Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Menegangkan


__ADS_3

Wilard masih memegang gagang pistol dan mengarahkannya tepat ke dada Tari, pandangan matanya tajam seakan ingin membelah Tari saat itu juga..tidak ada lagi jejak cinta yang dulu begitu di agungkannya..tidak ada lagi tatapan rindu pada istrinya..


"Wilard..." jerit Tari dengan tatapan hancur melihat Wilard ingin membunuhnya...airmatanya menetes...


"Wanita jalang...ikut aku sekarang." Wilard mencekal jemari Tari dan membawanya masuk kedalam lift...


Tari tak kuasa menahan airmatanya ketika Wilard menariknya kedalam ruangan kecil itu dengan keras.....mereka menuju lantai bawah..


"Wilard...biar aku jelaskan..."


"Diam....hapus airmatamu agar semua orang tidak curiga pada kita...atau aku akan meledakan kepalamu." ancam Wilard dengan tegas...


"Wilard..aku tidak akan melawan...atau berteriak..tenanglah.." ucap Tari dengan sedih...


Wilard lalu melepaskan cengkramannya begitu mereka sampai di lantai 1 dan pintu lift akan terbuka..Wilard dan Tari bersikap normal mereka melangkah beriringan menuju mobil milik Wilard yang terparkir agak jauh, ketika lokasi parkiran sepi, Wilard kembali meraih lengan Tari dengan kasar kemudian menghempaskannya di dalam mobil miliknya. lalu Wilard pun ikut masuk kedalam mobil kemudian mobil iyu melaju dengan cepat keluar dari lokasi Hotel....


💖💖


Sean sedang duduk santai di loby rumah sakit seraya meminum segelas kopi ketika seorang anak buahnya mendekatinya dan menunduk hormat....


"Ada apa lagi."? seru Sean menatap tajam..


"Nyonya Tari, di bawa oleh tuan Wilard." ucap anak buahnya dengan wajah yang pucat..


Sean begitu terkejut dan segera bangkit dari tempat duduknya ia menatap anak buahnya...


"Apa kau sudah mencegatnya."? nada Sean meninggi...


"Orang kita sedang memblokir jalan tuan Wilard, aku yakin..mereka tidak akan jauh pergi."


"Bagus.......aku ingin bertemu dengan Wilard dan menyelesaikan semuanya, pria tua yang bodoh itu tidak pernah berubah...dan aku akan tetap merebut Tari darinya." Sean menaikan sudut bibirnya....


"Mari tuan silahkan naik ke mobil."


"Baiklah.."

__ADS_1


Sean melangkah keluar dari rumah sakit dan meninggalkan kawasan itu dengan segera. ia bahkan melupakan Keyla yang masih berada di rumah dakit. segala pikirannya tertunju kepada Tari..tidak bisa ia pungkiri jika Tari membuat hatinya bergetar..ia ingin cepat sampai dan merebut kembali Tari karna, Sean sangat mencintai Tari......


❤❤


Keyla duduk di dalam kamar mandi dengan gemetar. airmatanya menetes dengan wajah ketakutan, alat kejut masih tersimpan di saku jaketnya...mengapa Mike lama sekali menjemputnya..sementara ia merasa sedikit lelah karna perut besarnya dan mengalami sedikit kecemasan....


Suara langkah kaki membuka pintu toilet membuat Keyla tersenyum...mungkinkah itu Mike..oh..mengapa ia sangat gugup...bagaimana reaksi Mike jika melihatnya, apakah pria itu akan marah..atau bersikap cuek padanya....


Lalu sikap seperti apa yang harus di tunjukan pada Mike, oh...sungguh Keyla gugup sekali..apa yang akan terjadi maka terjadilah Keyla pasrah, karna lebih baik Mike marah padanya namun membawanya dari negara ini dari pada harus berada di bawah kendali Roland dan paman Sean....Mengerikan...Keyle menggeleng, ia sangat menyesal sekarang...


Gerakan pintu terbuka membuak Keyla sekeyika melompat keluar dan membeku dengan wajah yang sangat pucat........


"Kau.....Roland."? desah Keyla dengan airamta ketakutan di wajahnya.....


"Keyla Pearl...apa kau sudah lama menungguku sayang...Roland tersenyum.....Aku juga sudah lama merindukanmu." Roland menatap dengan dingin..


Pria itu meraih jemari Keyla dan memaksanya keluar dari sana, peganggannya terlalu kuat hingga rasanya lengan Keyla menjadi ngilu dan kesakitan...


"Roland lepaskan aku...ada apa denganmu." jerit Keyla meronta sementara Roland terus menyeretnya keluar...


"Aku...tidak akan melepaskanmu Keyla, ikut aku sekarang dan lakukan sesuatu untuk masa depan kita.."


"Apa kau sudah gila...masa depan apa." tangis Keyla pecah saat itu juga...hantinya sakit sekali menyadari sikap Roland berubah padanya..pria itu terlihat kejam.


"Aku ingin kita menikah tapi sebelum itu...aku harus menyingkirkan anak Mike di dalam dirimu.."desis Roland yang membuat Keyla hampir pingsan..


"Kau ingin membunuh anakku." Keyla seketika menghempaskan pegangannya...


Keduanya saling bertatapan........


"Aku ingin kau mengugurkan anak itu Keyla."


"Tidak....Roland, apa yang terjadi denganmu..selama ini kita berhubungan baik, kau adalah penolongku." jerit Keyla berusaha menyadarkan Roland dari semua pikiran jahatnya..


Namun......Keyla justru melihat sinar mata kejam dari wajah Roland yang membuatnya ketakutan......pria itu mendekatinya, mencengkram lengannya sehingga Keyla hanya mengerang kesakitan.......

__ADS_1


"Aku lelah menjadi sosok yang baik selama ini Keyla..aku sangat lelah bersikap pura-pura, itu sangat menyakitkan untukku, Keyla Pearl." ucapnya tajam...


"Roland...aku mohon."


Suara Keyla terputus ketika Roland mengangkat pistolnya dan mengarahkan tepat ke perutnya yang sudah membesar, jantung Keyla berdebar ketakutan...


"Roland aku mohon..."


"Pistol ini mengarah tepat pada kepala bayimu Keyla..sekarang hapus airmatamu dan ikut aku."perintah Roland dengan sinar mata tajam....


"Ba..baiklah...aku ikut, turunkan pistol itu Roland...aku takut sekali." ucap Keyla gemetar.....


Roland tersenyum puas ketika Keyla mengikuti perintahnya, wanita itu menghapus airmatanya dan memperbaiki penampilannya dengan gugup...ia menyentuh perutnya dengan segenap perasaan sayang.....yah...ia baru mengerti perasaan seorang ibu yang ingin melindungi anaknya, hal yang sama di lakukan mama padanya, Keyla memejamkan matanya,hatinya sakit sekali..entah bagaimana nasib mama saat ini, apakah sudah tertangkap...? Keyla hanya bisa berdoa agar mamanya baik-baik saja, Keyla merasa sungguh menyesali perbuatannya yang berdampak mengerikan bagi orang yang ia sayangi.......


"Ayo jalan..." perintah Roland menyeret tubuh Keyla dengan kasar...


💔💔


"Paaaaaacccccccccckkkkk.................."


Tari merasa tubuhnya melayang setelah mendapat tamparan keras dari Wilard, tubuhnya mendarat jatuh ke tanah...


Mobil itu berhenti di sebuah jalan yang sepi, dan Wilard menyeretnya keluar seakan tidak punya hati untuk wanita yang pernah dicintainya dengan sangat besar dan telah memberinya seorang anak...


Tangisan Tari pecah saat itu juga, hatinya hancur lebur oleh perbuatan suaminya sendiri...bibirmya pecah seingga mengeluarkan darah dari mulutnya.....pipinya yang mulus tampak kebiruan akibat pukulan suaminya.....


"Wilard......aku mohon dengarkan aku..."


"Mendengar apa..wanita jalang, bahwa kau tertarik padanya bahwa kau...lebih menyukai permainannya karna dia lebih muda dariku.."


"Tidak....itu tidak benar Wilard..aku hanya ingin.."


Wilard sungguh terbakar emosi jadi sulit untukknya menerima penjelasan Tari, ia meraih wanita yang tampak lemah itu kemudian kembali memukulnya kali ini dengan gagang pistol di kepala Tari, hingga istrinya jatuh ke tanah dengan pelipis yang mengeluarkan darah....


Tari meremas rerumputan di sekitarnya dengan pasrah, ia tau benar sikap Wilars, jika ia marah susah baginya untuk menerima penjelasan apapun....Tari merasakan pusing melandanya tiba-tiba walau itu hanya sebentar....ia menatap Wilard dengan tangisan yang tertahan.....

__ADS_1


"Apakah kau..sungguh-sungguh ingin membunuhku Wilard." desah Tari dengan airmata yang menetes penuh kesakitan di wajahnya....


"


__ADS_2