Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu

Kaisar Petarung : Perjalanan Zhang Yu
Chapter... 246 : Siapa Zhang Yu Sebenarnya


__ADS_3

"Benarkah? Kenapa aku tidak merasakannya?" gumam Long Shen.


Zhang Yu masih diam. Kemudian menggelengkan kepalanya. "Tidak perlu memikirkannya. Mungkin ini hanya perasaanku saja."


Zhang Yu mulai bergerak cepat. Sangat cepat sehingga bayangannya hampir tak terlihat dari layar proyeksi.


Semua mata yang melihatnya dibuat tercengang. Mereka jadi bertanya-tanya seberapa jauh tingkat kultivasi Zhang Yu sehingga bisa memilih kecepatan seperti itu.


"Entah kenapa aku jadi berpikir jika dia akan mendapatkan tempat pertama," ucap seorang penonton sambil menunjuk gambar Zhang Yu.


Tak sedikit pula yang berkomentar demikian. Itu membuat murid-murid akademi pulau selatan risih dan tak senang.


"Lihat! Dia bertemu dengan serigala tingkat kelima!"


Seruan beberapa orang menarik perhatian banyak pasang mata. Tetapi bahkan sebelum mereka memberi komentar, gerombolan serigala itu sudah habis di tangan Zhang Yu.


Tidak memberi kesempatan sedikitpun. Dia melakukannya dengan cepat. Tentu hal ini membuat mereka terpana dengan aksinya. Itu adalah suatu yang tak bisa dilakukan sembarang orang.


Di waktu yang sama beberapa peserta sudah saling berhadapan. Mereka bertarung satu sama lain demi mendapatkan bendera lebih banyak.


Akhirnya, dalam satu jam pertama Wei Tan, perwakilan akademi sungai bambu memimpin dengan perolehan tiga bendera. Lou Tian dua bendera, dan masih ada beberapa yang juga mendapatkan bendera.


Hanya satu orang yang belum menemukan lawan. Dia adalah Zhang Yu yang entah kenapa seperti terjebak sendiri di tempat yang berbeda.


"Aku tidak merasakan tanda-tanda pertarungan di sejauh satu kilometer. Mungkin aku mendarat telat di wilayah paling ujung dunia ini sehingga sangat sulit menemukan mereka." Zhang Yu baru menyelesaikan kalimatnya. Tapi dia kembali kedatangan tamu tak diundang.


Namun bukan peserta lain seperti yang diharapkan, melainkan binatang spiritual tingkat keenam.


"Sun, apa kau ingin menghadapinya?" tanya Zhang Yu.


Sun segera turun dari pundak Zhang Yu lalu merubah tubuhnya menjadi besar. Sun mengeluarkan auranya yang tak lebih lemah dari ular cincin api tingkat keenam.


Pertarungan antara dua binatang spiritual tingkat keenam pun terjadi. Sun jelas ingin menunjukkan kekuatannya sekarang pada Zhang Yu. Jadi dia tak ingin kalah. Tetapi ular ini api juga cukup tangguh. Bahkan ketika Sun berhasil memukul kepalanya, ular itu masih bisa bergerak maju dan memberikan serangan balasan.


"Zhang Yu, apa kau yakin hanya diam? Dia mungkin saja kalah saat ular itu berhasil menggigitnya."


Zhang Yu tak setuju dengan apa yang dikatakan Long Shen. "Tidak. Dia akan menang."


Dia berkata begitu yakin seolah itu akan benar-benar terjadi.


Blam!

__ADS_1


Satu serangan Sun membuat kepala ular cincin api menghantam tanah dengan keras. Tidak cukup sampai di sana, Sun menyepak tubuh ular cincin api dan menghancurkan tubuhnya.


Ular cincin api itu pun tewas seketika.


"Baiklah, dia memang kuat," ucap Long Shen.


Pertarungan antara ular cincin api dengan Sun pun tampak di layar proyeksi. Ketika beberapa kepala akademi menyaksikannya, perwakilan akademi pulau selatan berkata, "Kepala Akademi Zhu, bukankah ini termasuk tindakan curang? Dia masuk ke dunia yin dan yang tidak sendiri, melainkan membawa bantuan. Ini sangat tidak adil bagi peserta lain."


Sontak yang lain segera ikut bersuara dan meminta Zhu Yuan untuk mendiskualifikasi Zhang Yu dari turnamen.


Suara yang semakin banyak membuat Zhu Yuan bimbang. Dia berdiri dari tempat duduknya meminta semua orang tenang.


Di tempat susuknya, Liu Meng Qi tidak bisa menahan diri untuk tidak mengepalkan tangan. Akademi Pulau Selatan jelas khawatir dengan kekuatan Zhang Yu. Mereka hanya mencari alasan agar Zhang Yu didiskualifikasi.


Saat Liu Mengqi akan berdiri dan membela Zhang Yu, tiba-tiba datang satu suara dari kerumunan penonton yang menarik perhatian semua orang.


"Bukanlah ini berlebihan Kepala Akademi Zhu?"


Langsung semua mata menatap ke arah sosok tua berjubah hitam yang baru saja datang.


"Gu Bo!" gumam Zhu Yuan.


"Jika tidak salah tidak ada aturan yang memuat setiap peserta dilarang membawa binatang spiritual. Bukankah begitu Kepala Akademi Zhu?"


Zhu Yuan terdiam.


Perwakilan akademi pulau selatan menggertakkan gigi kesal. "Tapi tetap hal itu sangat tidak adil bagi peserta lain."


Gu Bo langsung menatap perwakilan akademi pulau selatan itu. Sedetik kemudian dia berkata, "Jadi kita hanya bisa menyalahkannya karena mampu mengendalikan binatang spiritual tingkat keenam? Kenapa tidak salahkan peserta lain yang tidak bisa mengendalikan binatang spiritual seperti dia. Aku yakin seratus persen, andai ada di antara mereka yang memiliki kemampuan itu, pasti mereka juga akan membawa binatang spiritual itu masuk karena tidak ada peraturan yang melarangnya."


Perwakilan akademi pulau selatan terdiam. Gu Bo tersenyum puas dengan hal itu, dia lalu menatap satu persatu tokoh yang ada di tempat kehormatan. "Apa ada yang tidak setuju dengan hal ini?" tanyanya.


Tapi bagaimana mereka mau mengangkat suara jika yang dikatakan Gu Bo sepenuhnya benar. Terlebih dengan pengaruh Gu Bo, tidak akan baik jika menyinggungnya.


Liu Mengqi bisa duduk senang tenang ketika masalah sudah teratasi. Tetapi dia sungguh masih penasaran bagaimana Zhang Yu dapat menjalin hubungan dengan ketua asosiasi pandai senjata.


"Lihat, lihat! Ada yang bertemu dengan Zhang Yu!"


Situasi tegang di lapangan berubah fokus ke arah layar proyeksi. Zhang Yu berhadapan dengan salah seorang perwakilan akademi bintang jendral.


"Apa kau masih memiliki bendera?" tanya murid akademi bintang jendral pada Zhang Yu.

__ADS_1


Tapi bukannya menjawab Zhang Yu malah bertanya balik pada murid itu. "Bagaimana dengan mu? Apa kau masih memiliki bendera?"


"Tidak. Itulah kenapa aku datang kepadamu untuk mengambil benderamu."


Zhang Yu menghela nafas. "Jika begitu pergilah. Tidak ada untungnya jika aku bertarung dengan mu."


"Kurang ajar! Apa kau meremehkanku?" Murid itu menyerang dengan pedang di tangannya.


Tapi Zhang Yu dengan cepat melumpuhkan.


Blam!


Dalam sekejap Zhang Yu berhasil mengunci leher murid itu dan menempelkan di pohon. "Pergilah. Aku tidak akan membuat perhitungan dengan mu."


Zhang Yu berpikir karena sama sama tingkat di Kekaisaran Yang jadi mencoba melepaskannya. Namun murid itu sangat tidak tahu diri. Ketika Zhang Yu sudah berbaik hati membiarkannya pergi, dia berusaha menyerang dari belakang seperti itu pengecut.


"Rasakan ini!"


Sayang. Zhang Yu terlalu waspada untuk trik kecil ini. Sebelum sempat membuatnya terluka, pedang itu sudah patah menjadi dua saat pedang semesta keluar dari cincin penyimpanannya.


Klang!


Suara dua bagian pedang yang jatuh berbenturan.


"Benar-benar tajam. Pedang kelas atas kategori langka memang berbeda," gumam Zhang Yu setelah mencoba pertama kali sensasi pedang barunya.


Murid akademi bintang jendral gemetar ketakutan. Bahkan tanpa Zhang Yu memberikan pukulan murid itu sudah terjatuh pingsan.


"Menyedihkan!" dengus Long Shen melihat murid itu.


Kemenangan Zhang Yu yang cepat membuka mata semua orang. Pada saat itu juga semua orang tahu seberapa kuat Zhang Yu.


"Dia setidaknya berada di tingkat surgawi. Bagaimana mungkin ada generasi muda segenius ini. Bahkan melihat dari penampilannya, dia seperti masih berusia dua puluh enam tahun."


Beberapa perwakilan akademi bintang jendral pun tampak merenung setelah melihat pertarungan itu. Dia menggumamkan nama Zhang Yu yang entah kenapa sangat familiar.


"Tetua, bukankah pemenangnya pertarungan surga beberapa tahun lalu juga bernama Zhang Yu?"


Mendengar ucapan muridnya, tetua akademi bintang jendral membulatkan mata selebar lebarnya. "Pantas saja namanya sangat tidak asing. Itu benar. Itu pasti dia. Zhang Yu! Dia adalah keturunan Klan Xiao yang sudah memenangkan pertarungan surga."


"Jika tahu lebih awal dia adalah Zhang Yu yang sama, seharusnya aku memperingatkan mereka untuk tidak mencari masalah dengannya," ucap tetua itu. Dia hanya bisa berharap satu perwakilan lain dari akademi bintang jendral tidak bernasib soal dengan berhadapan dengan Zhang Yu.

__ADS_1


__ADS_2