Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Aku melepaskanmu Angell


__ADS_3

"Yah..aku akan jujur jika aku..memang sedang hamil anakmu Alex."


Wajah Alex berubah marah...ia bangkit dan menatap tajam ke arah Angell tidak terima..jelas..ia tidak terima..


"Mengapa kau melakukannya."?


"Aku mencintai Wili."ucap Angell dengan lantang.


Alex menoleh dengan tajam......


"Lalu kau dengan kejam memisahkan aku dan anakku."?


"Yah..Alex, karna aku tidak bisa menikah denganmu." jerit Angell keras....


"Mengapa Angell...bukankah aku mencintaimu."


"Aku tidak bisa....." jerit Angell dengan sedih.


Alex mendekat lalu meraih kedua bahu Angell dan menatap tajam.


"Mengapa..apa kekuranganku, dan apa kelebihan Wili."


"Dia suamiku Alex."


"Dan aku adalah kesalahan."? tatap Alex dengan wajah terluka.


"Aku tidak bilang begitu Alex, tapi kenyataanya adalah..kita melakukannya dan itu adalah kesalahan terbesarku." tangis Angell sedih.


"Diam...." geram


"Alex mengertilah."


"Lalu bagaimana dengan anakku... mengapa kau memisahkan aku dari anakku mengapa Angell."? teriak Alex frustasi.


"Aku merawatnya..aku ibunya dan Wili akan menjadi Ayahnya." tatap Angell dengan dingin.


Alex menggeleng sambil mengepalkan tangannya...


"Kau sudah gila Angell, aku tidak akan menyerahkan anakku pada pria itu."


"Alex..aku mohon." tangis Angell.


"Tidak...aku menginginkanmu dan anakku Angell."


"Aku tidak mencintaimu, dan cinta tidak bisa di paksakan Alex."


"Aku sudah bilang bahwa aku...tidak butuh cinta, aku hanya butuh kau dan anakku Angell."


"Kau sangat egois."


Alex membeku disana,.....jemarinya mengepal dengan kuat seolah menyalurkan amarah dan rasa kecewa yang begitu menumpuk....Alex memejamkan matanya ketika rasa sakit itu menghantam dadanya...


"Kau membawaku, lalu memaksakan kehendakmu padaku...lalu aku hamil anakkmu, tidak cukupkah penderitaanku Alex."? tantang Angell.


Alex menggeleng dengan mata yang basah....


"Aku memimpikan anak itu sepanjang malam Angell, aku....mengharapkannya dengan segenap jiwaku, aku tidak bisa melepasnya begitu saja."


"Alex......aku mohon, kau pernah bilang asal aku bahagia kau akan melakukan apapun."?


"Apakah karna hak itu kau meminta aku merelakan anakku."?


"Yah...aku akan merawatnya dengan baik Alex, aku berjanji....setelah dia dewasa, aku akan mengatakan semua dengan jujur..bahwa kau adalah ayahnya."


"Tidak..aku tak bisa Angell. aku akan mengatakan yang sebenarnya pada Wili dan orangtuamu bahwa kau mengandung anakku."

__ADS_1


Angell menjadi panik ketika Alex melangkah menuju pintu, Angell melompat dari ranjang dan menggapai Alex yang sudah sampai di pintu.


Dan..di saat bersamaan jarum infus terlepas dari tangan Angell hingga darah mengalir dengan deras.


"Aaachhhh." jerit Angell menarik perhatian Alex.


Alex terkejut dan langsung menekan bel agar dokter segera datang, ia menghampiri Angell lalu mengangkatnya ke tempat tidur, dan menutup nadinya yang terus mengeluarkan darah...


Alex begitu khawatir..ketika dokter datang dan menyambungkan kembali infus itu, Alex masih syok...setelah menyelesaikan tugasnya dokter itu pergi.


"Alex....berjanjilah." jerit Angell pelan seraya menahan sakit.


"Berjanji apa Angell."?


"Lepaskanlah aku, pergilah sejauh mungkin dan biarkan kami tenang." ucap Angell menuntut.


Alex tertawa walau airmatanya menetes...


"Sebenci itukah kau kepadaku Angell."?


"Ya...karna itu menghilanglah Alex." tuntut Angell dengan tajam.


Alex menatap mata Angell dengan begitu terluka lalu ia mengangguk perlahan...


"Aku akan melakukan semua yang kau mau Angell, asal kau bahagia...berjanjilah, jagalah anakku dengan baik." ucap Alex dengan susah payah...


Angell mengangguk dengan penuh tangis....


"Aku berjanji Alex, terimakasih."


"Berbahagialah...pengganggu itu akan segera pergi." Alex memejamkan matanya menahan kesedihan yang begitu kuat menyakitinya.


Angell juga memejamkan matanya dengan kuat, hatinya juga sakit sekali namun ia harus memilih dan ia telah memilih Wili...


"Menikahlah dan hidup bahagia Alex."


"Kau akan menemukannya."


Pelukan itu terlepas....Alex menatap wajah Angell,


"Jika aku keluar dari pintu itu maka kita tak akan bertemu lagi Angell." ucap Alex tersenyum.....


"Kau tidak menunggu hingga aku keluar dari sini."? tanya Angell penuh harap.


Alex menggeleng...


"Jika aku lebih lama aku takut aku akan semakin serakah dan tak mampu melepasmu dan anakk kita..semakin cepat aku pergi itu lebih baik Angell." Alex menghela nafasnya dengan berat.


"Maafkan aku Alex."


"Aku yang bersalah..seharusnya aku yang minta maaf padamu Angell." tatap Alex tersenyum sedih.


"Berbahagialah Alex dan terimakasih...." ucap Angell kembali memeluk Alex dengan kuat.


"Bolehkah aku mencium anakku disana." Alex menyentuh perut Angell.


"Yah..tentu." Angell mengangkat bajunya dan membiarkan Alex melihat perutnya.


Alex menatap perut Angell yang masih rata, rasanya jantungnya berhenti berdetak...anaknya...darah daginya sedang hidup disana,di dalam tubuh Angell, wanita yang begitu dicintainya. ia menunduk...dan mengelus perut Angell


"Anakku, tumbuhlah dengan baik..dan jangan menyusahkan ibumu nak..jadilah kuat agar kelak kau menjadi kekuatan ibumu, maafkan ayah karna tidak akan bisa memelukmu..tapi kau punya cinta dan doa dariku anakku....Alex memejamkan matanya dengan sangat berat......sedang Angell hanya memalingkan wajahnya menahan kesedihan......ayah mencintaimu nak, semoga suatu hari kita bisa bertemu kembali." ucap Alex dengan suara yang bergetar...lalu mengecup perut Angell dengan kesedihan yang dalam.


Alex bangkit berdiri dan menatap Angell untuk yang terakhir kalinya...


"Aku akan selalu mencintaimu Angellku, terimakasih..kau memberiku kesempatan menjadi seorang ayah, meski aku tak bisa memeluk anakku, dan maafkan aku tentang masa lalu kita."

__ADS_1


"Alex...kau pria yang baik, aku mohon maafkan aku...anak kita akan tumbuh dengan baik aku berjanji."


Alex mengangguk..


"Aku pergi Angell."


Alex melepaskan genggaman Angell lalu melangkah keluar dari ruang perawatan itu dengan hati yang hancur lebur.


💔💔


Alex menatap Wili yang sedang duduk bersandar di kursi penunggu. lalu Alex duduk disampingnya. Wili yang sadar ada Alex langsung berdehem dan menegakan tubuhnya.


"Kau pasti senang, aku akan pergi."


"Tentu..aku mencintai Angell dan lega rasanya kami akan menanti kehadiran anak kami Alex."


"Selamat Wili." ucap Alex mengulurkan tangannya...


Wili menatap tangan Alex..dan menyambut tangan pria itu.


"Terimakasih Alex.."


"Kqu bisa tenang Wili karna aku akan pergi secepatnya dari negara ini."!!


Wili menoleh terkejut...


"Apa kau sudah menyerah sekarang."?


"Aku sudah sadar..jika Angell mencintaimu dan tidak akan ada kesempatan untukku." ucap Alex menerawang.


Wili menghela nafas.....


"Lalu apa rencanamu selajutnya."?


"Mungkin mengelilinhi dunia sambil mencari wanita yang mirip dengan Angell." ucap Alex tertawa..


Wili pun ikut tertawa....


"Maafkan aku Wili." ucap Alex dengan serius....


"Untuk apa kau meminta maaf."?


"Aku telah berdosa karna mencintai istrimu dan ingin merebutnya..aku sadar jika cintaku salah."


"Aku juga bersalah dalam hal ini, jika saja aku tidak menuduh Angell dan menyiksanya..mungkin Angell tidak akan lari dan meminta bantuanmu."


Alex mengangguk....


"Jangan pernah menyakitinya lagi Wili."


"Aku berjanji Alex, aku akan mencintainya dengan nyawaku."


"Aku senang mendengarnya, setidaknya aku tau keluarga kalian akan bahagia."


"Terimakasih Alex."


"Untuk apa."?


"Kau pria yang baik dan mau melepaskan Angell."


"Tentu, kau juga pria yang baik Wili..wajar Angell mencintaimu."


Alex bangkit berdiri di ikuti Wili...


"Aku pergi Wili."

__ADS_1


"Hati-hati Alex."


"Terimakasih."


__ADS_2