
Keyla menuju pintu kamar dan segera membukanya, ia menatap dengan wajah terkejut melihat sang mama berdiri di depannya.
"Keyla...belum tidur."? tanya Tari menyentuh wajah putrinya dengan lembut.
Keyla menggelengkan kepalanya....
"Aku belum mengantuk." ucap Keyla dengan senyuman yang terpaksa..
"Boleh mama bicara sebentar."?
"Tentu." ucap Keyla melangkah menuju ranjang dan duduk disana dengan tatapan kosong....
Tari mendekati Keyla, menarik kursi dan duduk di hadapan gadis itu..mereka saling menatap sebentar,
"Ada apa Mama."?
Tari menghela nafas......
"Maafkan kami karna tidak memberitahumu tentang rahasia besar ini, percayalah..papa hanya belum siap atas reaksimu jika mungkin kau membencinya Keyla."
"Aku tau apa yang papa dan mama lakukan pasti yang terbaik untukku..aku mengerti, hanya saja...aku juga punya perasaan sendiri yang tidak terima ketika aku tau semua itu sudah sangat terlambat Mah...."bisik Keyla dengan senyuman getir, airmatanya menetes lagi..
"Mama sangat mengerti apa yang kau rasakan sayang, usiamu masih terlalu muda untuk menerima hal seberat ini nak."
"Aku mencintai Mike, aku sangat mencintainya..tapi....bukankah cinta saja tidak cukup mama...setiap melihat wajahnya aku....selalu merasa bersalah, aku merasa aku ikut menyakitinya walau sebenarnya tidak...aku..,tidak punya keberanian untuk bersamanya lagi Mah....semua sudah hancur sekarang." tangis Keyla pecah saat itu juga...
Tari meraih tubuh rapuh putrinya untuk memeluknya dengan erat.....airmatanya juga menetes......
"Maaf....hanya itu yang bisa kami ucapkan sebagai orangtua Keyla...sungguh, kami tak bisa melakukan apapun lagi saat ini apalagi untuk merubah keadaan."
"Jika saja aku tau sejak awal, aku tidak akan pernah membiarkan hatiku mencintainya Mah..aku..tidak akan pernah membiarkan cintaku tumbuh di hatiku untuknya."
"Kau tidak bersalah Keyla..kau dan Mike tidak bersalah..pria itu, adalah pria yang juga pernah mama besarkan dulu, mama ikut merawatnya ketika ia mengalami masa-masa sulit dulu Keyla, mama yakin...Mike, dia tak akan mendendam kepadamu..dia mencintaimu." ucap Tari menguatkan hati putrinya...
"Mah....jangan berbohong....bagaimana jika dia hanya mendekatiku karna ingin balas dendam."? tanya Keyla dengan suara yang gemetar,...
"Kau harus menemukan jawabannya sendiri Keyla, kau akan tau..apakah dia mendekatimu karna mencintaimu atau karna dendam." ucap Tari melepaskan pelukannya...
Tari memegang kedua bahu putrinya....
"Jadilah gadis pemberani dan carilah jawaban dari pertanyaanmu Keyla.." ucap Tari menatap dengan tajam..
__ADS_1
Keyla melonggarkan tenggorokannya, ia menatap ke arah sang mama yang tersenyum seperti matahari..
Menghadapi Mike dan mencari jawabannya...?
Keyla mengangguk pelan, iapun menatap Tari.....
"Papa....apakah baik-baik saja."? ucap Keyla sedikit khawatir, meski ia marah namun...ia tak bisa mengabaikan hatinya kalau ia sangat mencintai papanya, pria pertama yang memberi cinta di dalam hidupnya..
Tari menyipitkan matanya.....
"Papa baik-baik saja Keyla jangan khawatir..mama mengurusnya dengan baik." ucap Tari menggenggam tangan Keyla......
"Mama....aku...."
"Tenangkan hatimu dan cari jawabanmu sendiri Keyla, jika kau sudah mendapatkan jawabannya dan merasa puas, mama mohon temuillah papa..dia bisa sakit jika kau terus mengabaikannya Keyla, meski dia kejam...namun kelemahannya adalah dirimu." tatap Tari mengingatkan...
Keyla menganggukan kepalanya...membiarkan Tari memeluknya sekali lagi dan menciumnya....Tari lalu meninggalkan putrinya dengan mata berkaca-kaca, ia yakin semua akan mulai berat saat ini....ini tak akan semudah apa yang ia pikirkan..namun Tari akan melihat bagaimana putrinya akan bersikap...
💔💔
Mike duduk bersandar di ruang kerjanya dengan tatapan yang berkabut,ia sedang menunggu Keyla datang, melalui cctv di layar ponsellnya Mike menatap langkah Keyla yang melambat melalui lift, sebentar lagi ia akan sampai....
Pria itu memejamkan matanya semakin gugup, entah apa rencana Keyla ia tak tau..namun ia sekali lagi tak akan melepaskan Keyla jika itu adalah maksud kedatangan Keyla kali ini. kemarin ia memberikan Keyla waktu untuk berpikir. pria itu menegakan tubuhnya, namun bukan berarti ia menyerah..
"Ceklek......"
Mereka saling bertatapan.....Keyla tersenyum seperti biasanya, tak ada tanda-tanda jika ia marah atau mengalami guncangan seperti kemarin.....
"Selamat pagi Mike.." Keyla berbisik pelan.....
"Hai...selamat pagi Keyla." balas Mike sungguh merasa senang, ia pikir pagi ini..Keyla datang dengan membawa pertengkaran pagi atau mungkin gadis ini akan memutuskan pergi darinya....Mike sungguh bahagia...melihat senyum Keyla pagi ini. pria itupun bangkit dari tempat duduk dan mendekati Keyla...sampai mereka berhadapan.
"Aku merindukanmu..."
"Aku juga Mike."
Tanpa di duga...Keyla menghambur ke pelukan Mike dan terdiam di dadanya...
"Keyla..."
"Bisakah kau tidak bertanya apa-apa lagi..bisakah aku memelukmu sebentar saja."?bisik Keyla masih memejamkan matanya....
__ADS_1
Mike tersenyum...pelukan itu terasa kuat dan posesif hingga Mike mengerutkan dahi...untuk beberapa saat Mike hanya berdiam diri disana dan membiarkan Keyla memeluknya.
"Aku mencintaimu Mike...aku sangat mencintaimu." bisik Keyla tersenyum....
"Masih 26 hari lagi sayang."
Keyla menarik dirinya dan menatap Mike.....
"Seperti yang kau bilang Mike, tidak sampai 30 hari saja dan aku sudah jatuh cinta padamu." bisik Keyla tersenyum....
Mike mengangguk..mengangkat tubuh Keyla sedikit agar sejajar dengan tubuhna yang tinggi...
"Kau....semakin berat saja Keyla."? bisik Mike mendekatkan wajahnya....
"Akhir-akhir ini aku banyak makan." ucap Keyla terkekeh...
"Bagus...aku suka tubuhmu yang lebih berisi.."
Mike kemudian tidak menyia-nyiakan waktu, ia melum** bibir Keyla dengan begitu dalam hingga Keyla terkejut, namun mampu mengimbangi ciumannya...
Meja kerja Mike menjadi tumpuan Keyla untuk duduk karna Mike menghajarnya habis-habisan lewat ciuman, terlalu indah dengan perasaan yang lebih kuat..Mike melepas kancing atasan Keyla...dan menciuminya dengan penuh rindu. Keyla hanya merintih ketika kenikmatan itu kembali datang menghianati logikanya....
Mike menyentuh tubuh Keyla dengan sedikit kasar dan menuntut....perasaan cintanya terlalu besar untuk Keyla yah...ia tak bisa kehilangan gadis ini....
Ciuman itu terlepas, walau mereka masih saling menatap,..masing-masing menahan debaran jantungnya yang saling berlomba....
Mike menyetuh permukaan bibir Keyla yang bengkak karna perbuatannya dan tersenyum lega,...
"Menikahlah denganku Keyla, aku...telah melupakan rasa sakit dan dendamku ketika bertemu denganmu, aku bersedia memaafkan papamu agar kau bisa bersamaku..kita menikah Keyla,aku..menginginkanmu.." desah Mike dengan suara yang parau......
Keyla menganggukan kepalanya..dengan tatapan beku, yah.....menikah, tawaran yang sungguh menarik....tapi mungkin Keyla hanya akan melakukan itu semua di dalam mimpinya....
"Ayo...kita menikah..." bisik Keyla setuju...
Mike terlalu senang hingga kembali melum** bibir Keyla dengan begitu dahaga..pria itu kemudian mengangkat tubuh Keyla...
"Bercintalah denganku sayang." bisiknya penuh permohonan......
"Apakah itu bisa membuatmu lebih baik Mike."?
Pria itu mengangguk.....Keylapun tersenyum...
__ADS_1
"Lakukan saja, kita akan menikah setelah ini." bisik Keyla dengan tatapan membara....