Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Bertemu lagi....


__ADS_3

Doni tersungkur dengan wajah yang penuh darah, sementara pertengkaran mereka mengundang perhatian pengunjung lain termasuk Caroline dan teman-teman mereka yang lain. sementara Mikha berdiri berusaha untuk fokus pada pria yang memukul Doni.


Caroline terpaku melihat sosok pria tegap, tinggi dan begitu tampan yang menatap tajam ke arah Doni. sungguh pria sempurna dengan rahang yang tegas, dan juga tatapan dingin yang menusuk namun itu letak daya tariknya..


Siapakah dia..? apakah kekasih Mikha yang baru...semua orang tau betapa Mikha tergila-gila pada Mike yang telah menikah dan betapa gadis ini sangat patah hati..


Mikha sangat pintar memilih pria...bahkan melebihi kekasih Caroline..


Caroline mendekati pria tampan itu dan berdehem..


"Siapa kau...mengapa kau memukul temanku."? Caroline merasa sangat gugup ketika pria itu menoleh dan menatapnya tajam..dan..


Astaga...tubuhnya terlihat sangat atletis, dan juga tatapan mata yang menghipnotis...pria itu mendekati Caroline hingga jarak mereka sangat dekat saat ini..


"Jangan pernah mencoba menjebak Mikha lagi kedalam pergaulanmu Caroline."


"Kau tau namaku...? siapa kau..dan apa hubunganmu dengan Mikha."? Caroline menatap dengan penasaran.


Pria itu menaikan alisnya....


"Aku adalah pemiliknya sekarang, dan tentang kau....aku bahkan tau sampai halmu yang pribadi nona Caroline." usai berkata pria itu mendekati Mikha yang tampak sudah mabuk..lalu membungkuk dan menggendong gadis itu ala bridal style hingga membawanya keluar ruangan pengap itu...


Caroline hanya membuka mulutnya tak percaya, pria yang membuatnya teergila-gila dengan tatapannya..apa ini yang terjadi..Mikha adalah milik pria tampan itu..


Sial...Mikha mengenalnya dimana...mengapa pria itu tampan itu sangat mempesona dan sikapnya sangat lelaki, hingga Caroline hanya mampu berkhayal...jika suatu saat ia bisa bertemu lagi dengan pria tampan itu dan mungkin bisa mengajaknya menghabiskan waktu semalam...itu sudah cukup untuk Caroline...


"Caroline bagaimana dengan Doni." tunjuk temannya sekaligus menyadarkan Caroline...


"Astaga...bawa ke rumah sakit sekarang." jerit Caroline kembali ke kenyataan, ia menggerutu dengan kesal....dan terus memikirkan pria tampan itu...


❤❤


Mikha merasa pusing ketika tubuhnya terayun dalam gendongan seseorang memasuki sebuah kamar, tubuhnya perlahan di letakan di atas ranjang dan di selimuti....sepatunya di lepas dan ia pun membalikan tubuhnya memeluk guling di sampingnya...


"Nyaman...sekali." desahnya tersenyum....aroma maskulin yang lembut pada sprei dan bantal, seakan menyambut tubuhya dengan sepenuh hati...Mikha memejamkan matanya untuk segera memeluk mimpinya..


Pria di hadapannya menarik kursi dan duduk di depan ranjang persis di depan Mikha dan tersenyum...ia merasa sudah gila...

__ADS_1


"Apakah aku sudah gila nona Mikha...kita bahkan tidak sederajat..tapi..aku jatuh cinta padamu, dengan semua sikap sombongmu...aku menyukainya." pria itu tertawa kecil...sembari memejamkan matanya....


💞💞


Suara deringan ponsel membuat Mikha membuka mata di sambut rasa pusing yang membuatnya meringis..siapa yang menelfonnya sepagi ini.?


Mikha : Hallo...siapa ini.?


Diana : Kamu dimana..aku mencarimu dan kau tidak ada dirumah dan apartemenmu..


Mikha : Aku masih mengantuk Diana, bisakah kau tidak berteriak sepagi ini.?


Diana : Mikha...kau di jadwalkan meeting pagi ini dan kau tau, kakakmu Stela sudah ada di kantor...


Mikha : (Terkejut) apa maksudmu, kakakku ada disana.?


Diana : Dia mencarimu....


Mikha : (Mengumpat) Sial...dasar penjilat, aku akan segera ke sana.


Mikha melompat seketika dari ranjang dan begitu terkejut menatap sebuah ranjang yang tidak dikenalnya...ia menjerit panik...


Sontak Mikha memeriksa bajunya ia takut melakukan hal yang sama...dan..ia menghela nafas ketika sadar, tidak terjadi sesuatu padanya dan pakaiannya masih utuh....


Mengapa tidak ada orang.? desahnya mengerutkan kening....


Beranjak dari ranjang langkah kaki Mikha terarah menuju pintu dan mencoba membuka...


Namun...pintu kamar itu terkunci dengan sangat kuat...berkali kali Mikha mencoba membukanya namun ia tak berhasil membukanya...jemwrinya bergetar mulai panik,ingatan semalam mulai terkumpul di kepalanya,


Seorang pria asing yang tidak dikenalnya memukul Doni lalu membawanya, ia berusaha mengingat wajah pria itu namun tak bisa..ia terlalu mabuk, walau cuma minum segelas.....


Tatapan Mikha berputar mencari cara untuk keluar dari sana, otaknya berpikir keras..siapa yang membawanya, mengapa menguncinya disini.? apakah sebenarnya ia sedang di culik...?


Segera Mikha berlari menuju jendela yang terbuka ada sebuah balkon kecil, mungkin ia bisa keluar dari sana. Mikha tersenyum penuh harap...


Jendela terbuka lebar dan ia melompat melewati pagar kecil menuju tepi balkon dan sesaat kemudian...

__ADS_1


matanya melebar seakan tidak percaya....ia berada di sebuah apartement yang menjulang tinggi...


Dimana ini....?


Tidak,..ia tidak mengenal kota ini dimana tempat ini..dimana.....?


Mikha memejamkan matanya marah..yah...siapa yang berani menculik seorang Mikhaila Aksana...siapa...?


Suara pintu kamar yang terbuka, dan mengalihkan pandangan Mikha...seorang pria muncul disana dengan jass berwarna hitam pekat yang begitu pas membungkus tubuhnya yang begitu atletis. ia sangat tampan dan berwajah datar tanpa menunjukan ekspresi apapun di wajahnya,


Keduanya saling menatap tajam dan sesaat kemudian Mikha begitu terkejut, ia mengenali pria itu dan tak bisa melupakannya....


"Martin...."? ucapnya dengan suara yang terputus....


Martin menaikan sudut bibirnya ia terlihat begitu santai seolah tidak menujukan reaksi apapun di wajahnya...pria itu melangkah mendekati Mikha yang tampak pucat dan merapat ke pagar balkon.. jemarinya bergetar disana.....


Martin terkekeh menikmati wajah Mikha yang begitu lucu di matanya...


"Apa kau merindukanku nona Mikha yang terhormat."? pria itu tersenyum menyadarkan tubuhnya di jendela,..


"Dalam mimpimu.... mengapa kau membawaku..kau pria menjiji......" suara Mikha tertelan di tenggorokan ketika Martin mengubah wajahnya lebih dingin...


"Jika kau mengatakan hal itu lagi maka kita akan bercinta pagi ini di kamarku nona Mikha.." Martin tampak serius..


Mikha berdehem,..yah ia sedikit takut....


"Mengapa kau...membawaku dari Club..apa kau sengaja mengikutiku yah..."?


"Jika semalam aku tidak membawamu mungkin saja, pagimu saat ini akan dipenuhi dengan tangisan...kau bahkan tidak tau jika pria itu ingin menciummu." tatap Martin kesal...


"Aku tidak percaya Martin...Doni dia pria yang sangat sopan....jangan mengajariku tentang pria, sementara kau sendiri...." Mikha melemparkan kata-kata sindiran pada Martin....


Pria itu tersenyum lalu membuka jendella dan mendekati Mikha yang merapat di sudut Balkon....


"Martin...."


Pria itu mendekat...kedua lengan kokohnya menjebak di antara tubuh Mikha dan memenjaranya....wajah keduanya sangat dekat saat ini, jika salah satu dari mereka bergerak, maka bibir mereka akan saling menyentuh....

__ADS_1


"Apa kau tidak merindukan aku,...dan sentuhanku Mikha."? desah Martin melirik bibir merah Mikha yang menggoda...


"Accch....." Mikha kehilangan kata.....?


__ADS_2