
Pesawat itu mendarat mulus di sebuah kota kecil dengan pemandangan di dominasi pegunungan dan hamparan hijau yang memanjakan mata..
Pramugari mendekat pada seorang pria yang tampak sedang duduk dengan santai sambil memeluk wanitanya yang tertidur lelap dengan posesif...
"Tuan....kita sudah sampai.."
"Bagus...apakah orang kita sudah siap di bawah..aku tidak ingin ada yang kurang dalam acara ini." ucap pria berjas itu dengan nada suara yang menekan,
Pramugari itu menunduk lagi....
"Saya yakin...semua akan berjalan sesuai yang tuan mau, kali ini tidak akan pernah gagal, saya berjanji." ucap Wanita itu tegas...
Pria di hadapannya melirik sekilas pada wanita di sampingnya dan tersenyum puas....kali ini ia tak akan membiarkan semua gagal, wanita ini tak akan pernah ia ijinkan pergi walau sedetikpun dari sisihnya, ia sudah jatuh cinta dan Mikha adalah tujuan hidupnya sekarang.....
Pria itu lantas menunduk menikmati wajah tidur wanuta yanb ia dambakan ketika pertama kali bertemu, wanita yang begitu cantik, bukan hanya wajah namun terpancar dari hati....
"Aku mencintaimu Mikha..."desahnya dengan senyuman kemenangan...
Kemudian pria itu mendekatkan wajahnya, melirik bibir indah milik Mikha, dan melum** dengan penuh rasa cinta, yah ia jatuh cinta.......
pria itu lalu mengangkat tubuh wanita yang teramat di cintainya, wanita yang sejak awal mencuri perhatiannya yang tanpa malu menerobos paksa dinding kokoh di hatinya.....dan masuk lalu duduk di tahta hatinya yang paling tinggi dan tak ingin keluar dari sana....yah....walau sudah mencoba mengusir kenyataan kalau ia telah kehilangan hati namun Mikha tetap sudah menjadi pemilik hatinya....
Bukankah itu sudah cukup menegaskan kalau ia adalah belahan jiwanya.....
Cinta....ia akan membuat wanita ini mencintainya dengan segenap rasa dan ia tak akan mengijinkan Mikha memikirkan orang lain selain dirinya...
💖
Sebuah Limosin mewah bergerak pelan meninggalkan bandara kecil dan privat itu, menuju sebuah lokasi yang akan menjadi saksi penyatuan mereka,dan ia sudah tidak sabar lagi, senyum tak pernah lepas dari bibir pria yang sebentar lagi akan membuat wanita ini takluk, disni di kota ini ia akan membuat wanita ini menyerah dan menjadi miliknya....tak ada yang bisa menolaknya tidak bisa.....
💖💖
Cahaya sinar yang masuk melalui tirai yang sedikit terbuka, dan menyapa wajah paginya, terasa hangat namun memaksanya membuka mata. Mikha menatap langit kamar yang berwarna putih sedikit keemasan di sudutnya....
__ADS_1
Dimanakah dia....?
Mikha kemudian berusaha bangun dan menatap ke segala arah dan menemukan kenyataan bahwa ia sedang berada di sebuah kamar mewah dan besar...kamar ini di dominasi warna putih dan keemasan, ranjang yang menjadi tempat tidurnya begitu luas..mungkin bisa menampung 5 orang dewasa untuk tidur...Mikha bergerak turun dari ranjang dan baru menyadari ia telah berganti baju dengan sebuah piyama mahal yang sangat halus memeluk tubuhnya...
Mikha semakin heran, ia mengumpulkan ingatan satu persatu...bukankah ia sedang menaiki pesawat...mengapa ia malah berakhir di ranjang.? apa yang terjadi padanya...seseorang menculiknya..tapi mengapa.?
Mikha sungguh bingung....namun ia harus mencari tau bukan, ia harus mencari tau apa yang sedang terjadi kepadanya...? wanita itu lalu bergerak turun dari ranjang dan melangkah menuju jendela, ada balkon disana dan ia harus mencari tau dia dimana..mungkin bisa melarikan diri....langkah kakinya sedikit tergesa, membuka pintu jendela kamar dan beruntung jendela itu terbuka...Mikha segera bergerak keluar dari sana dan ingin tau dimana dia sekarang.....
Dan....Mikha begitu terkejut, melihat jarak balkon dan permukaan tanah sangat jauh, ia seperti sedang berada di sebuah planet asing, karna hanya ada rumah ini dan di kelilingi hutan lebat dan gunung yang sedikit jauh disana...
Apakah dia sedang di tangkap oleh mafia seperti perdaganban manusia..wajah Mikha sangat pucat, tubuhnya melemas..airmata di wajahnya menetes....menyadari ia mungkin akan di bunuh nanti...
Mikha kembali ke kamar karna tidak mungkin turun dari balkon, itu sama saja bunuh diri.....ia lalu mencari tasnya dan syukurlah tasnya ada dan segera ia mencari ponsel, ya mungkin ia harus menelfon polisi...
Jemari Mikha bergetar menghidupkan ponsel yangmemang ia matikan ketika di pesawat kemarin....Mikha menunggu dengan ketakutan yang sangat...jemarinya gemetar ketika akhirnya ponsel itu hidup....
Namun....ia begitu terkejut ketika melihat tak ada sinyal yang di dapat, Mikha menghela nafas dengan berat ia sungguh takut saat ini.....
"Tunggu...tetap di tempatmu." ucap Mikha tajam..
Pelayan itu menghentikan langkahnya masih menundukan kepala seoalh tak ingin di ajak bicara...
"Siapa yang menjadi tuanmu...dimana kita sekarang...ini tempat apa..."? tanya Mikha mendekati pelayan itu yang tampak sanbat pucat....
"Saa...saya.....tidak tau.." jawab pelayan itu terbata-bata....
"Kau tidak tau....."?ucap Mikha tertawa dengan sangat kesal, bagaimana seorang pelayan tidak tau dimana dia bekerja...apakah pelayan ini sedang mengejeknya...
Mikha mendekat tanpa rasa takut, mencengkram baju pelayan itu sedikit keras, ia harus mengancam untuk mendapatkan informasi sekecil apapun bukan.?
namun di luar dugaannya pelayan itu menjatuhkan tubuhnya dengan gemetar...
"Bunuh saya saja nona...tapi saya tidak tau apa yang nona tanyakan...." ucap pelayan itu semakin membuat Mikha sangat kesal....
__ADS_1
"Kau.....benar-benar...kau bahkan bersedia mati pada orang yang membayarmu...." ucap Mikha putus asa, memejamkan matanya lagi Mikha sungguh frustasi, paling tidak ia harus tau alasan dia dikurung di kamar mewah ini....airmatanya menetes....
"Aku akan mati disni kan...apa organ tubuhku akan dijual.."? tanya Mikha merasa ngeri sendiri....
Mendengar hal itu sang pelayan malah tertawa, hingga Mikha menoleh....
"Mengapa kau tertawa..."
"Nona sangat cantik namun bisa bercanda juga...." pelayan itu tersenyum walau singkat, ia masih sangat muda usianya sekitar 16 tahun, terlihat lugu dan setia...
Mikha merasa iba melihat sangpelayan lagi pula ia hanya menjalankan tugas dan memaksanya bicara sama saja membuatnya berada di dalam masalah..dan Mikha tak ingin itu terjadi....
"Pergilah." ucap Mikha pada pelayan itu..
"Terimakasih nona..."
Pelayan itupnu pergi dengan cepat....meninggalkan Mikha sendirian dengan wajah yang gelisah...iapun melirik makanan itu dan merasa lapar....
💝💝
Mikha keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri hampir 2 jam di sana, tentu ia tidak sekedar mandi..otaknya berpikir keras bagaimana caranya keluar dari sini....di kamar mandi juga tak ada jalan keluar....
Mikha segera menuju lemari dan membukanya, ajaipnya ada banyak baju dengan ukuran yang pas di tubuhnya...Mikha sangat terkejut....
Pada saat bersamaan gerakan pintu terbuka membuat Mikha bergerak cepat...menyambar salah satu baju dan memakainya tepat pada saat pintu terbuka.....
Seorang pria masuk dan keduanya bertatapan tajam...Mikha begitu terkejut menyadari pria itu berdiri dengan senyuman mematikan...
"Selamat pagi calon istriku...."
Tubuh Mikha melemah....dengan wajah yang begitu pucat...
"Damian..."? desahnya dengan suara tercekat......
__ADS_1