Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Kejutan untuk Angell


__ADS_3

Angell hanya menundukan kepalanya entah mengapa dari semalam ia tak bisa tidur. ia bermimpi yang sangat buruk tentang Wili. dalam mimpinya Wili begitu sedih karna Angell seakan melupakannya, yah..Angell mengakui sudah hampir seminggu mereka di vila selama itulah Angell tidak pernah mengunjungi makam Wili. dan jika ia terlalu rindu ia hanya bisa memandang foto mereka di ponselnya yang masih ia simpan ddengan baik.


Oh..Wili....sebenarnya Angell tidak melupakannya sedikitpun, ia hanya sekali lagi ingin menyenangkan putranya. setelah mereka pulang keadaan akan seperti biasanya.. Angell berjanji di dalam hatinya. Angell menyadari sejak Mike tau kalau Alex ayah kandungnya ia selalu meminta agar setiap malam mereka tidur bersama, sikap Mike menjadi manja dan selalu ingin dekat dengan Alex hingga Angell menjadi cemas. semua kata-kata Alex seperti perintah bagi Mike. hingga sulit bagi Angell untuk memisahkan mereka.


"Bunda...kata ayah, besok kita akan terbang dengan helikopter ke suatu tempat yang indah." ucap Mike senang.


"Kemana." ucap Angell menatap Alex yang memasuki kamar dan naik mengikutinya ke ranjang. sementara Mike berbaring dan memeluk bundanya dengan bahagia.


"Kita akan pergi ke pulauku Angell." ucap Alex tersenyum misterius..


Angell menggeleng enggan, sudah terlalu lama mereka liburan bagaimana dengan butiknya dan makam Wili pasti tidak ada yang mengurus. Angell merasa sudah cukup baginya untuk mengikuti kemauan Mike dan Alex yang tidak masuk akal.


"Tidak...ini sama sekali tidak lucu Alex, kau tidak bisa seenaknya padaku..aku punya tugas dan Mike harus sekolah."


Alex mengangguk namun ia tak ingin menghentikan rencananya...


"Cuma 3 hari Angell aku berjanji tidak akan lebih dari itu, ayolah..pulau ini sangat indah dan kalian berdua belum pernah kesana..aku ingin jika....."


"Tidak aku tidak bisa Alex."


"Aku ingin kesana bunda.." seru Mike dengan suara yang tegas....


"Mike...bunda tidak suka kau mulai membantah kaa-kata bunda.." ucap Angell tegas.


"Bunda aku tidak berani, tapi benar kata ayah kalau aku ingin ke sana..aku ingin melihat pulauku sendiri." ucap Mike dengan penuh permohonan.


Angell mengerang kesal....mengapa Mike mulai bersikap keras kepala seperti Alex...wanita itu memijit pelipisnya yang terasa sakit. Angell menundukan wajahnya sambil memeluk bantal hingga Alex mencolek Mike dan memberi isyat melakukan sesuatu..


"Bunda apakah bunda marah."?


Angell masih terdiam...dan enggan menatap mata keduanya..


Alex pun mendekati Angel, dan mendekapnya dengan kuat dan kesempatan bagi Mike untuk memeluknya dengan erat dan memberikan ciuman kecilnya. Angell tertawa dengan kencang ketika ia tak mampu menahan rasa lucunya, bagaimana bisa ia diserang oleh ayah dan anak ini dengan bertubi-tubi hingga menyerah. Alex dan Mike menciumnya dan menggelitik tubuhnya hingga Angell tertawa..


"Ampun..lepaskan bunda." jerit Angell menahan tawanya.


"Katakan ya..kau setuju untuk ikut." desah Alex masih memeluk Angell..


"Ayolah bunda..katakan ya." ucap Mike tak sabar..


"Baiklah...aku menyerah, lepaskan aku Alex." jerit Angel tertawa lepas.


Alex melepaskan Angell dan menatap Mike dengan senyuman kemenangan...

__ADS_1


"Kita berhasil Mike."


"Ayah memang hebat."


"Hanya 3 hari..aku tak ingin berkompromi lagi Alex." ucap Angell memberi peringatan.


"Baiklah sayang, aku juga harus bekerja..kurasa 3 hari cukup." ucap Alex lega..


Mike kembali tidur di ranjang di antara kedua orangtuanya. Mike tersenyum..rasanya seperti mimpi bisa bersama dengan orangtuanya, bercanda dan tertawa...Mike sangat senang..Tuhan mengabulkan doanya.


"Bunda...trimakasih, dan ayah..trimakasih..."


Alex dan Angell saling menatap....


"Mengapa kau berkata terimakasih sayang." bisik Angell membelai wajah putranya.


"Aku selalu iri bisa punya keluarga yang lengkap dan aku sudah punya sekarang...trimakasih bunda sudah melahirkan aku, trimakasih ayah..kau begitu setia padaku meski kita terpisah lama." ucap Mike tersenyum.


Alex mengangguk.....rasanya waktu berlalu begitu cepat. ia tak pernah membayangkan hari jni akan terjadi, tinggal satu langkah lagi yaitu pernikahan.


Angell mengangguk..


"Trimakasih kau menjadi anak bunda yang penurut dan selalu mengerti bunda Mike, trimakasih sudah lahir untuk bunda.........."


💞💞


Alex duduk sendirian di atas atap Vila, malam sudah semakin larut, Angell dan Mike sudah tertidur di kamar. namun ia tak bisa memejamkan matanya..Alex mengerutkan dahinya..


Apakah ia harus melaksanakan rencananya sekarang..apakah Angell akan menerimanya atau malah membencinya.


Alex menatap ponsellnya dan merenungkan kata-kata tuan Rusell. apakah kali ini rencana tuan Rusell dan dirinya berjalan dengan baik?


Alex kembali diam...sambil menikmati suara burung malam, dan cahaya bulan ia tertegun. rasanya sudah tidak sabar lagi membuat Angell menjadi milikknya. rasanya sudah tidak sabar lagi menjadikan mereka satu keluarga...


Alex akan melakukan apapun agar rencananya berhasil ia berjanji.


Alex lantas bangkit dari tempat duduknya dan melangkah menuju kamarnya. ia harus beristirahat untuk perjalanan melelahkan besok pagi.


Alex tersenyum menikmati pemandangan indah di hadapannya.Angell tertidur lelap dengan memeluk Mike. yah..sejak Mike mengetahui kebenaran ia selalu meminta mereka tidur bertiga dan saling berpelukan.


Alex segera naik ke ranjang dan menatap langit kamar dengan putus asa.


Alex mengusap rambutnya dengan nanar, bagaimana bisa ia menyentuh Angell jika setiap hari Mike selalu ada di tengah-tengah mereka..astaga bisa gila jika harus menahan gairahnya. pria itu memejamkan matanya dengan berat hati.

__ADS_1


⚘⚘


Pagi hari....


Alex membantu Mike memakai baju...helikopter sudah menunggu di atas atap...


"Ayah cepatlah..kita akan tertinggal." ucap Mike tak sabar.


"Sabar Mike, ayah sedang berusaha cepat..jangan mendesak." ucal Angell mengingatkan.


"Maaf bunda aku hanya terlalu bersemangad."


"Bagi Ayah tidak masalah Mike." Alex mengedipkan matanya.


Angell hanya menggeleng pasrah..


Sesaat kemudian mereka selesai dan siap pergi. Alex menggenggam jemari Angell dan juga Mike di sisi kiri dan kanannya lalu melangkah dengan cepat menuju atap.


💞💞


Helikopter itu terbang di atas ketinggian yang membuat Mike semakin senang..


"Ayah..ini sangat indah.." bisik Mike pada Alex..


"Tentu sayang nikmatilah perjalanannya." ucap Alex masih menggenggam jemari Angell karna berbeda dari Mike, Angell sangat takut dan hanya memeluk Alex sepanjang perjalanan... Alex senang jika Angell berlindung padanya..


"Sudah hampir mendarat Angell kau harus menutup mata."


"Mengapa aku harus."? tanya Angell jengkel..


"Ada kejutan untukkmu sayang."


"Hah."??


Angell akhirnya menurut membuarkan Alex menutup matanya dengan saputangan..


Helikopter mendarat dengan sempurna..tubuh Angell di tuntun dengan pelan..sementara Alex tersenyum menatap orangtua Alex dan juga Rafael dan keluarganya, beberapa teman Angell yang sudah ada disana lebih dahulu, sementara Alex meraih cincin dari dalam sakunya....


Mata Angell dibuka dan sesaat kemudian Angell sangat terkejut melihat Alex berlutut di hadapannya..


"Maukah kau menikah denganku Angell Wins."? ucap Alex penuh harap............


"Alex......"? desah Angell sangat terkejut....

__ADS_1


__ADS_2