Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Hadiah terindah


__ADS_3

Alex membeku ketika memegang tespack yang sudah menampakan garis 2 di tangannya. jemarinya bergetar seakan ini mimpi baginya..matanya basah dengan penuh keharuan yang menyebar di dadanya...sungguh ini adalah Hadiah terindah dari Tuhan untuknya..akhirnya kesempatan itu datang kepadanya.


"Kau hamil Angell." bisik Alex dengan tatapan tajam yang menggetarkan jantung Angell.


"Yah....aku hamil anak kedua kita sayang." bisik Angell menggenggam jemari Alex yang bahkan masih gemetar karna terlalu bahagia..


"Sudah usia berapa kehamilanmu sayang." tanya Alex tak sabar..


"2 bulan menurut perkiraan dokter..." ucap Angell menjelaskan


"2 bulan."? ulang Alex dengan terkejut..


"Mengapa ekspresimu begitu."? tatap Angell


"Kau tidak memberitahuku sayang..." ucap Alex tak terima.


"Itu karna aku mau memberimu kejutan."


"Kau berhasil sayang, kejutan yang sangat menyenangkan." ucap Alex menaikan alis, lalu tersenyum bahagia..


Pria itu meraih tubuh Angell untuk memeluknya, menciumnya di hampir seluruh wajah istrinya...


Oh..betapa Alex bahagia...betapa dia sangat menantikan momen-momen kehamilan Angell, mulai dari menemaninya ke dokter lalu sampai memenuhi ngidam Angell dan juga sampai kelahiran anakknya kedunia. hal yang tak pernah ia rasakan ketika kelahiran Mike dulu. ia sangat bahagia,....


"Aku sungguh-sungguh mencintaimu Angellku, terimakasih kau memberiku hadiah yang paling indah." desah Alex mengecup bibir Angell dengan gemas..


"Aku juga mencintaimu sayangku."


Alex semakin mengeratkan pelukannya....


"Lepaskan pelukanmu dulu sayang, aku merasa sesak." ucap Angell mengeluh..


Pelukan itu terlepas dengan ajaip bagai mantra. Alex langsung mengelus perutnya bahkan menciumnya..


"Maafkan ayah nak, ayah hanya terlalu senang."bisik Alex pelan.


Angell yang melihat pemandangan itu sangat haru, ia membelai rambut Alex ketika pria itu memeluk perutnya, ingatan masa lalu mereka membuat Angell merasa bersalah...


"Maafkan aku tentang masa lalu kita sayang, maafkan aku yang dulu memisahkanmu dan anak kita." bisik Angell dengan air mata yang menetes..


"Itu sudah masa lalu sayang, lagipula Tuhan mengaturnya dengan baik..agar sebelum Wili pergi dia bisa merasakan menjadi seorang ayah." ucap Alex tersenyum...


"Kau bijak sekali sih.."


Alex menegakan tubuhnya dan berdehem...


"Aku akan punya anak lagi jadi aku harus berubah lebih baik."


Angell menganggukan kepala..meraih wajah Alex mendekat, ia pun tersenyum dengan sangat manis, mendekati wajah itu dan melum** sesaat bibir Alex dengan gemas...

__ADS_1


"Berjanjilah kau hati-hati besok sayang, ingatlah jangan terbawa emosi...aku dan anak-anakkmu sedang menantimu dirumah." ucap Angell memperlihatkan wajah cemas..


"Kau khawatir juga ya, aku senang." bisik Alex kembali memeluk Angell.


"Kau sedang bercanda yah...kau suamiku." jerit Angell dengan mata berkaca-kaca..


Alex mengangguk, sejenak menyadari kalau Angell sensitif dan meraih tubuh istrinya ke pelukannya dan mengelus punggungnya dengan penuh kasih sayang..


"Aku akan baik-baik saja Angell..dan aku akan kembali pulang dengan selamat."


"Janji." suara Angell menjadi serak..


"Aku janji." ucap Alex sembari membawa Angell tidur di sampingnya..


Angell langsung berbaring di atas dengan suaminya dan mereka tidur saling memeluk..


"Tidurlah sayang aku akan memelukmu dan anak kita." ucap Alex tersenyum.


Angell hanya menganggukan kepala dengan perasaan hangat yang luar biasa...


💝💝


Hari masih sangat pagi ketika Tari diam-diam menyelinap masuk kedalam bagasi mobil milik kak Alex, sebelumnya Tari sudah mengirim pesan pada kak Angell bahwa hari ini dia akan menginap dirumah temannya.


Pintu bagasi tertutup dan Tari merasa sangat sempit namun tekadnya sudah bulat dan ia akan bertahan.


"Dimana Tari."? tanya Alex melirik Angell.


"Dia sudah pergi pagi-pagi sekali ke rumah temannya dan katanya ia akan langsung ke rumah mama.


Alex menganggukan kepala, ia menggenggam jemari Angell..


"Supir akan mengantarmu ke rumah mama, tunggulah disana sampai kami kembali." ucap Alex.


"Baiklah...setelah ini aku akan pergi." ucap Alex menurut.


"Kakak kami pergi." ucap Rafael memeluk kakaknya dengan sayang.


"Hati-hati Rafael." bisik Angell


Alex memeluk dan mencium istrinya lalu ia dan Rafael bergerak menjauh ke mobil dan segera berlalu dari sana. sementara mereka tidak menyadari Tari sudah ada di mobil mereka.


💕💕


Wilard mengerutkan dahinya ketika hari ini ia merasa sesuatu yang aneh terjadi kepadanya, seperti sebuah felling yang tidak baik akan menimpanya. Wilard mengepalkan tangannya sebelum memasuki mobil ia kembali memastikan anak buahnya berdiri dalam posisi masing-masing.


Lalu mobil itu melaju membelah jalan. sepanjang perjalanan di lalui Wilard dalam diamnya selain ia duduk sendirian di dalam mobil, Wilard merasa susah untuk bicara dengan orang lain, ia selalu menggunakan kekerasan jika ia rasa seseorang mengancam posisinya. Wilard tiba-tiba teringat dengan sebuah foto milik Tari yang tersimpan di dalam ponsel milikknya.


Wilard menatap sebuah foto dengan pose Tari sedang tersenyum manis memakai seragam sekolahnya. pria itu tanpa sadar tersenyum...

__ADS_1


"Menggemaskan." bisiknya dengan mata yang tajam.....


Sesampainya di jalanan yang sepi, mobil Wilard berhenti mendadak. ini tidak biasa terjadi...belum sempat Wilard berpikir seorang anak buahnya mengetuk pintu kaca mobil.


"Ada apa."?


"Maafkan saya tuan Wilard tapi ada banyak mobil yang menghadang mobil kita di depan."


Kening Wilard mengerut dengan dalam...


Lalu ia membuka pintu mobil, siapa yang berani menghalanginya itu berarti ia harus mati...Wilard keluar dengan santainya melewati beberapa mobil milik anak buahnya dan terdiam ketika melihat dua orang pria menatapnya tajam.


Alex mengeraskan rahangnya ketika berhadapan dengan pria yang bernama Wilard, sedangkan Rafael hampir tak bisa bernafas dengan baik ketika menyadari jika sosok Wilard benar-benar mirip dengan Wili mantan kaka iparnya yang telah meninggal namun yang membedakannya adalah tatapan mereka, tatapan Wilard terlalu kejam.


"Ow....suami dan adik dari musuh besarku..seharusnya kalian tidak perlu mencegatku seperti ini, aku akan menyambut kalian seperti sebuah keluarga. ucap Wilard dengan tenang.


"Aku terlalu sibuk untuk bertemu keluarga sepertimu Wilard Pearl." ucap Alex dengan nada tajam.


"Baiklah..kita langsung saja, untuk apa kalian berdua mencegatku disini."?


"Berhentillah menganggu istriku Wilard, karna aku tak akan tinggal diam."


"Melepaskan pembunuh itu, apa kau sedang bercanda denganku." sinar mata membunuh milik Wilard bersinar..


Alex bergerak maju mendekati Wilard dan tersenyum sinis..


melemparkan berkas di tangan Wilard..


"Jika kau berani menyentuh istriku maka aku akan melenyapkanmu dengan segera."


"Kau pikir aku takut."? desis Wilard menggertakan giginya...


"Coba saja maka kau akan melihat siapa sebenarnya seorang Alex." ucap Alex dengan lantang.


Alex berbalik hendak kembali ke mobilnya namun di saat bersamaan..Wilard meraih sebuah pistol dari dalam saku jassnya, dan kemudian mengarahkan pistol ke kepala Alex, namun di saat bersamaan terdengar bunyi tembakan keras......


Dorrrrrr...................


Wilard begitu terkejut ketika merasakan sakit luar biasa di bahunya. pistol itu terlepas dari tangannya, dan sesaat kemudian ia melihat seorang gadis muda muncul dari balik mobil masih memegang pistol dan menatapnya tajam...


"Aaaaarrrrggghhghhhhh....Tari....." teriak Wilard dengan erangan kesakitan........


Tari menajamkan tatapan matanya penuh dendam, dan menaikan sudut bibirnya tanda kemenangan.....


Haiii...jangan lupa dukung Author terus dengan Like, Komen da jangan lupa Vote,biar author lebih semangat Up setiap hari...


Bagi yang mau liat visual Wilard dan Tari cuuusss ke group chat author yah...


Love U All....❤❤

__ADS_1


__ADS_2