
Mike, membuka pintu toilet dan mencari ke setiap kamarnya namun nihil, tak ada jejak Keyla di tempat itu dan ia hanya mengerang kesal....
Mike keluar dari sana dengan wajah marah, Martin segera menunduk di hadapannya..
"Tuan Roland membawa nyonya Keyla ke parkiran tuan."
Mike menggertakan giginya..
"Bajingan itu....dia tidak akan pernah lolos dariku.."
Merekapun turun melalui lift.....
❤❤
Roland dan Keyla berada di dalam lift dengan kebekuan yang terasa...
Bagaimana ini apa yang harus ia lakukan sekarang, bagaimana melepaskan diri dari Roland yang terlihat begitu mengerikan....
"Ting......."
Pintu lift terbuka dan mereka melangkah ke arah parkiran mobil....sesampainya di sana Roland segera memasukan Keyla di dalam mobil...lalu iapun ikut masuk......mobil segera meninggalkan area parkir menuju luar kota....
Keyla memejamkan matanya yang terus menangis..yah, ia takut sekali mendengar ancaman Roland saja membuat Keyla gemetar apalagi melawannya....
"Jangan menangis Keyla..kau sudah dewasa sekarang, kau sedang hamil dan mama minta, tenanglah...disaat paling sulitpun kau harus bersikap tenang..lalu kau akan bisa menemukan jalan keluarnya." ucap Tari tajam..
Kata-kata sang mama lalu terlintas di ingatannya membuat Keyla merasa lebih tenang, ia mengepalkan tangannya...jemarinya sudah masuk di dalam saku jaketnya bersiap untuk menyerang Roland yang tampak fokus menyetir. Roland tidak siaga karna ia pikir Keyla seorang wanita yang lemah...dan ia tak perlu berjaga-jaga..
Keyla hampir mengeluarkan alat kejut listrik itu namun ia mengurungkan niatnya ketika melihat beberapa mobil berwarna hitam melewati mobil mereka dan berhenti mendadak di depan mobilnya menyebabkan Roland harus membanting setirnya tiba-tiba, dan menabrak sebuah gundukan kecil tanah bekas galian yang terletak di pinggir jalan.
Pria itu mengerang kesal sambil memukul stir mobilnya. ia menoleh ke arah Keyla dengan wajah marah..
"Hari ini juga..kau akan melihat kematian Mike di hadapanmu." ucap Roland membuat Keyla melebarkan matanya....
"Kau ingin membunuh suamiku."?
"Yah...."
Roland segera membuka pintu mobil dan menarik Keyla bersamanya..
Disaat yang sama terlihat mobil di hadapannya juga membuka pintu...
Mike keluar dari sana dengan setelan jass yang sangat pas membalut tubuhnya. ia menatap Keyla yang sedang berdiri di samping Roland yang mencekal yangannya dengan keras....
Rindu....itulah yanb terlihat di kedua mata Mike dan Keyla...pria itu menurunkan pandangannya ke arah perut Keyla yang sudah besar dan matanya berkaca-kaca....sungguh melihat wajah Keyla seperti mimpi baginya..terlalu indah, apakah Keyla baik-baiksaja..tubuhnya lebih berisi dan cantik, apakah anakknya baik-baik saja..di dalam sana...Mike tersenyum seperti mendapatkan kekuatan baru melalui tatapan mata Keyla..
"Lepaskan istriku Roland." ucap Mike dengan dingin..
__ADS_1
Roland tertawa....walau tawanya terdengar sangat sinis...
"Kau pikir aku akan diam aaja dan menyerahkan semuanya kepadamu...kau pikir aku akan menyerah begitu saja."
"Keyla istriku..kau selamanya tak akan bisa merebutnya."
"Benarkah....sayang sekali Mike, aku bahkan telah merencanakan semuanya dengan matang...orangku bahkan telah siap untuk melenyapkan anakkmu lalu Keyla akan melahirkan anak kami."
Wajah Mike memerah tajam.....dengan cepat ia mendekati Roland dan...meraih jassnya, kemudian............
"Buuuuuuuggggggggggghhhhhhh........"
Mike menghantam wajah pria itu hingga terjatuh ke aspal..darah keluar dari sana dengan sangat mengerikan....
Roland pun bangkit dari aspal dan...
"Buuuuugggggggggccccckkkkllll"
Ia membalas pukulan Mike yang begitu keras hingga, sudut bibir Mike pecah...
Mike sangat marah.....meraih Roland dan kembali mencengkram tangannya yang bersiap memukul....
Mike tidak melepaskan Roland..pria itu kembali meraih Roland dan menghantam bertubi-tubi di wajah dan perut dan menendangnya dengan kuat..hingga Roland jatuh tidak berdaya...
Namun Roland kembali berdiri dan menegakan tubuhnya..meraih pistol dari saku jassnya dan ingin menembak Mike...namun dengan sigap, Martin langsung melindungi tuannya dengan cepat...
Martin menembak tangan Roland yang memegang pistol dan seketika pistol itu jatuh ke tanah...hingga Mike menoleh, ia tersenyum ke arah Martin yang sudah menyelamatkan hidupnya....
Anak buahnya tak ada yang bisa berbuat apa-apa selain terdiam menatap sang tuan yang sekarat, karna anak buah Roland dan Mike sama banyak...
Mike mendekati Roland dan menunduk untuk menatap mata pria yang sudah babak belur itu...
"Kau bukan tandinganku anak muda, kau hanya pria pengecut yang bersembunyi di balik ketiak Pamanmu bukan.." ucap Mike dengan sinis...
Roland menyipitkan matanya sungguh kesal...
"Apa...maksudmu." jemarinya terkepal.....
"Yah...kau selalu bersikap pengecut dan bersembunyi ketika membuat masalah dan membiarkan pamanmu yang menyelesaikannya untukkmu bukan.."
"Kau....."jerit Roland menahan kesakitan....
"Aku akan menghancurkanmu dengan segera jika sekali lagi kau mengatakan sesuatu yang buruk pada istri dan anakku." Mike melirik ke arah Keyla yang juga menatapnya tidak terbaca.....
Roland hanya mendesah menahan kesakitan....
Mike bangun dari sana dan melangkah menjauh, mendekati Keyla yang berdiri dengan wajah yang pucat...ia harus bersikap bagaimana....oh..ia sangat takut sekali....
__ADS_1
Mike mendekati Keyla yang mematung seolah kehilangan kata....hanya airmatanya yang menetes...Mike menunduk dan menggendong tubuh istrinya lalu membawanya ke mobil......Martin membuka pintu mobil dan mempersilahkan Mike masuk....Keyla di tempatkan di sudut dan Mike mendekat....
"Kau...harus mendapat hukuman yang pantas karna berani meninggalkanku..." desis Mike tajam.....
Keyla gemetar karna terlalu takut menghadapi Mike, wanita itu kemudian mengambil alat kejut dari dalam saku jaketnya dan menatap ke arah Mike dengan tatapan minta maaf, sungguh ia belum siap menghadapi pria yang tampak masih marah...
"Maafkan aku..tapi aku harus menyiapkan mentalku dulu untuk menghadapimu, maaf." Keyla menunduk hormat....
"Apa maksudmu...."?
Mike belum sempat berkata ketika Keyla menempelkan alat kejut itu di tubuh Mike dan....
Ddddddrrrrrtttt.....
Mike sangat terkejut, ketika merasakan aliran listrik di tubuhnya...
"Keyla..."pria itu menjerit dan tidak sadarkan diri dan jatuh di tubuh Keyla...
Martin sungguh terkejut melihat apa yang dilakukan Keyla....ia menatap dengan penuh arti...
"Nyonya Keyla..apa yang anda lakukan."? teriak Martin benar-benar tak menyangka...
"Aku hanya mengejutkannya dengan alat ini...Mike tidak akan mati bukan.."?
Martin menghela nafas.....nyonya Keyla berani sekali menyetrum tuan Mike..ia mendesah pasrah....
"Tuan tidak akan mati nyonya, tapi mungkin akulah yang akan mati." Martin menundukkan kepala....
Keyla tertawa....
"Bagus kalau dia tidak mati, dan tenang saja..aku akan membelamu..aku hanya tak tahan mendengar omelan pria tua ini." desah Keyla dengan suaranya yang renyah....
Martin hanya menganggukan kepalanya dan segera memerintahkan supir untuk melajukan mobil menuju bandara.....sembari mempersiapkan diri menghadapi kemarahan tuan Mike ketika ia bangun nanti....
💖💖
Wilard mendekati Tari dan menjambak rambutnya, memaksanya berdiri sejajar dengannya...
"Tentu saja,..jalang sepertimu harus di lenyapkan,.."
Wilard menempelkan pistol di kepala Tari.....
"Tunggu...."seru seseorang dengan wajah yang tenang mengerikam...
Mereka menoleh ke arah suara itu....
"Sean.."? ucap Wilard mengepalkan tangannya......
__ADS_1