Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Duka keluarga Wins


__ADS_3

Angell dan Alex turun dari mobil ketika mendengar kabar bahwa kedua orangtuanya tak juga bangun dari tidur nyenyaknya, setelah semalam papa dan mamanya mengumpulkan mereka semua dalam sebuah makan malam yang begitu indah, dan penuh dengan kebersamaam yang tak akan terlupakan,


Semalam papa dan mama tampak sangat bersemangat, dan tampak sehat dan segar, mereka tertawa bersama kala menceritakan kisah cinta papa dan mama lalu masa kecil Angell dan Rafael yang selalu saling menyayangi..


Sungguh semalam sangat indah bagi keluarga mereka, papa Rusell dan mama Livia bahkan saling mencintai sampai tua. dan saling berpegangan tangan ketika sedang tidur.


Sebenarnya pagi ini adalah rencana mereka berlibur ke pulau, ia dan Alex suaminya sedang berbelanja bersama di temani anak-anak dan cucu mereka, sedang papa dan mama pamit untuk beristirahat di kamar, namun....baru saja sampai di pusat perbelanjaan, sebuah telp masuk dari pelayan seperti petir di siang bolong, rasanya dunia Angell gelap seketika itu juga.,..


Papa Rusel dan mama Livia, tak juga bangun dari tidur panjangnya,bahkan kedua tangan mereka enggan untuk dipisahkan...


Angell tertegun rasanya seluruh tubuhnya membeku.....dingin seolah tidak bertenaga,


Hening....


Rasanya ia tak ingin mendengar kenyataan....hancur....itulah yang dirasakan Angell saat ini ketika melihat kedua tubuh orangtuanya tidak bergerak.....


Airmatanya seolah tak habis di hadapan kedua jasad orangtua yang telah terbujur kaku...


"Sayang..." Alex mencoba membujuk walau ia tau ini tidak mudah, kehilangan orangtua adalah pukulan paling sakit bagi setiap anak...


Yah....Papa Rusel dan mama Livia meninggalkan dunia 30 menit lalu, dalam keadaan yang sangat tenang dan damai saling menggenggam tangan,seolah ketika pergi pun mereka tidak ingin saling meninggalkan.

__ADS_1


"Tidak mungkin....katakan ini tidak benar...katakan kalau ini hanya mimpi...." airmata Angell menetes...masih tidak percaya,


"Papa dan mama sudah tenang disisihnya Angell." kata-kata penguatan dari Alex seolah menegaskan jika Angell benar benar sudah kehilangan orangtua yang begitu ia cintai....


Rasanya baru kemarin ia bermanja-manja dengan mama Livia dan Papa Rusell namun saat ini kedua orang tua yang begitu ia cintai akhirnya pergi menghadap sang pencipta....rasa sakit dan kehilangan Angell sungguh tidak terkira, ia begitu hancur..seolah sebagian jiwanya ikut pergi...


Angell mendekati tubuh wanita yang sangat mencintainya itu dengan tangisan yang dalam, wanita yang bahkan mencintainya tanpa batas, seorang Livia Wins adalah wanita yang lembut dan juga cantik, Angell kemudian mengangkat jemarinya gemetar, menyentuh tubuh yang sudah dingin dan juga pucat itu, namun ada gurat senyum yang di tinggalkan bagi anak, menantu dan cucu-cucunya bahwa mereka harus pergi karna sudah waktunya...


Angell memejamkan matanya, di sampingnya ada Rafael yang juga tampak masih tidak terima dan juga Tari yang hancur..semuanya larut dalam duka yang sungguh begitu dalam dan menyesakan dada....


Masing-masing anak mendekati tubuh orangtuanya untuk memberi penghormatan terakhir di mulai dari Angell dan Alex, keduanya menundukan kepala dan meneteskan airmata...


"Terimakasih Papa....Mama...terimakasih sudah melahirkan aku ke dunia..terimakasih, atas cintamu..aku....aku..sangat mencintaimu...dan maackan aku jika aku selalu membuat papa dan mama sedih dan kecewa..beristirahatlah dalam damai papa dan mama....aku benar-benar mencintaimu." isak Angell semakin terisak dengan kesakitan yang dalam....Alex sampai memeluk tubuh Angell yang goyah karna tak mampu menahan rasa sakit...


Rafael mendekat....menjatuhkan tubuhnya di hadapan kedua orang tua yang begitu ia hormati, airmatanya jatuh sedari tadi...rasa sakit itu sangat menyiksa batin dan Rafael seakan kehilangan jiwa....


"Papa...Mama...maaf jika aku selama ini secara sengaja atau tidak menyakiti hati kalian..aku minta maaf, sungguh maafkan aku..aku sangat mencintai kalian Pa....Ma....aku sangat mencintai kalian berdua, tenanglah disana papa...dan mama..." Rafael tertunduk dengan isakan sedihnya.......Zefanya mendekat dan memeluk suaminya, menenangkannya dari duka yang begitu menusuk jiwa..


Dan Tari juga Wilard yang mendapat giliran, suasana semakin haru biru oleh ratap tangis dan airmata duka....


Lalu datanglah Tari wanita itu ikut menjatuhkan tubuhnya di depan jasad orangtua angkatnya..tertunduk dengan penuh rasa syukur dan duka yang dalam...Tari menatap wajah mama Livia yang pucat walau tetap cantik khas Livia Wins.......

__ADS_1


"Ma....papa....apa mama dan mama ingat ketika mama dan papa pertama kali memelukku dan aku merasakan sesuatu...airamata Tari mengalir deras....mama dan papa tau, aku adalah anak yang paling beruntung bisa memanggilmu mama, dan papa..kau sangat baik Ma...Pa,.....mama dan papa..sangat mencintaiku tanpa adanya perbedaan...mama dan papa mencintaiku dan memberiku cinta tak bersyarat, mama..papa....aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu...terimakasih atas segalanya, terimakasih karna memberiku kesempatan untuk merasakan rasanya punya orangtua lengkap, yang mencintaiku tanpa batas dan perbedaan..terimakasih...mama...terimakasih papa, aku sungguh-sungguh akan menyimpannya di dalam hatiku..." Wilard membimbing istrinya dan memberi kekuatan dengan mengusap punggung wanita yang ia cintai itu...


Lalu para cucu-cucu, satu-satu mulai memberikan penghormatan terakhir untuk kedua pasangan luar biasa yang menjadi panutan atas cinta dan kasih sayang tanpa batas,


Rusell adalah simbol kekuasaan, dan kekuatan serta cinta sejati dari seorang lelaki, Rusell menjalankan hidupnya dengan pengabdian yang besar pada keluarga yang ia cintai, Rusell mampu menghadang badai sebesar apapun demi memastikan keluarganya terlindungi dan merasa aman.......dan Rusell Wins sudah membuktikan dialah pahlawan sebenarnya di dalam keluarga.....


Sedangkan Livia Wins...


Adalah bukti keanggunan seorang wanita, yang dipenuhi dengan cinta tanpa batas, hatinya seluas samudra dan mampu menghancurkan hati sekeras batu karang sekalipun dan Rusell adalah buktinya.


Livia adalah wanita luar biasa yang pernah hidup dan memberi cinta bagi sekelilingnya...


Suasana dirumah Keluarga Rusell Wins di hiasi duka mendalam, cuaca mendung di langit seolah menyempurnakan duka yang masih segar...


Panutan orangtua itu telah pergi,sosok yang pernah verkuasa di masanya telah menyelesaikan tugas di dunia....kepergian mereka akan menjadi kehilangan yang tidak terganti, dan juga rasa sakit yang tidak berujung, bagi semua yang di tinggalkan....


Angell memejamkan mata, sebagai anak sulung yang mendapat cinta pertama orangtuanya Angell menundukan kepala, mengucap doa dengan sisa kepingan hati yang hancur lebur kaena kehilangan......


"Papa.....Mama.....aku yakin, papa dan mama sudah bahagia disana, tenang saja..aku akan menjaga adik-adikku dan juga anak dan cucu....kami akan selalu saling mendukung dan mencintai........"


Tangisan itu pecah seiring doa yang telah di ucapkan, namun ci sela duka ada rasa bahagia menyadari kedua orangtuanya tak perlu marasakan sakit terlalu lama...

__ADS_1


"SELAMAT JALAN RUSELL WINS DAN LIVIA WINS"


😭😭😭


__ADS_2