Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Cemas


__ADS_3

Keyla terkejut ketika pintu kamarnya di ketuk, iapun melangkah dengan cepat dan membukanya.


"Mama...."


"Cepatlah...kita akan pergi sekarang, tasmu apakah kau sudah membawanya."?


"Sudah."


"Alat kejut itu juga sudah kau bawa."? seru Tari dengan gugup...


"Yah...sudah ada di tasku Mah..."


Keyla memperhatikan wajah Tari yang hampir menangis, tubuhnya goyah dan ia hampir jatuh jika Keyla tidak memegangnya..ia pun membimbing Tari untuk segera duduk.


"Ada apa Mah...apa yang terjadi."? tatap Keyla cemas...


Tari berusaha tersenyum walau menahan rasa sakit...


"Mama hanya gugup sayang, mama...hanya terlalu gugup." bisik Tari menghapus airmatanya....


"Mah...tenang saja...aku telah mengingat semua perkataan mama Semua akan baik-baik saja jang khawatir Mah."


" Berjanjilah Keyla jika Apapun Yang Terjadi Kau harus bertindak dengan cepat."


" Aku mengerti mama, Aku akan melakukan yang terbaik aku Aku tidak akan mengecewakan Mama lagi, aku sudah belajar banyak dari semua kesalahanku dan kali ini aku akan berhasil. "


" Itu bagus anakku sayang, Mama berharap kamu akan selamat.. Berjanjilah kau harus bahagia bersama Mike Jangan pernah lagi meninggalkannya, dewasalah putriku doa Mama selalu menyertaimu sayang." pesan Tari......


" Mama bicara apa sih, jangan berbicara hal yang tidak masuk akal, kita akan selalu bersama kita berdua akan meninggalkan tempat ini bersama-sama, Aku tidak akan meninggalkan Mama di sini, ayo kita sama-sama berjuang Mah." pinta Keyla memegang lengan Tari dengan gemetar.


Tari sangat tau betapa Keyla takut..putrinya yang manja...yang tidak pernah sama sekali tersentuh dengan dunia kekerasan, putri yang selalu ia jaga seperti porselen mahal..siapa yang menyangka jika roda kehidupan berputar sangat cepat, anaknya harus mengalami bertubi-tubi guncangan air mata dan harus berhadapan dengan kekerasan di usianya yang muda. Tari berharap setelah ini Keyla bisa belajar dari kesalahannya lalu hidup tenang dan bahagia.


" Tentu saja Keyla, Mama akan selalu bersamamu... Mama mencintaimu Sayang."


Tari terlihat sangat gugup tentu saja ia sudah tahu kalau Willard akan menemuinya di sini, ia di beritahu oleh pekerjanya dirumah yang memintanya berhati-hati.


Wilard datang membawa dendam dan ingin membunuhnya. dan Celakanya willard salah paham dan mengira dirinya yang berselingkuh, Wilard tak pernah tahu apa yang ia rasakan..tak pernah tau pengorbanan yang ia lakukan.


Yah...Tari tidak tau mengapa Wilard semakin keras kepala di usianya yang senja...semua berawal darinya Tari hanya berharap Wilard sadar dan merelakan Keyla dan Mike bahagia...karna ia tak akan memaafkan Wilard jika ia masih keras kepala.


💞💞


Setelah semua sudah siap Tari menuntun putrinya dengan hati-hati untuk keluar dari kamar lalu membuka pintu, mereka langsung di sambut oleh anak buah Sean yang memang berjaga dari tadi demi menunggu mereka.


"Silahkan nyonya, tuan Sean menunggu anda berdua untuk sarapan."


"Sarapan lagi."?

__ADS_1


Tari mengepalkan tangannya, Sean...apakah pria itu curiga..mengapa malah menulir waktu.?


"Baiklah kami berdua akan pergi."


"Silahkan lewat sini." ucap pria berbadan tegap itu mempersilahkan mereka mengikutinya...


Menaiki lift untuk turun ke lantai bawah....Tari dan Keyla di bawa ke sebuah ruang makan yang luas, ruangan itu adalah ruangan pribadi milik Sean, yang artinya hanya ia sendiri yang boleh makan disana...


Pintu ruangan itu terbuka,


Tari dan Keyla masuk dan saling menatap...ruangan makan ini sangat luas seperti sebuah aula, berwarna biru....ada meja di tengah ruangan dan disana sudah ada Sean yang duduk menatap keduanya dengan senyuman lega....


"Paman...." sapa Keyla menunduk hormat....


"Apa kabar sayang, duduklah.." ucap Sean dengan ramah.


Keyla menatap ke arah Tari yang mengangguk setuju dan Keylapun duduk di kursi yang berada tepat di hadapan Sean, dan Tari akhirnya duduk di samping Sean...


Segala hidangan mahal dan enak telah tersedia seolah tak sabar menunggu di lahap...Keyla menatap semua makanan itu dengan mata lapar, tentu saja, dia sedang hamil sekarang dan nafsu makannya bertambah beberapa kali lipat...


"Makanlah dulu sebelum ke rumah sakit, agar bayimu tidak kelaparan." ucap Sean...


"Paman baik sekali, terimakasih."


Keyla mulai makan..namun berbeda dengan Tari ia menatap makanannya tanpa nafsu makan..ia benar-benar cemas....


Makan......itulah yang di tangkap dari tatapan Sean kepadanya....


ketika Tari masih bergeming..jemari Sean semakin naik dan membuka kancing bajunya...


Tari menatap protes...namun ia tak berdaya...lalu iapun mengalah dan mulai makan dengan lahap, dan jemari Seanpun menjauh meninggalkan tubuh Tari..ia tersenyum puas....


"Paman...apakah paman ingin bicara sesuatu padaku..jika hanya mengundangku dan mama makan..aku dan mama bisa makan di luar saja seperti biasa...apakah ada yang penting."? tanya Keyla dengan wajah polos.


Sean tersenyum dengan sangat lembut......ia menatap mata Tari yang terlihat teduh dan sedikit takut....


"Paman hanya ingin mengatakan jika Paman sangat menyayangimu Keyla..paman akan melakukan apa yang kau mau dan kau inginkan..."


Keyla menganggukan kepala, di dalam hatinya ia kagun dengan sandiwara paman yang begitu meyakinkan...cih..ia bahkan telah tertipu....


"Kau sudah seperti Papaku saja."!!! ucap Keyla sengaja memancing Sean.


Sean dan Tari saling memandang sebentar..


"Keyla...jangan..." suara Tari terputus..


"Tari biarkan saja, ia juga punya perasaan..dia akan merasa siapa yang lebih mencintainya bukan."? Sean mengarahkan pandangan pada Keyla yang mengangguk dengan cepat....

__ADS_1


"Aku juga menyayangimu paman." Keyla tersenyum....


"Bagus..Keyla, paman harap kau akan setuju dengan semua yang akan paman lakukan di masa depan."


"Aku selalu mendukungmu." ucap keyla menyembunyikan rasa marahnya...ia ingin sekali cepat keluar dari tempat ini dan membawa mamanya pergi...


"Bagaimana kalau kita makan dengan cepat Keyla, dokter sudah menunggumu. "ucap Tari...


"Baiklah..Tari, bisakah kau mengambil makanan untukku, aku sangat lelah...


"Baiklah Sean."


Tari lalu melayani Sean untuk makan dan pria itu hanya tersenyum senang......


💖💖


Merekapun berangkat ke dokter dan memeriksa kandungan Keyla, sementara Sean menunggu di lobi rumah sakit, Tari menatap putrinya dengan tajam.....


"Saatnya melakukan bagianmu Keyla....pergilah ke toilet bagian ujung dan siapkan alat kejutmu....nanti Mike akan menjemputmu disana...jangan keluar sampai Mike memanggilmu." ucap Tari...


"Lalu bagaimana dengan mama, kita pergi saja bersama-sama.."


"Tidak....Sean akan curiga, mama akan menyusulmu sayang...kau harus bisa selamat dan pergi dari sini." ucal Tari dengan suara gemetar....


"Mah..." airmata Keyla menetes takut...


"Mama akan mengalihkan perhatian Sean." ucap Tari....


"Baiklah,..berjanjillah mama akan pulang..."tatap Keyla sedih..


"Mama janji sayang."


Tari memeluk tubuh Keyla dengan erat, seolah mereka akan berpisah lama.......


"Mama mencintaimu sayang."


"Aku juga Mah...aku mencintai mama." ucap Keyla terisak...


Tari lalu mendorong tubuh Keyla menjauh da mengarahkannya pada toilet di ujung......


"Ma......" jerit Keyla menggapai tangan Tari yang terlepas dari genggamannya...


"Pergilah Keyla....kau..harus selamat..." desah Tari menghapus airmatanya....


💞💞


Tari berlari sampai ke pintu lift dan membeku di tempatnya...ketika pintu lift terbuka tampak sosok Wilard keluar dari sana memegang pistol yang mengarah padanya...

__ADS_1


"Wanita Jalang." desis Wilard dengan tatapan membunuh.......


__ADS_2