
Alex mendekati Mike yang masih menatapya dengan tajam. Mike mengenalinya sebagai pria yang memeluk bundanya malam itu di pesta.
Alex mengulurkan tangannya kepada Mike dengan senyuman bahagia. walau mendapat tatapan tajam, Alex tak gentar ia begitu ingin dekat dengan putranya dan menganggumi bahwa Mike memang memiliki sifat sepertinya.
"Hai...siapa namamu."? sapa Alex dengan suara lembut, sambil mengulurkan tangannya.
"Hai...Aku Mike Pearl." ucap Mike dengan tatapan yang masih tajam dan menilai, sambil membalas uluran tangan Alex. keduanya saling memandang dengan perasaan asing yang masih di tampungnya. Angell yang melihat itu semua hanya terdiam, ia pun mendekati mereka berdua.
"Mike..dia teman bunda, namanya Tuan Alex." ucap Angell menjelaskan.
"Tuan Alex..jadi tuan yang memeluk bundaku di pesta itu bukan."? Mike masih menatap dengan mata tajam.
Alex dan Angell saling melempar pandangan, lalu tersenyum...
"Kau bisa memanggilku paman Alex..dan mengenai pelikan itu karna kami sudah lama tidak bertemu Mike, jadi kami saling memeluk." ucap Alex dengan tawa ringan.
"Apa kau menyukai Bunda."? ucap Mike membuat wajah Angel memerah. ia tak pernah membayangkan putranya bisa bertanya seperti itu kepadanya.
"Mike..tidak sopan bicara pada orang dewasa......" kata-kata Angel menggantung ketika Alex memberi isyarat dengan tangan agar membiarkannya.
Alex mendekati Mike sedikit menunduk untuk menatap kedua mata abu yang sama persis dengan dirinya. Alex memegang kedua bahu Mike...
"Yah..aku menyukai Bundamu, tapi aku tidak akan merebutnya darimu tampan, apakah kau tidak keberatan...aku bisa menjadi temanmu."
"Aku sudah punya teman disekolah."ucap Mike polos.
"Aku bisa menjadi teman bermain game." Alex masih tak menyerah.
Mike tampak berpikir, ia tak punya teman bermain game selama ini....tawaran tuan Alex terasa sangat menggiurkan.
"Aku juga bisa menemanimu jalan-jalan." Alex masih mencoba merayu...
Mike mengangguk namun masih diam...
" Dan aku bisa menemanimu kesekolah menjemputmu lagi..aku....bisa menjadi apapun yang kau mau Mike."
"Kau mau menjadi supir untukku tuan."? lirik Mike bersedekap layakmya orang dewasa.
Alex mengangguk dengan sungguh-sungguh.
"Setiap hari."? sambung Mike..
"Kalau kau ingin aku akan melakukan untukku."
"Apa kau mau mencoba menjadi ayah bagiku."?tatap Mike dengan sorot mata misterius..
Kali ini Alex terdiam...ia menghela nafasnya dengan berat.....
"Aku tidak akan merebut posisi penting dalam hidupmu Mike, seperti papamu....aku..hanya ingin menjadi apapun yang kau suka dan kau inginkan selama ini, seperti seorang teman baik." ucap Alex dengan suara yang sedikit berat.
Mike sekali lagi terdiam...kali ini sambil menyipitkan matanya...
"Aku akan mengawasimu." ucap Mike sambil mengangkat kedua alisnya.
__ADS_1
"Terimakasih tampan." Alex kemudian menepuk bahu putranya dan menegakan tubuhnya.
"Sudah perkenalannya bukan, ayo kita pulang." Angell bersedekap menatap keduanya bergantian, bahkan cara menatap merekapun sama.
"Bunda aku lapar." ucap Mike dengan wajah memelas.
"Baiklah...bagaimana kalau aku mentraktirmu."? ucap Alex menatap Mike sekali lagi."
Mike menatap ke arah bundanya meminta persetujuan..
"Baiklah..ayo..."
Mike melompat senang, sesaat ia menatap ke arah Alex keduanya melempar senyum tipis.
Alex melangkah mengawal kedua orang yang paling penting di dalam hidupnya dengan senyuman lega. sudah 11 tahun Alex tak pernah tersenyum selepas ini. tak pernah ia merasa bahagia seperti ini.
💖💖
Restoran.....
Ketiganya duduk di sebuah restoran dan duduk sebagai keluarga. Alex duduk sejajar bersama Mike dn Angell sendiri duduk di hadapan mereka.
Angell memilih menu dengan hati hati karna kedua pria ini sama-sama memilih alergi Udang..Mike benar-benar menuruni Alex dalam hal makanan, pemilih dan hanya suka pada daging ayam.
"Jadi kita akan memilih menu masakan Daging ayam yah." ucap Angell tersenyum.
"Angell, aku ingin minum soda." ucap Alex menatap Angell.
"Tidak bisa Alex kau akan kembung jika minum minuman bersoda." ucap Angell menggeleng enggan.
Sementara Mike menatap sang bunda dan Alex secara bergantian di dalam diamnya.
"Aku juga akan kembung jika minum minuman bersoda." ucap Mike.
"Itu berarti kita cocok, karna memiliki kesamaan." ucap Alex tersenyum.
Mike hanya mengangguk dan tersenyum, entah mengapa ia begitu senang bersama dengan paman Alex, yah..banyak kemiripan wajah mereka lalu banyak juga kesamaan seperti memiliki alergi pada udang dan juga minuman bersoda.
"Bunda jangan lupa kalau besok aku ada pentas drama." ucap Mike menatap Angell mengingatkan...
"Baik, bunda akan ada di butik ingatkan bunda oke."?
"Yah..."
Alex menatap Mike dan berdehem....
"Bisakah aku ikut hadir di pertunjukan dramamu."? ucapan Alex mengejutkan Angell dan Mike yang sedang asik makan....
"Baiklah...aku ijinkan." ucap Mike dengan wajah dinginnya hingga Alex dan Angell kembali saling menatap dan tersenyum...
"Aku senang sekali." ucap Alex kembali melanjutkan makannya dan tersenyum.
Setelah selesai makan ketiganya keluar dari Restoran dan masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita ke taman bermain." ucap Mike antusias.
"Tidak, cukup Mike..kita harus ke makam papa bukan." ucap Angell memutus harapan Mike.
Mike menundukan kepalanya, lagi-lagi mereka harus ke makam. ia sudah sangat lelah.
"Bunda..."
"Jangan membantah Mike, bunda akan sangat kecewa."
"Baik."
Alex terdiam...Angell mulai mengulangi kebiasaanya, ia menatap wajah Mike yang terlihat sungguh kecewa.
"Bagimana jika besok selesai pertunjukan kita ke taman bermain...kau boleh main apa saja sampai puas."ucap Alex membuat Angell mengerang tak suka...
Kali ini Mike mengangkat wajahnya, menatap Alex dengan harapan baru di dalam, matanya....
"Benarkah."? ucap Mike dengan wajah berseri-seri...
"Tentu saja, tapi ada syaratnya." ucap Alex samnil menghidupkan mesin mobil..
"Apa syaratnya."? tanya Mike tak sabar.
"Kau harus melakukan yang terbaik di drama."
"Baiklah paman Alex, aku pasti akan melakukannya." Mike tersenyum berjanji.
Angell menatap Mike dengan wajah yang beku...ia ingin sekali membantah semua perkataan Alex, namun ia mencoba menelan semuanya karna tak ingin bertengkar di hadapan Mike dan lepas kendali. mungkin ia akan berbicara dengan Alex dan memperingatkan agar jangan terlalu memanjakan Mike.
Akhrinya mobil itu sampai di halaman rumah Angell dan Mike...mereka pun turun.
"Paman Alex, mengapa tidak masuk saja."?
Alex melirik jam dengan tatapan mina maaf..
"Maaf tampan, hari ini paman ada meting penting karna besok paman akan hadir di acaramu jadi pamanharus menyelesaikan pekerjaan sekarang."
Mike menganggukan kepala dengan penuh pengertian...
"Aku sangat mengharapkan jika besok paman dan bunda datang." ucap Mike mengingatkan.
"Baiklah..paman janji."
"Bunda juga janji,sekrang ayo masuk dan kita harua cepat ke makam papa sekarang." ucap Angell tersenyum.
"Baik bunda." Mike lalu menatap ke arah Alex dan tersenyum...
"Sampai jumpa besok paman."
"Sampai jumpa tampan." ucap Alex dengan tatapan lembut...
Angell menatap ke arah Alex ketika tubuh Mike menjauh masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Aku ingin bicara kepadamu Alex...." ucap Angell dengan wajah kesal.