
Pertemuan Fraksi Utara tengah berlangsung di ruangan luas di meja melingkar.
Setelah tiga bulan, akhirnya Richie duduk bersebelahan dengan Kevin, beserta tiga orang lainnya yang seumuran dengan Kevin. Di Lingkaran itu terdapat satu kursi kosong yang harusnya di tempati dari perwakilan mendiang Nyonya Vira.
Mereka sibuk pada sebuah laporan di tangan masing-masing.
Kevin dan Richie, bagai ada pembatas besar diantara mereka. Richie tidak bisa berkomentar, dia telah mengingat betul, bagaimana Kevin sudah berniat membunuhnya, dan itupun tidak lantas membuat dirinya membenci apalagi membalas perbuatan Kevin.
Richie sadar, telah berhutang banyak pada Kevin yang telah membawa teman masa kecilnya ke daratan Eropa.
Meskipun hal tidak terduga terjadi, kala dia melihat kebahagiaan Lala saat Kevin melamar diatas perahu di sungai Cam. Itu sebuah pukulan besar, di luar rencananya.
Dari awalnya rencananya banyak meleset yang semula hanya untuk membawa Lala ke Eropa.
Dia membuat Samantha menikahi pria lain, dan Kevin terpuruk, itu berhasil. Dia mengenalkan Kevin pada danau dimana itu tempat jualan Lala, manakala anak buahnya secara tidak langsung mengarahkan Lala untuk menjual pada seorang lelaki yang sering ke danau, lelaki itu Kevin. Namun, rencana ini tidak terlalu membuahkan hasil.
Dia menyiapkan gaun merah mahal sebagai hadiah untuk Lala, lewat orang lain, dan dengan arahan anak buahnya yang menyamar menginformasikan pada Lala soal casting model brand ambasador, dan benar Lala memakai gaun itu. Richie lalu mengatur pertemuan Lala dengan Kevin di ruangan meeting itu, dan itu berhasil Kevin nampak tertarik, meski hal tak terduga justru terjadi, Kevin melelang wanita itu.
Saat itu Richie bersiap menolong Lala dari penjahat se*s tapi ternyata seseorang tengah menyelamatkan Lala, dan Richie menarik mundur pasukannya.
Terlihat rencananya mulai lancar, dia mengirimkan penyusup pada anak buah Daniel, dan membuat Daniel lebih agresif menyerang Lala. Hal itu dilakukannya karena Richie yakin Kevin mulai peduli dengan Lala, dan saat itu Richie menyarankan agar Kevin membawa pacarnya ke Eropa dengan alasan menjauhkan dari Daniel, dan karena kuliah Kevin juga. Dan itu berhasil.
Dunia Richie bagai hancur, saat tahu Lala hamil, sejak wanita itu periksa ke dokter kandungan, dimana rumah sakit itu adalah milik Richie.
Dia mengiming-ngimingi Kevin, mengajaknya menguasai wilayah yang lebih luas, cara itu bisa di dapat hanya dengan menguasai Alen (ayah Lala yang tahu seluk beluk antar wilayah) agar menjadikan Alen pelatih. Lalu Richie memberi tahu lokasi Alen yang disekap agar Kevin menolongnya.
Richie tak peduli akan wilayah, itu hanya cara dia untuk memanipulasi Kevin, agar Alen aman di markas Kevin. Itulah tujuan Richie secara pribadi. Dan itu berhasil.
__ADS_1
-Kilas balik-
Kevin di Bar terbesar di pinggir kota, di ruangan vvip bersama dengan dua orang lelaki lain ditemani gadis-gadis terpilih.
"Kau sudah mabuk saja, apa ada masalah?" tanya Richie.
Pria lain yang paling tua menimpali, "kau seperti tak mengenalnya saja, Richie. Jika ada masalah dia baru kemari."
Richie yang tengah sibuk dengan wanita yang sedang menghibur di daerah kejantanannya sedikit melenguh keenakan seraya berkata, "Ayolah Bro, lupakan masalahmu kita bersenang-senang, aku akan memberimu harga khusus, kau membiarkan Hosan menikmati -semua wanita- sendirian."
"Bawa saja Kevin ke kamar, aku memiliki wanita baru yang masih perawan namun lihai dan aduhai," timpal Hosan lalu sibuk kembali mencumbu gadis di depannya.
Kevin terlihat melamun.
Richie yang telah meraih kenikmatan, memakai celana kembali dan menyuruh gadis itu pergi. Dia juga mengusir -dua gadis di kanan kiri- Kevin yang sama sekali belum disentuh Kevin.
"Whats up?" Richie mengelap tangannya dengan tisu basah dan duduk lebih dekat dengan Kevin, "Bukankah selangkah lagi akan berjalan mulus?"
"Ya, selangkah lagi."
"Tak sia-sia usahamu selama ini, bahkan ini lebih cepat dari yang kita kira," kata Richie meyakinkan Kevin.
"Apa dia akan aman?"
"Ayolah bro, jangan bilang kau jatuh cinta padanya. Tak sebanding. Kau hanya perlu mainkan taktik lain, begitu mudah bagimu setelah kau berhasil menguasai 5 wilayah itu. Pintar sekali kau, aku bahkan tak sabar menjajaki dunia yang makin terlihat kecil ini." Seringai Richie. Namun, di dalam hati Richie berdenyut. Dia akan merencanakan perpisahan untuk Lala dan Kevin, setelah dua orang itu menikah. Namun tampak diluar dugaan karena Kevin justru terlihat serius dengan Lala.
"Mamba, Viper, Scorpion, Bee, Wolf akan tunduk..." Seringai Kevin.
__ADS_1
-Kilas balik selesai-
Richie melayang jauh ke acara pernikahan Kevin. Dimana saat itu setelah empat belas tahun, akhirnya dia kembali bisa menyentuh tangan Lala, memeluknya saat di podium di depan ketua Fraksi Utara.
Menandai agar tidak ada yang boleh berani membuat masalah pada wanita dalam pelukannya, di depan para anak buahnya. Saat itu sungguh dia harus menahan segala gejolak emosinya. Rindu, rasa cintanya, rasa sakitnya, kecewa karena kehamilan itu.
Dia benar-benar menikmati memeluk Lala ditengah mengintimidasi Lala dengan kedatangan macannya. Karena saat itu Lala tak akan sadar sedang dalam dekapan eratnya.
Beda dengan saat di Rusia, Risa yang masih anak kecil, berkuncir dua dimana Richie masih berumur 15 tahun kala itu.
Kini saat dipeluknya lagi telah menjadi gadis dewasa, walaupun jelas kemarahan dihatinya karena kehamilan itu membuat dia tak bisa mengontrol kekejamannya untuk mengintimidasi Lala dalam kehamilannya.
Bukan tanpa alasan, membuat Kevin agar cepat-cepat menikahi Lala. Itu semua Richie lakukan, agar dia tahu siapa semua musuh yang memburu Lala dan Alen.
Namun, perasaan Lala dan Kevin, itu jauh di luar rencanannya. Apalagi kehamilan Bella itu benar-benar membuatnya marah, ditambah bertahun-tahun harus melihat tangisan teman masa kecilnya saat Kevin tidak bisa dihubungi Lala, Richie tahu itu karena Kevin menemui Bella. Mau tidak mau dia menceritakan pertemuan Bella dan Kevin yang setiap dua kali seminggu, selama dua tahun.
Karena tidak kuat lagi menahan dan melihat penderitaan Lala, Richie membuat James tahu soal lokasi Bella, dan sesuai dugaanya, James membawa Bella.
Sejak itu Richie berharap Lala akan bahagia tanpa gangguan Bella. Richie kira selesai sampai disitu dan mereka bahagia. Tapi lagi-lagi, dugaannya salah. Kevin masih mencari Bella, bahkan setelah 18 tahun, Richie kira Kevin akan fokus pada Lala.
Sampai di situ Richie tidak tahu harus berbuat apa. Jadi, dia berusaha selalu ada kapan dan dimanapun disaat Lala membutuhkannya.
Namun, dia tidak mengira, pada akhirnya wanita itu menyerah pada pernikahannya.
Dan pantas bila Kevin juga marah pada dirinya, karena sempat mencampuri kue yang dimakan Lala dengan obat perang...sang di hotel. Dia juga mengutuk kebodohannya saat itu.
Lamunan panjang Richie terbuyar saat tangannya disentuh Kevin. Richie menoleh, menatap Kevin, dia menangkap guratan kebencian pada sorot mata Kevin
__ADS_1