
Mike menatap gusar, sudah pukul 11 siang namun Keyla tak juga muncul di kantor. berulangkali ia menghubungi nomor ponsel Keyla namun tak ada jawaban. kemana Keyla...kemarin baik-baik saja..tak ada pertengkaran mereka, tak ada tanda jika Keyla sedang marah. apa yang terjadi.? Mike menjadi frustasi, ia kembali menghubungi nomor ponsel milik Kyela namun tetap saja, panggilan telp sedang di alihkan...
Pria itu...duduk lalu berdiri, lalu duduk lagi tampak tidak tenang..sebentar ia melangkah ke arah jendela lalu kembali ke tempat duduk dengan wajah cemas kerutan di keningnya...bagaimana ini..apa yang harus ia lakukan.?
Mike lalu mengutak-atik ponsel dan menelfon bibi Tari sekali lagi....bunyi nada tersambung membuat Mike lega....
Mike : Halo, selamat siang bibi Tari....
Tari : Halo...Mike, selamat siang...ada apa.?
Mike : Bibi, maafkan aku jika aku...mengganggu.
Tari : Tidak...katakan saja Mike....
Mike : Aku ingin bertanya...apakah Keyla sedang sakit..aku menunggunya di kantor namun, ia tidak juga datang..aku cemas....
Tari : (Terkejut) Mike....tadi pagi Keyla sudah ke kantor seperti biasa..apakah Keyla belum sampai juga.?
Wajah Mike menjadi pucat...tubuhnya menjadi lemah dan iapun segera duduk di kursi dan mengusap wajahnya dengan kasar.....
Mike : Bibi...apa maksud bibi, aku mohon jangan bercanda....
Tari : Mana mungkin bibi bercanda,..ya Tuhan....dimana Keyla (Tari menjerit histeris) dan telp terputus...
Ponsel milik Mike terjatuh tanpa mampu ia genggam lagi, airmata Mike menetes.....
"Keyla........" jeritnya tak mampu menahan rasa sakit yang ada....dimana Keyla..apakah dia diculik.? satu nama terlintas di pikiran Mike, hingga pria itu
Pria itu segera bangkit dari tempat duduknya meraih Jass ya dengan kasar, lalu melangkah keluar dengan langkah lebar.....
💝💝
Buuuuuggggggggghhhhhhhhh..........
Damar terkejut ketika ia di datangi secara tiba-tiba hingga mendapat pukulan membabi buta dari Mike, ia sedang mengadakan rapat dan Mike tanpa permisi masuk dan mengacaukan segalanya...Damar mengerang marah, ia dipermalukan didepan para karyawannya....bibirnya pecah dan mengeluarkan darah yang banyak.....ia menatap Mike dengan tajam...
"Kau..sudah gila Mike." desis Damar menahan rasa sakit dan malunya, para pegawai menonton mereka seperti sedang menonton pertunjukan drama...
Mike tidak perduli apapun ia mendekati Damar dan meraih jass pria itu dengan sinar mata membunuh...
"Dimana Keylaku kau sembunyikan Damar..katakan sebelum aku...menghabisimu."desis Mike geram..
Damar tertawa kesal.....
__ADS_1
"Apa maksudmu...apakah aku penjaganya..?apakah jika dia pergi lalu kau bisa menuduh orang lain Mike.."
"Sial....aku tak punya waktu untuk bermain-main denganmu Damar, cepat katakan dimana Keyla.." jerit Mike semakin mencengkram ujung kemeja pria itu...
"Lepaskan aku...aku sama sekali tidak tau apa yang kau bicarakan ini."
"Brengsek...aku tau kau....sengaja menculik Keyla bukan, kau sengaja menculiknya dariku."
"Aku bersumpah aku tidak tau apapun."
"Jika bukan kau...siapa lagi."?
Mike semakin mencekik Damar hingga pria itu merasa sulit bernafas...
"Mana aku tau,..aku bahkan belum bertemu dengannya." ucap Damar dengan suara yang tercekat....
Mike menghempaskan tubuh Damar hingga pria itu membentur lantai....dan terbatuk-batuk sambil menghirup nafas sebanyak-banyaknya...
Sedangkan Mike terlihat sangat kesal....ia merasa ingin menghancurkan apa saja di hadapannya saat ini..
"Aku peringatkan padamu Damar..jika aku tau kau menyembunyikan Keyla..maka aku tidak akan segan menghancurkanmu." ucap Mike dengan tatapan dingin...
"Kau tak akan menemukan apapun karna memang aku..tidak tau apapun." balas Damar dengan tegas...
"Brengsek kau...Mike, aku senang...akhirnya kau merasakan penderitaan...dan aku tidak sabar lagi menanti kehancuranmu Mike Sebastian."desis Damar tampak puas....
❤❤
Mike melangkah dengan gontai menuju rumah keluarga nya, ia keluar dari mobil dan melangkah menuju taman belakang, tempat yang biasa ia habiskan dari saat kecil dulu, jika ia sedang merasa sedih atau marah....ia sudah berkeliling dan tidak menemukan suatu petunjuk yang bisa membuat Mike menemukan Keyla......gadisnya seakan hilang di telan bumi.
Rumah tampak sepi, sang bunda sedang mengantar Jason ke luar negri untuk urusan bisnis sekaligus mengatur perjodohan atas kehidupan adikknya, sementara Ayahnya belum pulang kantor, kakek dan neneknya sedang di kamar mereka mungkin.
Mike terdiam....sesaat ia menatap ke arah kolam yang berisi ikan hias yang sedang berkejaran satu sama lain...mereka pasti bahagia karna bisa terus bersama-sama..
Tanpa sadar airmatanya menetes, seumur hidup Mike ini pertama kalinya ia mencintai seseorang sebesar ini, mencintai dengan sepenuh hatinya, hingga Mike rela meletakan dendam di dasar kakinya dan melupakan semuany, rasa sakit yang pernah begitu kuat mengikatnya seolah runtuh di hadapan Keyla, gadis 18 tahun yang penuh pesona, Mike benar-benar frustasi kali ini...bahkan ia tak ingin pulang ke apartemen karna pasti bayangan Keyla tertinggal disana dan akan menyakitinya dengan sangat banyak.
Mike masih terlena dengan lamunannya, tak menyadaei jika seseroang menyentuh lembut bahunya..
"Mike."
Mike menoleh dan menyambut tangan itu....
"Nenek Livia..,mengapa diluar." bisik Mike dengan suara lembut, ia segera bangkit dan memeluk tubuh wanita yang sudah menjadi ibu kedua baginya, nenek sering menggantikan peran Bunda Angell untuk memperhatikan dirinya dan mengurusnya....
__ADS_1
"Sudah makan Mike." bisik wanita paruh baya itu dengan penuh kasih..
"Yah..nenek." ucap Mike dengan nada bersemangat..
Livia melangkah dan duduk di samping cucu kesayangannya dan menatap ke arah yang sama dan menggeleng...
"Apakah cucu tampanku sedang iri pada ikan-ikan ini."?goda Livia sontak membuat Mike menoleh..keduanya merasa lucu hingga tertawa...
"Nenek..kau adalah penghibur sejatiku, aku sangat mencintaimu." Mike mengecup pipi sang nenek dengan rasa sayang yang tulus....
"Apa yang terjadi pada hatimu kali ini Mike."?lirik Livia ingin tau...
Mike menatap ke lurus ke depan dengan tatapan kosong, matanya basah....
"Gadis yang aku cintai meninggalkan aku nek." bisik Mike..
"Keyla yang kau maksud."?
Mike menoleh...ia belum mengatakan apapun, bagaimana bisa nenek tau..?
"Dari awal ketika ia pertama datang kerumah ini, nenek yakin tatapan matanya akan membuatmu jatuh cinta."
"Nenek hebat sekali bisa menebak."
Livia menggeleng........
"Mike..sifatmu sedikit mirip dengan kakekmu Rusell, kalian akan menjadi budak cinta jika suda menemukan seseorang yang membuat kalian jatuh cinta."
"Seperti kisah nenek dan kakek."?
"Kisah cintamu akan lebih indah Mike, dan nenek hanya bisa berdoa..agar ketika kalian berdua menikah...nenek masih ada dan menyaksikan semuanya...
"Aku berjanji nenek...."
"Mike...jangan menyerah untuk mencarinya, mungkin dia pergi karna masih membutuhkan waktu untuk sendirian..mengertilah, dia masih sangat muda...Keyla akan baik-baik saja." ucap Livia yang mampu membuat Mike merasa tenang...
"Terimakasih nenek karna selalu membuatku tenang." bisik Mike lembut...
Bunyi pesan masuk pada ponselnya membuat Mike menoleh....
Mikha
Temui aku sekarang juga di Taman kota....
__ADS_1
Mike mengerutkan dahi....kali ini apa yang direncanakan Mikha...?