mereka hingga terpotong menjadi dua.
Seketika wajah mereka berubah. Tetapi mereka memiliki cukup banyak senjata dan kali ini mengeluarkan senjata yang berkualitas lebih tinggi.
"Serang dia!" seru mereka dengan kompak.
Semen belasan orang itu mencoba menahan Zhang Yu, Zhang Ye berusaha menemukan kristal kehidupan di dalam gua tersebut. Dia terus berjalan melewati beberapa persimpangan akhirnya sampai di ujung gua tersebut yakni sebuah ruang yang cukup luas dengan kolam di tengahnya.
Zhang Ye mencoba mencari kristal kehidupan itu di sini. Dia berputar ke sana kemari tapi masih kesulitan menemukannya.
"Guru berkata kristal kehidupan mengandung elemen air. Mungkinkah ...." Kalimatnya berhenti sampai di sana. Zhang Ye kemudian terjun ke dalam kolam dan menyelam sejauh mungkin yang dirinya bisa.
Pada saat itu, dia benar-benar melihat sesuatu yang berkilau di bawah sana.
"Kristal kehidupan! Akhirnya aku menemukannya." Zhang Ye berenang dengan cepat untuk meraihnya. Dia segera kembali ke permukaan begitu mendapat barang tersebut.
Kebetulan saat itu Zhang Yu baru sampai setelah mengalahkan lima belas orang Istana Jiwa.
Bukannya panik atau semacamnya, Zhang Ye malah dengan gagah berani mengeluarkan pedangnya.
"Zhang Yu! Aku sudah cukup lama menunggumu. Akhirnya kau datang sendiri untuk menyerahkan nyawamu!" Dari tubuh Zhang Ye terpancar aura gelap yang sangat kuat.
Zhang Yu terkejut karena kekuatan itu tidak lebih lemah darinya.
"Bagaimana bisa dia menjadi sekuat ini?" batin Zhang Yu.
Long Shen yang sejak tadi menelisik tubuh Zhang Ye sudah menemukan alasan kenapa dia memilih tingkat kultivasi yang tinggi.
"Dia menggunakan metode terlarang. Dia menggunakan sisa umurnya hanya untuk meningkatkan kekuatannya."
Zhang Yu menganggukkan kepala. Sekarang dia mengerti dari mana semua aura gelap yang tersebar di gua ini. Itu tak lain dari tubuh Zhang Ye yang ber kultivasi menggunakan metode terlarang.
__ADS_1
"Zhang Yu! Mati kau!"
Zhang Ye tiba-tiba muncul tepat di depan Zhang Yu dan mengayunkan pedangnya dengan sekuat tenaga.
Beruntung Zhang Yu memiliki reaksi yang sangat cepat. Sebelum pedang itu menyentuh tubuhnya, Zhang Yu sudah berpindah dari tempatnya sehingga serangan itu hanya menghantam dinding gua.
Namun tidak selesai sampai di sana. Zhang Ye menarik pedangnya yang menancap di dinding gua lalu mengeluarkan teknik pedang pembunuh.
"Zhang Yu! Kau harus membayar kematian ayah dan adikku! Kau harus mati!"
Zhang Yu dapat melihat bayangan cakar raksasa yang sudah diselimuti aura gelap itu sangat kuat. Tapi Zhang Yu juga memiliki teknik yang sama. Jadi dia mengeluarkan teknik pedang pembunuhnya untuk menghadapi serangan tersebut.
Blar!
Ledakan yang sangat hebat terjadi. Bahkan air dalam kolam bergejolak karena luapan energi yang bersumber dari dua serangan mereka.
Zhang Yu mengambil inisiatif untuk pertama kalinya. Dia fokus pada pedang di tangannya kemudian menggunakan teknik jarum jiwa penakluk.
Zhang Ye terdiam seperti patung setelah terkena pengaruh teknik jarum jiwa penakluk. Tetapi tak berselang lama dia benar-benar mampu melepaskan diri pengaruh teknik tersebut.
"Dia ternyata juga meningkatkan kekuatan jiwa nya. Teknik jarum jiwa penakluk tidak berpengaruh apapun kepadanya," batin Zhang Yu. Karena serangan jiwa tidak berguna, Zhang Yu mengubah cara bertarungnya. Itu tak lain adalah dengan pertarungan jarak dekat.
Tidak disangka Zhang Ye juga sangat ahli dalam hal itu. Dia menggunakan teknik bertarung andalannya dan bergerak sangat leluasa.
Hal itu membuat Zhang Ye terdesak. Terlebih pedang yang digunakan Zhang Ye masih termasuk senjata kelas atas biasa. Meski itu cukup kuat untuk menghadapi pedang semesta beberapa waktu, tetapi perlahan muncul retakan pada bilah pedang itu yang terlihat semakin jelas.
Pyar!
Karena sudah tidak kuat pedang itu pun hancur. Zhang Ye mundur beberapa langkah karena berusaha menghindari tebasan pedang Zhang Yu. Terlihat wajahnya yang sangat rumit dan tidak terima. Dia mengepalkan tangan sambil menggertakkan gigi.
"Zhang Yu! Ini belum berakhir. Aku akan membunuhmu!" Zhang Ye meraih pedangnya yang hanya tersisa seperempatnya saja lalu mencoba menusuk Zhang Yu dengan itu.
Itu sungguh keputusan yang ceroboh. Zhang Yu menghindarinya dengan sangat mudah. Lalu tepat setelahnya Zhang Yu menyepak tubuh Zhang Ye hingga dia terjungkal.
Zhang Yu berniat menyerangnya dengan pedang. Tetapi Zhang Ye menggunakan sisa tenaganya untuk membentuk perisai yang mampu melindungi dirinya.
Zhang Ye berdiri sambil memegangi perutnya. Pada saat itu muncul portal teleportasi di dekatnya yang kemudian menjadi jalan kabur untuknya.
Zhang Yu berusaha mengejar, tapi portal teleportasi itu dengan sangat cepat menghilang.
...
"Guru, kau datang telat waktu." Zhang Ye langsung ambruk dalam ruangan itu.
__ADS_1
Gao Feng Shui terlihat tidak peduli. Dia bertanya, "Di mana kristal kehidupannya?"
Zhang Ye merogoh sakunya, ketika akan mengeluarkannya, dia teringat sesuatu yang ingin ditanyakannya. "Guru. Sebelum itu, aku ingin bertanya padamu, kenapa tanda hitam ini muncul?"
Zhang Ye menunjuk tanda hitam yang seperti gelang di tangannya. Itu tiba-tiba muncul saat dia bertarung menghadapi Zhang Yu.
Entah kenapa setiap menggunakan kekuatan tanda hitam ini memanjang dan kedua ujungnya hampir bersatu. Pada saat yang sama Zhang Ye juga merasakan tubuhnya semakin lemah seolah kekuatan dalam tubuhnya tiba-tiba menghilang.
"Guru?" panggil Zhang Ye karena sang guru masih diam.
"Berikan kristal kehidupan itu, aku akan menjelaskannya padamu."
Karena tak tahu apapun Zhang Ye pun memberikan baru kehidupan itu. Gao Feng Shui tertawa puas saat menerimanya, dia kemudian duduk di kursinya dan menjelaskan tentang keadaan Zhang Ye.
"Itu adalah efek kultivasi terlarang. Setiap peningkat yang kau dapatkan, itu akan mengurangi usiamu satu tahun. Kau dari tingkat master sampai tingkat setengah abadi. Jika dihitung kau sudah kehilangan empat puluh tahun lebih usia. Diperparah kau menggunakan kekuatanmu secara berlebihan, itu membuatmu semakin dekat dengan kematian."
"..."
Nafas Zhang Ye tercekat saat mendengar kebenaran itu. Dia terdiam. Dia kehilangan kata-kata untuk dikatakan.
"Gu-Guru, bukankah kau bilang jika metode kultivasi terlarang hanya akan mengambil lima tahun usiaku?"
Gao Feng Shui tertawa. "Tidak kusangka kau sangat bodoh. Lima tahun? Jika itu hanya lika tahun, semua orang pasti akan menggunakan metode ini untuk ber kultivasi."
Zhang Ye menggertakkan gigi. "Jadi ... Aku akan mati?"
Ketika sedang menatap kosong ke depan, Zhang Ye mengingat tentang kristal kehidupan. Dia segera berdiri dan berjalan ke arah Gao Fengshui. "Guru, bukankah kristal kehidupan dapat menjadi nyawa kedua? Tolong berikan padaku Guru,"
Zhang Ye masih tidak menyadari situasinya. Gao Feng Shui tertawa sinis pada muridnya itu kemudian mengambil pedang dan menusuk dadanya.
Jleb!
Zhang Ye tercengang karena sang guru benar-benar melakukan hal keji seperti itu. Dia menatap dengan mata yang tak percaya.
"Kau sudah menggunakan metode terlarang tapi masih kalah dari bocah itu. Sungguh mempermalukanku menjadi gurumu. Oleh karena itu, kau mati saja dan biarkan aku yang akan membalaskan dendammu."
Zhang Ye tidak terima akhir seperti ini. Namun dia sudah tidak kuat. Pada akhirnya dia hanya bisa rela jika berakhir di tangan gurunya sendiri.
Gao Feng Shui menatap kristal kehidupan dengan wajah berseri. Selama ini dia hanya memanfaatkan Zhang Ye untuk mencari keberadaan kristal kehidupan. Itu karena Gao Fengshui sendiri juga sudah berada di ambang batas kematiannya. Dia sangat membutuhkan kristal kehidupan untuk tetap hidup.
Juga karena alasan itulah dia tak bisa melakukan sesuatu dengan bebas. Tapi setelah kristal kehidupan ini ia dapatkan, sebentar lagi dia akan mendapatkan kembali hidupnya.
"Zhang Yu! Kau tunggu saja waktu kematianmu!"
__ADS_1