
"Astaga kau mesum sekali sih..mengapa kau meminta itu sih...menyebalkan." Keyla memutar bola matanya dengan jengah..
"Tentu saja itu kewajibanmu sayang, kau meninggalkan aku dalam waktu yang cukup lama, katakan apa kau tidak pernah merindukanku."?
"Sedikit....Keyla tertawa, aku pikir..apa yang kulakukan adalah yang terbaik, aku pikir dengan aku pergi meninggalkan semuanya, maka semua akan kembali seperti biasa, Keyla menatap wajah Mike dengan tatapan penyesalan yang begitu dalam..Maafkan aku Mike..aku menyakitimu dengan begitu dalam dan berkali-kali..aku merindukanmu setiap hari Mike."
Mike terdiam, mengamati wajah Keyla yang sungguh polos...ya ampun ia seakan tak percaya dengan wajah polos ini namun bisa berpikir dengan berani membawa pergi membawa kehamilannya pergi..
Keyla Pearl benar-benar nekat......
pria itu menggenggam jemari istrinya.....
"Apakah kau bis berjanji untuk tidak melarikan diri lagi, apapun yang terjadi pada rumah tangga kita nanti, karna melarikan diri bukanlah sebuah jalan...kau aan semakin menyakiti orang-orang di sekitarmu."
"Aku baru menyadari itu Mike, maafkan aku..aku benar-benar tidak akan mengulanginya, aku janji."ucap Keyla sungguh-sungguh..
Mike mengangguk, membiarkan Keyla lebih dahulu memeluknya, pria itu mendekap tubuh istrinya dengan perasaan bahagia luar biasa..Keyla Pearl sudah kembali bersama anakknya....
"Keylaku sudah dewasa yah."
"Tentu aku akan menjadi Ibu sebentar lagi dan aku harus memperbaiki sikapku." ucap Keyla tersenyum.
"Bagus.....oya sayang, boleh aku tau mengapa kau menyetrumku."? bisik Mike di telinga Keyla hingga wanita itu memejamkan matanya...
"Ehm...itu karna, aku.....tidak sengaja."
"Buang benda itu jauh-jauh karna rasanay menyakitkan sayang." bisik Mike membuat Keyla melepas pelukan ia tersenyum skeptis...
"Baiklah...aku sudah meminta Martin menyingkirkannya." Keyla menaikan alisnya...
Mike menghela nafas lega....
"Sekarang..aku tidur." ucap Mike mendekati tempat tidur.
Wajah Keyla memerah.....
"Apa maksudmu Mike, aku masih mau makan."
"Memangnya aku mengajakmu tidur."?
Keyla terdiam dengan wajah memerah malu....
"Aku.....bukankah kau mau melakukan itu."?jerit Keyla kesal...
"Tidak sekarang....mengapa kau malah memikirkannya, apakah sebenarnya dalam hatimu menginginkan aku."? tanya Mike tajam...
"Aku lapar sekali." Keyla memalingkan wajahnya dan terus makan.....
__ADS_1
Sedangkan Mike tak mampu menahan tawanya....ia kemudian merebahkan kepalanya di bantal dan memejamkan matanya, tidur di kamar ini membuatnya seketika mengantuk...yah..ia ingin tidur dikamar yang sama dengan Keyla...sudah lama ia sendirian dan Mike merasa kesepian.....
Keyla terus menatap Mike dengan perasaan penuh cinta, ia mengusap perutnya dengan sayang....ia berjanji kalau ia tak akan berbuat hal bodoh lagi dengan melarikan diri dari Mike suaminya...
Kita akan selalu bersama anakku...
❤❤
Keyla terbangun ditengah malam, ketika tiba-tiba ia merasa sangat sedih, bayangan wajah mamanya begitu mengganggunya..
Ada apa.....mengapa malam ini Keyla merasa gelisah sekali. Mike yang terbangun di sampingnya terkejut melihat Keyla yang duduk di atas ranjang dengan pandangan yang kosong, sementara airmatanya menetes..
"Ada apa sayang." bisik Mike memeluk istrinya denga hangat...
Keyla menggeleng...
"Entahlah...aku tiba-tiba merasa sedih..dan merindukan mama."
"Mama.."?
"Yah....." Keyla mengangguk dan menangis...
Mike kemudian meraih tubuh Keyla dan mendekapnya erat,
"Heii...sayang, tenanglah..."
"Kita akan mencari tau keadaan Mama, tenanglah dulu Keyla...." ucap Mike mengusap punggung Keyla dengan pelan...
"Mama......aku ingin menemuinya Mike...aku ingin tau keadaannya.." desah Keyla dengan isakan yang semakin pilu.
"Bagaimana kalau kita menghubungi tuan Sean."? ucap Mike pelan..
Keyla menganggukk...segera, tanpa menunggu ia meraih ponsellnya, dan menekan nomor ponsel paman Sean..
Tit.....tit.....tit........
Tak berapa lama kemudian..
Keyla : Halo...paman Sean....
Sean : Keyla......(suara yang lemah)
Keyla : Maaf mengganggu paman malam-malam begini, aku...bolehkan aku, bicara dengan mama..aku sangat rindu. (menangis).
Sean : Paman berencana ingin menghubungimu besok pagi..
Keyla : Ada apa...dimana mama, apa yang sedang terjadi?
__ADS_1
Sean : Datanglah bersama suamimu ke Rumah sakit, dan paman akan menjelaskan semuanya...
Keyla : Apa yang terjadi paman, apakah mama...sedang sakit.?
Sean : Datanglah Keyla.....
Sambungan telp terputus hingga Keyla mengerutkan dahi, airmatanya semakin mengalir tanpa sebab....
"Sayang..bagaimana, apa yang di katakan tuan Sean."?
"Sepertinya ke adaan tidak baik-baik saja, paman meminta kita ke rumah sakit Mike." isak Keyla merasa sakit...
"Kalau begitu kita akan pergi besok pagi-pagi sekali, tenanglah saang, mama adalah wanita yang kuat..tak ada yang mampu melakukan apapun kepadanya."
"Semoga saja begitu Mike...aku takut sekali."
Mike menggeleng, dan kembali membaringkan Keyla di ranjang agar bisa tertidur. pria itu memeluk istrinya agar membuatnya lebih tenang dan Keyla pun bisa tertidur....
❤❤
Sean keluar dari area rumah sakit, dengan di kawal beberapa anak buahnya, ia masuk ke mobil dan meninggalkan lokasi Rumah sakit dengan cepat....
Seseorang tampak keluar dari mobil yang sudah lama terparkir, ia memakai seragam Cleaning Servis...melangkah memasuki area gedung dengan tatapan awas ke setiap sisi....
Dialah Wilard, pria itu mengendap-endap ke belakang gedung..yah, ia sudah tau lokasi tempat Tari di rawat, Tari mengalami koma akibat tembakan itu, dan sampai saat ini Tari masih belum sadar.
Karna itulah Wilard membayar salah satu petugas kamar Tari untuk menggantikannya...ia ingin sekali menemui Tari.walau hanya melihat wajahnya ia sudah merasa tenang....
Setelah menaiki lift menuju kamar rawat khusus yang di tempati Tari, pria itu melangkah dengan pelan....dan membuka pintu...
Clek.........
Jantung Wilard berdegup kencang....ia menatap tubuh Tari terbaring tidak sadar, dengan hati yang remuk redam. hatinya hancur lebur melihat keadaan Tari yang memprihatinkan...
"Tari....."
Wilard mendekat dan menyentuh lengan Tari dan seketika itu juga alarm berbunyi dengan sangat keras hingga wajah Wilard menjadi pucat, ia telah tertangkap.....
Wilard menatap wajah Tari yang tampak damai tertidur di ranjang rumah sakit. ia mendekatinya sebelum para orang-orang Sean datang dan menangkapnya..
"Bisakah kau memaafkanku Tari....maafkanlah aku, aku sangat menyesal." airmata Wilard menetes masih menyentuh lengan Tari...yah...ia sangat tepukul melihat keadaan Tari yang terbaring tak berdaya semua karna dirinya...karnanya...aku berjanji akan menjauh, asal kau bisa hidup lagi..dan berbahagia. ucap Wilard menunduk tak berhenti menyesal.....
Pintu terbuka dan beberapa orang masuk dan menariknya menjauh dari Tari....airmatanya menetes....
Maafkan aku Tari, aku memang tak pantas untukmu.............batin Wilard begitu nyeri...dan hanya menurut ketika tubuhnya di bawa menjauh........
Sedangkan Tari masih tertidur dalam tidurnya panjang tanpa ingin terbangun.......
__ADS_1
❤❤