
Keyla keluar dari lift, ia sudah bersiap-siap untuk ke kantor, Keyla tersenyum tak sabar sebentar lagi Mike akan menjemputnya. betapa senangnya Keyla....
Tari menyambut putrinya yang keluar dari Lift untuk sarapan,
"Selamat pagi mama." bisik Keyla manja.
Tari mengecup kening putri tunggalnya dengan penuh kasih sayang...merekapun menuju ruanh makan, disana sudah duduk papa dan Damar yang menatapnya terpesona..Keyla yang cantik..
"Selamat pagi cinta pertamaku." bisik Keyla mencium papanya dengan mesra.
"Selamat pagi gadisku."bisik Wilard sumringah...
Pandangan Keyla beralih pada Damar.....dan tersenyum ramah,
"Selamat pagi Damar."
Pria itu mengangguk dengan sangat cepat lalu tersenyum..
"Selamat pagi Keyla, kau cantik sekali." puji Damar tanpa malu.
Tari dan Wilard saling menoleh.....masing-masing dengan pikirannya sendiri, walau mereka suami istri namun mereka sekarang berada di kubu yang berbeda...
"Terimakasih Damar, aku memang selalu cantik." Keyla tersenyum menggemaskan hingga Damar membeku....yah....hatinya bergetar sekarang...
Merekapun mulai sarapan....
"Ehm....Keyla sayang, setelah ini biar Damar mengantarmu nak."
Keyla terkejut, ia menatap Damar yang tampak antusias...
"Aku akan di jemput kak Mike."
"Papa akan menelfon Mike dan mengatakannya.." ucap Wilard bersikap sedikit tegas dari biasanya..
"Tapi papa...."
"Kali ini saja Keyla...lagi pula, Mike tidak harus menjemputmu bukan...dia bukan siapa-siapamu." ucap Wilard tajam...
Keyla akhirnya mengangguk walau dengan sangat terpaksa. lalu mengirimkan pesan agar Mike tidak menjemputnya lagi. astaga mengapa papa bersikap aneh begini, Keyla menjadi kesal dan tidak berselera makan.
"Aku sudah selesai." ucap Keyla tanpa menghabiskan makanannya.
Tari mengerutkan kening....Keyla anak yang moodian jika ia sedang kesal maka ia akan protes melalui sikapnya. sayangnya Wilard tidak peka....
Damar buru-buru menyelesaikan sarapannya....dan bangun dari tempat duduknya ketika menyadari Tari udah lebih dahulu bangun. gadis itu mengecup kening papa lalu mamanya dan melangkah lebih dahulu untuk menuju mobil. Damar juga tergesa-gesa mengikuti langkah Keyla yang cepat.....
Sementara Wilard sudah selesai sarapan dan hendak bangun namun ia menyadari tatapan tajam dari Tari padanya....
__ADS_1
"Mengapa kau menatapku begitu sayang."?
"Kita harus bicara Wilard."
"Tentang apa.."
"Keyla." ucap Tari pelan.
"Keyla....ada apa dengan putri kita."?
Tari mengambil kursi lalu duduk di hadapan Wilard, mereka saling menatap satu sama lain...
"Aku tidak setuju dengan caramu yang memaksa Keyla, apa kau sedang menjauhkan Keyla dari Mike..dan mengapa."? Tari bersedekap kesal...
Wilard menghela nafas...
"Kau sudah tau alasannya sayang, aku hanya memberi Keyla jalan dan tidak mengaturnya."
"Bukankah dengan memaksakan kehendakmu padanya pagi ini kau secara tidak langsung mengatur putriku."? ucap Tari tidak terima...
"Sayang..usia Mike dan Keyla sangat jauh sayang."
"Kau bicara tentang usia..bagaimana dengan kita...aku masih sangat muda, apa aku harus meninggalkanmu juga karna perbedaan usia kita."?
Wilard sangat terkejut dengan pernyataan Tari, tidak bisa..apa yang Tari katakan..jika Tari meninggalkan dirinya itu adalah akhir hidup bagi Wilard. ia bahkan tak sanggup membayangkannya..Tari adalah hidupnya.
"Jangan pernah mengatakan itu lagi sayang, aku suamimu...apa kau tega meninggalkanku sendiri."? bisik Wilard membujuk..Tari kemudian mendorong tubuh Wilard menjauh..
"Tarik kembali kata-katamu Tari..." ucap Wilard dengan wajah yang tidak rela.
"Aku punya syarat untukku Wilard."
"Kau adalah segalanya untukku sayang, katakan apa saja aku akan menurutimu." ucap Wilard berjanji.
Tari berdiri dari tempat duduknya meninggalkan Wilard yang menatapnya dengan penasaran.
"Aku ingin kau....tidak memaksakan Keyla harus pergi bersama siapa. biarkan ia bertidak sesuai hatinya Wilard."
"Apakah kau sedang mendukung Mike disini."? tatap Wilard serius...
Tari tersenyum...
"Aku tau kau juga mendukung Damar dan berniat menjodohkan mereka bukan...kau punya pilihan begitu juga denganku yang punya pilihan sendiri...aku memilih Mike."
"Mengapa Mike sayang..kau tau jika aku kurang setuju..."
"Apa ini semua tentang rasa bersalahmu pada Wili."?
__ADS_1
Wilard terdiam....
"Wilard...adilkah kau melibatkan Keyla di dalam rasa bersalahmu sendiri."?
"Tari....."
"Aku ikut membesarkan Mike....aku tau semua sifatnya dari dia masih kecil dan aku memiihnya jika Keyla memang mencintainya..."ucap Tari dengan tegas.
Wilard terdiam....yah..memang benar, semua yang dikatakan Tari memang benar, jika ia masih teramat bersalah pada Wili adik kembarnya, sampai saat inipun ia masih tak bisa melupakan peristiwa itu. ia pernah melihat Mike kecil menangisi kematian Wili saat pemakaman karna Wilard saat itu ikut pemakaman Wili meski harus menatapnya dari jauh...melihat Mike membangkitkan kenangan lama itu dan Wilard sungguh tidak nyaman merasakannya, itu sebabnya ia kurang setuju jika Keyla bersama Mike. tapi semua menjadi dilema baginya ketika Tari sangat mendukung Mike...apa yang harus ia lakukan sekarang.?
"Tari aku mohon...."
"Aku juga memohon padamu Wilard, jangan korbankan kebahagiaan putri kita demi rasa bersalahmu di masa lalu...pilihannya sekarang akan menentukan kebahagiaannya nanti..dan aku benar-benar tak akan memaafkanmu jika Keyla...menderita karna campur tanganmu." Tari melangkah ingin meninggalkan ruang makan namun jemarinya tertahan,...
"Tari...."
Tari tersenyum sinis......
"Sebelum kau memberikan jawaban maka kita tidak akan tidur sekamar Wilard..jangan coba-coba menyentuhku." ancam Tari penuh penekanan...
Wanita itu meninggalkan Wilard yang melebarkan matanya tidak terima..
"Tari...itu sama saja kau membunuhku jika aku tidak bisa menyentuhmu...Tari...astaga...bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan."? desah Wilard dengan tatapan putus asa.
💝💝
Mike mengepalkan tangannya dengan kuat saat ini ia berada di dalam mobil sekarang. Keyla sudah mengirim pesan mengatakan jika Damar yang mengantarnya pagi ini karna permintaan paman Wilard..bukan itu saja paman Wilard bahkan menelfonnya dengan suara yang dingin.....
Dan Mike sangat marah sekarang, ia menunggu dengan tidak sabar di jalan yang biasa di lalui oleh Keyla...
jemarinya mengetuk-ngetuk stir mobil dengan tatapan tajam....
Tak lama kemudian mobil dengan plat nomor sesuai dengan penjelasan Keyla muncul dari ujung jembatan.
Mike kemudian menancapkan gas dan mobil itu melaju ke tengah jalan dan menghentikan mobilnya disana.....ia kemudian keluar dari dalam mobil dan menatap mobil Damar yang akhirnya berhenti mendadak.....
Keyla tersenyum dari dalam mobilnya sementara Damar, pria itu tampak marah....wajah senyumnya berubah dengan cepat diganti tatapan membunuh.....
Mike melangkah mendekati mobil di bagian tempat duduk Keyla, membuka pintunya dan menggendong tubuh Keyla keluar dari sana...Keyla tersenyum senang, kemudian mengecup bibir Mike dengan penuh cinta..Mike semakin bersemangat.......
Danar tidak terima...ia pun menyusul keluar dari mobilnya namun sedikit terlambat karna Mike sudah memindahkan Keyla di mobilnya dan menutup pintunya...
"Apa yang kau lakukan Mike."? ucap Damar mengepalkan tangannya...
Mike menoleh dengan santai...menatap tajam ke arah Damar...
"Aku hanya mengambil milikku." ucapnya dengan tatapan membunuh....
__ADS_1
Merekapun saling menantang......