
Hening........
Wilard hanya mampu tertunduk dengan penyesalan yang dalam sedangkan Keyla, ia meninggalkan ruangan dengan parasaan marah yang tak dapat di tawar...
Mike menatap Wilard merasa iba, sebentar lagi ia juga akan menjadi seorang ayah. entah bagaimana ia bisa merasakan apa yang di rasakan Wilard, sangat berat baginya menerima kebencian dari putri kandungnya.
Mike menghela nafas....ia mendekati Wilard yang tertunduk seolah kehilangan jiwanya. Mike ikut dudukmenyandarakn tubuhnya di dinding...menatap Wilard yang tak menyadari Mike ada di dekatnya.
"Beri Keyla waktu papa Wilard, ia akan segera menyadari kesalahannya ucap Mike melirik pria di sampingnya...
Wilard terkejut dan menoleh....
"Mike."? Wilard sungguh tidak menyangka jika Mike masih ada di ruangan ini..pria itu terdiam..
"Kau pasti menertawaiku karna kau menang dengan mendapatkan Keyla." ucap pria itu masih dingin.
"Papa...ini bukan kompetisi yang harus dimenangkan..kau tau kalau aku juga menderita ketika Keyla meninggalkanku."
Wilard akhirnya mengangguk.....
"Apa kau mencintai si keras kepala itu." suara Wilard merendah..
"Aku sangat mencintainya dan tergila-gila padanya."
"Dia pemarah dan ceroboh."
"Harus aku akui dia mewarisi sifat keras kepala papanya." Mike tersenyum..
Disaat yang sama Wilard menatap ke arah Mike, untuk pertama kalinya keduanya saling melemparkan senyum tanda perdamaian...
"Bertahanlah...dia hartaku satu-satunya."
"Aku akan mengabdikan diriku padanya papa." senyum Mike berjanji..
Wilard mengangguk puas......ia merasa lega karna menemukan cinta di mata Mike untuk Keyla. dan saatnya bagi Wilard untuk pergi....yang terpenting baginya adalah kedua wanita yang ia cintai bisa bahagia tanpanya itu sudah cukup.
Airmata Wilard menetes lagi...
"Terimakasih Mike...dan maaf tentang masa lalu kita." Wilard memandang Mike dan mengulurkan tangannya..Mike tersenyum dan kemudian membalas uluran tangan Wilard, keduanya lalu saling merangkul, Wilard menepuk pundak Mike....
"Aku merestuimu Mike, aku mohon...jagalah Keyla, jangan pernah menyakitinya." ucap Wilard dengan mata yang basah.
"Terimakasih papa, aku akan tetap mencintainya sampai kapanpun dan tentang Keyla...aku yakin dia akan segera sadar dengan semua tindakannya dan hubungan kalian akan menjadi lebih baik dari sebelumnya." janji Mike.
__ADS_1
Pelukan itu terlepas dan Wilard hanya mengangguk walau sebenarnya ia tidak yakin.
"Aku tidak mengharapkan sesuatu yang terlalu indah untukku Mike, bagiku cukup melihat Keyla bahagia maka aku akan bahagia....aku juga akan menepi, aku akan menyingkir agar semua baik-baik saja...akua hanya bisa mendoakan kalian agar selalu bahagia." ucap Wilard dengan sikap yang pasrah..
Mike terdiam..hatinya sungguh sedih, ia tau rasa sakit yang di rasakan Wilard. dan ia berjanji akan terus membujuk Keyla dan mendamaikan mereka, walau ia tau semua perlu waktu. tapi Mike yakin Keyla juga sangat mencintai papanya dan akan segera meminta maaf.
"Terimakasih Mike, kau mau menemani si pria tua ini."
"Siapa bilang papa mertuaku sudah tua, yang benar saja papa baru berusia 50 tahun, masih sangat muda, para gadis akan mengejarmu" goda Mike membuat Wilard menggeleng pelan..
"Aku menyesal pernah meragukanmu Mike, selera humormu lumayan juga." ucap Wilard memuji.
"Aku hanya menunjukan bakatku pada orang yang kusayang." Mike tertawa...
"Kau pintar sekali mengambil hati."
Keduanya tertawa kecil di ruangan sepi itu, perbincangan yang hangat dan begitu dekat. Wilard akhirnya menerima Mike sebagai menantunya....
💓💓💓💓
Di dalam ruangan rawat Tari...
Wanita itu masih tertidur lelap, berbagai selang masih menghiasi tubuhnya...
Mike sedang membeli makanan di luar, tinggalah Keyla sendirian menjaga sana mama...
Airmatanya menetes lagi...
"Ma......apa kau tidak lelah terus tertidur mama.....? Mengapa keluarga kita menjadi seperti ini...mengapa jadi hancur begini, aku sangat lelah mama..aku ingin cerita semua yang aku rasakan tapi mama tidak bisa membantuku...mama tidak bisa memberikanku nasehat seperti biasa."
Keyla mengecup jemari Tari dengan lembut dan memejamkan matanya sedih...
" Mama tau...aku sangat membenci papa, aku benci padanya..dialah penyebab mama seperti ini, da penyebabnya, aku rasa mama harus cepat bangun dan meninggalkan papa...." ucap Keyla tajam...
Tanpa disadarinya jemari Tari bergerak-gerak...walau masih lemah...
Keyla terus bicara......
"Mama....aku rasa paman Sean baik, dia mencintai mama dari dulu...dia juga baik pada Keyla..walau dia pernah berbuat salah tapi dia tidak pernah menyakiti mama..aku mendukung mama..cepat bangunlah..." Keyla memejamkan matanya lagi...ia benar-benar sendiri dan lelah.....
Suara pintu terbuka mengalihkan pandangan Keyla...ia tersenyum melihat Mike datang membawa beberapa kantung...
"Mengapa lama sekali." ? Keyla menagamati Mike yang menuju ke meja dan membuka makanan yang ia pesan,..
__ADS_1
Mike tersenyum...
"Aku masih mampir ke lantai atas untuk membawa makanan untuk papa."
"Papa." jerit Keyla menjadi kesal..
"Yah..papa sedang sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama Keyla, minggu depan papa akan berangkat."
Keyla terdiam..apa papa sedang merencanakan sesuatu, mengapa harus dirumah sakit yang sama, mengapa tidak di tempat lain saja.?
"Papa pasti sengaja mencari perhatian." serunya kesal.
Mike menggeleng ia memberikan makanan pada Keyla dan menatap wajah istrinya...
"Biar bagaimanapun dia papamu, kau tidak bisa bersikap jahat padanya Keyla." Mike mencoba membujuk...
"Papa yang lebih dahulu menyakitiku dan mama biarkan saja..dia pantas mendapatkan semua itu." ucap Keyla terlihat lebih emosi..
Mike menghela nafas, ia harus lebih sabar menghadapi Keyla apalagi kehamilannya semakin membesar...
"Baiklah..kita tidak usah membahas itu lagi."
"Berhenti menemui papa lagi Mike, biarkan papa sendiri agar dia sadar jika dia tak bisa hidup tanpa kita." ucap Keyla keras kepala..
"Keyla maaf aku tak bisa, mengapa kau bersikap jahat..aku bahkan tidak memaksamu menemui papamu, tapi biarkan aku menemuinya..." ucap Mike tegas...
"Kau benar-benar membuat mood ku hilang yah...untuk apa kau menemui papa, kau sengaja ya ingin membuatku kesal.."
"Aku tidak pernah Keyla.."
"Aaacch...." jerit Keyla marah...
Disaat yang sama, jemari Tari bergerak kali ini lebih terlihat kuat, dan terdengar erangan dari Tari yang membuat Mike dan Keyla terkejut....
Mereka menoleh ke arah Tari yang terbaring, lalu mereka saling memandang ketika bulu mata Tari bergerak....awalnya pelan, namun...semakin cepat dan kemudian....
"Aaaaaarrrrggggggrhhhhhh." jerit Tari seraya membuka matanya......
Keyla menjerit senang melihat Mamanya membuka mata, airmatanya mengalir deras.....
"Mama....." desahnya melepaskan makanannya dan mendekati sang mama yang masih menatap dengan kosong....
"Mama...." Keyla menyentuh wajah mamanya dengan isakan senang....
__ADS_1
"Wilard........" sebuah nama keluar dari mulut Tari, seiring airmatanya yang menetes.............